Dibarter Ayah Tiriku

Dibarter Ayah Tiriku
Par 66


__ADS_3

''Anak Papa lagi apa sayang''?.mengelus perut buncit istrinya lembut.


Mata Dara mulai berkaca-kaca,namun dengan cepat wanita itu mengontrol parasaannya.


"Aku harua kuat,aku tidak boleh lemah"?.batinya menguatkan hatinya yang mulai rapuh.


Entahlah hamil membuat dirinya menjadi cenggang.


"Ayo pulang sayang"?.kepalanya mendongak menatap wajah sang istri.


"Aku tidak mau"?.jawab Dara tegas.mata wanita itu bahkan enggan menatap suaminya.


"Kenapa"?.Langit berdiri menatap wajah istrinya lekat.


"Jangan ikut campur,biarkan mereka menyelesaikan masalah mereka"?.Hazel menarik lengan Bayu,saat laki-laki itu ingin melangkah mendekati Dara dan juga Langit.


"Sudah duduk disini"?.pinta Nek Sutinah pada cucunya.sungguh wanita sepuh itu tak ingin cucunya kenapa-napa,apa lagi sampai terluka, mengingat laki-laki yang datang kerumah miliknya tidak sendiri,melainkan banyak.Sutinah yakin Bayu tidak akan sanggup melawan mereka.


Bayu menarik nafasnya panjang,detik berikutnya laki-laki itu langsung mengikuti saran sang nenek, Bayu kini duduk tepat disamping wanita sepuh itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Diluar.


"Kenapa kau tidak ingin pulang"?.sudah mulai kesal."Apa kau tak ingin pisah dari laki-laki jelek itu"?.tunjuknya pada Bayu.


"Kalau iya memangnya kenapa"?.tantang Dara dengan tatapan tak kalah tajam.


"Kau"?.menunjuk wajah istrinya yang kini sudah mulai berani padanya.


"Apa Dara sudah tidur dengan laki-laki itu"?.apa anak dalam kandungan Dara benar anakku atau"?.hatinya mulai was-was, entahlah pikiran laki-laki itu kini buyar entah kemana''?.


"Apa"?.kau mau memukulku lagi"?.ayo pukul, kalau kau mau,bahkan pukul aku sampai mati. bukankah itu yang kau mau"?.menatap suaminya dengan tatapan nyalang."Kenapa kau tidak membunuhku dengan tanganmu ini"?.mengangkat tangan suaminya."Kenapa kau harus menyewa pereman untuk menghabisiku''?. jika kau bisa melakukannya sendiri"?.


"Apa maksudmu"?.Langit menatap Dara dengan wajah binggung, laki-laki itu benar-benar tidak mengerti dengan apa yang istrinya katakan.


"Ck"?.bersecak."Kau jangan pura-pura bodoh, bukankah kau yang meminta pereman untuk menculik dan memperkosaku"?.


"Apa"?.Langit mengepalkan tangannya rahangnya mengeras.


"Kurang ajar,siapa yang sudah memfitnahku"?.geramnya dengan gigi bergemeletuk kuat.


"Mauren"??.gumamnya mengingat wanita pelacur yang selalu mengacaukan hidupnya."Lihat saja kau akan habis ditanganku"?.geramnya dengan gigi bergemeletuk menahan amarah.


Dara yang melihat laki-laki didepannya yang mulai diliputi emosi sedikit ciut.namun tekatnya sudah bulat, mulai dari sekarang dirinya tidak ingin lemah lagi,itu janjinya.


''Bukan aku yang melakukannya sayang''.jemari tangannya berusaha menarik Dara mendekat, namun wanita itu masih menghidar.''Hazel kesini kamu''?.Langit memijat kepalanya yang berdenyut,kenapa masalah hidupnya silih berganti''.?. tak bisakah dirinya hidup tenang''?.

__ADS_1


''Iya tuan''?.Hazel menunduk,detik berikutnya kepala Laki-laki itu menoleh pada Dara.


''Dara Abang rindu''?.celetuknya sudah ingin melangkah memeluk remaja yang sudah iya anggap seperti adikya itu.


''Barani mendekat,habis kau''?.serkas Langit dengan tatapan tajam.


''Maaf Tuan''.lirihnya teekekeh.


''Jangan ketawa,sekarang jelaskan pada istriku.jika aku tidak pernah meminta pereman untuk menculiknya,aku bisa gila kalau begini terus''.ucapnya furstasi.


Akhirnya Hazel menceritakan apa yang sebenarnya terjadi.


''Tatap saja, jika aku kembali kesana dia pasti akan menyiksaku lagi''?.ketus Dara, kakinya bahkan sudah mulai melangkah menjauh. dinginnya udara pengununungan membuat tubuhnya mulai mengigil.


''Kau mau kemana''?.sentak Langit takut istrinya hilang lagi.


''Aku mau masuk,mau kemana lagi''.kaki Dara kini sudah melangkah menuju rumah nenek Sutinah,dirinya keluar rumah tadi karna ingin buang air kecil,entah kenapa sememjak hamil hampir setengah jam sekali selalu kebelet pipis.


''Tadi kau kabur,sekarang kau masuk lagi kerumah reot ini,mau mu apa sih Ra''?.kesalnya ikut melangkah memasuki rumah yang menurutnya sangat buruk.''Aduh''?.berkali-kali laki-laki itu meringis saat kepalanya tampa sengaja terhantuk konsen pintu yang terbuat dari kayu.


''Sialan''?.kenapa membuat rumah seperti rumah kurcaci''?.kesalnya,jemari tangannya mengusap kepalanya yang sakit.


Hasel berserta yang lainnya terkekeh melihat kelakuan bos mereka.


Laki-laki itu selalu cerewet jika yang ada didepan matanya tidak sesuai yang dirinya inginkan.


Sementar Bayu,hanya bisa menatap semua yang ada didepan matanya dengan tatapan nanar.dirinya laki-laki baik-baik tak mungkin baginya merebut istri orang lain, karna agamanya melarang.dosa besar jika sampai dirinya melakukan itu semua.untuk saat ini dirinya hanya bisa pasrah akan takdir.namun tak tau jika nanti karna hati manusia kadang mudah berubah-ubah.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Semantara dikamar.


''Ayo pulang sayang''?.


Dara bergeming,membuat Langit kesal sendiri. kaki laki-kaki itu sudah mulai melangkah mendekati istrinya''Ra ayo pulang''?.merengek seperti anak kecil.


Dara tetap tak bergeming,wanita itu membaringkan tubuhnya diatas tempat tidur, membelakangi laki-laki yang sejak tadi terus saja mengoceh.


''Ck''.kau tega padaku''.gumamnya pelan. bahkan kini laki-laki itu juga ikut naik diatas tempat tidur yang tidak terlalu besar namun cukup untuk mereka berdua.


Dipeluknya tubuh istrinya itu dari belakang, jemari tangannya mengelus perut buncit Dara lembut,berkali-kali Dara menhempaskan tangannya namun berkali-kali juga laki-laki itu mendaratkan jemarinya lagi keperut sang istri.


"Apa kau meresakan belaian Papamu Nak"?.batin Dara,saat jemari Langit mengusap perutnya lembut.entah perasaan apa yang iya rasakan sekarang''?.yang jelas saat didekat laki-laki itu rasa nyaman dan tenang yang iya dapatkan.


"Ini kenapa lagi"?.protes Dara karna jemari Langit yang awalnya hanya berada diperut kini malah merayap sampai keatas.


"Kagen sayang"?.bisiknya tepat ditelinga Dara, hingga tubuh wanita itu meremang namun dengan cepat iya tepis.

__ADS_1


Dirinya tidak boleh lemah,apa lagi cepat luluh,jika dirinya mudah lemah''!.maka Langit akan dengan mudah menindasnya lagi,dirinya tidak mau itu.


"Aku ngak"?.ketas Dara,membuat laki-laki yang ada dibelakangnya tersenyum kecut.


"Apa sih"?.Dara menyentak lengan Langit yang sejak tadi sama sekali tidak mau diam.


"Ra"??..pangilnya dengan nada berat.sungguh sekarang nafsu memenuhi seluruh jiwanya.melihat tubuh Dara yang berisi ditambah perutnya yang buncit membuat laki-laki itu belingsatan.


"Ra,kau belum pernah tidur dengan laki-laki lain-kan"?.butuh jawaban yang jujur,sungguh laki-laki itu akan menghabisi siapa saja yang berani menyentuh wanitanya.


Dara diam,wanita itu malas bersuara.


Satu menit


Lima menit


Sepuluh menit


Lama menunggu akhirnya Langit mengintip wajah istrinya.


"Sial,dia malah tidur"?.kesalnya tampa sadar mengumpat.jemarinya mengusap wajahnya kasar, detik berikutnya laki-laki itu langsung bangkit dari berbaringnya kemudian melangkah dengan gontai keluar kamar.


"Kalian kembali kepenginapan saja,aku akan menginap disini"?.tampa malu dan tanpa bertanya dulu pada empunya rumah Langit berbuat seenak jidaknya.


Membuat Hazel menatapnya tak percaya.


"Laki-laki ini selalu berbuat seenak jidatnya".batin Hazel menetap bosnya tidak percaya.


"Sudah sana, besok pagi-pagi kau sudah harus ada disini"?.melambaikan tangannya mengusir.


"Sialan"?.umpat Hazel kesal.


"Baik Tuan"?.Hazel menunduk hormat.


"Permisi Mas,Nek kami Pamit, titip Bos ya"?.


🍓🍓🍓🍓


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏.


Mohon bantu dukung novel baru outhor.



Tbc.

__ADS_1


__ADS_2