Dibarter Ayah Tiriku

Dibarter Ayah Tiriku
Par 99


__ADS_3

Langit duduk dikursi tunggu dengan perasaan cemas.kedua tangannya saling meremes.''Ya tuhan selamatkan istri dan anakku?.gumamnya pelan,membuat Ana seketika menoleh dengan tatapan tajam.


''Sudah''.Dika mengusap pungung istrinya agar wanita itu bisa sedikit lebih tenang.


Sementara Ziya,wanita itu sudah pulang duluan.karna hampir saja Ana menghajar wanita tak tau malu itu,pada saat Ziya akan melangkah mengikuti Langit memasuki ruangan bersalin.


''Nyonya semuanya sudah selesai''?.Alex yang baru saja diminta Ana untuk mengurus Administrasi kini ikut begabung disana.


''Hem,terimakasih''?.kata langka yang keluar dari bibir Ana membuat Alex mengaga tak percaya.detik berikutnya sudut bibirnya tertarik membentuk senyuman,termyata kehadiran Dara begitu banyak membawa pengaruh baik.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sementara didalam.


"Aaaarrrrgggg...sakit"?.


"Aaaadduduuhhh sakit Ra"?.


Jeritan Dara dan Hazel bersahut-sahutan diruangan besalin,bagai mana Hazel tidak menjerit saat rambutnya ditarik istri Bosnya itu begitu kuat,hingga banyak rambutnya yang rontok.


Sementara Mega yang ada disana,menatap penderitaan Hazel sedari tadi terkikik tampa henti.


''Diam lah''?.Hazel menatap calon istrinya tajam.


''Aaahhh...Bang Hazel sakit''.


''Aaaarrrggg''.kembali Hazel memekik kesakitan.dan kembali tawa Mega pecah,suasana yang tadinya tegang kini menjadi cair karna kelakuan Hazel dan Mega.


''Masih lama dok''?.tanya Hazel pada dokter yang ada didepannya,bukan Dokter sebenarnya tapi lebih tepatnya bidan desa.


Jika lama maka kepalanya akan botak dan tubuhnya akan babak belur itu pikir Hazel.


''Maaf Pak''?.lirih wanita itu berbicara.''Saya sarankan istri Anda dibawa kerumah sakit yang ada dikota saja,karna sudah hampir menunggu satu jam,namun pembukaan masih tetap sama''.

__ADS_1


''Kenapa tidak bilang dari tadi''?.sungguh kini laki-laki itu benar-benar diliputi emosi,bisa-bisanya wanita yang ada didepannya ini mempermainkan nyawa seseorang.


''Maafkan saya Pak''?.lirihnya menunduk.


Hazel meraup wajahnya kasar,laki-laki itu terlihat gusar.''Jangan salahkan saya jika nanti rumah sakit ini akan rata dengan tanah dan jangan salahkan saya juga jika nanti kau tidak akan bisa bekerja dirumah sakit mana pun''!.


''Maafkan saya Pak''?.mohon wanita itu diiringi isak lirih.


Hazel bergeming.''Mega temani Nona sebentar''.


''Iya''?.jawab wanita itu malas,detik berikutnya Mega melangkah mendekati Dara,sementara Hazel.melangkah keluar dari ruangan.


Dengan cepat laki-laki itu mengatakan apa yang bidan tadi katakan.


kalian semua pasti sudah tau-kan apa yang dilakukan Langit''!.laki-laki itu langsung mengamuk,hingga menghancurkan pasilitas yang ada disana.hingga dengan terpaksa Ana meminta Alex dan Dika memegangi kedua tangan laki-laki itu agar tidak lagi membuat kekacauan.


''Mbak tolong pinjam hendphonenya bentar''.pinta Dara dengan nada lemah.


''Ok''.jawab Mega cepat,jemari tangannya dengan cekatan mengeluarkan smartphone miliknya dari dalam kantung kemeja yang dirinya pakai.


Dara


''Hallo Kak,tolong jemput Dara didesa''.Dara menoleh pada perawat didepannya.''Desa apa namanya Dok''?.tanya wanita itu lemah.


''Desa Pasuruan,jalan cempaka Mbak''.jawab wanita itu dengan nada terisak,karna sejak tadi dirinya masih saja menangis mengingat ancaman Hazel tadi tak main-main.


Bayu


''Desa apa Ra''?.tanya laki-laki itu dengan nada tak sabaran.


Dara


''Pasuruan,jalan cempaka Kak,Dara ada dipukesmas yang ada didesa itu.capat Kak''?.diiringi jeritan pilu membuat Bayu yang ada diseberang sana semakin kelimpungan

__ADS_1


Bayu


''Iya Kakak akan segera kesana,tunggu Kakak''.


Setelah mengatakan itu semua sambungan terlfon langsung diputuskan Bayu secara sepihak.


''Makasih''.ucap Dara pada Meg dengan mata sayu.


''Sama-sama Kak''.jawab Mega singkat.


Diluar.


''Aaahhh...kenapa bisa jadi begini''?.Ana meraup wajahnya frustasi.


''Sabar Ma,nanti Darah tingginya kumat,bagai mana''?.Dika mencoba membawa istrinya itu duduk kembali.


''Hubungi Bayu jelek itu Zel''?.pinta Langit.


''Ck''.Hazel berdecak,disaat terdesak seperti ini Bosnya itu masih bisa menghina orang,dasar.


''Cepat Hazel''.bentaknya membuat Hazel dengan cepat menghubungi Bayu.


''Maaf tuan tidak diangkat''.


''Aaarrrgggg''.sial''?.umpatnya penuh emosi,bahkan berkali-kali laki-laki itu meninju tembok,bahkan menendang tong sampah yang ada didepannya,sebagai luapan emosi atau entahlah.


Yang jelas saat ini laki-laki itu begitu Frustasi dan bingung harus melakukan apa''?.


🍓🍓🍓🍓


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo,nanti akan outhor perbaiki lagi ada tamu soalnya dirumah.Ok🙏🙏🙏

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2