
''Tok..tok..tok''.
Suara pintu yang diketuk membuat seseorang yang sejak tadi pokus dengan smartphone ditangannya terusik.
Matanya menoleh kekiri dan kekanan mencari keberadaan sang istri''Kemana dia''?.laki-laki itu bergumam kakinya melangkah menuju pintu.
''Tuan ini makanannya''?.
''Hezel mana''?.tanya Langit,karna tadi dirinya meminta laki-laki itu yang membelikan makanan,lalu kenapa malah Alex yang berdiri didepan dirinya sekarang''?.
"Hufh''??.aku bahkan curiga kedua laki-laki ini pacaran ".Alex membatin. matanya menatap Langit lekat.
"Hey bocah,aku bertanya padamu"?.ketusnya karna pertanyaan darinya belum juga dijawab.
"Eh maaf Tuan,Bang Hazel ada dibawah''.
''Rapatnya sudah selesai''.
''Kayaknya belum tuan''.
''Ya sudah letakkan disana''?.Langit menunjuk meja yang ada disamping Sofa yang ada dirungan itu.
''Oh iya Tuan,ada yang mencari Tuan dibawah''.
''Siapa''?.tanya laki-laki itu dengan kening berkerut.
''Saya kurang tau Tuan,saya hanya menyampaikan pesan dari sekretaris anda''.
''Oh ya sudah''.setelah kepergian Alex Langit kembali menutup pintunya.
''Kemana dia''?.gumamnya yang belum juga melihat istrinya itu keluar kamar mandi.
''Apa yang dia lakukan''?.terdengar tangisan dari kamar mandi,meskipun tidak terlalu jelas namun Langit tau jika sekarang istrinya itu sedang menangis.
''Dara mandi cepat aku sudah lapar,apa kau akan seharian disana''?.Langit berteriak keras saat wanita itu tak juga keluar dari kamar mandi.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sementara didalam kamar mandi.
Sedari tadi remaja itu terus menangisi nasipnya, hanya dikamar mandi dirinya bisa menangis sepuas hati,jika diluar dirinya takut didengar oleh Langit,dirinya masih sangat takut dengan laki-laki itu,untuk saat ini dan entah samapi kapan.
''Kapan aku bisa bebas darinya''?.gumam Dara pelan,sangat pelan.wanita itu benar-benar takut akan kemarahan suaminya.
''Buruan''??..suaranya semakin meninggi bahkan kini disertai gedoran.
Mendengar pangilan Langit Dara dengan cepat mandi dan mengenakan handuk kemudian melangkah dengan cepat keluar kamar mandi.
''Kemarilah''.pinta Langit,telunjuknya iya jentikkan kearah sang istri.
''Iya tuan''.jawab Dara takut-takut.
''Makanlah,aku sudah makan tadi,kau lama sekali dikamar mandi,kukira kau beranak disana''.
Dara mengaga tak percaya dengan apa yang baru saja Langit katakan.
''Makanlah kenapa kau hanya melongok''.tanya laki-laki itu spontan membuat mulut Dara yang tadinya terbuka kembali tertutup rapat.
__ADS_1
''Aku akan keluar sebentar''.
Dara melirik pada suaminya yang sudah kembali rapi.
''Kau jangan kemana-mana tunggu disini''.setelahnya laki-laki itu langsung melangkah pergi.
''Embat''.gumamnya pelan setelah memastikan Langit pergi menjauh.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
''Mati kau Langit''?.
Langit yang baru saja berada didepan ruangan,langsung disambut Hezel dengan bisikan yang membuat Langit menatap laki-laki itu tajam''Ada apa''?.tanya Langit balas berbisik.
''Ada Nona Mila sama Nyonya Ana didalam''.
''What''?.terkejut''Sialan kau Hazel kenapa kau tak bilang dari tadi''?.tatapan matanya menghunus tajam pada Hazel.
''Maaf Tuan,Nyonya Ana yang memintaku untuk berbohong''.
Langit menarik nafasnya panjang,kalau Sang Mama sudah kekantor alamat kerjaannya hari ini akan kacau.
''Sayang''?.baru saja pintu ruangan miliknya terbuka wanita subur itu sudah berlari mendekati sang putra.
''Kenapa lama''?.pertanyaan Ana membuat Langit binggung mau menjawab apa''?.
"Aku tak mungkin bilang kalau aku baru saja nganu''.batinya.
''Lang kok melamun''?.Mama dari tadi nungguin kamu lho''.tanya Ana menatap putranya dari atas hingga kebawah.
Mata wanita paruh baya itu menyipit sempurna,saat melihat rambut putranya yang acak-acakan''Kamu dari mana Langit ''?.selidiknya dengan tatapan tajam''Jangan bilang kamu jajan diluar''.
kenapa Mamanya bisa tau''?.
''Mama mau apa kesini''?.Langit mencoba sesantai mungkin,agar mamanya tidak curiga, karna jika saat ini Mamanya tau dirinya menikah diam-diam''?.habislah harta warisan miliknya ditarik wanita galak itu.
''Terserah Mama Langit,ini kan kantor Mama juga''.wanita paruh baya itu mendengus kasar, kakinya melangkah mendekati Sofa dimana kini Mila duduk.
Kaki wanita itu disilangkan,yang kiri diatas, yang kanan dibawah. hingga memperlihat belahan pahanya yang putih.
Langit yang melihat itu semua benar-benat merasa jijik.
"Wanita seperti ini banyak dilampu merah".matanya menatap Mila rendah.
"Sayang yuk makan siang diluar"!.ajak Ana antusiasi.
Seketika Langit menatap mamanya masam"Langit sudah makan Ma".
"Ayo lah Lang''!.Mama itu kangen lho sama kamu,lagian kenapa kemaren malam ngak datang''?.kan sudah Mama bilang harus datang kerumah,karna keluarga kita akan mengadakan makan malam bersama keluarga Mila".jelas wanita itu menatap putranya kesal.
"Ck".berdecak pelan."Bukannya Langit sudah bilang kalau Langit ngak mau dijodohin lagi"!.ucapnya to the point.
''Langit''??..sentak Ana kesal.mata wanita paruh baya itu menatap putranya tajam.
''Plise Ma''!. Langit udah capek ngikutin semua kemauan Mama sama Papa''.laki-laki yang kini sudah berubah keras itu sama sekali tidak mau lagi mendengarkan permintaan sang Mama.
Cukup sekali dirinya menderita jangan sampai yang kedua kalinya,jika sampai semua itu terjadi lagi mungkin dirinya akan gila.itu pikir Langit.
__ADS_1
''Tante''?.bisik Mila ketakutan saat melihat amarah calon suaminya itu,mungkinkah wanita itu mundur ''?.jawabannya tentu tidak, Mila tidak akan mundur sampai apa yang dirinya inginkan tercapai.
''Langit kenapa jadi kayak gini Nak''?.Ana mencoba membujuk putranya dengan kata-kata lembut,karna wanita subur itu tau siapa putranya, Langit memiliki sifat tempramen,mudah emosi dan mudah menangis jika hatinya sedang tidak baik-baik saja.
''Maafkan Langit Ma''?.mohon laki-laki itu setelah ditarik Ana kedalam dekapan.
Rambut Langit yang masih lembab membuat Ana memercingkan matanya.
"Apa mungkin anak ini main diluar"?.batin Ana berpikir jika putranya itu baru saja Jajan dengan wanita bayaran diluaran sana.
"Ok Mama maafin tapi dengan satu syarat"?.ucapnya sambil melepaskan rangkulannya dari sang putra.
"Syarat"?.keningnya mengernyit binggung.
"Iya syarat".
"Serius dong Ma''?. Langit sebentar lagi ada rapat".bohongnya karna laki-laki itu benar-benar lelah sekarang.bertempur beberapa jam dengan sang istri membuat matanya mengantuk,laki-laki itu butuh istirahat sekarang.
Namun apa ini"?.Mamanya malah mengacaukan semuanya.bahkan tadi dirinya harus makan dengan tergesa-gesa karna ulah Hazel yang sengaja membohongi dirinya.
"Awas kau Hazel".batinya.
Untuk Dara"?.Langit tidak perduli dengan wanita itu,bagi seorang Langit"!. Dara hanya dijadikannya pemuas nafsunya saja.hanya itu titik.
"Yuk"?.tiba-tiba Ana mengandeng lengan putranya membuat laki-laki itu binggung kemana dirinya akan dibawa sang Mama"?.
"Kemana Ma"?.
"Ayo sayang"?.Ana sama sekali tidak menjawab pertanyaan putranya itu,wanita paruh baya itu langsung menyeret Langit dengan tangan kanannya dan membawa tas mahalnya mengunakan tangan kiri.sementara Mila mengikuti keduanya tepat disamping Langit.
"Hah"?.aku ingin muntah melihatnya"?.batin Langit begitu tidak sukanya dengan wanita berpakaian seksi.
Alasannya hanya satu, Langit trouma dengan wanita abal-abal.
"Ah"??. Dara kenapa aku jadi mengingat gadis Mas tiga batangku itu".batinya dengan pipi merona merah.
Dasar Langit.
Sementar diatas.
Dara makan dengan sangat lahap.selain perutnya yang lapar"!.wanita itu juga makan dengan semangat karna makanan yang dibelikan Langit adalah makanan yang dirinya inginkan, yaitu ayam KFC.
"Ah enaknya ya allah".gumamnya dengan mulut yang masih penuh.
Wanita itu tidak perduli jika sekarang dirinya hanya mengenakan handuk,perutnya yang lapar membuat seorang Dara melupakan hal itu.
''Alham dulillah''.gumamnya setelah semua makanan ludes tampa sisa.
Kaki wanita itu melangkah menuju tempat sampah dan membuang sampah bekas makannya disana.
''Aduh"?.aku pakai baju apa sekarang''?.menarik nafasnya panjang''Ngak mungkin dong aku pakai pakaian yang tadi lagi''.
''Om tua mesum itu kemana lagi''?.wanita itu terus saja mengomel,kakinya terus melangkah bolak-balik didilam kamar.
🍓🍓🍓🍓
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
__ADS_1
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏.
Tbc.