
''Ayo Tuan''.panggil Hazel dari luar disertai ketukan dipintu.
Langit yang baru saja selesai berpakaian rapi seketika menoleh.
''Klek''.
Pintu terbuka memperlihatkan Hazel yang sedang berdiri disana,laki-laki itu sudah terlihat rapi dan siap dengan tas ransel dipunggungnya.
''Kau sudah siap''?.
''Sudah Tuan,ayo berangkat sekarang sebelum kemalaman''.
''Kau duluan,aku akan turun nanti''.
Hazel mengguk,detik berikutnya laki-laki itu langsung melangkah pergi menuju lantai bawah.
Sementara Langit,setelah pintu kamar kembali tertutup laki-laki itu langsung melangkah mendekati istrinya,iya tangkupkan telapak tangannya diwajah sang istri perlahan tapi pasti kini bibir laki-kaki itu mulai mengecup bibir tipis sang istri.
Dara yang terkejut melihat apa yang dilakukan Langit hanya diam terpaku, jamarinya perlahan menarik kemaja suaminya itu.
''Balas''.lirihnya tepat ditelinga sang istri,detik berikutnya laki-laki itu kembali mengecup bibir sang istri.
Dara yang awalnya tidak merespon kini langsung membelas ciuman panas suaminya.
Nafsu yang sudah mulai melonjak membuat laki-laki itu kelabakan.
"Andai kau tidak dalam masa pemulihan habis kau"?.batinya,nafas laki-laki itu terlihat memburu,niat awal hanya ingin mengecup bibir istrinya sebagai bekal perjalanan, kini langsung ambyar,karna nafsunya sulit sekali dikendalikan jika sudah berdekatan dengan istri kecilnya itu.
"Makasih sayang,Mas pergi dulu,hati-hati dirumah,jangan kemana-mana,Mas ada pekerjaan diluar".menyatukan keningnya dengan sang istri,mata laki-laki dewasa itu menatap istrinya lembut."Ingat pesan Mas jangan kemana-mana"?.
Dara mengangukkan kepalanya dengan mata berkaca-kaca,kelembutan Langit akhir-akhir ini membuat wanita itu semakin jatuh pada pesona dan cinta suaminya itu semakin dalam.
"Bagai mana aku bisa membencinya"?.menarik nafasnya panjang"Kalau dia bersikap seperti ini"?.
"Mas brangkat ya"?.
Dara menganguk dan langsung mengecup punggung tangan suaminya"Hati-hati Mas"?.
Senyuman yang Dara berikan entah kenapa malah membuat Langit enggan untuk branjak.
"Oh ayolah Lang kau sudah gila"?.membatin.detik berikutnya laki-laki itu langsung meraih tas ransel miliknya dan melenggang pergi penuruni tangga.
"Ayo"?.
Akhirnya siang itu Langit,Hazel dan dua bodyguard lainnya melaju menuju desa tempat Langit akan membangun sebuah hotel.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
"Dia sudah pergi Nyonya"?.seorang wanita yang sejak tadi duduk dibalkon kamarnya tersenyum senang,saat menerima sebuah telfon,kakinya melangkah menuju nakas dan meraih tas mahal miliknya,kemudian melangkah menuruni tangga.
"Hamid antar aku kerumah Langit"?.pintanya pada sang supir.
"Baik Nyonya"?.laki-laki yang dipangil Hamid itu dengan cepat berlari mendekati pintu mobil dan membukanya.
"Ma mau kemana"?.seorang laki-laki paruh baya dengan cepat berlari saat melihat istrinya akan pergi.
"Bukan urusan Papa"?.ketusnya dan langsung masuk kedalam mobil."Jalan Pak".titahnya dengan angkuh.
"Baik Nyonya".mobil melaju dengan kecepatan sedang menuju rumah kediaman Langit.
"Kerumah Langit sekarang".
"Baik Tante"?.jawab seseorang dari seberang sana.
"Ini akibatnya melawan Mama Langit"!.gumamnya pelan penuh penekanan,bibirnya sejak tadi tersenyum sinis,entah apa yang wanita itu rencanakan"?.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Mobil yang dikendarai Langit kini masih berada diperbatasan desa.
"Aduh".Langit memercing dan meremas dadanya yang tiba-tiba saja sakit dan sesak.
"Ada apa Tuan"?.Hazel panik dan mencoba membantu sahabat sekaligus bosnya itu.
"Minum obat Tuan"?.Hazel langsung sigap meraih satu butir obat yang biasa laki-laki itu konsumsi.
Dengan cepat Langit meraih obat yang disodorkan sahabatnya itu.
"Tidurlah,perjalanan masih lumayan jauh"?.Hazel mambantu sahabatnya itu agar lebih nyaman dalam tidurnya.
Hanya butuh waktu lima menit Langit sudah mendengkur halus,pertanda kini laki-laki itu sudah terlelap.
Lelah dan banyaknya pikirannya akhir-akhir ini mambuat seorang Langit beberapa hari ini jarang istirahat. bahkan makan pun tidak teratur,membuat tubuhnya mudah drop, ditambah lagi pengaruh obat setan yang dulu dirinya konsumsi.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"Mana wanita itu"?.
Maman terlonjak kaget saat melihat Ana tiba-tiba saja ada didalam rumah.
"Maaf Nyonya''!.perempuan mana yang Nyonya maksud"?.Maman menatap wanita gempal dan seksi didepannya dengan tatapan heran.
"Terlalu bertele-tele".ketuanya dan langsung melangkah meniki tangga diikuti Mila.
"Walah-dalah apes iki"?.Maman langsung ketar-ketir memangil para ajudan lainnya untuk segera membantu dirinya melindungi istri bosnya itu,tak bisa dibayangkan bagai mana amarah Langit jika tau istrinya dilukai atau bahkan entah lah laki-laki botak itu sungguh tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi jika Ana tau tentang Dara.
__ADS_1
"Nyonya mau kemana"?.Maman mencoba menghalangi langkah wanita subur itu.
"Berani kau sama saya"?.bentaknya menatap Maman tajam.
"Maaf Nyonya,tidak berani"?.menunduk namun tetap berdiri ditengah-tengah pintu.
"Minggir"?.bentak Ana dengan suara meninggi.
Dara yang awalnya terlelap kini mulai terusik, mata wanita itu mengerjap dan menoleh kesumber suara.
"Siapa yang ribut diluar"?.gumamnya pelan dan langsung melangkah menuruni tempat tidur.
"Aduh".memercing,saat merasakan perutnya yang masih sedikit ngilu.
"Keluar kau wanita jelang"?.
Jeritan dari luar membuat Dara memundurkan langkahnya dan kembali duduk diatas tempat tidur.jemarinya saling meremas satu sana lain,wanita itu tau siapa yang dikuar,sekejam-kejamnya Langit tapi dirinya masih bisa mengontrol ketakutannya, namun saat mendengarkan suara mertuanya yang garang,membuat wanita itu benar-benar ketakutan.bahkan sekarang istri Langit itu sudah menangis sesegukan.
''Maaf nyonya''!.jangan membuat keributan dirumah ini''!.Maman dan Kamal beserta bodyguard lainnya mencoba untuk menghadang orang tua Langit yang keras kepala itu.
''Ck''.berdecak,wajahnya bahkan sudah memerah menahan amarah.''Barani kalian sama saya''?.matanya menatap tajam semua laki-laki bertubuh tegap yang ada didepan pintu.
''Ada apa ini''?Alex yang baru saja pulang dari kantor sore itu langsung berlari menaiki tangga saat mendengarkan suara keributan.
''Ah kau''.menatap Alex sinis''Bukankah kau menyukai wanita jelang didalam''?.kakinya melangkah mendekati Elex membuat semua mata kini menatap Alex secara bersamaan.
''Apa maksud anda Nyonya''?.Alex balas menatap wanita itu tajam.
"Hufh''. wanita pemaksa ini kenapa ada disini"?.lagi pula kemana Tuan Langit"?.
"Ha..ha..ini dia Tante"?.seketika tatapan semua orang mengarah pada wanita yang diseret Mila keluar kamar.
"Nona"?.
"Dara"?.Alex melangkah menerobos kerumunan semua yang ada disana dan melepaskan cengkraman tangan Mila dipergelangan tangan Dara yang sudah bergetar takut.bahkan tangis wanita itu semakin pilu,bukan hanya hatinya sakit tapi perutnya juga rasanya ngilu dan melilit.
"Prok...prok..prok".Ana menepuk tangannya, kaki wanita itu melangkah mendekati Dara dengan tatapan tajam menusuk.jemarinya mencengkrang wajah wanita itu dengan kuat
Hingga Alex menjadi gelap mata"Anda jangan kelewatan Nyonya''!.serkasnya dengan tatapan tajam.
''Lapor polisi Man''?.
🍓🍓🍓🍓🍓🍓
Mohon like vote hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏.
__ADS_1
Tbc.