Dibarter Ayah Tiriku

Dibarter Ayah Tiriku
par 16


__ADS_3

''Oh maaf Nona, itu"?.Tuan meminta anda untuk kekantornya sekarang''.jawabnya gelagapan.


Dara mengernyitkan keningnya binggung''Ada apa ya Mas"?. apa saya melakukan kesalahan''?.tanya wanita itu spontan.


''Maaf Nona"!.Kalau soal itu saya kurang tau,ayo Nana''.


''Iya sebenter Mas, saya siap-siap dulu''?.


''Iya Nona silahkan''.


Selang beberapa saat Dara sudah keluar dari kamar mengunakan celana jens dengan atasan tunik berwarna putih dan hijap senada.


''Ayo Mas''.


''Eh iya Nona ayo''.


"Dia semakin cantik".batinya lagi"Oh ayolah Alex sayangi nyawamu".batin laki itu mengumpati kebodohannya sendiri.


"Silahkan Nona".Dara langsung masuk setelah pintu mobil dibuka.


"Oh iya Mas"?.namanya siapa"?.tanya wanita itu sambil menatap kursi pengemudi tepatnya dimana Alex sekarang.


"Nama saya Alex Nona".jawab laki-laki itu matanya melirik Dara melalui kaca spion mobil.


"Oh Alex umurnya berapa"?.


"24 Nona".


"Ternyata perkiraanku salah".batinya yang sejak tadi berpikir jika laki-laki didepannya berumur 22 tahun, tapi nyatanya 24 tahun. tebakannya meleset itu pikir Dara.


"Owh..".jawab wanita itu singkat.detik berikutnya kedua manusia itu hanya diam tampa ada yang berniat bicara,hingga mobil yang dikendarai Alex sampai disebuah gedung pencakar Langit yang sangat menonjol diantara gedung-gedung yang lain.


"Ya Allah"?.Dara mangaga tak percaya dengan apa yang dirinya lihat sekarang. bagi wanita kelas menengah kebawah seperti dirinya memasuki gedung mewah adalah sebuah mimpi belaka dan tak akan pernah terwujut.


"Ayo Nona".


"Eh iya".Dara yang sedari tadi hanya diam terpaku,akhirnya mengikuti langkah kaki anak buah suaminya itu memasuki gedung.


Kepala wanita itu langsung menunduk takut saat banyaknya pasang mata yang menatap dirinya dengan tatapan bertanya-tanya.


"Mas kita sebenarnya mau kemana"?.tanya wanita itu gugup,bahkan kini jemari tangannya dan tubuhnya sudah berkeringat dingin,ini kali bertama dirinya mamasuki gedung semewah ini, jadi wajar jika dirinya ketakutan dan juga minder.


Jika mungkin dulu waktu dirinya belum menikah dengan Langit"!. masuk ditempat seperti ini mungkin saja Dara sudah diusir dari sini karna dikira pengemis.


Tapi sekarang"?.entahlah sepertinya takdir sedang menghibur dirinya sedikit saja,namun beberapa saat lagi dirinya akan bertemu dengan Langit.entah apa yang akan dilakukan laki-laki itu nanti pada dirinya"?.Dara hanya bisa pasrah kemana takdir akan membawanya.


Ingin melawan dan lari"!.Tapi dirinya tidak mampu,dirinya hanya remaja miskin yang sama sekali tidak punya kuasa.bisa hidup sampai sekarang saja itu adalah sebuah anugerah.


''Lex''?Alex yang sejak tadi melangkah dibelakang Dara seketika menoleh saat mendengar namanya dipangil.


''Iya Bang''?.sahut laki-laki itu sambil melanglah mendekati Hazel yang berdiri didepan ruangannya.


''Ada apa Bang''?.tanya laki-laki itu sambil menatap atasan sekaligus Kakaknya itu dengan tatapan hormat.

__ADS_1


''Ajak Nona keatas sekarang''.ucapan yang keluar dari bibir Hazel membuat laki-laki itu menatap Dara dan Hazel secara bergantian.


''Maksudnya gimana Bang''?.tanya laki-laki itu kebingungan, pasalnya tadi Hazel menelfon dirinya untuk membawa Dara disana,namun setelah dibawa laki-laki itu malah meminta dirinya membawa istri bosnya itu keatas tepat nya dilantai 15.


"Bawa saja, jangan banyak nanyak''?.ketus laki-laki itu berbicara.


''Baik Bang''.Alex langsung berbalik menatap istri bosnya kemudian berkata''?.


''Ayo Nona''.Dara yang sama sekali tidak tau apa-apa hanya menurut saja, kakinya melangkah dengan cepat mengimbangi langkah kaki laki-laki didepannya.


"Mereka mau membawkau kemana"?.Apa aku disini akan dibunuh"?. kenapa aku dibawa ketempat setinggi ini".batinya Dara mulai ketakutan.


''Silahkan Nona''?.sebuah pintu ruangan dibuka membuat Dara sama sekali tidak berani masuk didalam sana.


"Kenapa mereka mengantarkanku kesini"?.batinya lagi semakin merasa was-was.


"Nona"?.pangil Alex lagi karna wanita itu tak urung melangkah.


"Eh iya".Dara menjawab gelagapan. kakinya mulai melangkah memasuki ruangan yang begitu luas.


"Lho kok ditutup"?.jeritnya saat pintu yang awalnya terbuka kini sudah tertutup rapat.


Sementara ditempat lain.


"Tuan"?.kenapa anda memangil Nona Dara kesini"?.tanya Hazel yang kini sudah berdiri tepat didepan bosnya itu.


"Kenapa memangnya"?.menatap asistennya itu tajam


"Tidak ada tuan,aku hanya bertanya saja, memangnya tidak bisa"?.Hezel malah balik bertanya.


Laki-laki itu benar-benar heran dengan Langit yang sekarang,biasanya dulu laki-laki itu tak akan pernah mau menyerahkan pekerjaannya pada siapapun,termasuk Hazel.tapi sekarang"?.


"Langit semakin gila"?.batin Hazel.


Membuat laki-laki didepannya menatap laki-laki itu tajam"Kau jangan mengumpatku,kau juga sama gilanya denganku"?.ucapan Langit yang seperti tau isi kepala Hazel membuat laki-laki itu manggaruk kepalanya sendiri.


"Ya sudah aku pergi".kakinya sudah mulai melangkah"Ingat Hazel"!.jangan ada yang menganguku".pintanya sambil berdiri didepan pintu ruangan.kemudian berlalu pergi.


"Dasar Hiperseks".kesal Hazel sambil meninju-ninju udara.


"Pak Hazel wanita muda tadi siapa"?.tanya sekretaris Langit yang sedari tadi sudah memperhatikan gerak gerik mereka.


"Matilah aku"!.aku harus jawab apa sekarang"?.batin Hazel sambil menutup pintu rungan sang Bos,kemudian melangkah mendekati wanita seksi disepannya.


"Adiknya".jawabnya pendek kemudian berlalu pergi.


"Adiknya"?.bertanya-tanya"Pak Hezel"?.pangilnya lagi.


"Apa"?.tanya laki-laki itu menatap wanita dibelakangnya kesal.


"Bukannya Pak Langit anak tunggal Ya"?.


"Adik angkat".setelahnya laki-laki itu langsung kabur

__ADS_1


Jawaban Hazel membuat wanita itu mengangukkan kepalanya membenarkan.


...****************...


''Cklek''.


Dara yang sedari tadi memutari tempat itu seketika menoleh saat mendengarkan suara pintu yang terbuka perlahan.


''Tuan''?.lirihnya saat melihat kepala Langit sudah mulai menyembul disana.


''Apa kau sudah lama''?.tanya laki-laki itu sambil melangkah mendekati sang istri.


''Baru saja Tuan''.jawab wanita itu gugup.


''Kemarilah''?.pinta Langit yang sudah duduk diatas ranjang king size yang ada disana.


''Ii--ya Tuan''.jawab Dara gugup.bahkan kakinya reflek melangkah mendekati suami kejamnya itu.


''Ayo duduk sini''.laki-laki dewasa itu menepuk-nepuk pahanya membuat Dara semakin ketar-ketir.


''Saya disini saja tuan,saya berat soalnya''.


''Kenapa''?.apa kau tak suka dekat denganku''?.sudah mulai emosi,laki-kaki yang satu ini sepertinya memiliki hati yang sensitif.mudah tersinggung dan juga mudah emosi.


''Tidak tuan''.tampa membantah lagi wanita itu kini langsung mendarat dipaha suaminya.


''Itu lebih baik''.jemarinya sudah mulai meraba-raba dada kecil sang istri''Buka bajumu''.


"Ya tuhan mau apa dia sekarang"?.batin wanita itu hatinya sudah mulai resah.


"Ayo buka,kenapa masih diam"?.


Tampa menjawab apa yang Langit tanyakan Dara dengan cepat membuka pakaianya dari atas.


"Buka hijapmu"?.pintanya lagi membuat Dara menarik nafasnya pasrah.jemarinya berlahan mambukan hijap miliknya.


Jemari wanita itu terlihat bergetar hingga Langit menarik sudut bibirnya,entah kenapa kini dirinya memiliki kelainan tentang ***, laki-laki itu sangat suka jika lawan mainnya tersiksa karna dengan melihat lawan ranjangnya tertindas itu semua mampu membuat Nafsu laki-laki itu meningkat berkali-kali lipat.


Dulu laki-laki itu tidak seperti ini"!. namun sekarang"!. entah apa yang merasuki dirinya,melihat wanita remaja didepannya menderita hatinya ingin bersorak senang.sakit hati yang menderanya selama tujuh tahun mampu membuatnya memiliki dendam yang teramat besar pada makhluk yang namanya wanita.


Bagi Langit Mas tiga batang miliknya tidak sedikit,jadi dirinya harus memanfaatkan wanita itu sampai dirinya merasa bosan.


Sepertinya Langit termasuk laki-laki kaya yang perhitungan.


''Ayo kesini''?


''Kemana Tuan''?.


🍓🍓🍓🍓🍓


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏

__ADS_1


Mohon dukungannya biar outhor rajin updet.


Tbc.


__ADS_2