
Seperti janjinya tadi malam,pukul delapan pagi Hazel sudah berdiri didepan pintu kamar Dara.
''Tok..tok..tok''.
''Nona''?.pangilnya.
''Klek''.
Pintu kamar terbuka,memperlihatkan Dara yang sedang tersenyum manis padanya''Ayo''?.ajak remaja itu kakinya sudah melangkah duluan.
''Tolong jaga kamar tuan, pastikan dia sarapan dengan baik,nanti siang aku ada janji dengan dokter pesikiater''.pinta Hazel saat melihat Ali berdiri didepan pintu.
''Baik''.jawab Ali,kakinya dengan cepat melangkah menuju kamar sang bos.
''Kalau ada apa-apa segera telfon aku''?.
Ali menoleh kebelakang. terlihat Hazel kini berdiri diambang pintu''Baik Pak"?.
''Ya sudah sana''?.laki-laki yang mengenakan kemeja hitam dengan jens senada itu kembali melangkah keluar rumah.
''Kita berangkat sekarang''?.melirik wanita disampingnya dengan senyum mengoda.
''Tancap Abang''.Hazel menarik sudut bibirnya membentuk senyuman,senyuman ini yang iya rindukan dari remaja yang sudah iya anggap seperti adiknya itu.
Sepanjang perjalanan Hazel tak henti-hentinya tertawa melihat kekonyolan Dara,wanita itu tampa hentinya mengoceh bahkan terkadang berteriak membuat kupingnya berdenging.namun tak hayal iya tetap membiarkan Dara melepaskan beban yang menghimpit dadanya selama ini.
''Apa kau senang''?.melirik wanita disampingnya sekilas,kemudian kembali pokus kenatap jalanan yang sangat padat. mengingat sekarang hari libur jadi banyak sebagian keluarga yang menghabiskan waktunya diluar rumah,membawa keluarga mereka jalan-jalan.
''Iya senang Bang''?.jawabnya dengan nada semangat.
''Abang suka Dara yang seperti ini,tidak cengeng''.mengusap kepala remaja itu dengan sayang,hanya sayang sebagai Adik tidak lebih.
''Wah kita kepantai''?.tempat yang sama sekali tidak pernah iya kunjungi,tentu membuat wanita itu berbinar senang.
''Iya apa kau suka''?.tanya Hazel sambil melangkah keluar dari mobil diikuti Dara dari belakang.
''Iya Dara suka''.menjawab.kakinya bahkan sudah melangkah menuju pinggiran pantai yang airnya sedikit bergelombang.
''Ra jangan jauh-jauh, kau bisa kecebur nanti''.pintanya yang sama sekali tidak diindahkan wanita itu.
Dara hanya sibuk dengan apa yang membuatnya begitu senang hari ini,berlari kesana kemari,meloncat seperti anak kecil,bahkan sesekali wanita itu juga menjerit.
Hazel hanya memantau istri bosnya itu dari dekat,iya tak melarang Dara selagi itu tidak membahayakan dirinya sendiri.
''Bruk''.asiknya berutar-putar hingga tampa sengaja istri Langit itu menabrak seseorang.
''Ah maaf''!.aku ngak sengaja''?.lirihnya menatap laki-laki didepannya dengan menunduk takut.
Hazel yang melihat itu semua akhirnya melangkah mendekat.
__ADS_1
''Maaf Bro adik sayang ngak sengaja''?.ucapan laki-laki itu membuat laki-laki didepannya menoleh.
''Wah Hazel''?.bertos ria, ala laki-laki dewasa''Bagai mana kabarmu''?.
''Seperti yang kau lihat''?.jawabnya sambil merentangkan tangan.
''Wah kau semakin keren sekarang''?.apa kau sudah menikah''?.tatapan matanya melirik wanita yang sejak tadi hanya diam saja,menatap keduanya dengan tatapan binggung.
''Jangam bertanya tentangku''!.mendelik''Kau sendiri bagai mana''?.
Laki-laki itu tertawa lepas''Aku belum menemukan yang pas''.melirik Dara kembali''Btw dia siapa''?.menunjuk Dara dan menatap wanita itu dari atas hingga kebawah.
''Oh dia adikku''?.
''Boleh kenalan''?.laki-laki berwajah manis itu mengulurkan tangannya.
Dara yang binggung hanya melirik tangan laki-laki itu kemudian melirik Hazel.
''Dia sahabat Abang''.
''Jangan takut,Abang ngak makan orang kok''!.ucap laki-laki itu disertai kekehan.
''Kenalkan''.mengukurkan tangan.
Dara menatap Hazel kembali.
''Dia pemalu,namanya Dara''.Hazel menyebutkan nama istri bosnya itu,karna dirinya tau Dara tak nyaman disentuh orang asing.
Pertanyaan dari laki-laki yang entah siapa namanya itu membuat hati Dara tertohok,sakit sekali''Dara ngak kuliah''?.jawabnya diiringi senyum getir.matanya mulai memanas''Bang Dara kesana ya''?.tampa menunggu jawaban dari Hazel wanita itu dengan cepat berlari menjauh dari kedua laki-laki dewasa itu.
Hazel yang melihatnya hanya menatap wanita itu iba.
''Dia kenapa''?.menunjuk Dara dengan dagunya.
''Dia sebenarnya sudah menikah''.
Laki-laki yang biasa dipanggil Abi itu membelalakkan matanya menatap Hazel dan Dara bergantian''Apa kau serius''?.terkejut.
Hazel menganguk
''What bocah sekecil itu''?.kau gila''!.terkekeh tak percaya.''Aku tak menyangka kau tega menikahkan adikmu diumurnya yang masih remaja''.ketusnya menatap Hazel heran.
''Sudahlah jangan dibahas ayo kesana''.Hazel dengan cepat berlari mendekati Dara yang kini sedang berdiri dipingir pantai.tatapan matanya lurus menatap lautan yang luas.
''Dert..dret..dret''.
''Sebentar aku angkat telfon dulu''.Hazel berlalu dari sana setelah melihat siapa yang menghubungi dirinya.
Hazel
__ADS_1
📲''Ada apa Li''?.bertanya dengan hati yang mulai resah, laki-laki itu tau pasti dirumah sedang terjadi sesuatu.
Ali
📱''Maaf Pak''!. Tuan mengamuk mencari istrinya''.terdengar nada kawatir disana.
Hazel mengusap wajahnya kasar,sepertinya Langit mulai sadar sekarang.
Hazel
📲''Aku pulang sekarang''.mematikan sambungan telfon kemudian menoleh kebelakang.
''Lho Dara''?.Hazel berlari mendekati tempat dimana tadi istri bosnya itu berdiri.
''Dara kamu dimana''?.jeritnya,kakinya melangkah mengintari pantai,kepalanya menoleh kekiri dan kekanan mencari keberadaan Dara ,namun sudah hampir sampai dipantai yang paling ujung,laki-laki itu belum juga menemukan istri bosnya itu.''Mati aku, kemana dia pergi''?.Hazel mengusap wajahnya frustasi,penyesalan memenuhi rongga hatinya sekarang,coba dirinya tidak nekat membawa Dara keluar pasti semua ini tidak akan terjadi''?.
''Zel''?.tepukan dipundak membuat laki-laki yang kebingungan itu menolah.
''Oh Abi,ya tuhan,aku menemukanmu juga''.menarik nafasnya lega.
''Kenapa''?.kau terlihat tidak baik-baik saja''?.menatap Hazel heran''Mana Adikmu''?.menoleh kekiri dan kekanan.
Mendengat pertanyaan Abi membuat pikiran laki-laki itu kembali kalut''Bukankah tadi dia berdiri disana bersamamu''?.menunjuk tempat terakhir mereka berdiri tadi.
''Iya Memang,tapi tadi aku pamit sebentar untuk membelikan dia minuman,ini''.mengangkat minuman yang iya bawa didepan Hazel.
''Mati aku''.mengusap wajahnya frustasi.
''Kau kenapa''?.menatap Hazel heran.
''Dara hilang,aku bisa mati dibunuh Langit jika dia tau istrinya hilang karna ulahku''.Hazel berbicara dengan nada putus asa.
''Apa kau bilang''?. dia istrinya Langit''?.terkejut''Dari dulu laki-laki itu selalu dapat yang bening''.gumamnya.
Membuat Hazel menatap sahabatnya itu kesal.''Dari pada kau ngelantur,lebih baik kau bantu aku mencarinya''.ketusnya mendelik. menatap sahabatnya kesal.
''Oh,aku merasa ngeri membayangkan jika Langit tahu, kau membuat istrinya hilang''.bergidik ngeri.membuat Hazel semakin kesal.
Abi adalah teman satu kampus dirinya dan Langit dulu,hanya saja semenjak lulus kuliah mereka sudah jarang berkumpul.sebenarnya mereka bersahabat ada lima orang, tapi Langit hanya dekat dengan Hazel.karna kebetulan Hazel juga bekerja ditempatnya sejak laki-laki itu masih kuliah.
Mengingat Hazel berasal dari keluarga yang tidak mampu hingga akhirnya laki-laki itu memilih bekerja sambil kuliah.
Budi Langit yang begitu banyak pada keluarga dan dirinya hingga Hazel mengabdikan hidupnya pada sang Bos dan juga sahabat baiknya itu.
''Matilah aku''???..
🍓🍓🍓🍓🍓
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
__ADS_1
Maaf masih banyak typo🙏🙏🙏
Tbc.