
''Mama datang''.sudah satu bulan berlalu semenjak Langit dan Dara datang kerumah Ana dan Dika waktu itu, dan sejak saat itu jugalah Ana sudah mulai mau menerima Dara menantunya.
''Pagi Nyonya''?.sapa Hazel yang baru saja turun dari lantai atas,tepatnya dari kamar dirinya.
''Dara sama Langit mana''?.
''Ada diatas Nyonya''?.
''Pangil,saya mau ngajak menantu saya periksa kandungan.sekalian mau ngajak belanja,Langit memang ngak ada peka-pekanya sama sama wanita,istri sudah hamil tujuh bulan,tapi perlengkapan lahiran belum ada satu pun dibeli''.
''Baik Nyonya,akan saya pangilkkan''.dari pada omelannya makin meluber kemana-mana, lebih Baik dirinya kabur dulu,itu pikir Hazel.
''Tuan ada nyonya Ana dibawah''.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sementar didalam.
''Mas udah ih''!.itu ada Mama lho dibawah''.kesal Dara karna dari tadi suaminya itu terus saja bergelayut manja dipundaknya, bahkan berkali-kali mengecup pundak,leher tak ketingalan bibir istrinya.
''Tapi Mas malas,kekantor sayang''?.
Jiiiaaah,kejadian langka,baru kali ini Langit mengatakan malas kekantor,biasanya laki-laki itu malas ada dirumah.
''Ngak boleh gitu Iah Mas,iiih geli tau ngak"?.omel Dara lagi karna yang diomel seolah-olah tuli.
Langit memang sudah banyak perubahan, bahkan laki-laki itu sempat meminta maaf pada Dara atas semua kesalahannya.Dara yang memang masih mencintai suaminya dengan iklas memaafkan suaminya,namun dengan satu syarat"?.jika sampai suaminya main pukul lagi,dirinya akan minggat sejauh jauhnya,bahkan dirinya akan senang hati meminta bantuan sang Kakak yaitu Bayu.
Yah,kini hubungan Bayu dan Dara sudah membaik,begitu juga dengan Tini dan Anggara.
"Tuan"?.kembali terdengar suara Hazel dari luar kamar.
"Sialan"?.umpatnya kesal."Hazel kenapa sih,iri banget kayaknya"?.omelnya lagi,detik berikutnya Langit langsung melepaskan pelukan dari sang istri dan melangkah dengan kesal menuju pintu.
"Kau ini kenapa sih"!.suka sekali menganguku"?.menatap tajam."Ngajak gelut"?.matanya melotot kesal.
"Siapa yang mau kamu ajak gelut"?.
"Mama"?.Langit hanya cengegesan saat melihat Mamanya kini melangkah menaiki tangga.
"Iya Mama,kenapa ngak suka Mama datang"?.Ana sudah berkacak pinggang ala emak-emak mau berantem.
"Bukan gitu Ma,Langit senang kok,tau nie Hazel bukannya dikasi tau dari tadi kalau ada Mama"?.
Lah,malah Hazel yang disalahkan.
"Suka hati kau lah Tuan"?.batin Hazel pasrah.detik berikutnya laki-laki itu langsung pergi dari sana.malas sekali rasanya harus berada ditengah-tengah keluarga keras kepala dan mau menang sendiri kayak gitu.
"Dara Mana"?.Ana langsung melangkah memasuki kamar putranya.
"Eh Mama,ada apa Ma"?.pangil Dara sambil cengegesan.
__ADS_1
"Ayo ikut Mama kedokter"?.
"Eh Mama mau ngapain ngajak istri Langit kedokter"?.Langit sudah ketar-ketir dengan pikiran konyolnya sendiri.
"Maksud kamu"?.tanya Ana dengan mata melotot ingin keluar.
Sementara Dara hanya menatap keduanya bingung.
"Mama mau mengugurkan Bayi yang ada diperut Dara ya"?.
Tuduhan tampa bukti yang Langit lontarkan membuat laki-laki itu mendapatkan timpukan dari Tas mahal Ana,yang selalu wanita itu bawa untuk tempat make up.
"Dasar anak kurang ajar,kamu ya"?.bantak Ana murka.
"Ha..ha..ha"?.bukannya membantu Dara malah tertawa lepas,melihat suaminya disiksa Ana.Dara pikir semua yang dialami suaminya adalah hukum karna dulu Langit selalu menyiksa dirinya.
Rasain"?.
Istri sialan"?.
"Ra,tolong Mas Ra"?.pintanya dengan nada memelas.
"He..he..maaf Mas''!.Dara ngak berani"?.jawabnya masih disertai kekehan membuat Langit kesal bukan main.
"Istri sialan,kenapa dia jahat sekali"?.batin Langit sudah ingin menangis.
"Udah Ma,Mas Langitnya jangan dipukuli lagi,ayo kita pergi sekarang"?.pinta Dara akhirnya,tak tega juga melihat suaminya hanya bisa pasrah mendapatkan pukulan bertubi-tubi dari emaknya lembut.
"Ya sudah ayo"?.pintanya.mata wanita subur itu menatap putranya kesal.
Detik berikutnya Ana dan Dara langsung melangkah pergi.
"Sialan,kenapa aku jadi anak tiri begini sih"?.gerutu Langit setelah Ana dan Dara turun kelantai bawah.
''Ayo masuk''?.pinta Ana setelah sopir pribadi miliknya membukakan pintu.
''Iya Ma,kita emangnya mau kemana ma''?.
''Mau kerumah sakit cek kandungan kamu,trus habis dari sana,kita langsung belanja''.jawab Ana sambil memasang safety belt miliknya.
''Oh,makasih ya Ma''?.Dara jelas senang,karna sudah sangat lama dirinya tidak pernah cek kandungan.terakhir saat sebelum mereka kambali kekota beberapa bulan yang lalu.itu pun Bayu yang melakukannya saat berada dirumah Nenek Sutinah.
Ngomong-ngomong masalah nenek Sutinah, gimana kabarnya wanita sepuh itu''?.Dara jadi rindu.
''Iya sama-sama sayang''?.rasanya Dara ingin terbang.ada sayap tidak''?.ya tuhan bahagianya mendapatkan mertua yang baik dan mau menerima kehadiran dirinya,entah jin apa yang merasuki tubuh Mama mertuanya''?. yang jelas setelah saat itu Ana begitu baik dan perhatian pada dirinya.
Hanya butuh waktu tiga puluh menit kini mobil yang Dara dan Ana tumpangi sudah sampai didepan rumah sakit.
''Ayo sayang''?.
''Iya Ma''?.Dara keluar dari mobil dengan sedikit kesusahan begitu juga dengan Ana, mengingat bobot tubuh Ana lebih gede dari pada bobot tubuh Dara.
__ADS_1
''Bisa ngak Ma''?.tanya Dara saat melihat mertuanya itu kesusahan keluar dari mobil.
''Bantuin Mama sayang,kaki Mama kejepit''.
Ingin rasanya Dara tertawa lepas,melihat ikan buntel dimasukin kemobil.yatuhan,entah lah,andai Mamanya itu masuk mobil sport''?. sudah bisa dipastikan Ana akan seumur hidup didalam mobil.kenapa mertuanya ngak diet aja sih''?.
Dengan susah payah Dara membantu mengeluarkan ibu mertuanya itu.''Pak tolongin Dara''?.pinta Dara dengan nafas ngos-ngosan.
''Baik Nona''?.sialan supirnya Ana,bantuin dari tadi kek,ini malah dibiarkan saja Dara sampai bengek.
''Hufh,alham dulillah''?.gumam Ana setelah berhasil keluar dari mobil.
''Biasa siapa yang bantuin Mama''?.tanya Dara penasaran.
''Biasanya ya Pak Toni ini''?.menunjuk sopir pribadinya dengan dagu.
Lah,Asem Pak Toni,kenapa dari tadi dirinya tidak dibantu''?.lagian Mama mertuanya itu tega sekali meminta bantuan dirinya yang sedang hamil besar.
Kampret''?.
''Ayo masuk sayang''.ajak Ana setelah berhasil mengontrol nafanya yang ngos-ngosan.
''Ayo Ma''.ajak Dara sambil merangkul lengan gede wanita itu.
Satu lengan Ana ukurannya sama dengan satu paha Dara.benar-benar subur.
''Ma''?.pangil wanita itu lembut.
''Iya sayang''?.Ana menoleh sekilas pada Dara.
''Kok Mama ngak mencoba diet sih Ma''?.ngak ada salahnya kan Dara nanya kayak gitu''?.penasaran aja gitu,secara sekarang Nyonya Ana,ngak mau menjaga penampilan,Ana cantik sebenarnya tapi kalau sudah obesitas kayak gini,dimana cantiknya cobak''?.
Ana terlihat seperti berpikir.''Emang Mama masih bisa kurus ya''?.tanya Ana dengan wajah sedih.
''Ya bisa dong Ma''.
''Nanti deh Mama coba''.kepalanya menganguk-angguk.
''Lagian Papa itu masih ganteng lo Ma,apa Mama ngak takut Papa diambil pelakor''?.Dara kalau jadi kompor meleduk rajanya,buktinya sekarang mendengar itu semua Ana menjadi was-was dan merasa apa yang menantunya katakan itu benar.
''Iya juga ya''?.lirihnya.
''Nah itu artinya Mama harus semangat diet sekarang''.senyum mengembang dari bibir tipisnya.''Semangat Ma''?.
🍓🍓🍓🍓
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏
Tbc.
__ADS_1