Dibarter Ayah Tiriku

Dibarter Ayah Tiriku
Par 49


__ADS_3

''Lang sebentar''.


Langit bergeming,bahkan laki-laki itu dengan cepat melangkah memasuki mobil dan meleset pergi dengan kecepatan tinggi.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


''Bagai mana sayang''?.seorang wanita paruh baya kini sedang menghubungi seseorang.


''Susah Tante dia masih marah denganku''.keluh wanita dari seberang sana.


''Kau sabar saja dulu,senin nanti kau datangi dia dikantor,kau bawa makanan kesukanannya, Tante yakin dia akan kembali luluh denganmu''.


''Ok Tente''.senyum sinis kini terbit dibibir tipis wanita itu.''Kita lihat saja nanti,seberapa kuat kau membendung perasaan rindumu''.lirihnya bangga,wanita itu berpikir bahwa cinta Langit masih utuh untuk dirinya.


Ditempat lain.


''Mas lepas sakit''.Dara brontak saat pergelangan tangannya dicengkram Langit dengah kuat.bahkan laki-laki itu kembali menarik dirinya dengan kasar memasuki rumah.


''Braninya kau meninggikan suaramu''?.


''Plak''.satu tamparan mendarat diwajah istrinya.


Mbok Jum yang awalnya berada didapur dengan cepat berlari menuju pintu''Ada apa lagi ini''?.gumam wanita itu pelan.dirinya heran setiap majikannya membawa istrinya keluar, pasti saat pulang istrinya akan disiska,entah apa penyebabnya''?.


''Ono opo Mbok''?.Maman yang tadi membuatkan kopi ikut mengintip''Woalah kasian Nona''?.gumamnya pelan saat melihat hijap wanita itu dijambak dan diseret menuju kamar.


''Iya kasihan Nona,padahal dia wanita yang baik''.gumam Mbok Jum menatap sendu, dimana kini Langit menarik dan menampar wajah istrinya.


''Kau kenapa Mas''?.Apa salahku,kenapa kau ini''?.aku tidak punya salah denganmu,siapa wanita tadi''?.kenapa kau menghukumku''?.kata-kata yang Dara ucapkan sama sekali tidak membuat Langit menghentikan aksinya,laki-laki itu seperti kerasukan.iya bahkan menarik rambut istrinya semakin kuat.


Rasa sakit yang iya rasakan membuatnya ingin menyerah dan pasrah akan takdir,kenapa suaminya seperti ini lagi''?. bukankah belakangan ini kondisi suaminya sudah mulai membaik''?.siapa wanita tadi''?.pikiran-pikiran itu terus berputar dikepala Dara.matanya memercing merasakan sakit yang amat luar biasa hingga kulit kepalanya rasanya mau lepas.


''Beraninya kau''.tangan besarnya menarik rambut sang istri semakin kuat hingga wajah wanita itu mendongak.


Tak ada lagi air mata diwajah istrinya itu, sekarang yang ada hanya lah tatapan tajam dan penuh keputus asaan.


''Wanita palacur''.jeritnya disertai cekikan dileher.


''Kenapa kau masih hidup ha''?.menatap istrinya dengan tatapan membunuh''Harusnya kau sudah mati dari dulu,harusnya aku sudah membunuhmu waktu itu''.Arrrrggggg''???.


''Buk''.


Hazel yang baru saja pulang dari kantor dengan cepat berlari memasuki rumah saat mendengar suara keributan.


Satu hantaman Hazel hadiahkan tepat ditengkuk sang bos membuat laki-laki itu menoleh.''Sialan kau Hazel''.sentaknya sambil berbalik.bahkan cekikan dileher Dara seketika terlepas.

__ADS_1


''Buk''.


Kali ini bukan Hazel yang memukul,melainkan Langit yang kini menghadiahi asistennya itu satu bogam mentah.


''Kau mau mati ha''?.mata Langit menatap asistennya penuh dengan amarah.


''Kamal tolong bawa nona pergi''?.pinta Hazel,jemari jempolnya mengusap darah yang mengalir dibibirnya.


Kamal yang mendengar perintah dari Hazel.dengan cepat melangkah mendekati Dara yang masih terbatuk-batuk.


''Ayo Nona''.pintanya,kedua tangannya membantu Dara berdiri.


''Jangan sentuh dia''?.jeritan Langit yang melengking membuat Kamal diam ditempat tampa berani bergerak.


''Mauren''?.pangilnya disertai tawa yang memenihi isi rumah.


''Ya tuhan''.ada apa ini''?.kenapa dia bisa kumat begini''?.Hazel bergumam pelan. jemarinya memberikan kode pada Kamal agar membawa Dara segera pergi dari sana,jika tidak''!.bisa dipastikan wanita itu akan mati hari ini juga.


Depresi Langit kumat, apa penyebabnya''?.pertanyaan-pertanyaan itu berputar-putar dikepala Hazel membuat laki-laki itu pening sendiri.


''Kau bawa kemana wanita murahan itu''?.kakinya dengan cepat berlari mengejar Dara yang dibawa Kamal berlari menuju kamar yang ada dilantai bawah.


''Kunci kamarnya Nona, jangan keluar apapun yang terjadi''.


Dara mengangukkan kepalanya malas.jujur saja dirinya sudah tidak mempunyai semangat hidup lagi.


''Buka pintunya wanita sialan''.terdengar gedoran dipintu mambuat Mbok Jum ketar ketir ketakutan.


Namun berbeda dengan Dara, wanita itu kini hanya diam,wajahnya sayu tampa ekpresi.


''Lang, dia bukan Mauren Lang''?.Hazel mencoba menyadarkan sahabatnya itu.


''Kau mau melindunginya,iya''?.mencengkram kerah kemeja hazel.tatapan matanya penuh amarah.


''Bukan begitu Lang,dia memang bukan Mauren,dia Dara istrimu''.


Langit terdiam.perlahan cengkraman tangannya terlepas.tubuhnya luruh dilantai kedua tangannya iya tangkupkan diwajah. detik berikutnya terdengar isak lirih dari bibirnya,laki-laki itu menangis.


''Sabar Lang''?.Hazel menepuk-nepuk pundak sahabatnya yang berguncang.


''Ini sangat menyakitkan''.lirihnya terisak.jelas sekali jika saat ini laki-laki itu benar-benar rapuh.masa lalu yang kelam membuatnya sulit untuk melupakan rasa sakit yang sudah digoreskan istri pertamanya itu''Kenapa dia datang lagi Zel''?.desisinya pelan.


''Siapa maksudmu''?.Hazel menunduk mendekatkan tubuhnya pada sahabatnya itu,disaat Langit seperti ini dirinyalah yang harus selalu ada,karna jika sudah seperti ini Langit biasanya paling anti bertemu wanita,jika bosnya itu bertemu wanita bisa dipastikan Langit akan kembali mengamuk dan juga memukul wanita itu membabi buta.


''Sabar,jangan seperti ini lagi,kau mau dia tertawa melihat kehancuranmu''?.

__ADS_1


Hazel melangkahkan kakinya mendekati Langit yang kini sedang meringkuk didepan pintu kamar Dara,kakinya kenekuk dan kedua tangannya memeluk tubuhnya sendiri,wajah laki-laki rapuh itu iya benamkan disela lututnya sendiri.


''Kau tenang lah,jangan pikirkan masala lalumu,karna sekarang ada masa depan yang harus kau perjaungkan''.


Langit bergeming,laki-laki itu masih sibuk dengan pikirannya sendiri.


''Ayo keatas''!.kau istirahatlah,bukankah kau sudah melupakan kejadian itu''!.jadi tenanglah,kau ingat''?.kau bahkan sudah memintaku menjual rumahmu itu,sekarang sudah tidak akan ada lagi yang menyakitimu''.Hazel perlahan membawa sahabatnya itu kedalam dekapan.


Jika sudah seperti ini Langit sudah seperti seorang wanita yang begitu rapuh dan mudah untuk ditindas, tapi jangan salah,jika laki-laki itu mengamuk lagi maka tenaganya akan bertambah berkali-kali lipat.


''Tenanglah,ada aku disini''.menepuk-nepuk pundak sahabatnya yang masih berguncang.


"Kau terlihat sangat menyedihkan.dasar laki-laki bodoh ada berlian didepan matamu malah kau siksa,kau bahkan sibuk dengan masalalu yang sangat menyedihkan".batin Hazel.


''Ayo kekamar''?.


Langit perlahan melepaskan rangkulannya.tangan besarnya menghapus air matanya dengan kasar. detik berikutnya laki-laki itu langsung melangkah kenuju kamar dengan tatapan kosong.


"Aku harus menghubungi psikiater"?.pikir Hazel saat melihat bosnya melangkah gontai seperti tidak mempunyai semangat hidup.


"Kau tidurlah"?.pintanya setelah berhasil membujuk Langit agar mau berbaring.


Perlahan jemarinya menyelimuti laki-laki itu dan membacakan sugesti yang mampu membuat sahabatnya itu sedikit tenang.


Jika sudah seperti ini Hazel sudah seperti seorang ayah yang merawat putranya dengan baik.putra yang manja dan rapuh.


"Kau kenapa"?.tanya Maman saat melihat Rianti diam terpaku tampa suara.wanita itu benar-benar shok saat melihat bagai mana bosnya menyiksa istrinya yang memiliki tubuh yang sangat kecil.sementar laki-laki itu memiliki tubuh berotot dan tinggi.tak bisa iya bayangkan betapa sakitnya dijambak bahkan dicekik"?.membayangkannya saja membuat wanita itu bergidik.


"Ditanya malah diam, cah ayu ono opo"?.Maman menatap Rianti dari atas hingga kebawah.


"Kesambet"?.gerutunya, detik berikutnya laki-laki itu melangkah menuju meja makan dan menuangkan segelas air,kemudian membawanya menuju Rianti yang masih diam terpaku.


"Byur".


Tampa berpikir panjang lagi laki-laki konyol itu langsung menyiram satu gelas air kewajah Rianti, membuat wanita itu terpekik.


Melihat Rianti yang menjerit Maman bukannya merasa bersalah,laki-laki itu malah tertawa lepas.


"Apa yang kau lakukan Man"?.


🍓🍓🍓🍓


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2