
Saat mau turun, tiba tiba ponselnya berdering, dan itu adalah panggilan dari Greisy.
Sontak Callista berhenti dan langsung mengangkatnya." Halo Greisy. Kenapa menghubungiku?." Tanya Greisy kembali masuk ke kamarnya, dan langsung duduk di tempat tidurnya.
"Apa kau tidak merindukanku sayang. Aku sangat rindu dengan mu." Jawab Greisy dengan bahagia.
"Aku sangat merindukan kamu kok sayang. Bagaimana kabar mu disana." Jawabnya sekaligus bertanya.
"Baik banget. Bos ku sangat baik, dan aku menyukainya. Aku mau mengejarnya deh, soalnya dia ganteng." Ucap Greisy curhat.
"Hahahahah, semoga kau sukses dengan percintaan mu itu." Tertawa Callista mengejeknya.
"Jangan mengejekku begitu dong. Omong omong, bagaimana dengan percintaan mu dengan Marvin?." Tanya Greisy.
"Ya begitulah. Aku sudah mulai mencintai Marvin, dan kemarin aku di lamar oleh Marvin tahu." Jawab Callista jadi curhat juga.
"Apa!. Di lamar. Benarkah?." Tanya Greisy sedikit kaget.
__ADS_1
"Benar banget. Tapi aku belum menerimanya, karena aku harus berfikir dengan matang. Apakah Marvin cocok untuk diriku." Jawab Callista dengan bahagia.
"Kenapa kau tidak menerimanya. Aneh banget sih. Marvin kan orang baik, dan kau juga mencintainya. Kenapa kau tidak langsung menerima lamarannya?." Tanya Greisy bingung dengan Callista.
"Sudahlah. Jangan banyak tanya, yang penting aku dan Marvin saling mencintai. Tapi aku belum mengatakannya, kalau aku mencintainya." Jawab Callista.
"Sudah dulu ya sayang. Besok kita lanjut. Umach." Ucap Callista langsung mematikan ponselnya.
Callista pun langsung meletakkan ponselnya kembali, dan langsung turun." Eh, aku buat susu hangat dulu deh, dan mengambil beberapa cemilan. Biar makin enak nonton filmnya." Langsung ke dapur, untuk membuat susu hangat dan beberapa cemilan.
Setelah membuat susu hangat dan mengambil beberapa cemilan. Ia pun langsung ke ruang tamu, untuk menonton televisi.
Sontak Marvin langsung menatapnya." Eh, Callista. Kenapa belum tidur?." Tanyanya.
"Aku ingat kalau ada drakor yang aku tunggu tunggu, dan tayang hari ini. Dan kenapa kau belum tidur?." Jawabnya sekaligus bertanya.
"Aku juga mau menonton drakor yang aku tunggu tunggu juga. Omong omong, nama film itu apa?." Tanya kembali.
__ADS_1
"True Beauty." Jawab Callista.
"Hah, itu kan drakor yang aku tunggu juga. Berarti kita sama dong. Hahahahah." Ucap Marvin satu drakor dengan Callista.
"Hahahaah, kok bisa sama gitu ya. Kalau begitu, kita nonton bareng saja. Kalau kamu mau membuat susu hangat, buat saja di dapur sana. Soalnya aku buat juga, mana tahu kamu selera." Ucap Callista langsung mengemil cemilannya.
"Kalau begitu, aku buat susu hangat seperti mu juga deh. Kalau sudah tayang, panggil aku." Langsung lari ke dapur, untuk membuat susu hangat yang sama seperti Callista.
"Hahahah, dia begitu lucu. Mana kami satu drakor lagi. Hahahah." Ucap Callista langsung tersenyum bahagia, dan mengemil kembali cemilannya.
Setelah beberapa menit. Film pun sudah mulai tayang." Marvin, cepatlah. Drakor nya sudah tayang." Teriak Callista dari ruang tamu.
"Tunggu aku drakor." Ucap Marvin dari dapur, dan kebetulan sudah selesai membuat susu hangatnya, dan langsung ke ruang tamu.
Marvin pun langsung duduk di samping Callista, dengan ngos ngosan." Kenapa sampai ngos ngosan begitu?." Tanya Callista menatapnya.
"Biar tidak ketinggalan drakor nya." Jawab Marvin langsung meminum susu hangatnya, karena kelelahan.
__ADS_1
"Apa kau menyukainya drakor juga?." Tanya Marvin langsung menatapnya.
"Aku,