
"Kita duduk disini saja deh. Malas kedalam dalam, nanti pengap. Lebih baik diluar, kita kan jadinya bisa melihat wanita wanita London yang cantik." Ucap Jack memikirkan wanita saja dipikirannya.
"Kau selalu saja begitu. Dasar." Sedikit kesal Marvin, langsung melipat kedua tangannya.
Pelayan pun datang dan mereka langsung memesan makanan dan minuman.
Setelah menunggu beberapa menit. Makanan merekapun langsung datang dan mereka langsung memakan makanan mereka.
"Ehm, ternyata makanan London enak juga. Aku kira akan kalah dengan kota kita." Ucap Frank sambil mengunyah makanannya.
"Ya memang enak dong. Kalau gak enak, ngapain dia jual disini. Goblok luh." Ucap Jack sambil mengunyah makanannya juga.
"Oh ya, apa kau sudah mengabari pacar mu Luna itu. Untuk memberi kabar mu disini?." Tanya Frank.
"Tadi sudah kok. Aku sangat merasa bersalah dengannya, karena aku tidak pernah mencintainya. Bagaimana ini, apa aku harus memutuskannya?." Jawab Marvin sekaligus meminta pendapat.
__ADS_1
"Terserahmu deh Marvin. Aku sudah pasrah dengan kehidupanmu itu. Itu semua tergantung dirimu saja, dan kami hanya bisa pasrah dengan mu." Ucap Frank yang muak dengan perkataan Marvin.
"Mau bagaimana lagi Frank. Dia masih jatuh cinta dengan cinta pertamanya, si Callista itu. Kalau dia maunya begitu, kita harus mendukungnya dong. Karena kita ini sudah bersahabat dari dulu." Ucap Jack mendukung Marvin.
"Gitu dong Jack. Terima kasih banyak sudah mendukungku. Aku sangat bersyukur mempunyai teman seperti kalian, yang selalu ada disisiku." Ikut bahagia Marvin karena sahabatnya selalu ada disampingnya.
"Kalau begitu, mari kita lanjutkan lagi makanan dan minuman kita ini. Bersulang." Ucap Frank langsung meminum minumannya, bersama dengan sahabatnya.
Keesokannya pun tiba. Dimana tiba hari band Marvin akan memainkan musik mereka di sebuah acara hotel besar, yang bernama Hotel Garden.
"Benar banget Vin. Soalnya yang hadir ialah orang orang ternama dan ceo besar di kota ini." Bahagia Frank sambil meletakkan gitarnya.
"Semoga band Marcall, bisa berjalan dengan baik, sampai kedepannya. Band Marcall bersatu." Langsung bertosan bersama dengan bahagia.
Marcall adalah singkatan dari Marvin dan Callista. Band tersebut sudah diutuskan oleh Marvin, dan teman temannya. Agar selalu mengingat sosok Callista yang penuh dengan kasih sayang.
__ADS_1
"Baik semua tamu undangan. Tanpa menunggu lama lagi, mari kita sambut band Marcall. Untuk band Marcall, mari maju keatas panggung." Ucap mc tersebut, dengan tepuk tangan yang meriah, dari tamu undangan.
Band Marcall pun langsung naik ke atas panggung, dan mereka tidak lupa untuk menundukkan badannya. Setelah itu, mereka langsung ke alat musik mereka masing masing.
Marvin pun langsung duduk dikursi pianonya." Mari kita mulai." Ucap Marvin memberikan kode kepada Frank dan Jack.
Frank memegang alat musik gitar, Jack memegang alat biola, dan Marvin sebagai piano, sekaligus penyanyi
Mereka pun langsung memainkan musik mereka dengan lagu yang dibawa ialah lagu Janam Janam.
Sontak semua tamu undangan yang melihatnya, langsung tercengang dan sangat tersentuh.
"Wah, cantik banget suaranya. Pantas saja mereka terkenal, suaranya benar benar bagus." Ucap tamu undangan, yang tersentuh dengan alunan nada yang mereka mainkan.
Ditengah tengah musik yang indah. Marvin melihat melirik semua tamu undangan, dan Marvin terpaku dengan satu wanita, ia adalah
__ADS_1