Dibarter Ayah Tiriku

Dibarter Ayah Tiriku
par36


__ADS_3

''Oh iya,mana Dara Bik''?.wanita paruh baya itu terlihat gelagapan, kepalanya menoleh kekiri dan kekanan untuk meminta,bantuan pada siapa saja.


Namun tingkah Mbok Jum yang seperti itu justru membuat Langit semakin curiga telah terjadi sesuatu pada istrinya itu,tampa bertanya lagi dengan cepat laki-laki itu melangkah meniki tangga.


''Dara siapa Tuan''?.lancang.


Rianti malah bertanya pada Hazel yang kini hanya bisa mematung menatap Bosnya dari lantai bawah.


''Maaf Mbak siapa namanya''?.Hazel menatap wanita didepannya sekilas,kemudian kembali mendongak.


''Riyanti''?.jawabnya pelan.


''Oh Riyanti,tolong ya''?. jika anda ingin bekerja disini''!.saya harap jangan terlalu ikut campur urusan Tuan''.setelah mengatakan itu semua Hazel langsung melangkah meniki tangga meningalkan Riyanti yang diam terpaku.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sementara dikamar.


''Sayang bangun,kau kenapa''?.Langit menepuk wajah istrinya pelan,terlihat sekali jika sekarang laki-laki itu benar-benar panik.


''Mas sudah pulang''?.Dara mengusap matanya yang sembab,sejak semalam wanita itu terus menangis hingga matanya bengkak dan tidur karna kelelahan.


''Kau kenapa''?.meraih wajah istrinya dan menatap lekat.


''Hah,aku tidak apa-apa Tuan''?gelagapan


"Ya tuhan bolehkah aku memeluknya"?.salahkan jika aku merindukan suamiku"?.batin Dara dengan wajah menunduk.


Seperti tau apa yang sedang dipikirkan istrinya,Langit dengan cepat menarik Dara kedalam dekapannya.


Pelukan tulus dan lembut dari suaminya mampu membuat air mata yang tadinya sudah berhenti kembali menetes,wanita itu kembali sesegukan.


"Kau kenapa"?.Langit menagkupkan wajah istrinya dan menatap wanita itu lekat.


"Aku baik Mas".Dara mencoba mengalihkan pandangannya kearah lain.


"Katakan"?.bentaknya dengan suara sudah mulai meninggi,sepertinya laki-laki yang satu ini masih begitu sulit untuk mengontrol emosinya.


"Aaarrrrggg".mengeram kesal"pecuma bicara dengan wanita bodoh sepertimu".kesalnya dengan emosi yang sudah memuncak.


Dara merinsut mundur,tubuhnya bahkan sudah mulai bergetar takut.


"Maman"?.Kamal''?.kesini kalian"?.


Suara Langit yang melengking membuat Rianti yang awalnya sudah diminta Mbok Jum untuk istirahat dikamar para pelayan, segara berlari menuju rumah utama.


''Lah Dalah mati kita"?.Maman langsung kelimpungan saat mendengar suara melengking sang Bos,sepertinya laki-laki itu tau apa penyebab bosnya itu memangil dirinya dan juga Kamal.


"Ada apa Tuan"?.nafasnya masih ngos-ngosan karna berlari meniki tangga begitu juga dengan Kamal.

__ADS_1


"Kenapa dengan istriku"?.Langit menatap keduanya tajam.


"Ngak ada tuan"?.


"Jawab jujur atau"?.


Ucapan berupa ancaman itu mampu membuat Maman semakin kelimpungan"Nyonya Ana semalam kesini Tuan".jawabnya menunduk.


Tampa bertanya lagi Langit langsung melangkah menuruni tangga.


"Waduh ketiwasan iki"?.Maman berlari dengan cepat menuruni tangga,namun goreng Ubi yang ada ditangannya masih sempat laki-laki itu masukkkan kedalam mulut.


"Dasar gemblong,dalam keadaan darurat seperti ini masih saja sempat makan gorengan".gerutu Kamal kesal melihat tingkah rekan kerjanya itu.


''Ono Opo''?.Mbok Jum menghalangi langkah Maman hingga laki-laki itu tersedak ubi goreng yang belum sempat iya telan.


''Uhuk..uhuk''.Air Mbok''!.mati aku Mbok''?.tangannya menjulur meminta air pada Mbok Jum.


''Ini''.bukan mbok Jum yang mengambilkan Air untuk laki-laki botak itu,melainkan Rianti yang juga ikut penasaran dengan apa yang terjadi''!.


''Terimakasih''.meneguk air,setelah tenang laki-laki itu mendongak''Lah dalah Ayu Ne''?.laki-laki botak itu malah sempat-sempatnya mengombal.


''Plak''.


Tepukan dipundak membuat laki-laki itu terkejut''Opo''?.santai,bahkan dirinya lupa dengan apa yang terjadi barusan.


''Alah ngak gunanya punya rekan kerja kayak kamu''.kesal Kamal sudah akan melangkah pergi.


Maman yang awalnya sudah akan melangkah akhirnya kembali berhenti''Ada apa Nona''?.dengan cepat laki-laki itu berlari mendekati Dara yang sudah mulai melangkah menuruni tangga.


"Siapa wanita ini"?.Rianti mendongak menatap wajah wanita yang menurutnya cantik"Apa adiknya Tuan Langit"?.batinya.


"Dimana Mas Langit"?.tanya Dara yang terus melangkah dibantu Kamal.


"Tuan sepertinya kerumah Nyonya Ana Nona"?.


"Ayo,antar aku kesana Man"?.


"Tapi Nona"?.


"Ayo Man"?.desak Dara penuh harap.


Maman menarik nafasnya panjang kalau sudah begini dirinya menjadi serba salah"Ya sudah"?.kakinya melangkah menuju pintu utama sambil membantu istri bosnya itu.


"Ayo buruan Man"?.pinta Kamal menatap Maman yang masih selonjoran dengan wajah kesal.


"Asiiap Mal"?.dengan cepat laki-laki itu bangkit berdiri"Abang kerja dulu, daa Cantik"?.wajahnya cengengesan.


Membuat Rianti ingin muntah melihatnya.

__ADS_1


"Dasar botak jelek"?.batin wanita itu menghina.


"Cepat Mal"?.pinta Dara dengan wajah cemas.entah kenapa hatinya begitu kawatir sekarang.


Kakinya dengan cepat melangkah,bahkan rasa ngilu diperutnya sama sekali tidak iya perdulikan.hijap instan coksu dan gamis hitam yang kini wanita itu kenakan, bahkan kini dirinya tidak sempat mengunakan alas kaki apa lagi bedak.


"Ya Allah kenapa hatiku jadi ngak enak begini"?.Dara membetin dengah hati yang tidak menentu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sementara dirumah Ana.


"Ma"?.Mama"?.saat sampai diteras rumah kedua orang tuanya Langit langsung memangil sang Mama dengan suara yang meninggi.


"Mama"?.wajah yang memerah dengan tangan terkepal menandakan kini laki-laki itu benar-benar murka.


"Lang ada apa ini"?.Dika nampak terkejut saat melihat putranya berdiri dilantai bawah dengan wajah penuh amarah.


''Mama mana Pa''?.tanya laki-laki itu dengan tatapan tajam.


''Mama ditaman''?.laki-laki paruh baya itu benar-benar tidak mengerti apa yang telah dilakukan istrinya hingga putra semata wayangnya itu sampai marah seperti ini''?.''Ada apa Lang''?.


Langit tak menjawab,kakinya langsung melangkah menuju taman belakang rumah.


''Ayo sayang dimakan''.


''Pyarr''.


''Langit apa yang kau lakukan''?.Ana langsung berdiri dari duduknya karna terkejut.piring brownis buatannya kini sudah berserakan dilantai akibat dibanting sang putra.


''Aku''?.menunjuk dirinya sendiri''.Mama bertanya apa yang aku lakukan''?.tersenyum sinis.''Bukankah seharusnya aku yang bertanya apa yang Mama lakukan''?.mata laki-laki itu menatap wanita yang masih tetap duduk dikursinya dengan tatapan tajam.


''Maksud kamu apa''?.gugup.matanya menoleh pada Mila berharap wanita itu mau membantunya,namun bukannya membantu Mila malah diam terpaku menatap Langit yang ada didepan mereka.


''Ck''.Kadang Langit berpikir Mama ini Mama kandung Langit atau Mama tiri''.ucapnya dengan hati yang begitu terluka.


Sejak kecil Ana selalu memaksa dirinya untuk melakukan apa yang Mamanya itu mau,Langit harus ini,Langit harus itu. jika tidak wanita itu akan menghukum dirinya dengan pukulan atau mengurung dirinya digudang tampa makan tampa penerangan.


Tapi sekarang dirinya sudah lelah,lelah untuk membahagiakan hati Mamanya dan sudah saatnya dirinya memperjuangkan kemauannya sendiri.


''Kau''?.Ana ingin melayangkan tamparan pada sang putra,namun dengan cepat laki-laki itu menagkap tangan gempal sang Mama.


''Brani kau sama Mama Langit''?.


🍓🍓🍓🍓🍓


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf hari ini cuman bisa up satu Bab,disini mati lampu dan sulit jaringan internet.🙏🙏

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2