DARI DUNIA LAIN Untuk Anda ( Kumpulan Cerpen Misteri ) - Buku Kedua

DARI DUNIA LAIN Untuk Anda ( Kumpulan Cerpen Misteri ) - Buku Kedua
Bab 5 : Menerobos Lorong Ruang dan Waktu ( babak kelima )


__ADS_3

05. Anak Haram


Bachtiar menganggukkan kepala, “Lalu, mengapa kau datang kepadaku ? Tadi, kau juga mengatakan padaku, masa lalu isteriku mirip sekali dengan masa lalumu. Jelas itu berbeda, karena aku tahu benar siapa isteriku juga latar belakangnya,” katanya dengan nada penasaran. Lagi-lagi Larasati tersenyum, “Tak sadarkah kau bahwa wajah isterimu mirip denganku ? Keluarga kami mempercayai adanya kehidupan kembali atau Reinkarnasi. Dan itu benar. Sebenarnya, sebelum aku lahir ibu sudah menikah dengan seorang pria pribumi, mengandung dan melahirkan seorang anak dan diberi nama Sumartini. Tapi, suami ibuku yang juga ayah tiriku, meninggal, dibunuh oleh Rottenburgh. Wanita, uang dan kekuasaan itulah yang menjadi penyebabnya, Rottenburgh adalah pria berkuasa, kaya raya dan mudah sekali jatuh hati pada wanita cantik. Entah sudah berapa banyak wanita yang menjadi isteri simpanannya, berapa banyak anak yang terlantar gara-gara dia.


Sebelum menjadi pelayan di rumah Keluarga Rottenburgh, ibu dan ayah tiriku adalah sebuah pasangan suami-isteri yang berbahagia. Tapi, di masa penjajahan Belanda, hidup mereka tidak sama lagi. Terutama, saat kedatangan Rottenburgh di tanah kelahiran kami, dia menghalalkan segala cara untuk merampas apa yang kami punya : hasil bumi, wanita dan lain sebagainya. Namun, Rottenburgh tidak berani bertindak sembarangan selama di tanah kelahiran kami ada tokoh masyarakat yang sangat disegani dan dikagumi oleh semua orang, namanya : KI GUNTUR LEGAWA, kakekku.

__ADS_1


Rottenburgh tidak bisa memperluas tanah dan kekuasaannya selama ada Ki Legawa. Maka, ia bergerak dengan cara yang sistematis, halus namun licik. Hingga akhirnya, Ki Legawa terpaksa harus menerima kenyataan pahit, dikhianati orang sendiri. Seluruh keluarga kami dibunuh termasuk ayah angkat ... sementara, ibu dan kakakku diperlakukan secara istimewa oleh Rottenburgh meski status mereka adalah pelayan. Di hadapan ibu, Sumartini diperlakukan seperti anak emas, tapi, dibelakang ibu, tak jarang harus menerima perlakuan kasar dari para mandor yang bekerja di ladang Rottenburgh. Hingga pada suatu hari, Sumartini tak ketahuan dimana keberadaannya, tahu-tahu tujuh hari kemudian, ia ditemukan dalam keadaan mengenaskan. Sekujur tubuhnya penuh dengan luka-luka, tak ada sehelai kainpun menutupi tubuhnya yang basah saat dikeluarkan dari sumur halaman belakang.


Ibu yang tidak terima dengan kematian Sumartini berniat meminta keadilan pada Rottenburgh. Pria Belanda itu setuju, tapi, dengan syarat ... ibu bersedia melayani apapun kemauannya. Secara terpaksa ibu menyanggupinya dan lahirlah aku. Rottenburgh menepati janji, akan tetapi, pembunuh yang dihadapkan kepada ibu, bukanlah pembunuh sebenarnya. Dia hanyalah kambing hitam, sebab, ibu tahu persis siapa orang itu. Sejalan dengan berlalunya sang waktu, terungkaplah pembunuh sebenarnya. Dia adalah Rottenburgh sendiri. Saat itu putera Rottenburgh yang bernama Robert, tanpa sengaja melihat Sumartini mandi. Sebagai pria yang menginjak masa puber, tentu saja tak kuasa menahan nafsu birahinya. Di pihak Sumartini, sejak semula bertemu dengan Robert sudah jatuh hati padanya, tapi, kakakku malu untuk mengungkapkan isi hatinya karena status yang berbeda meski diperlakukan secara istimewa. Robert dan kakakku menjalin hubungan gelap. Tak lama kemudian hasil dari hubungan gelap itu terlihat saat tubuh Kakakku gemuk, mual-mual dan muntah-muntah. Robert merasa inilah saatnya berterus terang pada orang tua. Tapi, orang tua Robert menentang keras dan mengawinkan Robert dengan orang lain. Hati Kakakku hancur, terlebih saat diusir dari rumah Keluarga Rottenburgh. Kakakku tidak berani berkata terus terang pada ibu. Ia bersikeras tinggal di rumah itu dengan harapan bisa bertemu dengan Robert. Harapannya ini sia-sia, hingga keberadaannya yang diam-diam di rumah Rottenburgh akhirnya diketahui juga. Maka, dengan cara yang licik, disewanya orang-orang asing untuk menyingkirkan Sumartini dengan cara apapun, pokoknya bersih dan tidak meninggalkan jejak. Tengah malam, seperti biasa Sumartini datang diam-diam ke rumah keluarga Rottenburgh. Dia langsung menuju ke tempat dimana biasanya Robert menunggu, sumur tua di halaman belakang rumah. Disitu 5 orang sewaan Rottenburgh sudah menanti. Nasib kakakku lebih parah daripada aku, jika aku diperkosa sesaat sebelum kematianku, tapi, kakakku dipaksa melayani mereka satu persatu, jika menolak, mata cambuk menggeletar menyambar ke sekujur badannya. Akhir perjuangan kakakku menahan sakit dan perih harus berakhir saat 5 orang itu memasukkannya ke dalam sumur. Di dalam sumur yang lembab dan gelap, kakakku harus berjuang hidup selama beberapa hari. Semuanya demi untuk bertemu dengan orang yang ia cintai dan ia rindukan,”


Terdengar ayam jantan berkokok, kicauan burung saling bersahut-sahutan, pagi tiba dengan segala keindahannya. Bachtiar masih duduk terpekur di lantai kamar. Wajah Larasati perlahan-lahan berubah, di hadapan Bachtiar telah berdiri Sulastri isterinya. Pakaian yang dikenakan sang isteri masih sama, merah, namun, masih kelihatan kusut akibat kejadian hebat bersama suami malam tadi. Ia memandang heran ke arah suaminya, “Bang Da’i, apakah semalam kau tidak tidur di tempat tidur, ya ?” tanyanya.

__ADS_1


Ruangan kamar itu adalah satu-satunya saksi bisu cinta kasih Bachtiar dan Sulastri. Pasangan suami isteri yang sudah melalui bahtera rumah tangga selama lebih kurang 5 tahun. Kehadiran Larasati dalam kehidupan Keluarga Bachtiar, jelas akan merubah segala-galanya. Dilema. Itulah yang kini dihadapi oleh Bachtiar, selama berhari-hari pria itu enggan tidur bersama isterinya, ia memilih tidur di lantai. Beruntung Sulastri yang masih dirasuki oleh roh Larasati, belum sadar, namun, di pihak Larasati, dia paham benar apa yang harus dilakukan.


“Bang Da’i,” sapa Larasati pada suatu malam. “Aku mengerti bagaimana perasaanmu sekarang ini. Tapi, cobalah bersikap seperti biasa, sebelum kedatanganku di rumah ini. Sulastri adalah isterimu tapi, dia juga adalah kakakku. Sekali lagi aku minta ma’af, sudah kewajibanku menjaga dan melindungi isterimu dan bayi yang dikandungnya. Tunggulah sampai bayi itu lahir dan berusia 3 tahun, maka, aku akan kembali ke tempatku berada. Sebentar lagi, bayi ini lahir. Bersabarlah,”


“Bagaimana jika seandainya dulu aku tak menolong Wiguna ?” tanya Bachtiar. Larasati menatap dalam-dalam wajah Bachtiar yang kusut, “Sejak awal, kau tak berniat memasuki Alas Purwo ataupun berburu di sana... maka, tak ada alasan bagiku untuk membuatmu celaka. Mungkin kita takkan bertemu. Dan, kau pasti hidup bahagia bersama isterimu. Tetapi, semuanya seperti sudah digariskan. Saat aku meninggal, sebenarnya aku mengandung anak kedua, kandunganku baru berusia 1 bulan. Tapi, para Nippon itu keburu membunuhku. Aku tidak terima, dan karena cintaku pada Kang Rangga juga pada anak dalam kandunganku itu, aku terpaksa melanggar kodrat. Besar harapanku untuk kembali berkumpul bersama orang-orang yang kucintai di dunia ini. Dan, saat kau datang ke Alas Purwo, aku bisa melihat kau adalah orang baik, maka .. untuk memastikannya... itulah yang bisa kulakukan,” jelas Larasati.

__ADS_1


Da’i Bachtiar mengangguk pasrah, jika bukan karena roh Larasati yang merasuk ke dalam tubuh isterinya, jangankan 3 tahun, beberapa hari saja tidak bertemu dan saling melepas rindu, dirinya serasa hampa. Dasar hati Bachtiar terlalu baik hingga sampai-sampai tak tahu apa yang harus dilakukannya selain, mengalah.


...__________...


__ADS_2