Dibarter Ayah Tiriku

Dibarter Ayah Tiriku
Par 75


__ADS_3

Dara Pov.


''Nona bangun''?.


Sial,baru saja terlelap.suara Hazel sudah membuat tidur siangku tergangu.''Kenapa"?. ketusku kesal.


''Tuan sudah selsai Nona,ayo pulang''?.ucapannya membuatku segera menoleh pada laki-laki yang kini sedang sibuk bersalam-salaman dengan rekan bisnisnya.


Mengesalkan Hazel ini,harusnya aku bisa tidur sebentar lagi,tapi malah dibangunkan.


''Sebentar lagi aku gantuk''.lirihku sambil menguap,detik berikutnya aku langsung membaringkan kepalaku lagi diatas meja.


''Eh''.aku jelas kaget saat tubuhku rasanya melayang.


''Mas turunkan,Mas''.aku mencoba berontak minta diturunkan saat lagi-lagi dirinya mengangat tubuhku seperti tadi.


Memalukan.


"Jangan bergerak terus,kau bisa jatuh nanti,aku tidak mau anakku keluar saat belum cukup bulannya"?.celetuknya asal. membuatku hanya bisa diam dan pasrah.


Langit memasukkanku kedalam mobil dengan lembut,bahkan memasangkan safety belt, detik berikutnya laki-laki itu juga ikut masuk.


Manis sekali perlakuannya.


"Ayolah Dara, dia hanya berpura-pura agar kau kembali luluh.setelah itu dia akan kembali menyiksamu"?.aku membatin detik berikutnya aku memalingkan wajah menatap keluar jendela.


"Ayo sini tidur"?.pintanya sambil memundurkan kursi yang kududuki agar diriku merasa lebih nyaman.


Kantuk yang mendera sejak tadi membuatku langsung terlelap.


"Sayang bagun sudah sampai"?.tepukan lembut dipipi membuatku membuka mata.


"Lho, kok kesini"?.aku jelas terkejut,karna saat ini aku sudah berada diparkiran rumah Mas Langit.


"Harusnya dimana"?.dia malah balik bertanya.


Sialan.


"Ya kerumah sakitlah"?.jawabku ketus.


"Masuk dulu, kamu harus istirahat,kasian anak kita sejak kemaren diajak lembur terus. lagian ini sudah sore,besok pagi kita kerumah sakit".


"Tapi siapa yang jagain Ibu"?.aku masih berusaha mencari alasan agar diriku bisa kembali kerumah sakit.


"Kau tenang saja,aku sudah membayar orang untuk mengurus semua keperluan ibumu"?.


Aku hanya bisa menarik nafas panjang,detik berikutnya aku hanya mengikuti langkah dirinya yang mengandeng tanganku menaiki tangga.


"Mandi bareng yuk"..ajaknya membuat mataku menyipit.


Ada maunya ini pasti"Aku ngak mau"?.jelas aku menolak.pasalnya tadi pagi saja membuat kakiku sampai gemetaran karna melayani nafsunya yang mengebu-gebu


"Dosa menolak suami"?.apa katanya dosa"!. tau dosa juga dia rupanya"!.kenapa baru nyadar Pak"!.kemaren-kemaren kemana"?. dia bahkan tidak tau dosa saat menyiksaku.


Hiks"?. aku ingin menendangnya sekarang


"Ayo"?.sialan dia malah sudah membuka jas, kemeja bahkan kini dirinya hanya mengunakan bokser.


"Glek".


Aku menelan ludahku kasar,saat kulihat miliknya yang berdiri tegak dibalik bokser.


"Ayo"?.ajaknya lagi bahkan kini langsung menarikku dalam dekapan dan mengecup bibirku lembut.

__ADS_1


Sial sekali aku ingin menolak,tapi entah kenapa sejak hamil hormonku meningkat.aku mudah sekali teransang oleh sentuhan lembutnya.


Alhasil aku menuruti apa yang dirinya inginkan,dan jujur saja,aku juga begitu mengiginkannya,karna Langit benar-banar pandai meransang tubuhku.


"Ayo mandi"?.pintanya sambil bangkit berdiri dengan tubuh polos.


"Ya tuhan,dia tidak punya malu"?.aku menutup wajahku saat melihat dirinya kini malah semakin dekat dengan diri ini.


"Apa kau masih ingin nambah"?.


Hufh"?.pertanyaan macam apa itu"?.aku bahkan sampai menarik selimutku hingga kepala,sial sekali.


"Mau nambah lagi ya"?.


"Tidak"?.aku reflek berdiri,saat dirinya semakin mendekatiku.


"Kau mau mengodaku ya"?.


"Ngak,mana ada"?.tolokku.mana ada aku mengodanya.


"Tu"?.dia mengedikkan bahu mengarah pada tubuhku.


"Aaaaaa"?.kurang ajar,aku jelas terkejut.karna sekarang diriku malah duduk didepan dirinya dengan tubuh telanjang,memalukan sekali. malah perut besar.


Dia malah terkekeh membuatku menatapnya kesal."Sana Mas aku malau"?.lirihku sambil menarik selimut hingga menutupi seluruh tubuhku kembali.


"Malu apa sih Ra"?. kita sudah sering melakukannya,bahkan bentar lagi kita punya anak"?.


"Iya kan sayang"?.menyentuh perutku yang masih ditutupi selimut.


Drama mandi sudah selesai,sekarang diriku melangkah menuruni tangga untuk makan malam.


"Nona Dara"?.baru saja diriku menginjak lantai dasar, Mbok Jum sudah memekik membuatku tersentak.


"Wah,Non Dara hamil"?.


Kepalaku menganguk.


"Wah,selamat ya Non"?.Mbok senang"?.


"Makasih mbok"?.ucapku tulus.detik berikutnya aku langsung melangkah menuju meja makan bersama Mas Langit.


Mataku menyipit sempurna saat melihat bayaknya menu makanan diatas meja.menu langka yang jarang, bahkan tidak pernah kulihat dirumah ini.


Ada ikan,ayam bakar,sup Iga dan juga Stik.tak lupa ada pasukan tempe kesukaan Mas Langit. wah ternyata Art dirumah ini pintar bikin stik,kalau begitu aku boleh ngak ya minta masakkan makanan enak ini setiap hari"?.


"Kau bisa meminta masak-kan apa saja dengan simbok"?.aku menoleh menatap laki-laki yang kini sedang makan dengan santainya, bahkan dirinya berbicara tampa menatapku.


Benar-benar,setelah dapat jatah dia malah kembali cuek denganku.


Sialan.


Bodo amat lah,aku meraih stik dan melahapnya hingga semua stik itu habis,detik berikutnya aku langsung menarik mangkuk sup iga


"Wah enak ni"?.aku menghirup aroma sup dalam-dalam sebelum menyesap kuahnya.


"Aahhh enak"?.ucapanku membuat Mas Langit menoleh.


"Mas mau"?.tawarku mengarakan sendok tepat didepannya.


"Tidak"?.jawabnya singkat detik berikutnya kembali pokus pada makanan.


Dasar laki-laki ini, dia hanya baik padaku saat menginginkan tubuhku.

__ADS_1


"Mas"?.aku mulai berekting.


"Hem"?.makanlah cepat"?.jawabnya datar.


"Mas"??.aku tak putus asa,bahkan diriku kini diriku bergelayut manja dilengannya.


"Ada apa,tumben manja begini"?.celetuknya melirikku sekilas.kemudian lanjut makan lagi.


"Mas dedek minta Papanya buat makan sup ini"?.kapan lagi aku bisa mengarjainya jika tidak sekarang"!.


"Mas ngak suka Ra"?.jawabnya singkat dengan tubuh bergidik.


"Tapi Dedek yang pengen,Mas mau anak Mas ileran"?. karna Papanya ngak mau ngikuti ngidam Mamanya"?.aku masih merengek bahkan semakin pintar berbohong.


"Hem"?.


Hanya hem"?.dasar laki-laki ini.


"Andai ada Bayu"!. pasti dia dengan senang hati mengikuti ngidamku"?.celetukku.


Membuat laki-laki sedingin es ini menolah."Mana"?.katanya.bahkan tangannya kini terulur.


"Apanya mana"?.tanyaku pura-pura tidak tau.


"Ck"?.dia berdecak.


"Supnya mana"?.


"Yes"?.


Hatiku bersorak girang,tenang Dara, kau harus sabar,aku berjanji akan mengubah hidup laki-laki kaku ini agar lebih berwarna tidak datar-datar saja seperti tembok.


"Aak"?.aku mengarahkan sendok tepat didepan bibirnya yang masih terkunci,detik berikutnya Langit langsung membuka mulutnya dan.


Hap"?.melahap satu sendok penuh sup.


"Enak Mas"?.tanyaku,bahkan kini diriku menatap wajahnya lekat.


"Tidak buruk"?.gumamnya pelan,detik berikutnya Langit langsung merampas mangkuk yang ada ditanganku.


"Lah, jangan dihabisi Mas"?.cegahku saat dirinya menyantap supku hingga tandas.


Sial sekali,aku menyesal sudah memintanya memakan sup kesukaanku.


"Nanti minta bikin kan lagi"?.ucapnya santai,jemari tangannya meraih tisu dan mengelap bibirnya.


Mengesalkan.


"Mbokk"?.


"Iya Tuan ada apa"?.


"Besok buatkan ini yang banyak ya Mbok"?.pintanya sambil menunjuk mangkuk supku yang sudah kosong.


"Baik Tuan"?.meskipun binggung Mbok Jum tetap mengiyakan.


🍓🍓🍓🍓🍓


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏


Tbc.

__ADS_1


__ADS_2