
''Kenapa ketawa terus sejak tadi''?.Dara melirik suaminya tajam''Jangan bilang kau kumat lagi''?.ketusnya.
Langit menatap istrinya tidak percaya.
"Berani sekali dia bicara begitu padaku,awas saja kalau kau sudah pulang akan kuhukum kau nanti"?.batinya.
"Siapa yang mau pulang"?.
"Apa sih maunya Ra"?.sudah sejak semalam dirinya berusaha sabar, tapi kali ini Dara sudah kelewatan.wanita itu seolah-olah mengolok-olok dirinya,Langit tidak sesabar itu, walau bagai mana pun sipat keras dan egoisnya sudah mendarah daging.
Dara tercekat,wanita hamil itu binggung harus menjawab apa"?.alhasil kini Dara malah belari mendekati Bayu yang sudah turun dari pohon mangga,kedua tangannya menentang mangga yang masih mentah.
"Aaarrrgggg"?.sial"?.Langit mengusap kepalanya frustasi,melihat tingkah Dara yang semakin hari semakin binal.
"Apa maunya wanita ini"?.dengan cepat laki-laki dewasa itu berdiri.
"Ayo pulang,aku tidak punya banyak waktu untuk melayani hal bodoh ini,pekerjaanku masih menumpuk dikantor"?.lirihnya sudah kehabisan stok kesabaran.
"Aku ngak mau,lepas"?.mencoba menyentak tangan suaminya yang mencengkram pergelangan tangannya, namun gagal.karna cengkraman laki-laki itu begitu kuat.
"Maaf Pak"?.jangan kasar begini dengan wanita"?.Bayu mencoba melerai.
"Tau apa kau ha"?.serkasnya,menatap wajah Bayu tajam."Aku tidak punya urusan denganmu,kau tidak tau saja bagai mana rasanya tersiksa menahan rindu"?.lirihnya Frustasi. hancur sudah wibawanya sebagai seorang pengusaha handal dan kaya raya.bahkan kini laki-laki itu sudah terisak.
Bersusah payah dirinya menahan diri sejak tadi malam.namun sepertinya Dara selalu memancing emosinya.
"Kau tak igin pulang"?.menatap wajah Dara tajam."Terserah,aku sudah tidak perduli,aku akan pulang hari ini".menarik nafasnya panjang."Jangan salahkan aku jika aku mencari wanita lain untuk menuntaskan hasratku"?.setelah mengatakan itu semua Langit langsung melangkah pergi menuju rumah Nenek Sutinah.karna laki-laki itu yakin anak buahnya sudah menunggu dirinya disana.
Dara yang melihat kemarahan Langit hanya bisa diam terpaku dengan wajah terkejut.dirinya tidak menyangka Langit bisa menangis dan terlihat begitu menyedihkan.
"Ra,kau baik-baik saja"?.Bayu menepuk pundak wanita hamil itu pelan.
"Aku salah ya Bay"?.lirihnya.mata wanita itu masih menatap punggung Langit yang semakin menjauh.lama kelamaan menghilang ditelan pepohonan yang ada disana.
Bayu mengangkat kedua pundaknya"Kau terlalu kekanank-kanakan"?.ucap Bayu setelahnya "Jadi mancing ngak nie"?.menenteng pancing miliknya didepan wajah Dara.
"Jadi ayo"?.
Bayu mengelangkan kepalanya melihat kelakuan Dara yang begitu keras."Sama-sama keras kepala,susah kalau sudah begini"?.gumam Bayu pelan, kakinya juga melangkah mengikuti Dara yang sudah mulai menjauh.
__ADS_1
''Bagai mana dengan suamimu''?.tanya Bayu sambil meletakkan bekal yang iya bawa sejak tadi.
''Aku tidak tau,aku binggung''.
''Jangan terlalu lama mikirnya,Langit itu seorang pengusha kaya,tampan lagi,sangat mudah baginya untuk mencari pengantimu''.
Dara tertegun.apa yang Bayu katakan ada benarnya.
''Tapi''?..
''Bepikirlah dewasa, kau bahkan sebentar lagi akan menjadi seorang ibu''.ada rasa perih direlung hatinya,namun Bayu dengan cepat menepis itu semua,walau bagai mana pun Dara tetap istri orang,lagi pula dirinya melihat bagai mana seorang Langit,laki-laki itu terlihat begitu mencintai istrinya.
Mungkin dulu Langit pernah melakukan kesalahan,tapi tak mungkin selamanya seseorang berkubang didalam sebuah kesalahan.
''Iya aku tau,aku salah''.lirihnya menunduk.''Tapi kau juga ikut pulangkan''?.bukankah kau bilang hari ini kau akan kembali kejakarta''?.
Bayu menganguk lirih''Sebenarnya sih iya, tapi karna kau tadi subuh mengajakku memancing''.Bayu melempar pancingannya didanau.''Jadi gagal''.menatap Dara sekilas. detik berikutnya kembali menatap lurus kedepan.
''Lho,kok ngak bilang mau pulang''?.
''Aku ngak tega''.lirih Bayu masih dengan wajah datarnya.
''Hem''.laki-laki itu hanya bergumam,tatapan matanya masih menatap lurus kedepan. tepatnya pada danau yang terdapat air begitu jernih,hingga membuat pikiran yang tadinya kalut sedikit lebih tenang.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Ditempat lain.
Langit melangkah dengan gontai,berkali-kali mengusap keringat dikeningnya.rasa lelah mengerogoti tubuhnya, mungkin seumur hidup ini kali pertama dirinya berjalan kaki sejauh ini.
Didalam hatinya merutuki kebodohannya yang rela merendahkan harga dirinya,rela mengemis cinta dari wanita yang sudah tidak mengharapkan hadirnya.apakah Langit menyerah''?.jawabannya tentu saja tidak. seorang Langit tidak akan pernah menyerah sebelum apa yang iya inginkan tercapai.
''Tuan''?.
Laki-laki itu tersentak dari lamuannya saat mendengar pangilan Hazel.matanya menatap Hazel dengan kening yang berkerut''Ada apa''?.
''Maaf Tuan''!. Ibunya Nona Dara ditusuk orang yang tidak dikanal''.
''Apa''???..emosinya seketika memuncak. kedua tangannya terkepal''Bagai mana bisa itu terjadi''?. bukankah tidak ada yang tau kode pintu aparteman itu''?.tatapan matanya menatap Hazel lekat.laki-laki itu butuh jawaban sekarang.lagi pula mertuanya itu selama ini sama sekali tidak iya izinkan keluar.bukan karna kejam atau apa pun itu,tapi Langit takut hal seperti ini terjadi. apa lagi sampai Mamanya tau dirinya menanpung ibunya Dara. sudah bisa dipastikan Ana akan mengamuk, karna merasa hartanya terkiras habis.karna keluarga dari menantu yang tidak dirinya harapkan.
__ADS_1
''Maaf Tuan, semuanya belum terlalu jelas. soalnya tadi Alex menelfon dalam keadaan panik''.
''Aaaaarrrgggg''.geramnya jemari tangannya mencengkram rambutnya kasar''Sial''?.umpatnya dengan mata memerah.
''Bagai mana bisa ini semua tejadi''?.Langit tak habis pikir,kenapa bisa ada orang jahat masuk keapartemen miliknya''!.bukankah keamanan tempat itu sudah terjamin,ah sepertinya dirinya harus meminta pihak keamanan untuk menganti semua pekerja yang ada.mereka semua tidak becus.
''Sekarang bagai mana tuan''?.Hazel menatap bosnya lekat.
''Kita pulang sekarang''.
''Tapi bagai mana dengan Nona''?.kaki yang awalnya sudah mulai melangkah mendekati mobil kini kembali terhenti,detik berikutnya laki-laki kembali berbalik.''Sekalian bawa dia pulang,aku bisa gila kalau begini terus, masalah satu belum kelar.ditambah masalah satu lagi''.gerutunya semakin frustasi saat mengingat istrinya tidak mau lagi patuh dengan dirinya.
''Baik Tuan''.
Hazel berbalik,kemudian melangkahkan kakinya menuju dimana kini Nenek Sutinah serang berdiri.''Nek,kami semua pamit dulu,sekalian nanti Daranya kami bawa pulang''.
Nek Sutinah menganguk''Daranya mana''?.wanita sepuh itu menoleh kekiri dan kekanan''.Dara tidak ada disana,begitu juga dengan cucunya.''Apa yang sebenarnya terjadi''?.wanita sepuh itu bertanya dengan wajah kawatir.
''Kenapa lama sekali kau Hazel''?.suara jeritan Langit membuat Hazel tersentak.
''Saya permisi dulu Nek,tuan sudah ngamuk''.ucapnya disertai cengiran,detik berikutnya laki-laki itu langsung berbalik dan melangkah memasuki mobil.
Langit memijat kepalanya yang pusing.lelah ditubuhnya tak sebanding dengan rasa kecewa yang iya dapatkan,dirinya pikir jika iya datang menjemput istrinya langsung''!. wanita itu akan menuruti kemauannya seperti biasa, namun lihatlah,Dara bahkan tidak mendengar apa yang iya katakan sedikitpun.jika saja Dara patuh padanya dan mau ikut pulang dengannya tadi malam. ini semua tidak akan terjadi,walaupun terjadi,mungkin saat ini pelakunya sudah tertangkap.
Namun sekarang semuanya masih abu-abu.
''Sudah sampai tuan''?.lamunan Langit buyar, saat mobil yang iya tumpangi sudah sampai ditempat yang iya sebutkan beberapa saat yang lalu.
''Kau panggilkan dia,aku malas turun''.rasa kecewa membuat laki-laki angkuh itu menunjukkan sifat aslinya.Dara sudah melukai harga dirinya sebagai laki-laki.wanita itu bahkan tega menolaknya tepat didepan Bayu jelek itu.
Mengesalkan.
🍓🍓🍓🍓🍓
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏
Tbc.
__ADS_1