Dia Datang Dan Merubah Hidupku

Dia Datang Dan Merubah Hidupku
Episode 25: Sama Sama Salting


__ADS_3

"Omong omong, kenapa kepala kamu berdarah begini?." Tanyanya.


"Ini karena, tadi ada yang memukul kepalaku." Jawab Marvin tersenyum.


"Maafkan aku ya Marvin. Karena sudah membuat kamu seperti ini. Kalau begitu, mending kita masuk yuk. Aku akan mengobati luka yang ada di kepala kamu." Ucap Callista langsung menarik tangan Marvin untuk masuk kedalam.


"Yeah, baiklah kalau kamu memaksa ratu piano." Sorak Marvin bahagia, dan mereka langsung masuk kedalam.


Disisi lain. Di markas Drake, semua teman teman Marvin langsung lari dari markas Drake.


Didalam markas Drake. Drake dan teman temannya, langsung berdiri, karena markas mereka sudah terbakar." Bangunlah kalian, dan mari kita kabur dari belakang." Ucap Drake dan teman temannya, langsung keluar dari pintu tersembunyi yang ada di belakang markas mereka.


Mereka semua langsung keluar dengan memegang luka luka mereka, karena pikulan dari geng motor Marvin. Dan Drake hanya bisa memandang markas mereka yang terbakar." Sial, markas kita sudah hangus dan sudah tidak tersisa lagi." Ucap Drake mengepalkan kedua tangannya.


"Sabar bos. Kita harus menyusun rencana kembali, untuk menghancurkan geng motor Marvin." Ucap Fank mengelus punggung Drake.

__ADS_1


"Bagaimana aku tidak emosi. Mereka sudah menghancurkan markas kita, dan ia sudah menghabisi beberapa teman kita. Hanya tinggal kita berempat saja. Dari yang berenam, menjadi berempat. Aku akan membalaskan dendamku kepada dia." Ucap Drake sangat marah.


Disisi lain. Di rumah Callista. Callista langsung mengambil obat P3K, untuk mengobati luka Marvin.


Dan setelah mengambil obat P3K, ia langsung duduk di samping Marvin." Omong omong, dimana nenek?." Tanya Marvin menatapnya.


"Nenek sudah tidur mungkin. Karena ini sudah malam juga. Sudahlah, mari ku obati luka kamu." Jawab Callista langsung mengambil obat luka dan mengambil perban.


"Tahan luka mu sebentar ya, selagi aku mengobatinya." Ucap Callista langsung mengobati luka Marvin dengan hati hati dan pelan.


"Eh, maafkan aku, maafkan. Ini sudah paling lembut dan pelan. Tahanlah sedikit." Ucap Callista meminta maaf kepada Marvin.


"Aman, aman. Aku akan menahannya sedikit, sampai selesai." Jawab Marvin sambil memberikan jempol kepada Callista, dan Callista kembali kepada Marvin.


Setelah beberapa menit. Callista pun selesai mengobati luka yang ada di kepala Marvin, dan sudah mengobatinya.

__ADS_1


"Ini sudah tengah malam. Lebih baik kamu tidur disini dulu. Kan kamu sudah tidur disini sebelumnya." Ucap Callista langsung berdiri dan mau menaruh obat P3K ke tempatnya.


Saat mau mengembalikan obat tersebut ke tempatnya. Tiba tiba saja, Callista tersandung dan jatuh ke atas Marvin. Dan merekapun langsung bertatapan dan Callista menahan tangannya, agar tidak berciuman dengan Marvin.


Callista pun langsung berdiri kembali, dengan baik." Uhuk, huk. Maafkan aku, aku tidak sengaja. Aku permisi." Ucap Callista langsung meninggalkan Marvin dengan wajah yang memerah.


Disisi lain. Marvin langsung menutup wajahnya dengan kedua tangannya, karena wajahnya yang sangat memerah, karena salting." Astaga, apa aku sedekat itu kepada Callista. Argh, aku benar benar sangat mencintai Callista." Ucap batin Marvin langsung berbaring di sofa dan menatap ke atas atap.


"Argh, sudahlah. Aku benar benar gila karena Callista. Entah kenapa, aku tidak bisa jauh jauh dari Callista." Ucap Marvin senyum sendiri.


Disisi lain. Di kamar Callista." Astaga, aku tadi sangat dekat dengan Marvin. Aku juga sudah menyukai Callista. Astaga, kalau begini jadinya, aku bisa gila karena dia." Ucap batin Callista langsung berguling guling di tempat tidurnya dengan bahagia.


"Oh ya, hari ini kan ada film yang aku sukai tayang malam ini juga. Aku harus melihatnya." Ucap Callista langsung berdiri.


Saat mau turun, tiba tiba ponselnya berdering, dan itu adalah panggilan dari,

__ADS_1



__ADS_2