Dia Datang Dan Merubah Hidupku

Dia Datang Dan Merubah Hidupku
Episode 63: Membongkar Rahasia


__ADS_3

Marvin pun langsung menghampiri Luna, dan membukakan pintu kaca bulat tersebut, dengan nyanyian yang terus keluar dari mulut Luna. Dan tiba tiba saja Luna terjatuh, dan penonton langsung terdiam.


"Auh." Ucap Luna kesakitan, karena kakinya jadi terkilir.


Sontak Marvin langsung jongkok. "Apa kamu baik baik saja." Tanya Marvin.


"Sepertinya aku tidak bisa lagi mengikuti tarian yang kedua ini, karena kakiku sangat sakit." Jawab Luna mengerutkan keningnya karena kesakitan.


"Huuuu," ucap penonton yang bukan dari fans band Marcall.


"Kalah, kalah, kalah." Ucap penonton kembali.


Frank dan Jack pun langsung menghampiri mereka berdua. "Biar kami antarkan Luna ke ruang istirahat," ucap Frank langsung membantu Luna ke ruang istirahat, dengan Jack.


"Semua sudah gagal." Ucap Marvin yang menundukkan badannya, kepada para juri dan para penonton, dan ia mau ke ruang istirahat.


Saat Marvin berbalik badan, dan menundukkan badannya. Tiba tiba saja sebuah musik berputar, dan ada sebuah cahaya lampu yang mengarahkan ke satu orang, dan ia adalah Callista.


Sontak semua penonton langsung melihat ke sebelah kiri panggung, dan betapa cantiknya Callista, dengan gaun malamnya.


Callista pun langsung menari dan bernyanyi dengan indah. Sontak Marvin kaget, dan langsung melihat Callista yang tampil di atas panggung.


"Wow, dia begitu cantik. Siapa dia?." Bertanya tanya penonton yang ada.


"Dia kan pemusik dan penari yang ada di kota ini, masa kau tidak kenal. Namanya adalah Callista, dia benar benar cantik." Jawab penonton lainnya.


Callista langsung menghampiri Marvin yang ada di tengah panggung. "Mari lakukan tarian ini dengan sebaik mungkin, dan jangan pikirkan yang aneh aneh. Pikirkan saja soal perlombaan ini." Ucap Callista berbisik.


Marvin pun mengangguk, dan mereka langsung menari bersama dengan indah, dan alunan musik yang begitu damai. Lampu sorotan tersebut, mengarah ke mereka berdua. Dengan lagu ialah Main Agar Kahoon.


"Wah, mereka sangat cocok ya. Aku sampai merasa bahwa mereka sedang menjadi pasangan yang bahagia." Ucap kembali fans band marcall.

__ADS_1


"Benar itu, mereka sangat cantik dan tampan. Aku sangat suka mereka berdua." Ucap yang lainnya.


Callista saling berpegangan tangan, sesuai lagu yang dibawakan, dan mereka saling bertatapan. Bagian Marvin menyanyikan lagunya yang indah, dengan suara yang begitu damai, dan begitu juga dengan Callista.


Mereka saling menari dan bernyanyi bersama, dan tiba dimana momen Callista dan Marvin sangat dekat, dan saling menyenderkan wajah mereka.


"Beri tepuk tangan yang meriah untuk band marcall." Ucap mc tersebut, langsung naik ke atas panggung, dan semua juri langsung berdiri untuk memberi tepuk tangan yang meriah.


"Marcall, marcall, marcall." Sorak fans band marcall langsung bahagia, karena mereka berhasil membawakan tarian dan nyanyian yang begitu indah.


Band marcall yang lainnya pun langsung naik ke atas panggung, yaitu Frank, Jack dan Luna.


Mereka langsung menundukkan badan mereka masing masing. "Wow, setelah tadi adalah masalah, dan kami kira akan berakhir begitu saja. Tapi tidak, ternyata ada sesosok wanita cantik yang hadir dan membantu band marcall menyelesaikan penampilannya yang kedua.


"Kalau begitu, band marcall bisa berisitirahat dulu, selagi juri memilih siapa pemenang malam ini. Silahkan band marcall." Ucap mc tersenyum kepada semua anggota marcall.


Band marcall pun langsung turun, termasuk Callista. Callista pun mau pergi ke sisi lain, tapi langsung ditahan oleh Marvin.


"Kenapa kamu mau membantuku. Apa kamu masih mencintaiku?." Tanya Marvin langsung memegang kedua tangan Marvin.


"Aku hanya sekedar membantumu saja, dan aku merasa kasihan dengan band marcall mu itu. Karena sudah banyak fans yang menunggumu tampil, tanpa ada kegagalan, ataupun kesalahan. Maka sebab itu aku membantumu dan teman temanmu." Jawab Callista, kembali berekspresi dingin dengannya.


"Aku mohon, kamu jangan seperti ini kepadaku Callista. Kamu cerita kepada kamu seperti ini," tanya Marvin sedikit tegas kepadanya.


"Sayang." Panggil yang tidak lain lagi ialah Luna.


Sontak Marvin dan Callista, langsung menatap wajah Luna, dan Callista langsung melepaskan tangannya dari genggaman Marvin. "Jangan salah paham, ini hanya ketidak sengajaan. Aku pergi dulu." Ucap Callista langsung pergi meninggalkan mereka berdua.


Setelah Callista pergi. "Apa aku benar benar harus menyerah kepadanya." Ucap batin Marvin langsung ke ruang ganti, dan mengabaikan Luna.


"Apa mereka punya hubungan yang spesial. Kelihatannya mereka dulu saling mengenal, dan mungkin saja saling mencintai. Aku harus bertanya dengan Frank dan Jack, karena mereka sahabat dekat Marvin." Ucap batin Luna ikut ke ruang istirahat.

__ADS_1


Di ruang istirahat. "Apa kalian bahagia, karena tarian dan nyanyian yang kita bawakan berhasil. Kalau aku sih sangat bahagia." Ucap Frank sambil melipat kedua tangannya.


"Tentu saja bahagia." Ucap Luna yang baru datang, dan berdiri disamping Frank.


Marvin hanya diam saja, sambil menundukkan kepalanya, dan menggenggam kedua tangannya.


Jack, Frank, dan Luna saling bertatapan. Luna pun memberi isyarat, untuk keluar bersama. Dan mereka bertiga langsung keluar, meninggalkan Marvin.


Di luar ruang istirahat. Luna mengajak Frank dan Jack duduk di luar panggung, sambil melihat bintang di malam hari.


"Kenapa kau mengajak kami kesini Luna?." Tanya Frank langsung duduk dan melipat kedua tangannya.


"Ada hal yang mau aku tanyakan kepada kalian, dan ini sangat penting." Jawab Luna langsung berekspresi serius kepada mereka berdua.


"Tanyakan saja Luna, tapi jangan yang aneh aneh." Ucap Jack juga.


"Jadi begini, aku mau bertanya, apakah Marvin dan Callista punya hubungan di masa lalu?." Tanya Luna.


"Ehm, soal itu bagaimana ya aku menjawabnya. Kami tidak boleh memberitahukan kepada siapapun, tentang hubungan Marvin dan Callista." Ucap Frank yang tidak enakan kepada Marvin nanti, karena mereka sudah berjanji untuk menjaga rahasia Marvin.


"Aku sangat membutuhkan jawaban ini, karena aku merasa bahwa Marvin tidak mencintaiku, dan dari penampilan Marvin dan Callista tadi, saat membawakan tarian tersebut. Mereka saling bertatapan dengan penuh cinta, dan aku butuh jawaban itu semua." Ucap Luna langsung menutup wajahnya.


Frank dan Jack saling bertatapan. "Bagaimana ini?." Tanya Frank dengan nada pelan.


"Katakan saja lah, dan lagian Luna memang harus mengetahui semuanya." Jawab Jack sambil menaikkan alisnya.


"Baiklah Luna, kami akan menjelaskan tentang hubungan Marvin dan Callista. Sebenarnya dulu mereka itu saling menyukai, dan bahkan Marvin sangat mencintai Callista. Sampai sampai dia menjadi orang baik dan penuh cinta, karena Callista." Jawab Frank jadi bercerita kepada Luna.


Sontak Luna kembali membuka matanya, dan langsung menatap wajah Frank. "Callista lah yang memberikan cinta, dan mengajarkan Marvin tentang apa itu cinta dan kasih sayang. Dan dari situlah, Marvin menyukai Callista, dan bahkan sudah melamar Callista."


"Tapi, semua itu tidak semudah yang kami pikirkan. Entah kenapa, pada suatu hari, tiba tiba saja

__ADS_1


__ADS_2