
''Nona,sejak kapan anda disini''?.
Dara menatap Hazel dengan linangan air mata.
''Ayo Nona,kita menjauh dari sini, saya takut nanti Nyonya Ana dengar''.Hazel dengan cepat menarik lengan istri bosnya itu.
''Ada apa ini Bang''?.tanya Alex yang baru saja sampai disana setelah mengurus Maman yang banyak tingkah.
''Tidak ada,kau kesana Lah, jaga ruangan Tuan,Abang akan berbicara sebentar dengan Nona''.
Alex menganguk''Ya sudah,aku pamit''.
Hazel hanya menjawab dengan anggkukan.
''Kenap kalian tega sekali sama Dara''?.lirihnya terisak.
''Maaf Nona,tapi Tuan sendiri yang meminta saya untuk merahasikan ini semua''.
Ucapan Hazel membuat Dara seketika menoleh''Tapi Dara yang tersakiti disini''.kesalnya dengan tatapan tajam.
''Jangan kuat-kuat Nona,ada nyonya Ana didalam''.bisik Hazel mencoba menenangkan istri bosnya itu.
''Dara ngak habis pikir,kenapa ada manusia setega kalian''?.kelian pikir Dara ngak punya hati"!. hingga kalian bisa mempermainkan Dara sesuka hati kalian''?.Dara mengelengkan kepalanya''Orang kaya yang egois''.setelah mengatkan itu semua Dara dengan cepat berlari keluar dari rumah sakit.
''Ya tuhan,mati aku''.gumam Hazel mengusap kepalanya kasar. kemudian berlari menyusuri kolidor rumah sakit mengikuti Dara.
''Nona berhenti Nona,jangan seperti ini kita bisa bicara dulu, saya akan jelaskan semuanya Nona''.pinta laki-laki itu yang sama sekali tidak didengar oleh Dara.
''Kamal tangkap Nona''.
Kamal yang mendengar perintah dari Asisten bosnya itu dengan cepat melakukan apa yang Hazel minta.
''Lepas Om,Dara mau pergi''?.lirihnya menatap sendu Kamal dan juga Hazel.
''Maaf Nona,tapi Anda tidak boleh kemana-mana''.pinta Hazel yang kini sudah mulai melangkah mendekati istri bosnya itu dengan nafas ngos-ngosan.
Dara menatap ketiga laki-laki itu satu persatu''Om,tolong antarkan Dara kerumah Ibu''?.mohonya menatap wajah Hazel penuh harap.
''Tapi Nona''?.
"Oh tuhan tolong aku, Tuan kenapa kau belum siuman juga Sih"?.tolong aku,situasi ini begitu sulit,ini pilihan sulit bagiku".Hazel menatap Dara lekat,dengan pikiran melayang entah kemana."?.
"Bang"?.kembali Dara menatap Hazel dengan linangan air mata"Dara butuh ibu sekarang".mohonnya lagi berharap laki-laki didepannya mau mengerti.
"Ok".menarik nafasnya panjang.berharap keputusannya kali ini adalah keputusan yang tepat."Tapi harus dijaga Kamal dan Maman"?.pinta laki-laki itu yang dianguki oleh Dara.
"Pak boleh minta ganti rekan saja tidak"?.Kamal menatap Hazel dengan wajah masam.
"Kenapa"?.tanya Hazel menatap laki-laki itu heran.
__ADS_1
"Maman susah diajak kerja sama Pak,dia geraknya lama".
"Wo sampean iki,meremehkan aku".kesalnya menatap Kamal tajam.
"Ora, tapi ini tu kenyataan to".
"Ya sudah Ok, biar aku kedalam dulu,biar Alex yang pergi sama kalian. aku tidak bisa pergi dan meningalkan Tuan disini".
Kamal menganguk,setelahnya Hazel melangkah memasuki rumah sakit kembali.
''Lex''?.pangil laki-laki itu setelah melihat sang adik berdiri didepan ruangan sang Bos.
''Hem''?.Alex bergumam.kemudian melangkah menjauh dari pintu saat melihat Hazel melambaikan tangan''Ada apa Bang''?
''Antarkan Nona kerumah kedua orang tuanya, ingat jangan berbuat yang macam-macam''.ancamnya menatap sang adik tajam.
''Lho bukannya''?.
''Sudah antarkan saja,tolong beri pengertian dengan Nona, dia sedang terluka sekarang''.
''Maksudnya''?.bagai mana dirinya mau memberikan pengertian sementara dirinya tidak tau apa masalah yang sedang dihadapi wanita itu.
''Sudah kau kesana saja,ingat jangan macam-macam''.
''Iya''.Alex melangkahkan kakinya menyusuri kolidor rumah sakit,matanya memercing saat melihat Dara kini duduk disamping mobil, sambil membekap wajahnya''Apa yang sebenarnya terjadi''?.gumam laki-laki itu,kakinya terus melangkah mendekati Dara.
''Ayo''?.
''Buruan Man, lama banget sih jadi orang''.
Kesal sekali rasanya dengan laki-laki yang satu ini,awalnya Kamal berniat meningalkan rekan kerjannya itu.namun Maman bersikeras untuk ikut pergi,alasannya takut jika nanti Dara membutuhkan bantuan darinya.
Konyol memang, bagai mana tidak"!.yang ada nanti dirinya lah yang akan membuat orang susah.
''Iya bawal''.kesalnya dan masuk didalam mobil,kemudian duduk tepat disamping Kamal.sementara Dara duduk disamping Alex yang sedang mengemudi.
''Tumben,dikasi Izin keluar rumah''?.tanya Alex mencoba memecahkan kesunyian dimobil.
Dara menoleh''Hem". aku merindukan ibuku, apa itu salah''?.Dara menatap Alex kesal.
''Tidak ada yang salah,rumah orang tuamu dijalan apa''?.
''Rumah ibuku dijalan Xx''.
''Itu artinya didesa''?.
''Iya,memangnya kenapa''?.Dara tersenyum masam,kepalanya dengan cepat menoleh kearah jendela mobil''Dara memang dari desa, apa itu dimata kalian hina''?.bertanya dengan nada ketus,bahkan matanya masih tetap pokus menatap jalanan yang sunyi,mengingat sekarang sudah hampir subuh.
Mendengar penuturan Dara Alex malah terkekeh''Aku juga dari desa, apanya yang hina''?.apa kau melihatku juga hina''?.
__ADS_1
Maman dan Kamal yang mendengar perdebatan santai keduanya menoleh kekiri dan kekanan''Santai amat''?.gumam Maman menoleh pada Kamal.
''Tau''.celetuk Kamal balas menatap Maman.''Udah kenal lama kalik''.
''Kalau tuan tau gimana ya Man''?.kayaknya mereka berdua dari tadi kulihat sangat dekat''?.maman berbisik tepat ditelinga Kamal membuat laki-laki itu bergidik.
''Kau jangan dekat-dekat, aku merinding''?.keluhnya kemudian menjauh.
''Wong setres''.kesalnya menjauh dari Kamal''Aku ora doyan sama kamu''.kesalnya yang semakin berinsut menjauh.
''Kalian jangan bergosip"!. kami tidak ada hubungan apa-apa''?.Alex yang mendengar kasak-kusuk dibelakang langsung bersuara.
''Tapi kenapa sampean memangil Nona dengan pangilan nama''?.itukan tidak sopan To''?.Maman langsung memajukan tubuhnya agar lebih dekat dengan Alex.mata laki-laki itu bahkan bergerak-gerak,kekiri dan kekanan.
''Itu Nona sendiri yang meminta''.Alex menoleh sekilas menatap Dara yang masih enggan bersuara.
''Apa itu artinya aku sama Kamal juga boleh manggil nama juga''?.pertanyaan konyol itu keluar begitu saja dari bibir biru Maman.
''Tanya sama orangnya langsung''?.balas Alex singkat.ekor matanya melirik Dara yang masih diam.
''Lah, itu dia aku ndak berani''.lirihnya membuat Alex mau pun Kamal terkekeh melihat kekonyolan Maman.
Untung juga membawa Kamal,paling tidak mata yang awalnya mengantuk jadi hilang akibat kekonyolan laki-laki itu.
''Mana rumahnya''?.tanya Alex saat sampai didepan gang yang dimaksud Dara tadi.
''Itu disana''?.tunjuknya pada rumah bantuan dari pemerintah yang tak jauh dari sana.
"*Gelap,kenapa rumah Ibu gelap"?.batin Dara saat melihat suasana dirumah ibunya gelap gulita.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ*...
Sementara didalam rumah.
Sudah berbulan-bulan sang putri menikah dan selama itu juga wanita paruh baya itu menangis siang dan malam.
Semua orang tua mungkin akan melakukan hal yang sama dengan yang dilakukan Ibunya Dara,saat anak satu-satunya harus dijauhkan darinya dengan cara paksaan.
Bahkan dirinya tidak tau putrinya masih hidup atau bahkan sebaliknya, karna semenjak menikah Dara sama sekali tidak pernah pulang tau pun memberikan kabar, melalui surat atau lain sebagainya.
Bahkan sudah beberapa hari wanita yang dirundung kesedihan itu tidur didalam rumah yang begitu gelap.itu semua karna dirinya sudah tidak punya uang lagi untuk membeli token listrik,uang upah dari hasil kerjanya diambil sang suami untuk berjudi,jadilah dirinya berada dirumah yang gelap tampa penerangan.
"Tok ...tok...tok"?.
🍓🍓🍓🍓🍓
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏
Mohon tekan like,hadiah Vote and komen itu semua adalah penyemangat buat outhor.🙏🙏🙏tolong kritik outhor jika ada kesalahan.🙏🙏🙏plis.beri outhor semangat agar rajin updet.😭😭😭sedih banget entah kenapa sepi banget yang komen dari beberapa novel outhor.apa segitu jeleknya novel yang outhor tulis"?.padahal outhor sudah berusaha sebisa mungkin,bahkan sampai begadang sampai pukul dua,bahkan pukul tiga pagi.sedih banget.😢😢
__ADS_1
Tbc.