Dibarter Ayah Tiriku

Dibarter Ayah Tiriku
Par 104


__ADS_3

''Aduh''.Angga memijat kepalanya yang pening, melihat tingkah putra dan menantunya itu.''Bisa diem dulu ngak,Papa mau ngomong ini''?.


Suara Angga yang meninggi membuat kedua laki-laki yang sedari tadi berdebat itu akhirnya bungkam.


''Papa mau ngomong apa sih sebenarnya''?.tanya Langit karna hanya dirinya yang tidak tau apa yang ingin disampaikan Angga.


''Papa ingin menikah lagi dengan Ibunya Dara''?.


''What''.terkejut.


"Wajahnya biasa aja,ngak usah leby gitu"?.celetuk Angga membuat Langit mendelik.


"Elah Pa,bantuin Langit dulu napa,buat bujuk Dara.ini malah mau enaknya sendiri"?.


"Itu urusan kamu,lagian siapa yang nyuruh kamu menjadi laki-laki kaku dan engak pekaan"?.


Pundak Langit merosot"Ya mau gimana lagi Pa"?.mengeluarkan rokok yang ada disaku celananya.


"Lu ngerokok"?.tanya Bayu dengan tatapan tidak suka.


Langit melirik Bayu sekilas."Iya".jawabnya ketus.


''Engak usah ngerokok,lu kan punya Bayi''.Bayu menatap Langit kesal.


''Iya gue tau,tapi gue ngerokok ngak didepan Bayi gue,lagian yang nyusui Bumikan bukan Gue,tapi Mamanya''?.jemari tangannya dengan cepat menyulut rokok yang sebenarnya sudah lama tidak dirinya komsumsi,tapi karna suntuk dan setres hingga akhirnya Langit mencari pelarian dengan merokok,dari pada dirinya mencari pelarian seperti dulu.


''Elah ngerokok sih ngerokok Lang,tapi asapnya ini jangan ditiup didepan Papa dong''?.Anggara langsung menepuk pundak kokoh menantunya kesal.karna Langit meniupkan asap rokok dididepan wajahnya,sebenarnya bukan pada dirinya,tapi pada Bayu.namun karna Anggara duduk tepat disamping Langit,otomatis dirinya yang kenak asap rokok duluan.


''Kampret''.kesal Bayu,laki-laki itu lansung bangkit berdiri,karna asap rokok yang mengepul memenuhi rongga hidungnya membuat dadanya sesak.''Lu mendingan balik deh,udah lama jugak disini,lagian ngapin kesini sih"?.istri lu juga ngak akan mau ketemu lu''.ketusnya.

__ADS_1


Langit tersenyum masam.''Ngomongnya ngak usah gitu,gue juga tau,ngak usah diulang-ulang''.


''Nah,udah tau rupanya,kalau udah tau pulang sana pulang''.usir Bayu lagi.


''Iya gue pulang,tapi besok Langit boleh kesini lagi kan Pa''?.menatap Anggra penuh harap.


''Ngak boleh''?.ketus Bayu.


''Terserah kamu,lagian kamu kalau dilarang tetap datang juga,kayak rentengir penagih hutang,menjerit kayak orang gila''?.jawab Anggara membuat Langit berdecak.


''Ck''.Papa ngak tau aja rasanya dipisahkan dengan istri tercinta dan anak sendiri''.lirihnya.


''Papa sudah melewati itu semua''?.lirih Anggara bernada sendu.''Ya sudah,Papa masuk dulu''.kepalanya menoleh kekiri dan kekanan.''Lebih baik kamu pulang sekarang,jangan buat Dara semakin menjauh darimu''.setelah berkata seperti itu Anggara langsung melangkah memasuki kamar.


Sementara Langit,langsung bangkit berdiri dan meleset pulang kerumah Mamanya,semanjak kepergian Dara Langit memutuskan untuk tinggal dirumah kedua orang tuanya,dirinya tidak akan bisa tidur jika masih berada dirumah miliknya,rumah yang menyimpan banyak kenangan dirinya dan juga sang istri.


''Langit pulang''?.kakinya melangkah memasuki rumah,kepalanya menoleh kekiri dan kekanan mencari keberadaan kedua orang tuanya.


''Kamu dari mana''?.Ana menatap putranya dari atas sampai kebawah.


''Dari ketemu anak Langit''.senyum mengembang dibibirnya,saat mengingat wajah tampan putranya,namun saat mengingat nama putranya senyum dibibirnya langsung redup.''Ma''?.


Ana menoleh,kakinya melangkah mendekati sofa ruang tv dan duduk disana,diikuti Langit dari belakang.


''Apa''?.jemari tangannya meraih remot tv dan menghidupkannya.


''Kenapa anak Langit namannya Bumi''?.ternyata hati laki-laki itu belum puas sebelum nama putranya berubah menjadi lebih keren.


Bukannya menjawab Ana malah terkekeh.''Kenapa memangnya,bagus kok''?.masih disertai kekehan.

__ADS_1


''Bagus apanya''?.tersenyum kecut.''Orang aneh gitu''.sambungnya lagi,membuat tawan Ana semakin pecah.


''Wah kayaknya ada yang seru nie''?.Dika tiba-tiba muncul dan duduk tepat disamping sang istri.''Ada apa''?.bagi-bagi dong,biar bisa ketawa bereng''.menatap anak dan istrinya bergantian.


Langit melongos.''Ck,kalian ini sama saja, tidak ada yang mau mengerti Langit''.detik berikutnya laki-laki itu langsung bangkit berdiri dan masuk kedalam kamar miliknya.


''Dia kenapa''?.tanya Dika heran.


Ana mengedikkan bahunya.''Mana Mama tau,lagi dapet kali''.celetuknya membuat Dika menepuk pahanya kesal.


''Sakit Pa''?.ketus Ana.


''Emang kerasa ya Ma''?.jawab Dika sambil tergelak.


''Plak''.


''Njir''???.sakit Ma''?.Ana menepuk paha Dika kuat,membuat laki-laki paruh baya itu langsung terlonjak kaget.


''Nah,sakit kan''?.makannya jangan asal nepuk''.


''Ya bedalah Ma,paha Mama kan gede,lah Paha Papa kecil gini''.mencubit-cubit Paha Ana gemes.


''Mama mana selimut kesayangan Langit''?.


🍓🍓🍓🍓


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo 🙏🙏🙏.

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2