Dibarter Ayah Tiriku

Dibarter Ayah Tiriku
Par 81


__ADS_3

''Mas Dara minta uang''?.baru saja Langit memasuki kamar istrinya itu kini sudah berdiri didepan dirinya dengan tangan menegadah seperti penagih hutang.


''Untuk''?.matanya menyipit menatap wajah istrinya lekat.


''Untuk bayar hutang Dara sama Mbok Jum''.jujur wanita itu berbicara.


''Untuk apa kau menghutang dengan Mbok Jum''.kakinya melangkah mendekati tempat tidur dan berbaring disana.


''Untuk bayar onkos taksi''.wanita itu sudah mulai kesal.ternyata selain kasar suaminya itu juga pelit.


''Siapa yang suruh kau naik Taksi''?.sudah tau tidak punya uang pakai sok-sokan pulang sendirian ningalin aku lagi''.ketusnya, sudah mengomel panjang lebar.


Ini sebenarnya yang harusnya pakai rok siapa sih''?.Langit atau Dara''?.


Hifh''?.Dara benar-benar tidak habis fikir, laki-laki seperti apa yang dirinya nikahi''?.ya tuhan hidupnya sudah sembrawut kini semakin sembrawut saja.


Hah,mulai sekarang Dara harus terbiasa hidup seperti ini,hidup dengan laki-laki keras kepala dan egois bukanlah hal yang mudah.sekarang keahlian laki-laki itu bertambah lagi yaitu pelit bin medit.


Hadeh.


''Ya sudah kalau ngak mau ngasi, Dara minta sama Hazel aja''?.Dara dengan cepat melangkah keluar kamar,namun baru saja beberapa langkah wanita itu keluar tubuhnya sudah diangkat Langit memasuki kamar kembali.


''Lepas Mas''?.kesalnya.


''Diam dulu''.Langit mendudukkan Istrinya itu diatas kasur,kemudian meraih dompet yang ada didalam kantung celana bahan yang iya kenakan.


''Ini''?.menyodorkan beberapa kartu, tepat diwajah istrinya,membuat wanita itu mengernyit.


''Ini apa''?.Dara hanya membolak-balikkan beberapa kartu yang ada ditangan suaminya dengan wajah binggung.


''Ini ATM gaji dan kartu kredit''.


''Untuk apa ini''?.Dara semakin mendongak menatap suaminya yang sejak tadi masih berdiri,ditelapak tangannya ada beberapa buah kartu.


''Dasar bodoh''.gerutunya.''Ini untukmu,mulai sekarang kau yang memegang ini''.


''Tapi aku hanya ingin meminta uang tiga ratus ribu''.jawab Dara polos.membuat Langit gemes sendiri, ingin dirinya meremes-remes otak istrinya itu agar hancur dan tidak bisa berpikir sekalian.


Kenapa istrinya bodoh sekali.


''Ini lebih dari tiga ratus ribu''.Langit menarik nafas penjang,menahan geram.


''Tapi aku hanya butuh tiga ratus ribu,aku tidak butuh uang sebanyak ini''.

__ADS_1


''Ya tuhan''.geramnya tertahan.''Kau ini maunya apa sih''?.tadi kau meminta uang,bahkan kau mengatakan aku pelit,lalu''!.kukasi kau uang yang banyak,kau malah bilang kau tidak membutuhkannya,mau kau apa sih Ra''?.menatap istrinya dengan mata melotot.


''Aku tidak ada mengatakan Mas plit''?.jawab wanita itu gelagapan,namun dirinya kembali memesang wajah santai tanpa dosa.


''Hem tersetah kau saja,jika kau mau uang cash lihat saja didompet,aku jarang membawa uang cash banyak''.setelah berbicara begitu Langit langsung melangkah menuju kamar mandi.


Sementara Dara''?.


Setelah kepergian suaminya wanita itu dengan cepat meraih dompet Langit dan membukanya.


Sudut bibirnya tertarik saat melihat Fotonya sedang tertidur lelap ada disana,ternyata suaminya tidak seburuk yang iya bayangkan,namun kembali lagi, Dara sudah tidak ingin ditindas lagi,mulai sekarang dirinya harus bisa membuat suaminya menjadi laki-laki yang bisa mengerti dirinya dan juga kewajibannya sebagai seorang suami.


Bukan lagi Langit yang otoriter dan egois.dara ingin suaminya menjadi laki-laki yang manis, bukan laki-laki kaku dan tempramental.


''Kau tidak mandi''?.


Lamunan Dara seketika buyar,tatapan matanya menatap Langit yang kini hanya mengunakan handuk,bahkan rambut dan dada bidangnya masih terlihat basah.


"Ya tuhan seksinya"!.andai Anggi ngeliat ini, pasti dia kelepek-klepek"?.


"Tuk"?.apa yang sedang kau pikirkan"?.


"Aaauuuuwww"?.Dara mengusap kepalanya yang disentil Langit."Sakit tau"?.ketusnya.


"Yee,kepedean"?.tolak Dara malu,padahal sudah jelas dirinya baru saja mengagumi tibuh tegap milik suaminya.


"Ya wajar dong,karna saya memang tampan,emangnya kamu jelek,dasar Rubah"?.ketusnya kemudian melangkah mendekati Dara.


Namun sebelum dirinya mendekat Dara sudah kabur duluan memasuki kamar mandi."Hey kau jangan lari-lari,kau mau anakmu ikut bergoyang didalam perutmu"?.jeritnya didepan kamar mandi.


Dara tidak menjawab, wanita itu hanya terkikik sambil mengunci pintu,dirinya jelas takut jika Langit akan menyusulnya nanti.kapok sudah wanita itu setelah kejadian dikamar mandi rumah sakit.


"Ck"?.dasar Rubah"?.gerutunya pelan.


"Duh,habis dompetku diobrak-abrik"?.gerutunya sambil memenguti barang-barang miliknya yang berserakan.matanya menyipit saat melihat foto Dara yang iya simpan didompet,saat wanita itu hilang kemaren.


"Ini kan foto sebelum Dara diculik,dan foto ini kuambil setelah aku menidurinya"?.gumamnya pelan."Sialyapa Dara sudah melihatnya"?.matanya membulat."Ah kau ceroboh Langit,pasti sekarang dia sedang berpikir jika kau sudah bucin dengan dirinya.


Masih belum sadar,padahal sudah jelas-jelas dirinya memeng sudah bucin.


Dasar Langit.


''Tok..tok..tok''.

__ADS_1


pintu kamar diketuk membuat Langit yang sejak tadi duduk diatas tempat tidur sambil membaca koran seketika menoleh''Masuk''.


''Permisi Tuan''.Maman menyembulkan kepalanya dibalik pintu yang hanya terbuka setengah.


''Ada apa''?.Langit langsung melangkah mendekati pintun,detik berikutnya laki-laki itu langsung keluar dan menutup pintu kambali,dirinya tidak mau Maman melihat istrinya tampa baju,mengingat kini istrinya itu sedang berada didalam kamar mandi.


''Ada tamu Tuan''.


''Tamu siapa''?.mengernyitkan keningnya binggung,siapa yang bertamu malam-malam begini''?.


''Saya tidak tau Tuan''.jawab Maman.''Apa Tuan mau menemuinya''?.


''Iya''.Langit Langsung melangkah duluan diikuti Maman dari belakang.


''Mau apa kutukupret itu kesini''?.gerutunya saat melihat Bayu duduk dikursi tamu yang ada dirumahnya,rasa kesalnya tadi siang belum selesai,sekarang kenapa pula laki-laki itu datang kemari''?.


''Dam it''.


Kakinya semakin cepat melangkah menuruni tangga.''Mau apa kau kemari''?.serkasnya dengan nada penuh emosi, bahkan kakinya dengan cepat melangkah mendekati Bayu dan menceng-kram kerah kemeja laki-laki itu.


''Dara mana''?.Bayu bertanya dengan wajah datar,membuat emosi laki-laki itu semakin meningkat.


''Langit''?.Langit yang sudah siap menghadiahi bogam mentah diwajah jelek Bayu,seketika menoleh.''Ibu''?.lirihnya terkejut.kenapa pula Ibunya ada disini''?. bukankah wanita itu masih sakit.''Apa ibu sudah diizinkan dokter pulang''?.Langit mengambil alih kursi roda ibu mertuanya dari laki-laki paruh baya yang sejak tadi mendorongnya.


''Ibu mau ketemu Dara nak,Dara mana''?.Tini menatap menantunya penuh harap,wanita itu berharap kali ini dirinya jangan dipisahkan lagi dengan putrinya,karna hanya Dara yang iya miliki didunia ini,bahkan saat dirinya melihat Dara menatapnya dirinya penuh kecewa, dunianya terasa hancur dan runtuh.hingga akhirnya Tini memutuskan meminta pulang,dan memohon pada Anggara mantan suaminya untuk membantu dirinya.


''Dara ada diatas Bu,bentar Langit pangilkan''.laki-laki itu melangkah menuju kamar namun sebelum menuju kamar Langit terlebih dahulu melangkah menuju dapur.


''Mbok siapkam minuman dan cemilan untuk tamu''.


''Baik Tuan''.


''Siapkan makan malam juga Mbok''.


''Iya Tuan''.


Setelahnya laki-laki itu langsung melangkah menuju kamar,tak lupa matanya melirik Bayu dengan sinis.


🍓🍓🍓🍓🍓


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo 🙏🙏🙏

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2