Danau Cintaku

Danau Cintaku
Drama Korea


__ADS_3

"Nyamannya, akhirnya aku bisa juga tiduran di kasur ini. Oh iya Nyonya muda ingin nonton drakor kan ya?" ucap Ana.


" Iya Kak Ana mau," ucap Tiara dan langsung menyalakan TV di kamarnya.


" Nontonnya bukan dari TV Nyonya muda, dari HP saja, supaya bisa milih drakor mana yang ingin kita tonton." jelas Ana.


"Bisa dari HP juga, wah ... keren ya bisa semuanya dari HP." kagum Tiara.


Ana mengajari Tiara tentang drakor dan cara menontonnya. Ana juga sudah mendownlod aplikasi untuk menonton drakor di HP Tiara.


" Kita nonton you're beautiful saja ya Nyonya muda. Ini drama lama sih, tapi ini drama pertama yang aku tonton. Aku sedang kangen sama kembaranku Park Shin Hye," ucap Ana.


Tiara setuju saja, dia begitu panasaran seperti apa itu drakor.


***


"Ya ampun, Go Mi Nam sangat lucu hahaha ...." Tiara tertawa keras.


" Iya benar, seru kan Nyonya muda? hahaha ...." Ana juga tidak berhenti tertawa dari tadi. Padahal dulu dia sudah pernah menontonnya tapi tetap saja merasa lucu.


"Kenapa dia begitu polos? hahaha..." tanya Tiara tetap saja tidak kuat menahan tawanya.


" Nyonya muda sepertinya tidak berkaca ya, ni Go Mi Nam 11, 12 lah sama Nonya muda." ucap Ana.


"Beneran Kak Ana, aku sepolos itu? tapi sepertinya tidak deh, aku hanya bodoh bukan polos." ucap Tiara.


"Antara bodoh dan polos memang beda-beda tipis Nyonya muda. Mungkin Nyonya muda diantara keduanya bodoh dan polos, vis Nyonya muda. Tapi aku sangat senang bisa kerja dengan orang sebaik Nyonya muda. Lihat ni, mana ada seorang pembantu bisa tidur-tiduran sambil nonton drakor di kasur majikannya." jelas Ana.


" Ya karena menurutku kita semua sama saja Kak Ana." ucap Tiara.


"Nah itu dia disitu aku kadang merasa Nonya muda bodoh, kalau orang lain mungkin sudah akan mengusirku. Tapi Nyonya muda benar-benar buatku salut, Nonya muda tidak seperti kacang yang lupa akan kulitnya. Nyonya muda tetap menjadi diri Nyonya muda seperti sebelumnya." ucap Ana.


Aku tidak sebaik itu Kak Ana, aku sudah tau keburukan Bang Axel tapi aku menutupinya dan pura-pura tidak tahu apa-apa. Aku bahkan tidak tahu sampai berapa lama aku akan tinggal di rumah ini. Mungkin saja, saat Bang Alza tahu semuanya dia akan langsung mengusirku dari sini. Dan yang kalian lihat selama ini bukanlah yang sebenarnya. Aku tidak benar-benar istri Bang Alza. Pernikahaan kami tidak jelas. Aku juga tidak tahu, Bang Alza benar-benar mencintaiku atau tidak. batin Tiara.


"Nyonya muda lihat itu Go Mi Nam mabuk malah ngajak patung ngobrol dan itu Jeremy juga lucu banget hahaha ... " ucap Ana menyadarkan lamunan Tiara.


Keseruan mereka menonton terganggu karena ada panggilan masuk dari Alza.


"Nyonya muda angkat saja video callnya, aku mau menyiapkan makan siang dulu ya." pamit Ana.

__ADS_1


"Hai, kesayangan Bang Alza lagi ngapain?" tanya Alza begitu Tiara menjawab video callnya.


"Lagi nonton drakor sambil tiduran, Bang Alza sudah selesai kerjanya?" tanya Tiara.


" Jadi kalian nonton drakornya, gimana seru tidak?" tanya Alza.


"Seru Bang, ketawa terus karena lucunya. Abang juga harus nonton dijamin deh Abang bakalan tertawa terus." jawab Tiara.


"Benarkah? nanti kita nonton bersama. Setelah nonton apa yang bisa kamu pelajari hari ini." tanya Alza.


"Banyak Bang, aku jadi sedikit tahu seperti apa orang-orang Korea, dan aku jadi tahu panggilan Abang untuk orang Korea. Jadi jangan semua laki-laki dipanggil bang terus." jawab Tiara semangat.


"Apa itu?" tanya Alza.


"Oppa, Oppa Alza, annyeong Oppa Alza." jawab Tiara terdengar lucu sambil melambaikan tangannya.


"Hahaha ..." Alza tertawa lepas melihat gaya bicara Tiara benar-benar menggemaskan dimata Alza.


"Annyeong chagiya," jawab Alza.


"Wah! Bang Alza bisa bahasa Korea?" kagum Tiara.


"Enggak, itu kan cuma kata sapaan paling dasar saja." jawab Alza.


"Nih baru mau makan, aku makan dulu yaa. Kamu juga jangan lupa makan siangnya dan minum obatnya." ucap Alza.


"Iya Bang," jawab Tiara kemudian mematikan sambungan Video callnya.


"Tiara," panggil Mama Ike begitu membuka pintu kamar Alza.


"Iya, Ma." jawab Tiara.


"Kamu lagi ngapain?" tanya Mama Ike.


" Ini Ma, tadi video callan sama Bang Alza," jawab Tiara.


"Ya ampun kangen-kangenan terus deh kalian ini, baru juga pisah setengah hari. Ya sudah kita makan dulu yuk! Mama sudah siapkan makan siang untuk kita semua." ucap Mama Ike.


"Maaf ya Ma, harusnya Tiara yang siapin, ini malah Mama jadi repot terus." ucap Tiara merasa tidak enak.

__ADS_1


"Tidak apa-apa kamu juga baru sembuh ini, yuk kita ke taman belakang, semuanya sudah siap disana." ucap Mama Ike.


"Enggak di kamar saja ma, kata Bang Alza aku jangan keluar kamar dulu." ucap Tiara.


" Memangnya kamu gak bosen di kamar terus, gak usah terlalu di turutin kemauannya, dia kadang terlalu lebay menurut Mama. Kamu dilarang ini dan itu, yang ada nanti kamu malah tambah sakit karena kebosanan." jelas Mama Ike.


"Iya juga sih Ma," ucap Tiara.


***


"Selamat datang kembali Nyonya muda," ucap semua pekerja yang ada di Rumah Alza kompak. Mama Ike sudah menyiapkan semuanya, dia sengaja memesan banyak makanan hari ini untuk mereka makan bersama. Sekaligus sebagai ucapan syukur karena Tiara sudah sembuh.


Tiara sangat terharu melihatnya, semua yang ada di rumah ini memang sudah seperti keluarga. Mama Ike tidak pernah membeda-bedakannya. Bagi Mama Ike yang penting kerjanya beres saja dan harus jujur, setelahnya terserah mereka mau ngapain.


" Terima kasih semua, apa kalian menyiapkan ini semua untukku, aku sangat terharu." ucap Tiara senang.


"Tidak hanya kami, Nyonya besar juga." ucap Bude Siti.


"Makasih ya Ma," ucap Tiara.


"Sama-sama sayang, yuk kita makan!" ucap Mama Ike.


"Nyonya besar, kalau seperti ini terus kami akan semakin betah kerja disini. Sebentar lagi kerjaan kami akan selesai kalau ada perlu kerjaan lain secepatnya panggil kami ya Nyonya besar." ucap Bapak tukang bangunan yang diperkerjakan Pak Danu.


"Iya tenang saja, doakan saja Tiara semakin baik. Dia berencana akan buka warung makan. Nanti kalian yang akan diperkerjakan untuk menata bangunanya." ucap Mama Ike.


Mama Ike ikut setuju saat Tiara mengutarakan niatnya ingin jual makanan. Dia juga yang menyarankan agar Tiara membuka warung makan. Supaya orang-orang yang ingin makan di tempat juga bisa. Dan lagi-lagi Tiara terharu dibuatnya. Apalah artinya warung makan untuk mereka yang hartanya tidak habis 7 turunan ini.


"Beneran Nyonya muda, pasti lah kami selalu mendoakan nyonya muda. Bagus itu Nyonya muda masakan Nyonya muda sangat enak saya yakin pasti akan cepat berkembang pesat." ucap pekerja yang lain.


"Kalau butuh pekerja yang lain, hubungi saya ya Nyonya muda, saya siap membantu." ucap yang lainnya.


"Terima kasih semua, aku semakin semangat karena kalian. Semangat!" ucap Tiara mengacungkan tangannya.


"SEMANGAT!" ucap semuanya kompak.


Pak Danu menatap haru pada anaknya, begitu banyak orang-orang yang sayang padanya saat ini. Dia yakin mungkin kerena ketulusan hati Tiaralah, makanya dia dipertemukan dengan orang-orang tulus seperti mereka ini.


Mama Ike juga tidak kalah harunya. Mungkin kebanyakan orang dari kalangan dia, akan bilang dia sangat kampungan. Orang kalangan atas berteman dengan para pembantunya itu tidak banget. Tapi tidak untuk Mama Ike, dia justru merasakan kasih sayang yang tulus dari mereka-mereka ini.

__ADS_1


Bersambung ....


Jangan lupa vote, like dan komen ya teman-teman.


__ADS_2