Darkness Metal Manipulation

Darkness Metal Manipulation
Chapter 30


__ADS_3

"Tolong hentikan. Jangan lakukan hal ini. Aku memohon padamu." Ucap Sofia memelas yang dibalas dengan tatapan Zyden.


"Ini sudah terlambat! Salahkan diri kalian karena menggangu hidupku." Gumam Zyden dingin dengan titik merah menyala di tengah-tengah matanya. Lalu...


'Bsyur!, Aaa...., Bukh buk.'


Angin hitam muncul tiba-tiba mem-pentalkan Sofia cukup jauh.


"Sofia!" Seru Nika dan anggota party Arnold lainnya.


Mereka semua khawatir akan apa yang terjadi pada Sofia, apalagi dia tidak bergerak. Itu menambah kekhawatiran mereka! Sofia, dia terbaring pingsan.


Nika tertegun melihat sofia, tapi itu tidak lama. Dia melihat ke arah Zyden dengan tajam dan marah, dia tidak bisa mengeluarkan kata-kata nya atas apa yang dilakukan oleh Zyden.


"K..kau...! Ritta! BUNUH DIA!" Perintah Nika pada rohnya itu.


Roh itu mengangguk melihat Nika yang dipenuhi oleh kemarahan, dia mengalihkan perhatiannya pada Zyden bersiap menyerang.


Zyden juga melakukan mode seriusnya, tapi tiba-tiba ada cahaya yang membuat mereka berhenti. Cahaya yang sangat terang tepat diatas mereka.

__ADS_1


Lalu cahaya itu menyebar ke seluruh tempat yang dekat dengan bekas ledakan tadi, dan cahaya itu membentuk sebuah penghalang berbentuk lingkaran.


"Sepertinya aku agak terlambat ya, kakak?" Seru laki-laki berumur sekitar 20 tahunan yang baru tiba disamping Kenneth. Dia adalah Kene, adik Kenneth.


"...Ya begitulah. Ini menjadi hal yang tidak terkendali." Jawab Kenneth.


"Jadi itu spirit tingkat atas? Nika benar-benar hebat dapat berhasil berkontrak dengannya!" Ucap Kene melihat spirit besar itu. "Hm... Ka..kakak? A..apa itu?" Lanjut Kene membelalakkan matanya melihat makhluk hitam yang berada di depan spirit itu.


Makhluk yang mirip manusia tapi bukan manusia. Makhluk berbadan manusia dan berkepala tengkorak yang mengeluarkan aura menakutkan.


Dan dibawah depan makhluk itu ada seorang anak laki-laki bermata merah menyala, walau itu hanya sebuah titik, itu dapat dilihat dengan jelas oleh semua orang.


Kene sangatlah terkejut dan takut, namun bukan hanya dirinya saja yang merasakan hal tersebut. Orang yang sudah ada disana sebelumnya ataupun petualang yang datang bersamanya juga merasakan hal yang sama.


"A...pa itu!!" Seru salah satu petualang.


"I..iblis?" Kata petualang lainnya.


"Bagaimana iblis bisa ada disini!!" Ucap petualang dibagian lainnya.

__ADS_1


"Mmmonster...!"


Dan masih banyak perkiraan petualang yang baru datang. Sedangkan untuk yang sudah lama berada disana, mereka hanya bisa diam melihat, kedua makhluk itu yang sama-sama tidak bergerak. Roh tingkat tinggi dan seorang anak yang baru saja diadili oleh mereka.


Zyden dan Ritta masih belum melakukan pertarungan mereka. Karena banyak orang yang sudah mengelilingi mereka, Ritta takut akan keselamatan manusia-manusia itu.


Ritta yakin pertarungan dengan anak didepannya akan sangat berdampak pada manusia disekitar nya, jadi dia belum melakukan pergerakan. Walau Nika terlihat marah, Ritta masih menahan dirinya.


Lalu untuk Zyden, dia tidak nyaman dalam posisinya. Pertama, dia sedang berhadapan dengan ras tingkat atas.


Kedua, dia sedang berada ditengah-tengah kota dan dia sedang dikepung oleh banyak orang.


Ketiga, ada dua pelindung yang mengurungnya, pelindung kota serta pelindung yang baru saja muncul.


'sekarang aku hanya punya dua pilihan, kabur atau bertarung. Untuk pilihan tertangkap sepertinya itu tidak mungkin, aku pasti akan dibunuh.' pikir Zyden melihat Ritta.


'tapi ini sebuah kesempatan untuk bisa melawan seseorang yang kuat didunia ini. Kalau begitu...' lanjut Zyden bersiap dan melebarkan tangannya kesamping.


'duar' 'duar' 'duar' ...., 'akh' 'aa..' 'ukh'

__ADS_1


*chapter 30 bersambung*


__ADS_2