Dibarter Ayah Tiriku

Dibarter Ayah Tiriku
Par 62


__ADS_3

''Ck''.Kau jangan menatapku begitu''.ucap Bayu sambil memutar tubuhnya membelakangi Dara.matanya menatap banyaknya orang berlalu lalang,meskipun sudah hampir pukul tiga,namun pasar masih lumayan ramai''Ayo''.kembali berbalik.''Apa kau ingin begitu terus sampai malam''?.kesalnya karna Dara masih pada posisinya semula.


''Kau tidak marah lagi''?.tanya remaja itu dengan wajah penuh harap.


''Aku tidak marah denganmu sejak tadi,ayo buruan keburu sore, kau tak takut pulang kerumah nenek malam-malam''?.masih dengan wajah datar.


''Aku tidak takut,aku sudah terbiasa''?.jawab Dara santai.kemudian melempar plastik bekas gula-gula miliknya kedalam tong sampah. karna memeng kebetulan sudah habis iya makan''ayo''?.ajaknya malah melangkah duluan,meningalkan Bayu yang masih terpaku menatap punggungnya yang sudah mulai menjauh.


''Dasar wanita ini''?.gerutu Bayu kemudian berleri kecil menyusul Dara.


''Eh,apa yang kau lakukan''?.Dara spontan menoleh kebelakang saat pundaknya ditarik.tatapan matanya menatap laki-laki disampingnya tajam.''Kau mesum''?.ketusnya,jemari tangannya bahkan sibuk menjauhkan lengan keker Bayu.


''Diamlah,aku tidak mau lagi kau hilang.aku lelah mencarimu''?.jawabnya santai.bahkan tangannya sudah berpindah mengengam jemari Dara lembut.


''Ayo buruan,kenapa kau masih diam''?.wajahnya menunduk menatap Dara yang lebih rendah darinya.


"Oh tuhan,kenapa wanita ini suka sekali mengedipkan mata"?.batinnya frustasi.


Sudah beberapa bulan mereka bersama,membuat hatinya semakin enggan untuk jauh dari wanita remaja itu.seharusnya dirinya hanya libur selama satu bulan disini, namun entah kenapa karna Dara ada dirumah sang Nenek hingga Bayu meminta tambahan libur pada sang Papa.


Bayu anak yang sedikit beruntung,karna rumah sakit tempat iya bekerja adalah rumah sakit Papanya sendiri.jadi wajar jika dirinya bisa libur sesuka hati.


"Jangan menatapku begitu"?.ucapnya datar. bahkan laki-laki itu dengan cepat memalingkan wajahnya dari Dara"Ayo pilih bajunya,kau kan tidak punya baju"?.pintanya kembali datar.tepatnya mencoba biasa-biasa saja disaat jantungnya tidak berdetak seperti biasa.


"Aku tidak punya uang"?.lirih Dara pelan .


"Aku yang bayar,angap saja hutang"?.kata itu keluar begitu saja.


Bayu merutuki kebodohannya dalam berucap, bisa-bisanya iya mengatkan itu.


"Benarkah"?.mata wanita yang jarang berbelanja itu berbinar.


"Hem"?.hanya bergumam.detik berikutnya jemarinya meraih satu buah setelan yang menurutnya bagus jika dipakai Dara."Ini bagus"?.ucapnya sambil menyerahkan pakaian itu pada sipenjual.


"Ini"?.kembali laki-laki kaku itu menyerahkan beberapa setel pakaian pada sipenjual karna jika menunggu Dara memilih"!. bisa dipastikan sampai besok pun tidak akan kelar.


"Berapa Kang"?.tanya Bayu setelah semua baju yang iya pilih dimasukkan kedalam plastik kresek.


"Tiga ratus ribu Kang"?.balas penjual sambil menyodorkan plastik kepada Bayu.


"Banyak sekali untuk apa"?.tanya Dara yang sejak tadi hanya diam melongok melihat tingkah laki-laki disampingnya.


"Tadi disuruh memilih, tapi malah dia sendiri yang milih"?.kesal Dara dalam hati.

__ADS_1


"Ayo"?.Bayu tak menjawab.setelah membayar belanjaan Dara, laki-laki itu kembali menarik jemari Dara menuju penjual pakaian dalam.


Lagi-lagi Bayu memilih apa yang iya mau, kemudian menyerahkan semuanya pada bapak-bapak pedagang.


"Ayo pulang"?.pintanya setelah selesai membayar Dalaman yang lumayan banyak. entah untuk apa''?. Dara sendiri melihatnya sampai binggung dengan pipi yang merona merah karna malu.


"Apa kau lapar"?.Bayu menoleh pada wanita yang sejak tadi lebih banyak diam.


"Itu lebih baik,dari pada dia menangis terus"?.batinya.


"Hah"?.Dara menarik nafasnya panjang.


"Susah kalau jalan sama batu"?.batin Dara kesal.kerna sejak tadi pertanyaan darinya sama sekali tidak dijawab Bayu.


"Iya aku lapar dan haus".jawabnya membuat Bayu terkekeh.


Kekehan yang pertama kali Dara lihat hingga membuat wanita itu diam terpaku.


"Ternyata dia bisa tertawa juga, kupikir selama ini dia manusia batu".batin Dara berpikir konyol.


''Ayo apa kau menyukai nasi pecel''?.


''Aku tidak tau,karna belum pernah memakannya''.Dara lagi-lagi mendongak menatap wajah laki-laki yang begitu manis. namun belum mampu membuat hatinya bergetar.


''Ya sudah ayo''?.akhirnya sore itu keduanya makan nasi pecel diwarung yang ada dipasar itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sore pukul empat.


''Ayo naik''?.pinta Bayu setelah mereka selesai makan dan berbelanja.


Dara tidak menjawab,wanita remaja itu langsung naik diatas motor Bayu dan lagi-lagi memeluk pinggang laki-laki itu.


''Ck''.kenapa kau suka sekali memelukku''?.keluh Bayu.ekor matanya melirik lengan Dara yang melingkar indah dipinggang miliknya.


''Aku takut jatuh''.


Seperti biasa, Dara memang sangat keras kepala itu pikir Bayu.


Hingga Bayu jadi kesal sendiri.''Hufh''?.menarik nafasnya panjang untuk menetralkan detak jantungnya yang mulai tidak beres.detik berikutnya laki-laki jutek itu langsung melajukan motor miliknya menuju pulang.


''Apa kau tidak takut''?.mata laki-laki itu melirik Dara sekilas.kemudian kembali pokus menyetir motor.

__ADS_1


''Takut apa''?.menyandarkan kepalanya dipunggung Bayu.


"Ya tuhan,matilah aku".batinya merutuki kelakuan Dara yang benar-benar menguji imannya.


"Ya,takut binatang buas,atau lebih parahnya lagi hantu"?.celetuk Bayu mencoba mengontrol otaknya agar tidak berpikir kemana-mana"!.


"Tidak"?.jawab Dara pendek.wanita itu bahkan sudah berkali-kali menguap.


"Jangan tidur,kau bisa jatuh nanti"?.Bayu kembali menoleh sekilas."Kau jangan tidur dengar tidak"?.


"Iya aku dengar"?.jawabnya lemah,namun lengannya semakin erat memeluk tubuh laki-laki yang ada didepannya.


"Ck"?.kau bisa membuatku mati"?.celetuk Bayu karna Dara memeluknya terlalu kencang.bersusah payah laki-laki itu mengeratkan jemarinya pada stang motor.rasa geli dan glayar aneh yang tiba-tiba merayap diseluruh tubuhnya membuat laki-laki itu kelimpungan.


"Iya Maaf"?.lirih Dara,detik berikutnya wanita itu mulai sedikit mengendorkan pelukannya dipingang Bayu.


"Ya tuhan kuatkan imanku,remaja ini benar-benar membuatku gila,Ini salah,kenapa aku bisa seperti ini"?.rasa yang tidak pernah Bayu rasakan membuat laki-laki itu frustasi.


Belum pernah seumur hidupnya sedekat ini dengan seorang wanita selain adiknya,apa lagi wanita yang mampu membuat jantungnya berdetak lebih cepat adalah istri orang.


"Hufh, jangan sampai kau jadi pebinor Bay".batinya mengingatkan status dirinya dan Dara.


"Apa kau tidak merindukan suamimu"?.tanya Bayu untuk mengusur kesunyian dan juga mengontrol dirinya.


Dara menarik nafasnya panjang.mata wanita itu bahkan sudah mulai berkaca-kaca"Dia tidak pernah menginginkanku"?.lirihnya mulai terisak.


"Ck"?.berdecak."Kenapa kau suka sekali menangis"?.keluhnya.


"Huuuuwaaa".sudah meraung,membuat Bayu menghentikan motor miliknya ditengah-tengah hutan.


"Diamlah, jika tidak kau kutinggalkan disini"?.bentaknya yang memang benar-benar mampu membuat tangisan Dara terhenti.


Melihat Dara sudah mulai tenang Bayu kembali melajukan motor miliknya"Kau harus pulang, tidak mungkin kau berada disini terus,anakmu butuh sosok ayahnya"?.kata itu meluncur begitu saja,dirinya tidak ingin terlalu lama berdekatan dengan Dara.bukan karna tidak suka,tapi karna Bayu yakin ada perasaan lain dihatinya untuk wanita itu.perasaan ingin memiliki dan tak ingin jauh apa lagi berpisah.


Dirinya harus segera menepis perasaan yang ada.segara, agar saat Dara pergi hatinya tidak terlalu sakit dan terluka.


"*Kenapa perasaan ini hadir ditempat yang salah"?.


🍓🍓🍓🍓🍓*


Mohon dukungannya like Vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2