
Outhor Pov
''Buk..buk..buk''.
Hazel yang baru saja menginjakkan kakinya diteras rumah setelah mengelilingi kota mencari keberadaan Dara hingga hampir pagi. langsung mendapatkan bogam mentah dari langit.laki-laki itu menghajarnya tampa ampun.
''Kenapa kau menghancurkan semuanya''?.pekiknya bak orang kesetanan, mata laki-laki itu memerah,amarahnya kali ini benar-benar menuncak.
''Buk''.
Lagi-lagi kepalan tinjunya mengenai perut sang asisten.
Hazel hanya diam saja,laki-laki itu tidak membalas sama sekali apa yang Langit lakukan,nyata adanya dirinya lah yang salah,karna keteredorannya hingga Dara hilang entah kemana''?.
''Maafkan aku Lang''?.hanya itu yang mampu Hazel ucapkan, laki-laki itu tau disaat kalap seperti ini Langit sangat anti mendengar kata maaf.namun kata itu memang cocok iya ucapkan sekarang.
Maaf"?.karna ini memang murni kesalahan yang iya buat.
''Aaaarrrggg''.
''Buk''.satu tendangan hingga membuat tubuh Hazel terhempas jauh dan jatuh dari teras rumah.
Laki-laki itu memercing menahan sakit yang teramat sangat disekujur tubuhnya,terutama perut.
''Pak Hazel''?.dengan cepat beberapa bodyguard membantunya berdiri dan membawa Hazel menuju rumah sakit.
Sementara Langit''?.setelah kepergian Hazel laki-laki itu kembali mengamuk,semua barang-barang yang ada didalam rumah hancur mengenaskan dilantai.
Semua yang ada disana hanya diam saja, mematung,menyaksikan apa yang laki-laki itu lakukan,bagi yang sudah lama bekerja disini mungkin memang sudah terbiasa melihat pemandangan itu.
Contohnya Maman.laki-laki itu kini malah sibuk memekan kerupuk yang ada dimeja dapur.
Tapi bagi yang baru saja bekerja disana ini sangat menakutkan, terutama Rianti,wanita itu bahkan sudah meringkuk dibalik dinding dapur.tubuhnya bergetar menahan takut.
"Aku pikir dia seperti CEO dinovel-novel. romantis dan baik,tapi dugaanku salah, Tuan sangat menakutkan"?.batinnya bergidik ngeri.
''Tuan kenapa Tuan''?.Ali dan beberapa bodyguard lainnya berlari mendekati Langit, saat melihat laki-laki itu terkulai lemas dan luruh dilantai.
''Tuan bangun Tuan''?.
Alex berlari saat melihat kerumunan rekannya disana.
Awalnya iya ingin membantu dan menemani Hazel,namun Abangnya itu melarang Hazel meminta dirinya untuk tetap disini dan mengawasi Langit.
''Ayo bawa kerumah sakit''.
''Mbok tolong bawakan perlengkapan tuan, dengan Abang ya''?.ucap Alex saat melihat Mbok Jum berlari keruang tengah.
''Iya''?.hanya itu jawaban beliau.terlihat jelas wajahnya yang panik,wajar,karna sejak Langit kecil Mbok Jum lah yang merawatnya. itu alasan kenapa Langit tak pernah berbicara kasar dengan wanita subur itu.bahkan bisa dibilang Langit lebih dekat dengan Mbok Jum ketimbang Mamanya sendiri.
Mabil melaju dengan kecepan diatas rata-rata, mengingat sekarang sudah hampir subuh.
__ADS_1
''Bagai mana Tuan''?.Hazel menatap adiknya yang baru memasuki ruangan perawatan miliknya.
''Masih diruangan IGD''.jawab Alex singkat,dan mendaratkat bokongnya dikursi tunggu.berkali-kali laki-laki itu mengusap wajahnya yang kuyu,selain mengantuk,lelah laki-laki itu juga diliputi kekawatiran yang berlebihan. laki-laki yang masih kencintai Dara itu benar-benar kawatir dengan nasip wanita itu sekarang.
''Menurut Abang siapa yang melakukan ini semua''?.kepala Alex mendongak menatap wajah abangnya yang lebam.
Hazel mengelang lemah''Abang binggung,tapi Abang curiga dengan Nyonya Ana''.lirihnya hampir berbisik.
''Pikiran kita sama,tapi kayaknya dia ngak sendiri Bang, ada dalang dibalik semua ini''.
''Hem''.berguman.mata laki-laki itu memercing menahan sakit didadanya akibat tendangan Langit.
Saat diperiksa secara menyeluruh dokter mengatakan tidak ada yang yang serius, hanya memar akibat tendangan Langit yang begitu keras.
''Abang kenapa"!.ada yang bisa kubantu''?.tanya Alex panik,saat melihat Abang satu-satunya itu meringis memegangi perutnya.
''Tidak ada,hanya ngilu,biasa lah,kau kesana lah lihat Tuan''.Hazel mencoba kuat agar adiknya itu mau beranjak dari sana.
''Tapi Abang''?.menatap Abangnya dari atas hingga kebawah.
''Abang baik-baik aja kok,tolong sampaikan dengan Doktor Bara apa yang sedang dihadapi Tuan''.menarik nafasnya panjang,mata laki-laki itu kembali memercing menahan sakit disekujur tubuhnya.
Meskipun tubuhnya babak belur,namun dihati Hazel tak ada dendam sedikitpun pada Langit. itu semua karna dirinya sadar disalah yang salah adalah dirinya,dia yang telah menyebabkan masalah besar ini terjadi.
"Maafkan aku Lang"?.batinya.mata laki-laki itu kembali mengembun saat membayangkan bagai mana nasip Dara sekarang"?.apa kah wanita itu masih hidup atau"?.Hazel mengelangkan kepalanya karna pikiran bodohnya sendiri.
"Tidak Nona pasti baik-baik saja
,dia wanita kuat aku yakin itu"?.
"Tidak apa-apa,kau kesanalah,ada banyak hal yang harus kau urus".
Alex menganguk,kemudian melangkah pergi menuju ruangan IGD.
"Bagai mana tuan"?.Alex menepuk pundak Ali yang sejak tadi masih setia didepan ruangan IGD.
"Balum tau"?.Ali menarik nafasnya panjang. detik berikutnya laki-laki itu langsung melangkah menuju kursin tunggu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Ditempat lain.
Pagi-pagi sekali Dara sudah terbagun dari tidur singkatnya,bagai mana tidak"!.semalaman wanita itu sulit sekali untuk tidur.
Seluruh tubuhnya rasanya remuk tak berbentuk,saat didalam hutan tak ada yang sakit ditubuhnya, entah kenapa setelah sampai disini tubuhnya begitu sakit.
''Pagi Nek''?.sapa Dara saat melihat Wanita renta itu kini subuk menghidupkan api didapur yang terbuat dari tungku.
''Woalah,uwes bangun to nduk''?.Nenek itu menatap Dara lembut.
''Iya Nek,oh iya Nek Dara boleh pinjem mukena tidak''?.Dara mendaratkan bokongnya didipan yang semalam iya duduki.kakinya yang masih sakit,membuatnya sulit untuk bergerak.
__ADS_1
"Boleh sebentar nenek ambil"?.
Dara menatap kobaran api yang ada ditungku kayu"Ibu"?.lirihnya"Bagai mana kabar ibu".entah kenapa pikirannya kembali menerawang mengingat ibunya kini tingal diApartemen milik laki-laki tua kejam itu.
"Bagai mana jika dia membunuh ibu juga"?.
"Siap yang mau dibunuh"?.
Dara terlonjak mendengarkan suara seseorang.kepala wanita itu menoleh pada sumber suara.
"Deg"?.
Laki-laki jelek itu sudah berdiri disampingnya.tatapan mata mengintimidasi membuat wanita itu risih dan was-was.
"Eh maaf ngak ada".jawabnya,detik berikutnya Dara bangkit berdiri, saat melihat Nenek sudah keluar dari kamar.
"Ini"?.
Dara meraih mukena yang disodorkan sang Nenek, kemudian kembali melanggang kekamar.beberapa saat kemudian wanita itu kembali keluar"Nek ngambil wudhunya dimana"?.
"Oh diluar sana"?.menunjuk arah luar.
"Oh iya,Ok Nek"?.mengangukkan kepalanya kemudian melenggang pergi.
"Mana lagi"?.gumamnya pelan,kepalanya menoleh kekiri dan kekanan.
"Krek"?.
"Hah"?.itu suara apa"?.bergidik,kepalanya menoleh kekiri dan kekanan matanya awas menatap sekeliling.
"Kiiiiyyyyaaaa"?.Dara menjerit histris saat melihat sesuatu berdiri tak jauh dari tempatnya berdiri.
"Dasar gadis gila,apa yang kau lakukan"?.suara bruton yang sangat Dara kenal.
Mata yang awalnya tertutup perlahan terbuka"Kau"?.pekiknya terkejut saat melihat Bayu sudah berdiri didepan dirinya sekarang.
"Ck"?.hanya berdecak.detik berikutnya kembali melangkah pergi untuk mengambil wudhu.
"Eh..eh..mau kemana"?.pangil Dara saat melihat Bayu akan masuk kedalam rumah.
"Masuk,sholat mau ngapin lagi"?.ketusnya.
"Bentar-bentar,tunggu aku"?.
"Ck"?.kembali berdecak.sepertinya laki-laki ini hobynya hanya berdecak.
"Buruan"??.
🍓🍓🍓🍓🍓
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
__ADS_1
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏
Tbc.