Dibarter Ayah Tiriku

Dibarter Ayah Tiriku
par 29


__ADS_3

''Anda saudara dari Pak Langit''?.


Hazel yang sejak tadi menunduk dikursi tunggu,seketika mengangkat wajahnya.''Iya Dok''.laki-laki itu langsung berdiri dari duduknya dan menetap dokter dedepan dirinya''Ada apa ya dok''?.


''Ayo keruangan saya sebentar''.


Hazel menganguk laki-laki itu langsung melangkah mengikuti dokter didepanya.


''Silahkan duduk''.


Hazel langsung duduk,hatinya berdoa semoga sahabatnya itu baik-baik saja.


''Begini Pak''?.dokter itu terlihat menarik nafasnya panjang''Dari hasil pemeriksaan Tuan Langit memang terbukti mengkonsumsi obat-obatan terlarang beberapa tahun belakangngan ini''.


''Ya allah''.mengusap wajahnya kasar''Apa masih bisa disembuhkan Dok''?.mata laki-laki itu memerah.


''Insya allah bisa''.


''Bagai mana caranya Dok''?.tolong lakukan yang terbaik untuknya Dok''.wajah laki-laki itu sedikit berbinar,meskipun terbukti Langit pencandu aktif,tapi paling tidak sahabat sekaligus bosnya itu masih punya kesempatan untuk sembuh.


''Dengan cara Rehabilitas''.


''Apa tidak ada cara lain Dok''?.Hazel tak mungkin mengambil opsi ini,karna laki-laki itu yakin Langit juga tidak akan mau.


''Maaf tidak ada Pak''.


''Jika tidak melakukan rehabilitasi apa pasien bisa lepas dari obat-obatan itu Dok''?.Hazel masih berusaha agar bosnya bisa pulang kerumah,selain tak tega laki-laki itu juga takut nama baik Langit akan dipertaruhkan.


''Tentu saja tidak bisa,pasalnya korban penyalahgunaan narkoba harus melewati proses Detoksifikasi yang harus dilakukan oleh tenanga medis yang sudah ahli dibidangnya,dengan menjalani program khusus dipusat rehap korban akan mendapatkan dukungan medis untuk mengatasi Efek berhenti mengkonsumsi narkoba''.


Penjelasan dokter yang panjang lebar membuat Hazel termangu bingung harus melakukan dan menjawab apa lagi''?.laki-laki itu hanya diam dan sibuk memikirkan kemungkinan terburuk yang terjadi.''Dok''?.pangilnya lirih.


''Bisa rawat jalan kan Dok''?.


''Iya bisa''.


''Hufh''. Hazel menarik nafasnya panjang, paliang tidak Langit tidak harus berada dirumah sakit,karna jika laki-laki itu berada dirumah sakit dengan waktu yang lama ditakutkan akan diketahui orang luar.


''Ada yang perlu ditanyakan lagi''?.


''Saya minta tolong Dok''!.pintanya memelas.


Membuat Dokter didepannya mengernyit''Ya apa itu''?.


''Tolong rahasiakan identitas pasien''?.pintanya lagi.


''Maksudnya''?.


''Tolong jangan sampai kejadian ini diketahui orang lain,jika sampai kejadian yang menimpa tuan Langit sampai ketelinga masyarakat luar''?.wajah Hazel berubah menjadi menyeramkan dan mengisyaratkan sebuah ancaman''Itu artinya anda yang menyebarkan berita ini''Telunjuknya mengarah pada Dokter Bara.

__ADS_1


''Oh''. ayolah,aku tidak sepicik itu''.disertai kekehan''Aku tau siapa Langit Mahardika''.laki-laki itu menepuk-nepuk pundak Hazel.


''Baguslah kalau kau tau,kuharap kau melakukan yang terbaik untuknya''.


''Kau tenang saja''.


''Baiklah,apa ada lagi yang perlu kau sampaikan''?.tanya Hazel yang merasakan tubuhnya sudah benar-benar lelah dan perutnya sudah keroncongan minta diisi.


''Tidak ada''.


''Ya sudah kalau begitu saya permisi''.Hazel langsung melenggang pergi menuju kamar Dara.


''Alex''?.terkejut sudah pasti,entah kapan adinya itu datang''!.karna sekarang alex terlihat duduk dikursi tunggu yang ada didalam ruangan perawatan Dara.''Apa yang kau lakukan''!. kau mau mati''?.pelan suara Hazel namun penuh penekanan.


''Maaf Bang''?.aku hanya ingin melihat kondisinya sebentar saja''.


''Ya sudah sana keluar,biarkan nona istirahat''.


Alex menganguk,kakinya melangkah keluar kamar dengan gontai.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hari begitu cepat berlalu, hampir satu minggu Dara dirawat dirumah sakit dan selama itu juga Langit selalu menjaga sang istri, tak sekali pun dirinya pernah pulang kerumah apa lagi pergi kekantor.


Berkali-kali Papa dan Mamaya menanyakan keberadaan laki-laki itu namun Langit hanya menjawab,bahwa dirinya sedang ada pekerjaan diluar kota.


Tentang keguguran Daea''!.tak ada yang mengatkan pada wanita itu,Langit meminta semua yang mengetahui hal itu tidak memberitahukan pada istrinya.


''Eh iya Pak''.


''Aku bisa jalan sendiri Mas''?.tolak Dara saat suaminya akan mengangkat tubuhnya pada saat memasuki mobil.


''Jangan membantah''.


Dara akhirnya pasrahybibir wanita itu langsung bungkam setelah mendengar apa yang Langit katakan.bahkan sepanjag perjalanan menuju rumah pun tak ada yang suara sama sekali,semuanya bungkam.


''Selamat datang kembali Nona''?.Tuan''?.sapa para pelayan dan juga bara Bodyguard.


''Hem''.Langit hanya membalasnya dengan gumaman''Tolong bawakan tas yang ada didalam Mbok''?.pinta laki-laki itu setelah berhasil mengangkat sang istri dan membawanya menuju kamar utama dirumah itu,kamar yang awalnya adalah kamar pribadi miliknya.


''Ini Tasnya mau ditarok dimana Tuan''?.tanya Mbok Jum yang kini sedang berdiri didepan pintu kamar.


''Bawa kebelakang saja Mbok sekalian dicuci''.Langit menjawab sambil menyelimuti sang istri.


''Baik Tuan''.


''Jangan kemana-mana kau belum boleh turun dari tempat tidur''.


''Kenapa''?. bukannya Dara cuman sakit biasa ya''?.heran''Lagi pula Dara udah baikkan kok Mas''?.

__ADS_1


''Jangan membantah''.akhirnya remaja itu hanya bisa diam diiringi tarikan nafas panjang.


"Peraturan yang dia buat semakin mencekikku"?.batin Dara hanya bisa pasrah dengan semua yang terjadi.


''Apa kau tak ingin melanjutkan kuliah lagi''?.


Dara mendongakkan kepalanya agar bisa menatap wajah sang suami''Maksudnya''?.kening wanita itu berkerut.


''Ya''.aku bertanya padamu,apa kau tak ingin kuliah lagi''?.santai laki-laki itu bertanya namun pertanyaan itu tak hayal membuat pikiran Dara melayang entah kemana''?.


''Ampun''?.pekiknya langsung menunduk saat Langit ingin membenahi bantal yang dijadikan wanita itu sandaran.


"Apa aku begitu kejam dengannya selama ini''?. sampai dia begitu takut denganku"?.membatin,mata Langit menatap Dara lekat.


"Aku hanya ingin memperbaiki sandaranmu".lirihnya diiringi kecupan singkat.


Namun lagi dan lagi perlakuan itu membuat Dara semakin takut.


"Maafkan aku"?.desisinya menunduk untuk menutupi matanya yang sudah mulai mengembun."Istirahatlah aku akan keluar".setelahnya laki-laki itu langsung melangkah keluar dari kamar.


"Mbok"?.


"Iya Tuan"?.Mbok Jum melangkah mendekati Langit yang kini sedang berdiri didepan pintu menuju dapur.


"Siapkan makan siang untuk Dara Mbok"?.Ingat Mbok istriku masih dalam pantangan"?.


"Baik Tuan"?.Mbok Jum menatap Langit heran.


"Kayaknya tuan sudah mulai berubah".gumamnya setelah memastikan bosnya itu pergi.


"Sayang Mama datang"?.entah kebetukan atau apa''!. yang pasti kedatanggan Ana hari ini benar-benar membuat membuat seorang Langit bernafas lega.


Bagai mana tidak''!. jika dirinya belum pulang dari rumah sakit maka Ana akan mencari tau dimana dirinya berada,Langit tidak takut dengan sang Ibu tapi laki-laki itu takut jika Mamanya mengusik ketenangan sang istri apa lagi wanita itu masih belum pulih.


"Kenapa sudah beberapa hari ngak kekantor"?.


Tuan Mahardika,laki-laki paruh baya yang biasa dipangil Dika itu menatap Langit tajam.


''Maaf Pa Langit ada urusan diluar kota''.jawab laki-laki itu sambil mendaratkan bokongnya dikursi tamu.


''Kenapa begitu lama''?.biasanya ngak pernah''?.


Langit menarik nafasnya panjang''Langit butuh liburan Pa''.


🍓🍓🍓


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo.🙏🙏

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2