
Dinginnya angin malam menerpa wajah laki-laki yang kini berdiri diatas balkon kamar miliknya, kedua tangannya bertumpu pada besi pagar balkon.kepalanya mendongak keatas, matanya menatap bintang yang bertaburan diatas sana,ada kerinduan yang mendalam dihatinya, berharap dengan melakukan ini setiap malam,wanita yang dirindukannya juga melakukan hal yang sama.
Sudah hampir lima bulan istrinya menghilang,itu semua mampu membuat otaknya menjadi kacau, hidupnya sembrawut tidak terurus.hatinya hancur, rindunya mengebu-gebu.sungguh ini benar-benar menyiksa.
Satu bulan yang lalu Hazel sudah berhasil menyekap Mauren namun semuanya gagal, Mauren mengatakan setelah dirinya menculik wanita itu Dara menghilang entah kemana''?.
Beberapa anak buah Wanita sialan itu juga sudah disekap Hazel,namun semuanya tetap gagal.bahkan anak buah Langit sudah menyusuri dimana tempat terakhir Dara diculik, namun tak ada tanda-tanda jika wanita itu masih ada disana.
Entah istrinya itu masih hidup atau sudah mati''?.
Langit mengelengkan kepalanya keras,untuk mengusir pikiran buruk yang hadir diotaknya saat ini.
''Dia tidak boleh mati''.cengkraman tangannya pada besi Belkon semakin kuat.hingga menimbulkan urat-uratnya yang menonjol.
Ada rasanya nyeri yang teramat dalam dihatinya,saat dirinya dipaksa Hazel periksa kerumah sakit, karna hampir dua bulan dirinya selalu muntah-muntah dan pusing.saat itu dokter mengatakan jika mungkin dirinya mengalami kehamilan simpatik.itu artinya istrinya itu sedang hamil sekarang.
Jika benar,bukankah itu artinya wanitanya itu masih hidup''?.
Langkah kakinya dengan cepat menuruni tangga dan masuk kedalam ruangan kerjanya,jemari tangannya dengan cekatan membuka laptop dan melihat rekaman CCTV.
''Binggo''???.
''Hazel''?..Hezel''??.
''Kumat lagi''.gumam Hazel dengan nada kesal,sudah lima bulan bosnya itu selalu menyusahkan dirinya,dokter sudah menyatakan Langit sembuh total,dari trouma masa lalunya. laki-laki itu juga sudah dinyatakan bebas dari kecanduan obat-obatan yang dulu laki-laki itu konsumsinya.
Namun sekarang''!. kegilaan laki-laki itu lain lagi.Langit akan mengangu hidupnya disetiap menit ,detik dan kapan saja,Langit sudah bagaikan momok yang begitu menakutkan bagi Hazel.laki-laki itu seolah-oleh gentayangan dimana pun dirinya berada, bahkan dalam otaknya pun berputar-putar nama Langit, hingga Hazel lupa memikirkan tentang masa depannya sendiri.
''Hazellll''???kembali terdengar suara itu mengelegar,suara yang sama sekali tidak ingin Hazel dengar.
Mengesalkan''?.
Laki-laki yang sudah bersiap tidur itu akhirnya dengan berat hati kembali bangun
''Aku sudah seperti tingal dirumah sakit jiwa''?.keluhnya dengan mata terkantuk-kantuk.
''Ada apa lagi sih Lang''?.kesalnya diiringi dengan tatapan malas.
__ADS_1
''Aku disini bodoh''?.kesal Langit dengan perkacak pinggang,punggungnya iya sandarkan didaun pintun matanya menatap Hazel tajam.
''Ck''.Hazel berdecak,kaki yang awalnya sudah mulai menapaki anak tangga akhirnya urung,laki-laki itu kembali turun dan melangkah mendekati Bosnya yang kini menatapnya kesal, namun entah kenapa Hazel merasa ada binar bahagia disana''Ada apa''?.ketusnya.
''Kau hubungi Marvin sekarang juga,minta dia melacak kebaradaan Daraku''?.
"Kenapa dia ini"?.apa dia sudah gila"?.Hazel mambatin,laki-laki itu berpikir jika sekarang bosnya sudah gila karna ditinggal istrinya.
"Aku tidak gila, ayo sini ikut aku"?.menarik tangan Hazel dan membawanya masuk kedalam ruangan kerjanya."Kau lihat ini"?.menunjuk layar Laptop."Kau lihat Dara saat keluar dengan laki-laki bodoh itu mengunakan jam tangan"?.
Hazel meringis saat mendengar Langit mengatakan laki-laki bodoh,bukankah itu artinya Langit mengatainya bodoh"?.Ck bosnya selalu begitu.
"Maksudnya"?.Hazel masih belum mengerti, laki-laki itu hanya bisa menerka-nerka apa yang ingin disampaikan Bosnya itu.
"Aku memasang GPS dijam tangan yang Dara gunakan"?.jelasnya dengan nada semangat,senyum yang sudah lama hilang kini tercekat dengan nyata dibibir tipisnya.
"Benarkah"?.Hazel ikut tersenyum,bahkan tanpa sadar kedua laki-laki dewasa itu kini berpelukan.
"Ehem"?.suara deheman seseorang membuat pelukan keduanya terlepas.
"Ehem"?.Langit mengontrol rasa malunya dengan berdehem."Cepat hubungi Marvin jika sudah ditemukan keberadaan Dara kita berangkat malam ini juga,dan kau Alex siapkan semuanya"?.Langit sudah tegas seperti biasanya.
"Baik Tuan"?.Alex yang awalnya ingin mengatakan jika Mauren kabur akhirnya urung iya lakukan. laki-laki tampan itu kembali keluar dari ruangan sang bos dan melangkah menuju dimana kamar para pembantu dirumah itu.
"Tuan"?.Langit yang sejak tadi duduk dimeja kerjanya,jemarinya mengetuk-getuk meja karna sudah tidak sabar mendengarkan dimana kini istrinya itu berada"?.
"Iya bagai mana"?.laki-laki yang mengenakan setelan piama tidur itu dengan cepat berdiri dan melangkah mendekati Hazel dengan wajah penuh harap.
"Nona Dara sekarang ada dipolosok pulau jawa Tuan"?.
"Dimana itu"?.tanya laki-laki itu antusiasi, dirinya sudah benar-benar tidak sabar ingin bertemu Daranya,senyum tak henti-hentinya mengambang dibibir laki-laki dewasa itu.belum pernah Langit merasakan sebahagia ini.
Kini Hazel yakin bahkan bosnya itu sudah benar-benar mencintai istrinya
"Kertoembo kabupaten medium Tuan,tepatnya dijawa timur"?.
"Dimana itu"?.Langit terlihat benar-benar bingung,wajah yang biasanya tegas dan pintar sekarang terlihat Konyol dan bodoh.
__ADS_1
"Didaerah jawa tuan,hanya saja''!.sekarang Nona berada dikampung plosok.kampung yang tidak dialiri listrik sama sekali"?.
Langit menarik nafasnya panjang.tak terbayang bagai mana menderitanya istrinya itu sekarang"?.
Langit berpikir jika istrinya itu menderita sekarang,lain lagi dengan Dara,setelah beberapa bulan dirinya ada disini hatinya yang awalnya hancur dan brantakan, kini sudah mulai membaik, meskipun tidak sepenuhnya baik. karna rasa rindunya pada seng Ibu membuatnya sulit untuk behagia sepenuhnya.
Bayu yang kaku dan jutek sangat bisa diandalkan.laki-laki cuek itu selalu tau apa yang Dara inginkan.
Dara sudah tau jika sekarang dirinya sedang mengandunga anak dari Langit, itu semua karna beberapa bulan yang lalu Bayu sendiri yang memeriksanya,bahkan Bayu menjelaskan jika dirinya adalah seorang dokter Obyn,disebuah rumah sakit besar dijakarta.
Bahkan kini perut wanita muda itu sudah terlihat membuncit mengingat kandungannya sudah jalan enam bulan.
"Kau mau makan apa hari ini"?.perhatian yang Bayu berikan disetiap harinya membuat keimanan Dara mulai goyah.
Hati yang awalnya dipenuhi nama Langit,kini nama Bayu juga ada disana,nama laki-laki yang selalu ada untuknya, saat dirinya sedih, bahkan sakit pun Bayulah yang bersusah payah merawatnya, begitu juga dengan nenek Sutinah.
"Kau mau kemana"?.bukannya menjawab Dara malah balik bertanya saat melihat laki-laki tampan yang berdiri didepannya itu sedang membawa sebuah pancing.
"Aku mau memancing".
"Apa aku boleh ikut"?.
🍓🍓🍓🍓🍓
LANGIT MAHARDIKA
Dara
Bayu
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
__ADS_1
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏
Tbc.