
"Kalau begitu, band Marcall bisa berdiri ditengah panggung. Ada sedikit pertanyaan yang mau kami tanyakan." Ucap mc tersebut, dan band Marcall langsung berdiri ditengah panggung.
"Begini tuan Marvin. Bagaimana anda bisa sampai sesukses ini?." Tanya mc nya kepada Marvin, dan langsung memberikan mic yang lain.
"Ini semua karena sesosok wanita yang hadir dalam hidup saya. Entah kenapa, dia memberikan banyak cinta kepada saya. Dan itu membuat saya sadar, kalau cinta benar benar ada di dunia ini."
"Dulu saya tidak percaya apa itu cinta. Bahkan saya tidak tahu, bagaimana menyukai seseorang. Namun, saat dia muncul dalam hidup saya. Semua berubah begitu saja. Dia memberikan banyak cinta dan kasih sayang kepada saya." Jawab Marvin menjelaskannya secara detail.
"Saya benar benar jatuh cinta dengannya, pada pandangan pertama. Sejak saat itu, saya terus datang ke rumahnya, hanya untuk melihat wajahnya yang cantik itu. Dan melihat senyumannya, yang tidak bisa saya katakan. Dia benar benar wanita yang sangat baik dan penuh kasih sayang"
"Bahkan dia pemusik juga seperti saya. Dan sampai dimana saya mengungkapkan perasaan saya kepadanya. Dia mengatakan kalau dia butuh waktu, dan saya hanya bisa menunggu jawabannya, sampai dia mau menjawab semua perasaan saya." Ucap Marvin menjawabnya dengan detail, sambil menatap Callista yang tepat duduk didepannya.
__ADS_1
"Namun, saat dimana aku hendak menemuinya, dan ingin memeluknya. Aku mengetahui, kalau dia sudah pergi dan meninggalkanku. Bahkan dia tidak meninggalkan surat ataupun kabar kepadaku. Sejak saat itu, aku terus mencarinya, dan terus mencarinya. Aku tidak tahu dia sudah seperti apa sekarang. Tapi aku terus berdoa, agar dia menjadi wanita yang sama seperti dulu. Sama sama penuh kasih sayang, dan kebaikan." Ucap Marvin tersenyum.
"Aku akan tetap menunggunya. Walaupun dia sudah memiliki pasangan. Aku tetap mencintainya, sampai akhir hayatku." Ucap Marvin kembali tersenyum.
"Terima kasih banyak yang sudah hadir di konser kami. Kami sangat berterima kasih kepada kalian semua. Aku cinta kalian semua." Teriak Marvin.
"Wuw," Teriak fans mereka, dan menangis, karena mendengarkan jawaban Marvin.
Callista yang berada di depan fans band Marcall, sontak sedikit terganggu. "Maafkan aku Marvin. Aku jadi membuat kamu begini. Maafkan aku." Ucap Callista menahan air matanya.
"Sayang, aku pergi dulu ya sayang. Aku mau buang air kecil dulu." Ucap Callista langsung ke toilet yang ada di belakang konser.
__ADS_1
Marvin yang melihat Callista pergi ke toilet, mau menyusul Callista. "Saya permisi dulu, sepertinya aku mau buang air kecil. Aku permisi." Ucap Marvin langsung ke belakang konser, dan langsung menuju toilet.
Di toilet. Callista langsung membilas wajahnya. "Astaga, kenapa aku harus bertemu dengan Marvin. Kenapa aku harus melihat wajahnya. Aku jadi kembali mempunyai perasaan kepadanya." Ucap batin Callista meneteskan air matanya.
Tiba tiba saja Marvin masuk ke toilet. "Callista." Panggilnya.
Sontak Callista langsung menatapnya. "Eh, Marvin. Ada apa kamu kemari. Apa kamu membuntutiku?." Tanya Callista langsung mengusap wajahnya dengan tisu kering.
"Ada yang mau aku bicarakan denganmu. Ini adalah hal penting." Jawab Marvin dengan serius.
"Katakan saja. Aku sudah tidak punya banyak waktu, karena pacarku sudah menungguku." Ucap Callista.
__ADS_1
"Kenapa