
Sudah satu bulan wanita itu hanya berkeliaran dirumah tampa bisa kemana pun,terakhir saat dirinya pergi menemui Ibunya dirumah. sejak saat itu tak pernah sekali pun Dara melihat pemandangan kota yang indah dan juga hijaunya rerumputan didesa.
Langit benar-benar mengekang hidupnya, bahkan untuk bertemu ibunya pun laki-laki itu sama sekali tidak memberinya ijin.
''Hey''?.sapaan dari seseorang membuat wanita yang sejak tadi menyendiri ditaman itu seketika menoleh.
''Kau siapa''?.bertanya dengan kening berkerut.pasalnya sudah hampir lima bulan dirinya dirumah ini,ini kali pertama dirinya melihat wanita muda itu.
''Aku Rianti''.mengulurkan tangannya''Kau siapa''?.apa kau adiknya tuan Langit''?.pertanyaan yang sudah sangat lama dipendam wanita itu kini akhirnya bisa iya tanyakan.
Dara tersenyum getir, kakinya melangkah mendekati hamparan bungga mawar yang mampu menenangkan sedikit hatinya.''Nanaku Dara''.jawabnya tampa menoleh.bahkan uluran tangan Rianti sama sekali tidak iya sambut.
''Nama yang bagus''?.Rianti melangkah mendekati wanita yang sejak tadi begitu cuek dan dingin pada dirinya''Kenapa kau tidak pernah keluar rumah,aku bahkan jarang melihatmu keluar kamar,kamarmu diatas kan''?.pertanyaan bertubi-tubi yang keluar dari bibir Rianti membuat Dara enggan menjawab.
Wanita itu berpikir jika wanita disampingnya jelmaan dari ibu Andin tetangganya dulu.
''Nona,Tuan sudah pulang''.Dara menoleh kebelakang saat mendengar suara seorang Bodyguard.
''Hem''.hanya bergumam,detik berikutnya wanita itu langsung berbalik dan menatap Rianti sekilas''Kau bekerja dibagian apa''?.lirihnya dengan wajah datar.
''Bagian nyetrika Nona''.jawab wanita itu sungkan.
''Rianti sana kebelakang, tuan tidak akan suka jika kau terlalu mendekati istrinya''.
Apa yang dikatakan Bodyguard didepannya membuat mata wanita itu melotot''Istri''?.pekiknya tampa sadar.
''Tutup mulutmu jika tidak mau kemasukan lalat''.setelah mengatakan itu semua Ali langsung melangkah mengikuti majikan wanitanya dengan wajah menunduk.
Peraturan aneh yang Langit buat sebulan belakangan,bagai mana tidak aneh"!. para pekerja laki-laki dirumah ini dilarang menatap wajah istrinya jika bertemu istrinya harus segera menundukkan pandangan.
Meskipun binggung dengan peraturan yang bosnya buat,namun mereka sama sekali tidak bisa protes apa lagi membantah.
''Mas''?.pangil Dara saat melihat suaminya sedang berbincang dengan Hazel diruang tamu.
''Sini sayang''.melambaikan tangan.
Dara langsung melangkah mendekat.
''Duduk sini''?.menepuk-nepuk pahanya.
''Oh tuhan aku juga mau''.Rianti yang kini sedang mengintip memegangi pipinya yang bersemu merah.saat melihat Langit menarik istrinya dan mendudukkan wanita itu diatas pahanya.
''Kau sedang apa Rianti''?.Mbok Jum yang ingin mengantarkan minuman pada majikannya langsung bersuara saat melihat kelakukan aneh Rianti.
Bagai mana tidak"!.wanita itu selalu saja curi-curi pandang pada Langit saat laki-laki itu berada dibawah.
Sudah berkali-kali diingatkan namun wanita itu tetap ngeyel.
''Eh maaf Mbok''.dengan cepat wanita itu berlari menuju belakang.
''Ck''.kau kenapa bermesraan didepanku''?.kesal Hazel kerna sejak tadi bosnya itu mengecup bibir istrinya tepat didepan dirinya.
''Apa kau iri''?.santai laki-laki itu bertanya, bahkan bibirnya kembali menyesap bibir istrinya.
''Aku bukannya iri,tapi apa kau tak malu jika dilihat banyak orang disini''?.aku yakin istrimu sangat malu sekarang''.Hazel melirik Dara sekilas.
__ADS_1
Benar apa yang Hazel katakan, sungguh perlakukan Langit yang seperti ini membuat wanita itu benar-benar malu,namun untuk menolak tentu saja tidak bisa,karna dirinya tau seorang Langit tidak suka penolakan.
''Apa kau malu sayang''?.pertanyaan Langit membuat Dara seketika menunduk.
''Jawab aku''.mengangkat dagu istrinya dengan telunjuk.
"Ya aku malu,aku merasa seperti ditelanjangi didepan umum''.hanya berani membatin.
''Tidak''.jawaban yang berbeda dengan yang ada dihatinya.
''Kau dengar Hazel''?.
''Cih''?.terserah kau saja''.setelah mengatakan itu semua Hazel dengan cepat melangkah keluar rumah.karna memang sekarang belum waktunya pulang kantor.
''Aku dipaksa mengantarkan dirinya pulang hanya untuk menonton adegan 21+''.sepanjang perjalanan menuju kantor Hazel terus saja mengomel mengingat kelakuan bosnya itu.
''Sayang,sana siap-siap Mas akan membawamu keluar hari ini''.
''Benarkah''?.berbinar,bahkan dengan cepat turun dari pangkuan suaminya.
''Hem''.berdehem dan membopong tubuh istrinya menuju lantai atas''Layani Mas dulu,Mas lagi kepengen''.bisiknya tepat ditelinga istri kecilnya itu.
''Mas''.lirih Dara merasakan bulu kuduknya meremang.
''Hem''?.hanya membalas dengan gumaman bahkan bibirnya langsung menyesap bibir tipis istrinya yang benar-benar membuatnya candu.
Hampri dua jam Dara melayani suaminya hingga laki-laki itu benar-benar puas.
Pukul tiga sore.
"Kamu senang sayang"?.kepalanya menoleh sekilas .sudut bibirnya tertarik saat melihat senyum yang mengembang sejak tadi dari bibir istri kecilnya itu.
"Suka Mas"?.menjawab dengan nada semangat"Kalau ada Ibu pasti Ibu suka"?.gumam wanita itu pelan.
"Lain kali ya"?.mengusap kepala istrinya lembut"Hari ini Mas hanya ingin berdua denganmu,apa kau keberatan sayang"?.
"Tidak"?.menjawab singkat.
"Meskipun aku bilang keberatan apa itu ada artinya untuk Mas"?.batinnya"Ibu aku rindu".jemarinya meremas dadanya yang sesak.rindu pada sang ibu membuat matanya berkaca-kaca.
"Sudah sampai ayo turun"?.tangannya dengan cekatan membuka pintu mobil untuk sang istri.
"Langit"?.sapaan dari seseorang membuat laki-laki itu seketika menoleh.
"Ayo sayang".menarik lengan istrinya agar cepat berlalu dari hadapan wanita yang benar-benar membuat situasi hatinya memburuk.
"Dia siapa Mas"?.Dara menoleh sekilas pada wanita yang terus saja mengikuti langkah mereka.
"Jangan menoleh atau kucolok matamu"?.ketusnya membuat Dara seketika mengalihkan pandangan.
"Siapa wanita itu"!.kenapa Mas Langit menghindar"?.batinya.
"Kau belanja-lah cepat aku sangat malas berada disini"?.berdiri tegap kedua tangannya iya silangkan didada.
Dara yang melihat wajah suaminya berubah muram menjadi was-was"Kita pulang saja Mas"?.
__ADS_1
"Belanja sekarang"?.bentaknya dengan suara meninggi.
Dara tersentak.
Bahkan pengunjung Mall yang ada disana ikut menoleh kearah mereka.
"Ada apa ini"?.batinya merasakan wajahnya yang memanas karna malu.apa lagi kini semua mata menoleh pada mereka.
Kaki wanita itu mulai melangkah dan meraih apa saja yang bisa iya raih
"Air mata sialan kenapa kau harus menetes"?.gerutunya pelan.
Semua mata yang kini masih menatap dirinya membuat wanita itu semakin terisak.
"Adiknya kali"?.
"Simpanannya kali"?.
Banyak kasak kusuk yang bisa Dara dengar membuat dada wanita itu semakin sesak.
"Dara sudah selesai Mas"?.lirihnya menunduk. kedua tangannya hanya membawa satu buah kaos oblong dan satu buah trening.karna hanya itu yang iya temui, wanita itu benar-benar tidak mengerti bagai mana cara belanja disebuah Mall,karna seumur hidupnya ini kali pertama dirinya memasuki pusat perbelanjaan sebesar itu.
"Kau mau membuatku malu"?.
Kembali bentakan itu membuat Dara tersentak.
"Maaf Mas"?.lirihnya diiringi tangisannya yang sudah pecah.
"Ck menangis,dasar wanita tidak ada gunanya selain menangis"?.menarik lengan istrinya dengan kasar.
Kakinya membawa wanita itu menuju sebuah toko Mas.
"Pilihkan untuknya"?.
"Baik tuan"?.dengan cekatan penjaga toko itu memilih satu pasang cincin emas dengan mata kecil diatasnya.
"Ini Tuan"?.ini keluaran terbaru ditoko kami, terbuat dari Mas murni dan berlian terbaik"?.
"Sini"?.menarik jemari istrinya dan mengenakan cincin itu disana.
Setelahnya Langit langsung menyodorkan kartu miliknya."Ayo"?.kembali menarik lengan istrinya kasar,hinga penjaga toko menatap keduanya heran.
''Au sakit Mas''.Dara mengusap kepalanya yang sakit akibat benturan dari pintu mobil. saat Langit mendorongnya dengan kasar.
Laki-laki itu bergeming.
"Lang sebentar"?.
🍓🍓🍓🍓🍓🍓
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏
Tbc.
__ADS_1