Dibarter Ayah Tiriku

Dibarter Ayah Tiriku
par 38


__ADS_3

''Boleh Dara pergi menemui Ibu sebentar Mas''?.Dara yang sejak tadi hanya diam seribu bahasa akhirnya kembali bersuara.


''Mas temani''?.pintanya sambil menoleh pada sang istri sekilas.


''Ngak usah Mas,Dara bisa sendiri''.tolak wanita itu masih pokus menatap jalanan melalui jendela mobil.


''Jangan membantah Dara''?.bentaknya hingga membuat wanita yang duduk tepat disebelahnya itu tersentak.


Air mata yang sejak tadi terus mengalir kini mengalir semakin deras.


''Maafkan Mas''?.lirihnya mencoba meraih jemari sang istri,namun dengan cepat ditepis istrinya itu.


''Kenapa Mas tega sama Dara''?.lirihnya sesegukan.


''Ini mau kemana Tuan"?. kerumah Tuan atau kerumah orang Tua Nona Dara''?.Kamal yang binggung mau berbelok kemana''?. akhirnya memberanikan diri untuk bertanya.


''Ibu''?.


''Pulang''.


''Haduh apes''?.gumam Kamal pelan saat mendengarkan jawaban yang berbeda dari kedua majikannya itu''Ini mau kemana sebenarnya Tuan''?.


''Pulang Mal''.pinta Langit yang diangguki langsung oleh Kamal.


Sementara Dara.


Wanita itu akhirnya mengunci mulutnya rapat,karna walau bagai mana-pun dirinya bersikeras untuk pulang, tapi jika Langit sudah mengatakan tidak, itu artinya tidak. apa pun yang akan dirinya lakukan hasil akhirnya tetap tidak.


"Malam Tuan"?.sapa Alex yang kini sedang duduk-duduk dipos penjaga.


Langit tidak menjawab, laki-laki itu langsung melangkah lebar mengikuti istrinya yang sudah lebih dulu memasuki rumah.


"Tuan kenapa"?.tanya laki-laki itu pada Maman.


Yang ditanya hanya menjawab dengan mengedikkan bahunya, kemudian melangkah menuju dapur."Mbok"?.pangilnya saat melihat Mbok Jum sibuk menyiapkan makan malam untuk sang majikan.


"Ono Opo To Man"?.sampean iki bikin kaget saja"?.gerutu Mbok Jum yang terkejut dengan kedatangan Maman yang tiba-tiba.


"Biasa Mbok kopi".pintanya sambil menlongok pada hidangan makan malam sang Bos."Elah, tempe lagi".begidik"Aku saja yang asli jawa,ora doyan tempe Mbok,lah Tuan"!.tiap hari makan tempe opo ndak bosan"?.tanya laki-laki itu sambil melangkah mendekati meja makan para Bodyguard dan pelayan.


"Ya mana Mbok tau,Orang tadi Tuan mintanya dimasakin makanan kesukaan dia".jadi ndak salah To, kalau Mbok masak tempe semua"?.Mbok Jum berbicara sambil meletakkan menu terakhir yaitu tempe oseng.

__ADS_1


"Nah ini baru makan malam"?.mata laki-laki botak itu berbinar saat melihat hidangan yang ada diatas meja mereka.ayam gorang dan sambal terasi tak lupa juga lalap penambah nafsu makan.


"Eh Man ojo dihabisi, itu si Alex sama Kamal belum makan"?.Mbok Jum sudah mewanti duluan sebelum laki-laki konyol itu menghabiskan semua makanan yang ada.


"Iya Mbok,belum juga makan"?.gerutunya sambil meraih piring dan makan dengan lahap.malam telah larut namun perutnya yang lapar membuat laki-laki itu kalap dan hampir menghabiskan sebuah nasi.


"Asik benar kau makan Man"?.Kamal menarik kursi yang ada didepan laki-laki itu.


"Lho nasinya cuman tingal segini Man"?.Kamal mengangkat mangkok nasi dan menatapnya dengan tatapan meringis.


"Maaf Mal,aku kalap"?.nyengir"Habis Mbok Jum masak enak tenan".ucapnya sambil menjilat jari-jarinya yang masih menempel nasi.


"Hah"?.Kamal menarik nafasnya panjang"Kau memang sahabat ngak ada otak"?.kesalnya.


Bukannya marah,Maman malah terkekeh"Rejeki ndak boleh disia-siakan"?.ucapnya kemudian melangkah pergi setelah meminum air putih satu gelas besar.yang katanya sebagai penunda lapar.


Membuat Kamal mengelengkan kepalanya, padahal nasi satu menjikom sudah hampir habis masuk kedalam berut laki-laki itu,namun laki-laki otak setengah itu masih mengatakan minum air untuk menunda lapar.


"Mana nasinya"?.tanya Alex yang baru saja akan duduk.


"Tu"?.tunjuk Kamal pada nasi yang hanya tingal satu centong.


"Masa segini sih"?.kesal Alex yang masih berdiri.


Alex menarik nafasnya panjang,kemudian duduk dikursi yang tadi Maman duduki.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sementara diatas.


"Makan yuk sayang,Mas lapar sekali"?.sudah berkali laki-laki itu membawa sang istri berbicara, namun wanita itu tetap bungkam.


Mambuat Langit semakin gusar.


"Dara ayolah maafkan mas"?.bukan maksud Mas membohongimu,Mas hanya ngak mau kamu sedih dan membenci Mas"?.lirihnya melangkah mendekati sang istri dan meraih pundak wanitanya itu.


''Ngak ada yang perlu dimaaf-kan Mas''.lirih Dara pelan,namun penuh dengan penekanan''Dara cukup tau diri,Mama Mas benar, Dara hanya seorang wanita pemuas nafsu,jadi wajar saja jika Mas bisa melakukan apa saja pada Dara''.meskipun wajahnya mencoba untuk tegar namun tidak dengan hatinya,yakinlah tak ada yang tidak terluka jika berada diposisi dirinya.


"Jangan menetes,jangan menetes"?.batinya berharap air mata yang sejak tadi sudah mengambang dipelupuk matanya tidak menetes.sungguh wanita itu benci dirinya yang sekarang,wanita lemah dan mudah sekali meneteskan air mata,bukankah kekejaman ini sudah biasa dirinya lihat dan dapatkan saat dirumah kedua orang tuanya"?.jadi untuk apa dirinya menangis dan bersedih lagi sekarang"?.bukankah sudah saatnya dirinya menciptakan kebahagiaan dirinya sediri"?.meskipun berada dibawah tekanan"?.


"Kenapa bicara begitu"?.siapa yang bilang kamu wanita pemuas Nafsu"?.memutar tubuh sang istri."Kamu istri Mas,Istri seorang Langit Mahardika.bukan wanita pemuas nafsu yang seperti Mama bilang,Mama ngak tau apa-apa tentang kamu"?.jelasnya panjang lebar.

__ADS_1


Dadanya yang sakit berusaha iya tahan meskipun sesekali terlihat laki-laki itu memercing menahan tubuhnya yang rasanya remuk semua.


"Aaaarrrrgg".sudah tidak tahan menahan rasa sakit yang semakin mendera, akhirnya Langit melorot dilantai kamar sambil meremas dadanya yang semakin sesak.


"Mas kenapa"?.Dara berjongkok meraih lengan suaminya dengan wajah panik.


"Pangil Hazel".mohonnya dengan wajah memerah


"Biar Dara aja Mas,apanya yang sakit"?.tanya Dara yang sudah mulai kelimpungan.bahkan rasa kesal dan kecewanya langsung hilang entah kemana"?. saat melihat laki-laki yang iya cintai begitu menderita menahan sakit.


"Panggil Hazel Dara".Aarrrggg"?.


Dara tersentak mendengar suara bentakan suaminya.


"Cepat Dek"?.lirihnya sudah mulai kehilangan kesadaran.


Dara yang kebingungan dengan apa yang terjadi dengan suaminya"!. langsung berlari keluar kamar dan melangkah menuju kamar Hazel.wanita itu bahkan lupa jika sekarang dirinya belum terlalu pulih.


"Tok..tok..Bang"?.pangilnya dengan nada panik.


Hazel yang awalnya sudah terlelap kembali terbangun"Siapa sih"?.kesalnya sambil menguap dan melangkah menuju pintu.


"Klek".


Pintu terbuka memperlihatkan Dara yang berdiri didepan pintu kamarnya dengan linangan air mata.


"Ada apa Nona"?.meneliti wajah istri bosnya itu.


"Mas Langit Bang"?.lirihnya dengan wajah pucat.


"Langit"?.Hazel sepertinya sudah tau apa yang terjadi pada bosnya itu,dengan cepat laki-laki tampan itu melangkah menuju tas punggung yang dirinya bawa dari kampung tadi dan membuka botol obat kemudian mengambilnya satu butir.detik berikutnya laki-laki itu langsung berlari menuju kamar utama.


"Lang"???.."Ya allah"?.


🍓🍓🍓🍓🍓


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏


Outhor dari tadi ngak bisa konsen diganguin bocil mulu.😁😁

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2