
Psikopat Cinta
Aku menatap patung Malivalaya dengan tatapan terenyuh. Patung semen itu tampak begitu rapi, tidak seperti apa yang Kris katakan, sepertinya, Jackie membuatnya dengan penuh perasaan. Akan tetapi, siapa yang menyangka di dalam patung itu tersembunyi mayat.
Mayat seorang gadis yang telah meninggal beberapa tahun lalu. membuatku terenyuh.
"Benar-benar sebuah karya seni yang menarik apabila di dalamnya tidak tersimpan mayat," ujar Kris.
"Aku tak habis pikir, mengapa Jackie berbuat sedemikian jauh...seakan dia tidak ingin berpisah dengannya,"
"Untuk masalah itu, sebaiknya kau tanyakan langsung pada yang bersangkutan," jelas Kris, "Pertanyaannya cuma satu, haruskah mayat Malivalaya tersimpan di dalam semen itu selamanya?"
Aku tak menjawab melainkan mengalihkan perhatian ke arah Jackie yang tengah diinterogasi oleh bagian investigasi. Berbagai macam perasaan berkecamuk di dalam diriku, aku benar-benar tidak menyangka Jackie, teman yang menurutku ceria, suka membantu orang yang kesusahan bisa berubah menjadi seperti ini. Aku ingin sekali menanyakan apa alasannya seorang diri.
__ADS_1
***
"Aku ingin tahu, mengapa kau melakukan ini, Jack... padahal dulu kamu itu tidak seperti ini," tanyaku saat aku diberi kesempatan menemui Jackie.
"Mike... kita sudah lama menjadi sahabat dekat, kalau tidak salah kita sudah menjadi sahabat sejak duduk di bangku SMP. Tapi, sekalipun demikian aku sama sekali tidak pernah berniat menyakitimu. Bagiku, kaulah sahabatku yang paling baik, mungkin yang paling baik diantara mereka yang secara diam-diam menikamku dari belakang. Tahukah kau... tentang masa laluku yang suram, membuatku trauma dan memendam semua penderitaanku yang sudah lama menumpuk sejak aku masih kanak-kanak," jelas Jackie.
***
Berikut adalah cerita Jackie semasa dia masih kanak-kanak. Entah, aku harus sedih, terharu atau apa... sebuah cerita yang mungkin tidak pernah ia ceritakan karena menurut dia tak layak untuk diceritakan pada siapapun juga....
Orang tua Jackie, masih terlalu muda untuk membina hubungan rumah tangga. Saat mereka menikah, umur mereka belum genap 14 tahun. Ini disebabkan karena kakek dan neneknya boleh dibilang tidak mengenal sekolah. Mereka ingin menggendong cucu maka dari itu terpaksalah menikahkan anak-anaknya.
Lestari, sang ibu sebelum menikah dengan sang ayah, merupakan primadona kampung. Sekalipun baru berumur 5 tahun namun kecantikannya sudah kelihatan. Namun para pemuda kampung dimana Lestari tinggal, Dua Kayu Batang, harus gigit jari manakala melihatnya menikah.
Diantara sekian banyak pemuda desa yang jatuh hati, ada seorang laki-laki berlaku nekad, menculik Lestari untuk diambil sebagai isteri. Aturan kampung dua kayu batang memang aneh, seorang pemuda jika ingin menikahi seorang pemudi/gadis... pemuda itu harus menculik terlebih dahulu baru setelah itu diperbolehkan menikah asal pihak wanita setuju berikut orang tuanya. Terlebih apabila seorang gadis yang sudah menikah tapi sang suami pergi selama 1 tahun, diperbolehkan menikah lagi, karena dianggap sang suami telah mengabaikannya. Maka tak heran banyak gadis yang sudah menikah terpaksa menikah lagi sekalipun usia pernikahannya baru seumur jagung. Tak heran pula, banyak gadis di desa tersebut berstatus janda. Anak yang tidak jelas siapa ayahnya juga banyak.
Namun, apabila pihak wanita tidak setuju, maka, pihak pria tidak boleh menikahinya. Lestari, menolak untuk menikah dengan pemuda yang bernama Riyadi, si penculik itu. Penolakan itu berujung pada malapetaka, saat Lestari dikembalikan pada orang tuanya, ia telah mengandung benih Riyadi.
__ADS_1
Riyadi yang ditolak lamarannya, mengalami gangguan jiwa. Ia lupa siapa dirinya, lupa karena telah menodai kesucian Lestari. Ia mengalami keterbelakangan mental, sementara kandungan Lestari makin membesar dan 9 bulan kemudian seorang bayi laki-laki lahir. Dialah Jackie.
2 tahun kemudian, ayah tiri Jackie, Rahmadi datang dan mendengar semua kejadian yang menimpa Lestari, isterinya. Kedatangan Rahmadi ini disambut hangat oleh para penduduk desa, namun Rahmadi yang baru pulang dari perantauan, bukanlah Rahmadi yang dulu... dia menjadi pria yang memiliki kelainan seksual. Ia tidak mau lagi menyentuh Lestari, ia malah lebih suka menyentuh Jackie yang telah tumbuh menjadi seorang bocah tampan. Jackie selalu mengalami pelecehan seksual, saat ia sedang sendirian... belakangan tingkah laku aneh Rahmadi ini diketahui oleh penduduk desa... ia mengalami nasib yang naas di tangan penduduk desa. Dihakimi massa, *********** dipotong dan diberikan kepada anjing. Itu terjadi di depan mata Jackie yang saat itu mengintip dari tempat persembunyiannya.
Perlakuan Ayah tirinya, membekas dalam lubuk hatinya yang terdalam. Jackie yang semula ceria menjadi pemurung dan penyendiri. Namun, ia memiliki jiwa sosial yang tinggi. Itulah sebabnya, para penduduk desa dua kayu batang, menyayanginya.
Saat beranjak remaja, ia mendapat predikat sebagai siswa terbaik di sekolahnya. Ia mampu menyelesaikan semua pelajaran - pelajaran sekolah dengan nilai caumlaude. Tapi, trauma masa silam masih menghantuinya sampai ia dewasa dan memiliki bisnis yang besar mencakup dalam dan luar negeri. Tidak bisa dihitung berapa kali ia pergi ke luar negeri demi mengembangkan bisnisnya.
Pertemuan dengan Malivalaya, membuatnya mampu menghilangkan trauma sekalipun belum sepenuhnya. Tapi itu cukup baginya untuk memulai hidup baru. Maka dari itu, ia memutuskan untuk melamar Malivalaya.
Sebenarnya, Jackie tidak setuju dengan pekerjaan Malivalaya menjadi tour gaet. Namun, demi membahagiakan kekasihnya, ia memilih mengalah dengan catatan setelah menikah, Malivalaya mengundurkan diri. Malivalaya atau yang lebih dikenal dengan nama Monica menyetujuinya, saat menjadi tour gaet -nya Roni dan teman-teman, ia berjanji itu yang terakhir.
Tapi, nasib menentukan lain... apa yang dialami oleh Monica membuatnya lepas kendali... kehilangan akal sehatnya. Hatinya hancur berkeping-keping, terlebih melihat Melly dan Rita hanya membiarkan saja kejadian itu.
Sebelum Monica meninggal, ia sempat menceritakan segala-galanya termasuk mantra untuk menutut balas, meminta keadilan pada orang-orang yang telah mencelakakannya. Maka dari itu Jackie mencuri mayatnya dan dengan berbagai cara berusaha mencegah agar mayat tersebut tidak membusuk... setelah mengawetkan mayat Malivalaya, ia mengolesinya dengan semen hingga menyerupai patung. Jackie tertawa puas manakala mendengar kabar bahwa Roni dan yang lain tewas mengerikan. Tinggal Melly dan Rita, merekalah sasaran selanjutnya setelah itu bersama-sama dengan patung Monica ia akan mengakhiri hidupnya.
Sebelum Jackie meninggalkanku, ia menatap tajam dan dingin ke arah Melly dan Rita.
__ADS_1
"Kalian adalah wanita-wanita rendah," katanya, "Kelak nasib kalian akan lebih menderita daripada yang aku dan Monica alami. Tak lama lagi. Ha...ha...ha..ha...," dengan dikawal dua orang polisi, tangan diborgol, ia melangkah meninggalkan tempat itu. Sementara, wajah Melly dan Rita pucat pasi mendengar perkataan Jackie tersebut.
__________