
''Itu makanan untuk siapa Mbok''.Ana menatap Mbok Jum yang akan melewati mereka.
''Anu itu''?.Mbok Jum gelagapan.
''Bawa kesini Mbok,saya mau makan disini saja''.melambaikan tangan,berharap wanita paruh baya itu mengerti.
''Oh iya Tuan''?.
Mbok Jum melangkah mendekati Langit dan meletakkan menu makanan yang membuat Ana maupun Dika menatapnya heran.
''Lho kok makan yang kayak gitu Lang''?. biasanya kamu ngak akan bisa makan kalau ngak ada tempenya''?.Ana mengintip pada nampan berisi makanan yang baru saja diletakkan Mbok Jum.
''Lagi kepengan Ma''?.jawab Langit pendek,jemarinya langsung meraih sendok dan memekan makanan yang ada dinampan.
"Ah"?.aku ingin muntah kenapa rasanya tawar begini".batinya.
Baru saja satu suap masuk kedalam mulutnya laki-laki sudah mau muntah.
Sedari kecil laki-laki itu selera makannya memang buruk,Langit sangat suka memakan tempe, Langit hanya mau makan ikan yang kecil-kecil saja, jika ikan yang besar-besar laki-laki itu langsung muntah.
"Hem tumben".Ana masih melirik putranya saat mengambil ikan goreng dengan tangan bergetar."Kalau ngak kuat jangan dimakan Lang"?.Ana terkekeh menatap putranya dengan wajah yang sulit diartikan.
"Enggak kok Ma,Langit suka"?.menjawab sambil menyuapkan ikan kedalam mukutnya.
"Ya tuhan"?.mati aku mak Ek"?.laki-laki itu menjerit dalam hati.
"Huek"?.tu kan baru saja ikan masuk kedalam mulutnya laki-laki itu sudah mau muntah.
Ana dan Andikan langsung tertawa lepas menatap putranya dengan wajah geli.
"Nah tu kan''!.Mama bilang apa"?.masih disertai kekehan.
"Huek"?.langsung berlari menuju kamar mandi yang ada didapur,perutnya langsung bergejolak saat secuil daging ikan yang lumayan besar masuk keperut.
"Woalah Tuan piye To"?.Mbok Jum berlari mendekati Langit sambil membawa segelas air hangat."Ini Tuan diminum"?.
Langit menganguk,kemudian meraih gelas yang ada ditangan Mbok Jum, laki-laki itu langsung meminumnya setelah berkumur-kumur.
"Ya Allah lemes"?.keluhnya sambil mengusap keringat dikening.
"Mbok tolong keatas''!.Lihat Dara,kalau bisa bawa makanan untuknya sekarang, mengunakan apa saja terserah Mbok,yang penting istriku harus makan sekarang,dia belum pulih Mbok".
Mbok Jum tersenyum menatap Langit,detik berikutnya wanita paruh baya itu langsung menganguk"Iya Tuan".
Setelah mengatakan itu semua Langit langsung melangkah mendekati orang tuanya kembali.
"Sudah aman"?.celetuk Dika menatap putranya.
"Hufh''!.aman Pa"?.jawabnya sambil menyandarkan punggungnya disofa.
"Ada perlu apa Mama sama Papa kesini"?.Langit menatap kedua orang tuanya satu persatu.
__ADS_1
Laki-laki itu tau jika kedua orang tuanya sudah datang sudah pasti ada yang ingin mereka sampaikan.
"Mama sama Papa sudah memutuskan bulan depan kamu sama Mila harus bertunagan"?.
"Apa-apaan ini Pa"?.Ma"?.mata laki-laki itu menatap kedua orang tuanya tajam.
"Ngak ada bantahan Lang,ini sudah keputusan Mama sama Papa"?.
"Stop Ma"?.Langit sudah berdiri,tatapan matanya tajam menghunus pada kedua orang tuanya."Langit sudah berusaha untuk membahagiakan kalian,boleh ngak sekali saja kalian memikirkan kebahagiaan Langit "?.mata laki-laki itu sudah terlihat memerah.
Amarahnya sudah benar-benar sampai keubun-ubun.
"Ngak ada bantahan Lang"!.kalau kamu ngotot ngak mau dengan terpaksa semua aset yang kamu punya Mama tarik kembali"?.
"Ma"?.Dika menatap istrinya tajam.ini tidak sesuai lagi dengan permintaan istrinya. tadi wanita gendut itu meminta ditemai karna akan memberitahukan pertemuan antara keluarga mereka dan keluarga Mila,Ana tidak memberitahukan jika dirinya akan menyita aset putranya.itu sudah keterlaluan menurut Dika.
"Apa Pa"?.menantang,mata wanita itu menatap suaminya tajam.
"Ini sudah keterlaluan Ma"?.Dika yang sudah lelah mengikuti semua kemauan sang istri kini mulai emosi.
''Papa diam saja,ngak usah ikut campur''?.
''Kok ngomongnya gitu''?.apa maksudnya ini''?.Dika melangkah mendekati sang istri.mata laki-laki paruh baya itu menatap wanita yang selalu otoriter itu tajam.
''Papa diam aja deh Pa''.Ana juga ikut terpancing emosi.
''Ck''.kamu jadi istri semakin hari,semakin ngelunjak''?.telapak tangannya mengatung didepan wajah sang isti.
Dika yang awalnya sudah ingin melayangkan tamparan akhirnya urung.
Nyata adanya,disaat laki-kaki itu menikahi sang istri dirinya memang tidak memiliki apa pun,namun sudah beberapa tahun mereka menikah Dika sudah banyak membantu usaha istrinya,hingga sekarang menjadi maju pesat.ditambah lagi keahlian dan kepintaran Langit membuat perusahaan mereka menjadi perusahaan terbesar dikota itu.
''Sudah diam''?.Langit menjerit,wajahnya sudah memerah menahan emosi.
''Terserah Mama kalau mau mengambil alih semua yang sudah Mama berikan jika itu yang membuat Mama bahagia''.laki-laki dewasa yang diliputi amarah itu langsung melangkah memasuki kamar miliknya.
''Langit''??..
Langit sama sekali tidak mengindahkan pangilan Mamanya,laki-laki itu tetap melangkah meniki tangga.
''Mas''?.Dara menatap suaminya dengan mata berkaca-kaca.
''Jangan kemana-mana''?.pinta laki-laki itu yang langsung dianguki Dara tampa bantahan.
Langit yang merasakan dadanya sesak bahkan kini tubuhnya mulai sakit dan dingin.
''Apa aku akan sakau lagi''.lirihnya langsung keluar dari kamar mandi,san melangkah menuju kamar Hazel.
''Jangan keluar''.Dara langsung menganguk,ada kepanikan. diwajah wanita itu saat melihat wajah pucat suaminya.
''Kau kenapa Lang''?.Hazel langsung panik saat melihat wajah pucat sahabatnya itu.
__ADS_1
''Tolong aku Zel''?.pintanya dengan wajah memelas.
''Ya allah Lang''?.Hazel dengan cepat mengaduk-aduk tas miliknya mencari obat yang diberikan dokter tadi pagi saat mereka akan pulang.
''Minum Lang''.Hazel menyodorkan obat didepan bibir laki-laki itu.
Langit dengan cepat membuka mulutnya dan langsung menelan obat yang diberikan Hazel.
''Ayo naik keatas Lang''.Hazel mambantu sahabatnya itu menaiki tempat tidur miliknya.
''Hiks..hiks..''.Langit langsung menangis membuat Hazel semakin binggung.
''Sabarlah semuanya akan baik-baik saja''?.Hazel menyelimuti tubuh Bosnya setelah laki-laki itu sedikit lebih tenang.
''Kau dengar tadi Zel''?.akhirnya Langit mulai bersuara setelah merasakan tubuhnya mulai membaik.
''Ya aku dengar''.Hazel menarik nafasnya panjang.''Saranku lebih baik kau jujur pada Mamamu Lang''.
''Maksudnya''?.Langit berusaha untuk duduk dan menatap wajah sahabatnya.''Jujur tentang apa''?.keningnya mengernyit.
''Lebih baik jujur saja jika kau sekarang sudah menikah''.
Langit mengelang''Sulit,kau tau sendiri bagai mana Mama''.disertai tarikan nafas yang panjang.
''Tapi sampai kapan''?.
Langit mengeleng''Aku ngak tau,dengan kondisiku yang seperti ini aku takut tidak bisa melindungi istriku''.laki-laki itu menunduk.
''Aku ada kapanpun kau butuhkan Lang''?.Hazel menepuk pundak sahabatnya.
''Tapi jika Mama mengambil seluruh asetku,aku tak akan mempu lagi mengaji kalian''.berbicara disertai tarikan nafasnya yang panjang.
''Ingat Lang''!. gunanya sahabat itu saat kita susah,bukan hanya saat kita senag dan banyak uang saja''.
Langit mendongak matanya mengembun''Terimakasih''.
Laki-laki yang sejak kecil selalu hidup mewah itu jelas berat saat semua yang dia miliki akan diambil paksa,sungguh laki-laki itu benar-benar merasa takut sekarang,dirinya benar-benar takut untuk menghadapi kehidupannya jika tampa kemewahan.
Inilah alasan Langit selalu mengikuti semua kemauan sang Mama,karna setiap keinginan Mamanya tidak terpenuhi''!.wanita itu selalu mengancam akan mengambil apa yang dia punya.
Langit yang selalu hidup mewah tentu saja sangat ketakutan.
''Kau tenang saja''.disertai kekehan.''Aku masih punya gubuk didesa''.
🍓🍓🍓🍓
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏
Tbc.
__ADS_1