Dia Datang Dan Merubah Hidupku

Dia Datang Dan Merubah Hidupku
Episode 41: London


__ADS_3

Di perjalanan menuju bandara. Tiba tiba ada yang menghubunginya, dan ia adalah Dixon.


Marvin langsung mengangkatnya." Ada Dixon?." Tanyanya.


"Apa kau sudah berada di bandara?." Tanya balik Dixon.


"Belum nih, masih di perjalanan. Kenapa emangnya." Jawabnya sekaligus bertanya.


"Tidak apa apa. Sampai disana kabari aku, dan aku akan menunjukkan hotel yang akan kalian tempati. Dan aku akan mengirimkan beberapa berkas berkas musik disana." Jawab Dixon kepadanya dengan jelas.


"Kenapa kau tidak ikut dengan kami?." Tanya Marvin kembali.


"Aku akan kesana, soalnya aku mau membereskan pekerjaan mu yang disini." Jawab Dixon.


"Kalau begitu, sudah dulu. Karena masih banyak hal yang mau aku kerjakan, dan semoga kau sukses disana." Ucap Dixon langsung mematikan ponselnya.


"Vin." Panggil Frank yang ada disampingnya.


Sontak Marvin langsung menatapnya." Apa Frank?." Tanyanya.

__ADS_1


Jack yang duduk dibelakang, langsung mendengarkan mereka berdua." Bagaimana kalau saat disaat kita bertemu dengan Callista?." Tanya Frank kepadanya.


"Entahlah Frank. Kalau aku bertemu dengannya, aku ingin sekali memeluknya, dan menanyakan semua pertanyaan yang belum ia jawab." Jawab Marvin mengenakan earphone di telinganya, dan mendengarkan musik yang ia mainkan bersama teman temannya.


"Memang cintanya Marvin sayang mengejutkannya. Hahahah, sudah berpisah selama 10 Tahun, tetap mencintai wanita yang ia kenal dulu. Padahal kau sudah mempunyai pacar yang sangat mencintaimu." Ucap Jack hanya bisa menggelengkan kepalanya.


"Sudahlah, jangan omong kau Jack. Lebih baik tidur sana dan mendengarkan musik yang kita mainkan." Ucap Marvin menutup kedua matanya untuk tidur.


Frank dan Jack hanya bisa saling bertatapan dan ikut tidur bersama Marvin.


Keesokan harinya pun tiba. Dimana pesawat mereka sudah tiba di London. Marvin yang masih tidur, langsung dibangunkan oleh Frank dan Jack.


Sontak Marvin langsung membuka matanya dan mengusap matanya dengan perlahan lahan." Kenapa menganggu tidurku sih. Kenapa emangnya, apa kita sudah sampai?." Tanya Marvin langsung menatap Frank dan Jack.


"Kita sudah sampai di London Marvin. Cepat kita turun sekarang." Jawab Frank dengan keras.


Sontak Marvin langsung berdiri dan langsung mengambil kopernya."


"Mari kita turun segera, agar nanti kita tidak ketinggalan mobil pribadi kita." Ucap Marvin langsung turun dari pesawat.

__ADS_1


"Padahal kita yang membangunkannya untuk cepat turun. Malah dia yang menyuruh kita cepat cepat." Ucap Frank menghela nafas panjang, dan langsung turun dari pesawat bersama Jack.


Mereka bertiga langsung ke bandara, dan setelah keluar dari bandara. Tiba tiba ponsel Marvin berdering kembali, ia pun segera mengangkatnya." Halo Dixon. Dimana mobil pribadi kamu?." Tanya Marvin sambil memegang tas sandangnya.


"Sebentar lagi juga datang kok. Sabar sedikit, soalnya ada kendala macet disana." Jawab Dixon.


"Baiklah." Langsung mematikan ponselnya.


"Bagaimana Vin, dimana mobil pribadi kita?." Tanya Jack.


"Katanya sebentar lagi akan datang. Kita tunggu saja." Jawabnya sambil melihat jam yang ada ditangannya.


Mobil pribadi mereka pun tiba. Saat mereka baru saja membicarakannya. Supir tersebut langsung keluar dan menundukkan badannya." Maaf saya telat, karena tadi di jalan sangat macet tuan." Minta maaf supir tersebut.


"Tidak apa apa pak. Kami juga baru turun dari pesawat kok. Kalau begitu, mari kita langsung berangkat saja pak." Jawab Marvin tersenyum dan langsung masuk kedalam mobil. Barang barang mereka diurus oleh supir tersebut, dan dimasukkan ke bagasi belakang mobil.


Mereka pun langsung berangkat menuju penginapan mereka. Di perjalanan, Marvin melihat dari kaca mobil yang ada disampingnya.


"Ternyata London begitu indah. Eh, sepertinya aku mengenal wanita itu." Sontak ia kaget karena melihat wanita

__ADS_1



__ADS_2