
Marvin langsung menatap wajah Callista." Katakan saja kalau kamu mau berbicara." Ucap Marvin.
"Apa kau memang orang yang baik baik. Maksud ku, lingkungan mu itu baik baik kah, seperti diri mu ini?." Tanya Callista serius kepadanya.
"Kenapa kau terus menanyakan soal itu. Tentu saja aku orang baik ratu piano. Kau tidak lihat dari wajahku yang baik dan tampan ini." Jawabnya berbohong kepada Callista.
"Awas saja kalau kau sampai berbohong kepadaku. Aku akan langsung meninggalkan mu jauh dari sini." Ucap Callista serius.
"Ya deh. Makanya jangan marah marah gitu dong. Aku ini kan memang orang baik." Ucap Marvin sombong kepada dirinya sendiri.
"Ya, ya. Kalau begitu lanjutkan lagi musik mu itu. Atau kau pintar memainkan musik lainnya?." Tanyanya kembali.
"Aku juga pandai memainkan gitar kok. Aku akan menunjukkannya kepada mu." Jawab Marvin langsung berdiri dan mengambil gitar yang ada di depannya.
"Aku masih tidak percaya dengan apa yang dikatakan Marvin tadi. Apa benar dia orang yang baik baik saja. Aku harus mengikuti jejaknya." Ucap batin Callista jadi melamun.
Marvin pun langsung menghampiri Callista, dan menunjukkan gitar dan membawakan sebuah lagi, dari gitar tersebut." Tersenyum Marvin dan langsung memainkan gitar tersebut, dengan lagu Collide.
__ADS_1
Marvin pun fokus memainkan gitar tersebut. Seketika itu juga, Callista tercengang." Astaga, apa kau benar benar pandai memainkannya. Sungguh mengejutkan." Kagum Callista, sampai bertepuk tangan untuk Marvin.
Setelah beberapa menit Marvin memainkan gitarnya. Ia pun langsung menatap wajah Callista." Bagaimana. Apa kau masih meragukan musikku." Ucap Marvin sambil menaikkan alisnya.
"Aku tidak bisa mengalahkan mu. Kau sungguh hebat kawan." Jawab Callista masih kagum dengan Marvin.
"Apa kau pandai main gitar?." Tanya balik Marvin kepada Callista.
"Tentu saja aku juga pandai. Tapi hanya sedikit sedikit saja sih" Jawab Callista malu dengan jawabannya untuk Marvin.
"Siapa yang sedang bohong kepada mu. Aku sungguh pandai memainkan gitar. Kalau begitu, biar aku tunjukkan kepada mu. Berikan gitar itu." Ucap Callista meminta gitar yang ada di tangan Marvin.
"Baiklah, aku akan melihat kualitas memainkan gitar mu itu. Nih." Langsung memberikan gitar tersebut kepada Callista.
Callista pun langsung fokus, dan membawakan lagu Kill My Ex. Dengan wajah yang sangat menyatu dengan musik tersebut.
Setelah Callista memainkan gitarnya. Ia pun langsung menatap wajah Marvin, dan menaikkan alisnya." Bagaimana, kau masih meragukanku?." Tanyanya tersenyum tipis.
__ADS_1
"Wah, ternyata kau pandai memainkan gitar juga ternyata. Aku sampai kagum melihatnya." Jawab Marvin masih tidak percaya, dan terus menatap Callista dan gitar yang ia pegang.
"Ya sudah kalau kau tidak percaya deh. Kalau begitu, mending kita makan dulu yuk. Aku lapar nih." Mengajak makan.
"Wah, kebetulan juga tuh. Aku juga lapar banget. Kalau begitu, mari kita makan bersama." Jawab Marvin juga lapar, dan keluar duluan dari kelas musik.
"Bu Keyna tadi pergi sebentar. Jadi, aku hubungi dulu deh." Ucap Callista langsung menghubungi bu Keyna.
Tersambung." Eh, Callista. Ada apa sayang, apa ada yang sakit dari mu?." Tanya bu Keyna langsung ke inti.
"Aku baik baik saja kok bu Keyna. Aku hanya mau mengatakan sesuatu saja kok." Jawab Callista sedikit tertawa tipis.
"Katakan cepat. Saya masih banyak urusan." Ucap bu Keyna kepadanya.
"Aku dan Marvin,
__ADS_1