Dibarter Ayah Tiriku

Dibarter Ayah Tiriku
Par 33


__ADS_3

''Anda sudah kelewatan Nyonya''.


''Man telfon polisi''.


''Lancang kau ya''?.Ana menatap Alex tajam menghunus.''Barani kau melaporkan saya, kau akan menyesal''.ancamnya bahkan telunjuk wanita itu menari-nari didepan wajah Alex.


''Saya tidak takut Nyonya,silahkan apa yang mau nyonya lakukan''?.menantang,laki-laki itu sama sekali tidak branjak sedikitpun dari tempatnya berdiri.


''Telfon sekarang Man''.


''Baik''.


''Tante lebih baik kita pergi sekarang''.Mila berbisik tepat ditelingga wanita gempal itu.


''Tapi''?.balas berbisik.


''Kita akan cari cara lain Tante''.


Ana langsung menganguk, kemudian melanggang pergi.


''Nona''?.Dar yang syok langsung ambruk dan pingsan.


''Aduh gendut sialan''.umpat Maman kesal bukan main.laki-laki itu bahkan terus mengomel saat membantu Alex mengangkat Dara kedalam kamar kembali.


''Apes kita ini kalau sampai ketahuan Tuan''.gumam Kamal mengaruk kepalanya sendiri.


''Nona''?.Alex menepuk wajah pucat Dara, mata laki-laki itu bahkan sudah mulai berkaca-kaca.''Man pangil Mbok Jum Man''?.sungguh laki-laki itu benar-benar tidak mengerti bagai mana caeanya menyadarkan orang yang pingsan.


Yang jelas saat melihat Dara pingsan dirinya ikut ketar-ketir tak tentu arah.


"Ok".Maman dengan cepat melangkah menuruni tangga menuju dapur.


''Lah ngapain to Man"?. malah kedapur''?.Mbok jum menatap Maman heran,pasalnya wanita gempal itu baru saja mendengar keributan diatas.lah".sekarang laki-laki botak itu malah enak-enakkan makan gorengan.


''Lah dalah,aku lupa to Mbok''?.menepuk keningnya sendiri.


''Ono opo To Man''?.Mbok Jum ikut binggung melihat Maman yang tiba-tiba berdiri dari duduk santainya.


''Maman''????.


Pangilan Alex dari atas membuat Maman ketar ketir.''Lah dalah, Mbok mati aku''.Ayo Mbok keatas''.laki-laki botak itu langsung menarik Mbok Jum menuju lantai atas.


''Pelan to Man,Mbok bisa mati ini''.keluhnya yang kesusahan mengimbangi langkah laki-laki botak itu.


''Woalah Mbok-Mbok iki nyawa ku taruhannya lho Mbok''.


''Sampean iku,ngomong nyawa taruhannya,lah, itu gorengan Simbok dimakan juga''.Mbok Jum terus mengomel karna kesal cemilan sorenya diembat Maman hingga tandas.


"Uwes lah Mbok,soal gorengan kita bahas nanti"?.


''Kenapa lama sekali sih Man''?.kesal Alex yang sudah berdiri dengan berkacak pinggang didepan laki-laki botak yang bersusah payah menelan gorengan terakhirnya itu.

__ADS_1


''Maaf To Lex,aku kelupaan''.lirihnya mengaruk kepalanya yang tampa rambut.


Alex berdecak,wajah laki-laki itu jelas terlihat kesal dan kawatir,pasalnya sejak tadi Dara masih enggan membuka mata.


''Lho Nona Dara kenapa''?.tanya Mbok Jum yang langsung melangkah mendekati istri Bosnya itu.


''Diserang monster dia Mbok''.celetuk Maman yang langsung mendapatkan lirikan maut dari Alex.


''Nyonya Ana''?.Mbok Jum langusng tanggap,Kakinya dengan cepat melangkah menuju nakas dan mengambil minyak kayu putih.


''Non bangun Non''.Mbok Jum mengusap kening,hidung serta telapak tangan Dara yang dingin dengan minyak angin.


Sementara Langit yang ada disana.


''Aaarrrgg''.kembali laki-laki itu meremas dadanya yang kembali sakit setelah bangun tidur saat sampai didesa yang mereka tuju.


''Tuan kau kenapa''?.Hazel dengan cepat berlari mendekati sang Bos yang kini sedang meringkuk disamping mobil.


''Ngak tau,sakit sekali''?.lirihnya memercing menahan sakit disekujur tubuhnya.


''Ya Allah tuan".Panik."Apa kita perlu kerumah sakit dulu''?.


Langit mengelangkan kepalanya.''Tidak perlu,berikan aku minum''.pintanya sambil mengusap keningnya yang dibanjiri keringat.


Hazel dengan cepat melangkah memasuki mobil dan mengambil minuman mineral Langit yang tadi sempat dibelinya.


''Masih kuat jalan masuk kepenginapan ngak''?.laki-laki itu berjongkok sambil mengusap tengkuk sahabat sekaligus bosnya itu.


''Ck". kau ini,sudah begini masih saja sombong''.ketusnya sambil berdiri''Ayo katanya sudah kuat jalan, kita istirahat dulu dipenginapan.soalnya sudah sere,besok pagi-pagi kita kerumah perangkat desa''.


Langit menganguk,kemudian bangkit berdiri,namun kerna kepalanya masih keliyengan,membuat laki-laki itu terhuyung dan hampir tumbang jika saja Hazel dan bodyguardnya tidak cepat menagkap tubuh tegap laki-laki itu.


''Katanya kuat,dasar kau ini keras kepala sekali''.ketusnya.


''Sudah lah Zel,aku sedang malas berdebat denganmu''.kakinya melangkah dengan pelan diikuti Hazel.sementara kedua pengawal yang mereka bawa bertugas membawa tas dan juga perlengkapan mereka selama disana.


"Ini kamar Tuan".membuka pintu kamar rumah pangung yang bergitu sederhana hingga seorang Langit melotot tak percaya.


"Apa kau gila memintaku tingal dirumah seperti ini"?.suaranya saja yang meninggi, namun kini tubuh laki-laki itu bersadar diteras rumah.mengingat sekarang kepalanya masih sedikit pusing.mungkin ini hanya efek dirinya kelamaan tidur dijalan,mengingat jalan menuju kekampung ini begitu hancur.


"Hanya adanya ini Tuan mesti gimana lagi"?.tersenyum jahil"Apa Tuan mau menginap dirumah kepala desa"?.


"Kenapa kau bertanya begitu"?.melirik sinis"Senyummu membuatku curiga"?.memindai wajah jahil Hazel.


"Tidak ada tuan,dengar cerita dia itu memiliki anak perawan yang cuuuantik siapa tau tuan berminat"?.jempolnya menari-nari didepan wajah Langit.


"Ck".aku disini saja"?.menjawab malas, bahkan kakinya sudah mulai menlangkah memesuku rumah"Ini kuat dipijak ngak Zel"?.ragu,kakinya mencoba menginjak-injak lantai yang dilapisi tikar.


"Kuat tuan,Aman.asalkan tuan jangan melompat saja"?.


"Kenapa"?.matanya melirik Hazel.namun kakinya masih mencoba mencari pijakan yang dirasa cukup kokoh untuk dipijak.

__ADS_1


"Tidak ada,aku takut tubuh tinggi dan kekarmu nanti malah terperosok dibawah kolong"?.tawa Hazel pecah diikuti kedua Bodyguard dibelakangnya.


"Ah kau ini".matanya mendelik menatap Hazel tajam.


''Permisi Tuan''?.sepasang suami istri datang menghampiri mereka.


''Oh ini yang ditunjuk untuk menyiapkan makanan selama kami disini ya''?.Hazel dengan cepat berdiri menyapa kedua suami istri paruh baya yang ada didepan mereka sekarang.


''Iya Tuan''.menunduk hormat''.Monggo kerumah kami sekarang,makan malamnya sudah siap''?.jempolnya menunjuk arah luar rumah.


"Entah kenapa aku merasa ngeri dengan mereka"!.batin Langit bergidik, laki-laki itu sempat berpikir jika sekarang dirinya sedang berada dikampung hantu yang sangat kencengkam.


"Kau jangan berpikir yang tidak-tidak"?.Hazel berbisik tepat ditelinga sahabatnya itu membuat Langit mendelik tajam.


"Monggo Tuan"?.


"Ayo Tuan"?.ajak Hazel meminta bosnya itu melangkah duluan.


"Kau saja yang dulu".pintanya langsung mendorong sahabatnya itu.


Hazel hanya menangapi bosmya dengan kekehan,kemudian melangkah mengikuti kedua suami istri didepannya"Ayo"?.ajak laki-laki jangkung itu pada kedua bodyguard yang selalu setia menjaga mereka.


"Silahkan masuk Tuan"?.mempersilahkan masuk."Sikahkan duduk"?.


Langit kebingungan mau duduk dimana sementara Hazel dan kedua bodyguard yang biasa dipangi Ali dan Anto itu sudah duduk duluan.


"Duduk Tuan"?.pinta Hazel sambil menarik pergelangan tangan sahabatnya itu.


"Dimana "?.menatap kesana kemari mencari Sofa.


"Disini Tuan,dimana lagi"?.udah ayo".


"Tapi"?.masih mau protes,apa lagi saat melihat tikar yang akan mereka duduki terbuat dari pandan.


"Maaf ya Tuan,rumah Bapak ngak layak"!.ucap laki paruh baya itu sambil meletakkan bakul nasi didepan mereka.


"Nduk bawa sayurnya kesini"?.


"Njeh Pak"?.seorang wanita sekitaran umur 20 tahun keluar dari dapur sambil membawa nampan.


"Wah ayu sekali"?.celetuk Hazel,sementara Langit hanya cuek saja tanpa berniat menoleh apa lagi kagum.


🍓🍓🍓🍓


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏.


Maaf kalau bahasa jawanya kurang tepat,outhor hanya orang melayu tapi jujur suka aja sama bahasa jawa.🙏🥰


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2