
"Hapus aja." ucap Adel. "Eh...Enggak ding. Gimana kalau kita serang aja. Aku aja deh, kamu nggak usah, kamu diem aja." usul Adel.
Aisyah menatap Adel bingung, apa yang akan dilakukan Adel pada mantan mertua nya?.
"Kita serang lewat balasan komentar, kita jatuhkan mentalnya. Kita permalukan!" ucap Adel berapi-api, Aisyah masih belum mengiyakan. Dia malah berpikir apa akan ada dampak kedepannya? atau menurut saja dengan apa yang akan dilakukan sahabatnya itu.
"Gimana Sya?, kapan lagi bisa mengatai mertua mu yang julid itu?" ucap Adel lagi.
Ting...Ting...Ting...
Notifikasi ponsel Aisyah beruntun masuk, Aisyah dan Adel dengan sigap pada ponsel masing-masing.
Beberapa teman akrab Aisyah bermunculan memberikan komentar balasan pada mantan mertuanya.
@MelaniKing : Bukannya suami Aisyah itu ketahuan selingkuh yah? Bukan cuman itu Dia juga melakukan kdrt pada istrinya?, yah pantes dong di penjara.!
@Ind44h : Yuppz, berita nya juga cukup Viral, karena yang jadi selingkuhannya seorang artis.
@LestariNissa : Panas oh Panas.
Balasan dari teman akrab Aisyah, ternyata tanpa di komando mereka sudah berinisiatif membalas komentar Ruli. Kemudian muncul lah komentar-komentar netizen yang tahu perihal skandal Artis dan Dimas tersebut turut serta menyerang Ruli.
@Rulihardiningrat : Kalian itu gak tau gimana perangai Aisyah yang sebenarnya, Saya tahu bagaimana kelakuannya selama menjadi menantu saya!"
@Netizen1 : Anak salah itu jangan di bela Bu @Rulihardiningrat. Lagian polisi juga gak akan asal tangkap kalau tidak ada bukti.
@Netizen2 : Sudah bagus hanya di penjara, kalau saya jadi istri sah nya sudah aku potong pusaka nya itu.
@Netizen 3 : Sudah numpang sama Istri, di kasih kerjaan bagus, eh banyak sekali tingkahnya. Gak bisa bersyukur sama sekali.
__ADS_1
Ruli mengepalkan tangannya, ke bawahnya banyak lagi komentar lain yang malah membuat dia bertambah emosi. Dia pikir dia bisa menyerang Aisyah tapi malah dia yang dipermalukan.
***
"Rasain!" ucap Adel melihat tak ada lagi komentar dari Ruli. Aisyah hanya diam saja, Dia sedang memikirkan bagaimana bisa Ruli masih terus saja merecoki hidupnya sedangkan mereka sudah tidak ada hubungan lagi.
Adel yang melihat Aisyah diam saja menepuk lengan Aisyah.
"Hei, ngelamun!" ucap Adel.
"Nggak, Del. Aku hanya gak habis pikir aja. Kok mantan mertua ku itu terus saja merecoki hidup aku terus. Iyah sih aku udah masukin anaknya ke penjara, tapi kan itu karena kesalahan anak nya sendiri. Sudah bagus aku tidak membuat ia di penjara juga." ucap Aisyah.
"Seharusnya kamu masukkan aja dia ke penjara juga bareng sama anaknya!." ucap Adel.
"Aku mana tega lah, dia menghabiskan masa tua nya di penjara. Lagian aku tahu watak Ibu mertua ku itu walaupun dia tidak berada di penjara, tapi pasti hidupnya tersiksa karena biasanya anaknya yang selalu menyokong gaya hedon mertuaku itu, sedangkan Papa mertua sudah tidak bisa bekerja lagi dan sudah pasti tidak bisa memenuhi keinginan istrinya itu." jelas Aisyah.
Adel hanya bisa mangut-mangut dan berkata "Kamu emang terlalu baik Aisyah,"
"Kamu masih memantau keluarga mantan suamimu itu?" tanya Adel.
"Bukan seperti itu, aku hanya mengkhawatirkan Papah Edmund yang sudah aku anggap seperti Ayah kandungku sendiri. Aku tahu bagaimana ketidakpedulian istrinya itu semenjak Papa Edmund kecelakaan. Bahkan aku yang memberikan gaji untuk suster yang merawat Papa Edmund sampai sekarang."
"Udah ah!, Jangan membahas itu lagi. Kita ke sini tuh kan mau liburan. Bukan malah jadi melow gini. Sudah sekarang kamu gak usah memikirkan tingkah mantan mertuamu itu, anggap saja angin lalu atau hujan badai petir yang telah hilang. Oke!" ucap Adel dengan mengusap bahu Aisyah.
Aisyah menganguk mengiyakan sambil tersenyum, dia sangat berterima kasih sekali pada sahabat nya Adel. Dia sudah begitu care dalam berbagai hal, betapa beruntungnya ia masih memiliki sahabat sejati yang selalu menjaganya tidak seperti mantan sahabat nya yang menusuk nya dari belakang. Aisyah jadi berpikir bagaimana keadaan Maira saat ini, apa luka wajah Maira sudah sembuh?, batin Aisyah bertanya.
***
Maira baru saja pulang dari Thailand untuk operasi menghilangkan bekas luka, Dia rela menghabiskan seluruh tabungannya untuk melakukan operasi itu.
__ADS_1
Maira merebahkan dirinya di ranjangnya. Dia sangat merindukan apartement nya ini. Dia masih tidak menyangka bagaimana dia bisa mengalami kejadian yang tak terduga, dirinya di culik dan penculiknya itu meninggalkan nya seorang diri di hutan. Apa benar yang melakukan itu semua adalah Aisyah?, batin Maira bertanya.
Dia berdiri dan langsung melangkah menuju meja rias. Dia memperhatikan wajahnya yang sekarang. Bekas cakaran monyet itu sudah sepenuhnya hilang, bahkan wajah nya berubah dan di pastikan tidak ada yang tahu bahwa orang yang berdiri di depan cermin itu adalah Maira.
Maira memutuskan untuk merubah sedikit wajahnya supaya tidak ada yang mengenali dirinya.
Di menghela nafas pelan, wajahnya memang sudah kembali tetapi tidak dengan pekerjaan nya. Dunia hiburan sepertinya sudah tidak mengingat dirinya lagi, setelah skandal perselingkuhan nya dengan Dimas kemudian dia yang lama menghilang, sudah pasti membuat beberapa produser atau sutradara tidak ingin memakai jasa nya lagi.
'Trus bagaimana aku bisa bertahan hidup, jika mengandalkan endores yang sekarang tidak begitu ramai' bahkan sebelum penculikan itu terjadi, Maira sudah banyak kehilangan job.
Dia harus memulai karir nya dari awal lagi dan membalas apa yang sudah di lakukan oleh Aisyah kepada dirinya.
Maira bahkan ingat dalam benaknya ketika di hujat oleh para netizen habis-habisan itu membuat dirinya trauma. Tapi tidak dengan sekarang wajah nya sudah pulih dan bertambah cantik.
Sebelum itu, ia harus menghubungi Bastian terlebih dahulu. Maira berjalan dan mengambil tas nya di atas laci lalu mencari Handphone yang ada di dalam tas nya itu.
Tidak lama kemudian Handphone nya ketemu, lalu bergegas ia mencari kontak Bastian dan menekan tombol hijau untuk melakukan panggilan.
Namun sampai deringan ke tiga, Bastian tidak mengangkat teleponnya.
Maira memang sedikit heran dan bingung karena sejak Bastian menolongnya yang terjebak di desa dusun jauh dari kota, Maira tidak melihat lelaki itu lagi. Hanya ada seseorang yang di tugaskan untuk merawat Maira sampai Maira sembuh dan memutuskan untuk operasi wajah ke Luar Negeri.
Tanpa Maira tahu, Bastian sedang berada di Bar di kelilingi cewek-cewek seksi tentu tidak mendengar dering panggilan dari Maira. Dia sudah cukup pusing perihal masalah percintaannya yang buruk.
"Di minum lagi Sayang!." seorang gadis berpakaian seksi langsung menuangkan segelas anggur merah ke gelas Bastian yang sudah kosong. Lelaki itu pun langsung menegaknya hingga tandas.
"Arrghhhh..." Maira melempar kembali ponselnya ke tempat tidur. Dia kesal karena panggilannya tidak di jawab oleh Bastian.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...