Di Atas Ranjang Suster Tiara

Di Atas Ranjang Suster Tiara
Bab. 24 : Sakit batin


__ADS_3

"Kenapa kamu kok kaya liat hantu, liat saya seperti itu?" tanya Tuan Smith, sambil terkekeh pelan, melihat reaksi dari Tiara tersebut.


"Eh-eh maaf Tuan, saya terkejut." Tiara langsung menundukkan kepalanya.


"Maaf jika ucapan saya tadi tidak sopan," lanjutnya.


"Hahaha, santai saja. Itu tadi Teo—dia putra saya."


Tiara terlihat mengangguk-anggukan kepalanya.


"Maaf Tuan saya tidak tau. Kerena tadi saya bertanya pada putra Tuan dia tidak menyahut. Makanya saja tadi sedikit kesal, jadi saya---"


"Tidak apa-apa, dia memang seperti itu." pungkas Tuan Smith, memotong ucapan Tiara.


"Jadi putra Tuan yang mau saya rawat yang mana, ya Tuan?"


"Yang tadi, tugas kamu merawat putra saya Teo," jawab Tuan Smith.


Deg!


Tiara terkejut, ia menelan silivanya.


Yang benar saja Tiara harus merawat laki-laki itu?


'Apa-apaan ini? Jadi yang mau aku rawat laki-laki tadi! Apa Tuan Smith lagi ngelawak ya? Sakit apa dia? Aku liat dia gak seperti orang sakit? Jalan lancar, wajahnya tampan, eh maksudku gak pucat atau gimana gitu, gak kaya orang sakit.' ucap Tiara dalam hatinya.


"Saya tau kamu pasti terkejut dan heran bukan?" Melihat reaksi Tiara yang terdiam, seperti Tuan Smith tahu apa yang wanita itu pikiran.

__ADS_1


"Maaf, Tuan. Benar saya heran, Tuan Teo nampak baik-baik saja. Lalu pekerjaan apa yang harus saya lakukan?"


'Jangan bilang aku kerja jadi budak ranjang Tuan Muda Toe lagi, kaya cerita novel yang aku baca, ih amit-amit. Bodoh kenapa aku tidak tanya dengan detail sebelumnya. Ya Tuhan, tolong aku, aku harus bagaimana ini?' lanjut Tiara dalam hatinya.


"Ya secara pisik dia memang baik-baik saja, dia sakit secara batin."


"Hah?" Tiara kembali merasa terkejut.


'Apa maksudnya secara batin dia sakit? Apa dia sakit jiwa? Pantesan tadi aku panggil gak nyahut. Tapi, masa ia sih dia gila? Terus kalau dia gila, gimana nasib aku? Masa aku rawat orang gila, yang benar saja, aku bukan ahlinya.' batin Tiara.


"Tenang saja, kamu gak usah khawatir. Teo memang mempunyai penyakit mental. Tapi dia aman kok, dia gak akan nyakitin kamu, kamu tenang saja. Saya yang akan menjamin itu." jelas Tuan Smith.


Okelah, setidaknya Tiara saat ini merasa sedikit lega. Tapi, apakah dia sanggup? Pantas saja Tuan Smith mampu membayar gajinya berkali-kali lipat, ternyata anaknya mengalami penyakit seperti ini.


"Baiklah saya mau keruangan saya dulu. Tadi istri saya sudah memberikan daftar apa saja tugas kamu kan?"


"Iya, sudah Tuan."


"Baik Tuan."


Setalah itu Tuan Smith pun berlalu dari sana, menuju salah satu ruangan yang ada di kediamannya itu, ruangan khusus miliknya.


"Eh Tuan, tunggu!" panggil Tiara.


Tuan Smith langsung menoleh kearahnya.


"Iya kenapa?" tanyanya.

__ADS_1


"Maaf, kalau kamar saya di mana ya? Saya tadi lupa menanyakan pada Tuan Ken, terus saya cari Bi Maya juga gak ada."


"Kamar kamu ada di atas, di samping kamarnya Teo. Di atas cuman ada dua kamar kok, kamu pasti menemukannya."


"Baik Tuan, terima kasih." ucap Tiara. Tuan Smith hanya mengangguk, setalah itu laki-laki parubaya itu pun berlalu menuju ruangan.


Tiara pun langsung berjalan menaiki anak tangga. Saat sampai dia atas, memang di sana hanya ada dua kamar, yang berdampingan.


"Kamar ku yang mana ya?" gumam Tiara. Tiara bingung, ia tidak tahu mana kamarnya.


"Kenapa aku tadi gak tanya sekalian! Ah kok lemot banget sih aku!" gerutunya.


"Ini, apa yang ini ya?" Tiara menunjuk pintu kamar tersebut secara bergantian.


"Pasti yang ujung deh, gak mungkin yang ini." tebaknya. Melihat dari bentuknya, lebar kamar tersebut dari luar, Tiara menebak jika kamarnya itu berada di ujung, kerena dari luar ukurannya terlihat cukup kecil, tidak seperti kamar yang satunya lagi.


Tiara pun berjalan menuju pintu kamar yang di ujung itu. Dengan ragu ia memegangi gagang pintu tersebut. Lalu perlahan menekannya.


Ceklek!


Pintu terbuka.


"Aaaaaaa...." teriak Tiara, ia langsung menutup mata dengan kedua tangannya.


Bersambung....


Maaf update dikit geas, aku lagi gak enak body. Besok aku ganti deh, update banyak, janji. Wkwkwk

__ADS_1


Jangan lupa like, komen dan vote ya geas.


Terima kasih.


__ADS_2