
''Jangan dipeluk''?.geram Bayu karna kini Dara melingkarkan tangannya dipingang laki-laki dewasa itu.
''Aku takut jatuh''.lirihnya yang memang benar adanya.
"Astaha wanita ini,aku juga laki-laki normal, apa yang dia lakukan membuatku semakin kacau".batin Bayu frustasi.
Ada glayar aneh yang iya rasakan saat jemari lentik wanita ini memeluk pingangnya kuat.
"Hufh,sadar Bayu, sadar. dia istri orang"?.kata itu yang selalu Bayu ucapkan jika otaknya sudah mulai sulit untuk diajak kerja sama.
Sepanjang perjalanan Bayu senantiasa menahan nafasnya karna grogi dan juge entahlah"!.sejak tadi jantungnya dak dik duk tidak karuan,membuatnya berkeringat dingin.
Entah kenapa perjalanan yang seharusnya cepat kali ini rasanya begitu lambat.
"Ya tuhan apa ini"?.menarik nafasnya panjang, saat jemari Dara hampir saja menyentuh benda pusaka miliknya.
Sengaja atau tidak yang jelas saat jemari Dara tampa sengaja menyentuh miliknya dengan spontan Bayu menjauhkan tangan wanita itu.
Jantungnya tidak sehat sekarang, jika lama dengan situasi ini dirinya bisa mati.
Kali ini bukan lagi pingang yang dipeluk wanita itu,melainkan perut. itu semua karna Bayu mendorong tangan Dara keatas.Dara berpikir Bayu memintanya memegang yang bagian perut saja.
Gadis polos itu tidak tau saja, jika sejak tadi laki-laki didepannya menahan hasratnya mati-matian.
"Sudaah sampai ayo turun"?.pinta Bayu saat motor miliknya sudah sampai didepan pasar.
"Wah''...ramai sekali disini ternyata"?.tatapan mata wanita itu berbinar,kakinya bahkan sudah melangkah duluan,meninggalkan Bayu yang kini sibuk mencari tempat memarikirkan motor.
"Waaah ada gula-gula"?.tatapan matanya berbinar,saat melihat makanan bocah jadul yang ada didepan matanya.
"Bay Dara boleh minta itu"?.tunjuknya antusisi,jemari tangannya menyembar lengan seseorang tampa menoleh terlebih dahulu.
"Boleh,ayo kita beli"?.
Dara seketika menoleh saat mendengar suara seseorang yang asing baginya."Eh Bayu dimana"?.matanya celingak celinguk mencari Bayu"Kamu siapa"?.wajahnya terlihat kesal.padahal dirinya sendiri yang salah.
"Bayu''?.aku tidak melihatnya,lagi pula kau yang menarik lenganku tadi"?.jawab laki-laki bertubuh tinggi tegap itu dengan wajah kesal.
"Maaf''!. tadiku kira Bayu".tatapan matanya sendu.
Melihat Bayu tidak ada disana membuat pukirannya melayang entah kemana"?.
"Apa Bayu membuangku disini"?.sama seperti Mas Langit"?.batinya dengan mata berkaca-kaca.
"Eh maaf''!.aku tidak mengangumu"?.laki-laki yang bekerja sebagai penggangkut sayuran itu terlihat panik,saat air mata Dara sudah menetes deras.
__ADS_1
Wanita itu tidak bergeming, kakinya sudah melangkah gontai menuju kursi yang ada disamping pasar. detik berikutnya Dara sudah menangis sesegukan,kedua tangannya memeluk lututnya yang ditekuk.wajahnya yang kuyu iya benamkan disana.
"Kenapa tidak ada yang menginginkanku"?.lirihnya disela tangisnya yang semakin pilu.
Bayu yang baru saja selesia memarikirkan motor menoleh kekiri dan kekanan mencari keberadaan Dara"Kemana Dia"?.kakinya dengan cepat melangkah memasuki pasar.
Langkah kakinya terhenti saat mendengar suara tangis yang sangat iya kenal.
"Apa yang kau lakukan"?.tangannya yang kekar dengan cepat mencengkram leher kaos laki-laki yang sejak tadi menatap Dara heran.
"Aku tidak melakukan apa-apa"!.jawabnya sambil menoleh,jemari tangannya dengan cepat melepaskan cengkraman Bayu dileher bajunya, karna itu membuatnya tercekik.
"Lalu kenapa dia"?.tanya Bayu menatap laki-laki yang biasa iya pangil Toni itu tajam.
"Mana kutahu,dia tiba-tiba menangis saat melihatku"?.jawabnya santai"Apa kau mengenalnya"?.tunjuknya pada Dara yang masih sibuk dengan kesedihannya sendiri.
"Iya,dia istriku"?.jawab Bayu asal.
"Oh".pantasaan. dia tadi minta belikan denganmu gula-gula itu".Menunjuk gula-gula."Tapi dia malah menarik Lenganku"?.jawabnya santai"Ya sudah aku pergi dulu".
"Maaf atas yang tadi".ucap bayu sungkan.
"Tidak masalah"?.
"Besok tolong ambilkan sayur dan struwberry dirumah nenek"?.kaki Toni yang sudah ingin beranjak kembali terhenti"Ok"?.jawabnya kemudian berlalu pergi.
"Bayu"?.pekiknya dan menghambur memeluk Bayu.
Bayu yang terkejut hanya diam saja terpaku tampa membalas pelukan dari wanita itu.
"Hufh,mati aku"?.batinya yang was-was."Jika begini terus pertahananku bisa jebol"?.batinya lagi.
"Apa kau tadi mengiginkan gula-gula"?.perlahan Bayu melepaskan pelukan Dara.laki-laki itu sudah tidak mampu lagi menahan gejolak didadanya jika Dara terus menempel pada dirinya begini.
Dara mendongak, tatapan matanya sayu,kepalanya mengeleng.
"Kau sudah tidak mengiginkannya"?.tanya Bayu memastikan.
"Ya tuhan, bulu matanya yang lentik,bibirnya yang tipis,pipinya yang mulus dan lugu. membuat otakku teravelling kemana-mana"?.
Bayu mengusap wajahnya kasar, untuk mengontrol gejolak didadanya"Apa kau mau gula-gula tadi".tampa menunggu jawaban Dari Dara, laki-laki kaku itu langsung menarik pergelamgan tangan wanita itu memasuki pasar.dan melangkah menuju penjual gula-gula.
''Kang gula-gulanya satu''?.pintanya dengan nada datar seperti biasa,sepertinya laki-laki ini sudah bisa mengontrol diri.
''Siap Kang''?.balas penjual gula-gula dengan nada semangat.
__ADS_1
''Ini''?.Bayu meraih gula-gula yang disodorkan penjual dan diserahkan pada Dara.
''Makasih''?.ucapnya penuh semangat.jemari tangannya membuka jajanan jadul itu dengan penuh semangat.
"Katanya tidak mau,Dasar".batin Bayu,sudut bibirnya tertarik membentuk senyuman saat melihat Dara memakannya dengan lahap.
''Berapa Kang''?.tanya Bayu sambil mengeluarkan dompet disaku jaket kulit yang iya pakai.
''Sepuluh ribu Kang''.balas penjual dengan senyum ramah''Adiknya Kang''?.
''Hem''?.Bayu hanya menjawab dengan gumaman,kemudian menyerahkan uang pecahan sepuluh ribu pada pedagang.detik berikutnya laki-laki jutek itu langsung menarik pergelangan tangan Dara dan membawa wanita itu kembali duduk dikursi yang ada dipasar.
''Apa kau mau''?.menyodorkan gula-gula tepat didepan Bayu.
''Tidak,aku sudah dewasa, bukan anak kecil lagi yang makan gula-gula''?.
Dara menghentikan kegiatannya,gula-gula yang awalnya iya sodorkan pada Bayu kembali iya tarik.
''Maafkan aku sudah merepotkanmu''?.lirihnya dengan wajah muram.''Nanti jika aku punya uang,aku janji akan menganti uangmu''?.tersenyum masam.
"Apa-apa-an wanita ini "?.kenapa jadinya membahas masalah uang"?.batin Bayu masih terlihat datar dan cuek.
"Kenapa kau diam"?.aku berbicara denganmu"?.sudah mulai berkaca-kaca."Aku tau,aku menyusahkan".Sudah mulai tersedu-sedu."Aku juga tau semua orang tidak ada yang menginginkanku"?.Huuuwaaa"?.sudah meraung.membuat Bayu yang tadinya diam dengan wajah datar,menjadi kelimpungan.
"Oh,astaga berhentilah,bukan itu maksudku"?.berdiri tepat didepan Dara, beharap wanita itu segera berhenti menangis. karna orang-orang yang ada dipasar kini menatap kearah mereka.
"Huuuwwwaaa".bukannya berhenti tangisannya malah semakin pecah.membuat Bayu semakin ketar ketik.
"Aaarrrgg".mengusap rambutnya kasar"Aku bisa gila kalau berurusan dengan bocah labil seperti ini"?.gumamnya frustasi.Bayu bahkan sudah mencak-mencak karna Dara tidak juga mau berhenti.
"Ah bodohlah".gumamnya detik berikutnya laki-laki itu membawa Dara berdiri dan menarik wanita cengeng itu kedalan dekapan.
Mengusap punggung wanita itu lembut.
Dara yang tadinya menangis akhirnya diam,dengan tubuh kaku karna terkejut.dirinya tidak menyangka Bayu bisa melakukan ini semua"?.
"Berhentilah menangis, aku bisa digebukin jika kau tidak mau berhenti"?.lirihnya.detik berikutnya Bayu langsung melepaskan pelukan dari tubuh Dara,menatap wanita itu lekat dengan perasaan campur aduk.
Dara yang ditatap hanya diam saja,wajahnya masih terlihat shock.bulu mata lentiknya yang berkedip-kedip memporak porandakan keimanan seorang Bayu.
"Kau jangan menatapku begitu"?.keluh Bayu sambil berbalik.
🍓🍓🍓🍓🍓
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
__ADS_1
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏
Tbc.