Dibarter Ayah Tiriku

Dibarter Ayah Tiriku
par 50


__ADS_3

''Apa yang kau lakukan Man''?.


Maman yang mendengar suara seseorang yang sangat iya kenal seketika tersenyum kaku''Pak''?.lirihnya kikuk.


''Kau ini sudah tua,tapi masih saja bodoh''Kesal Hazel melihat tingkah laki-laki botak itu,bosnya sedang ada masalah. dirinya malah sibuk main air''Bersihkan Man''?.pintanya bernada ketus.


''Iya''.jawab Maman lesu.


''Mampus''.umpat Rianti kemudian melangkah pergi menuju belakang.


Hazel mengelengkan kepalanya kemudian''?.


''Tok..tok..tok''.


Mengetuk pintu kamar yang ditempati Dara''Buka pintunya Mbok''?.pangilnya lembut.


Mbok Jum yang sejak tadi menenagkan Dara seketika menoleh saat mendengar suara pintu yang diketuk''Sebentar ya Non,Mbok buka pintu dulu''.


''Jangam Mbok,Dara takut''.kedua tangannya dengan cepat menarik pergelangan tangan Mbok Jum.mata wanita itu bahkan mulai berkaca-kaca.


''Non tenang ya''?.itu bukan Tuan Langit,tapi Hazel''.


''Tapi bagai mana jika Mas Langit ada disana Mbok''?.lirihnya terisak.


''Mbok jamin Tuan tidak ada''.Mbok Jum mengusap pungung tangan majikannya itu agar sedikit lebih tenang.


''Sebentar ya''?.


Dara menganguk.


''Mana Nona''?.tanya Hazel setelah pintu kamar terbuka.


''Disana''?.Mbok Jum menunjuk tempat tidur.


Hazel melangkah mendekti wanita yang kini sedang duduk membelakangngi dirinya.


''Nona''?.pangilnya lembut.tangannya meraih kursi yang ada didepan meja hias.


''Hem''.Dara bergumam perlahan tubuhnya berbalik menatap Hazel.

__ADS_1


Tidak ada lagi air mata disana yang hanya hanya wajah datar tampa senyum.


''Maafkan semua kesalahan Tuan Nona''?.


Dara tersenyum masam,suaminya yang salah kenapa pula Hazel yang meminta maaf''?.itu pikirnya.


''Siapa wanita tadi''?.wajah wanita itu tetap datar tanpa senyum.


"Hufh".dia berubah menjadi robot,kemana kejahilan wanita ini"?.batin Hazel mengingat saat pertama kali Dara datang kerumah ini, wanita itu begitu ceria dan cerewet.meskipun sejak kecil dirinya hidup dengan tekanan.namun sekarang lihatlah,senyum dibibirnya bahkan hilang entah kemana"?.


Hazel meneliti tubuh istri bosnya itu dari atas hingga kebawah.Dara terlihat semakin kurus sekarang"Nona"?.lirihnya pelan.


"Siapa wanita tadi"?.kenapa Mas Langit mengamuk setelah bertemu dengannya"?.tampa mengindahkan pangilan Hazel wanita itu terus memberondong laki-laki itu dengan rentetan pertanyaan.


"Dia mantan istri Tuan"?.


Dara tersenyum getir"Begitu besar cinta Mas Langit untuknya,sampai-sampai saat bertemu, Mas Langit histris dan menghajarku habis-habisan"?.menarik nafasnya panjang.kepalanya mengeleng memikirkan betapa muris nasipnya"Aku hanya hidup ditengah bayang-bayang masa lalu".lirihnya lagi tersenyum getir.


Pahit sekali hidupnya.


"Apa mungkin nasipku akan sama dengan Ibu"?.pikirnya. saat mengingat bahwa Papanya pergi dari ibunya karna ancaman kedua orang tuanya yang meminta Papanya menikah lagi, itu semua karna kedua orang tua Papanya tidak merestui pernikahan Papanya dan Tini,karna Ibunya berasal dari desa dan hanya seorang gadis miskin


Papanya yang takut menjalani pernikahan tanpa restu akhirnya meningalkan anak dan juga istrinya. bahkan dengan paksaan kedua orang tuanya sang Papa dengan terpaksa mentalak Tini yaitu ibunya saat dirinya masih bayi.


"Ya Allah"?.lirihnya.jemarinya tangannya meremas dadanya yang begitu sesak.


Apa kah dirinya akan menyerah dan pergi saja dari kehidupan Langit''?.


"Bukan begitu Nona"!.Hazel mencoba untuk menjelaskan."Tuan sudah tidak mencintai wanita itu lagi,lagi pula mereka sudah cerai dan sekarang Nonalah istri Tuan".


"Tapi dia membenciku Bang"?.matanya mulai berkaca-kaca.sekuat-kuatnya wanita pasti sulit untuk membendung air matanya jika sedang terluka.


"Air mata sialan kenapa keluar lagi"?.batinya mengumpati kerapuhan hatinya.


"Siapa bilang Tuan membenci Nona"?.


Dara menoleh,menatap Hazel sendu"Abang jangan membohongiku"?.sudah mulai terisak.


Mbok Jum yang masih ada disana mencoba menenangkan istri majikannya itu."Sing sabar Non"!.semua ini ujian pernikahan,tuan cinta sama Non".menepuk-nepuk pundak majikannya lembut."Tapi tau sendiri tuan itu orangnya gensian dan keras kepala,dia tidak akan mudah mengakui jika dirinya sudah jatuh cinta dengan istri cantiknya ini".Mbok Jum mencolek pipi majikannya itu lembut.

__ADS_1


"Apa yang Mbok Jum bilang benar Nona,tuan sangat mencintai Nona,dengan istri pertamanya dulu dia tidak pernah seposesif ini,tapi dengan Nona"?.Hazel tersenyum membayangkan kelakuan sahabatnya yang meminta dirinya memasang CCTV disetiap sudut rumah, termasuk kamar peribadi miliknya.namun dengan kata lain rekaman CCTV itu hanya bisa dilihat dirinya sendiri,"Bahkan Tuan sampai membuat peraturan aneh,Tuan melarang semua laki-laki yang ada dirumah ini untuk melihat Nona".


Hazel terkekeh"Kurang bukti apa lagi Nona"?.


"Tapi kenapa dia selalu menyiksaku"?.lirih Dara sendu.


"Bukan mau Tuan Nona"?.menarik nafasnya panjang"Nona pikir selama ini dia tidak tersiksa"?.laki-laki yang duduk tepat didepan Dara itu menarik nafasnya panjang"Dia juga tersiksa Nona,tersiksa karna trouma masa lalunya,saya harap Nona paham itu"?.Hazel menatap Dara penuh harap.


"Tapi sampai kapan"?.sampai Dara mati, iya"?.suaranya mulai meninggi bahkan air mata yang tadinya hanya mengembun kini mengalir deras''Apa kalian tidak tau setiap saat Dara ketakutan,takut berbicara,takut melakukan apa saja yang bisa memancing amarah suami Dara sendiri,Dara tidak punya tempat mengadu,Dara tidak punya keluarga yang kaya raya,yang bisa membantu semua kesusahan yang sedang Dara hadapi''.


Hazel yang melihat kerapuhan wanita yang ada didedannya ikut terenyuh''Boleh aku memeluk Nona''?.pintanya yang tak tahan melihat betapa tertekannya wanita itu selama ini.


Dara menganguk,dan langsung menghambur memeluk tubuh asisten suaminya itu.


"*Maafkan aku Lang"?.tapi aku sungguh tidak tega melihatnya seperti ini"?.batin Hazel.laki-laki itu membayangkan bagai mana marahnya Langit jika tau dirinya menyentuh istrinya.


"Bisa mati aku".batinya lagi*.


"Apa Nona mau kuajak jalan"?.tanya Hazel setelah pelukan mereka terlepas.


Dara menganguk dengan semangat.


"Jika seperti ini dia seperti kucing yang manis".hazel membatin.


Sudut bibir Hazel tertarik melihat betapa polosnya Dara,namun nasip berkata lain, diumurnya yang masih muda, wanita itu harus dihadapkan dengan berbagai macam persoalan.


Jika mungkin diluaran sana remaja seumuran Dara masih sibuk mencari jati diri mereka. tapi berbeda dengan Dara, diumurnya yang masih muda wanita itu sudah disibukkan dengan permasalahan rumah tangga yang begitu rumit dan merusak mentalnya.


"Kalau begitu tidur dulu sudah malam,besok pagi-pagi Abang tunggu"?.Hazel mengusap kapala Dara lembut.setelahnya laki-laki itu langsung keluar kamar.


"Terserahlah, jika kau marah nanti,aku hanya tidak tega melihat istrimu menderita begitu,kau lagi satu,jika sudah mengajak istrimu keluar pasti setelah pulang berakhir dengan penyiksaan".gumam Hazel pelan.


Besok akhir pekan,jadi tak masalah jika dirinya meluangkan waktunya untuk menghibur istri sahabatnya itu.


Tak ada niat lain dihatinya,Hazel hanya menganggap Dara seperti adiknya sendiri tidak lebih.


🍓🍓🍓🍓🍓


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.

__ADS_1


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏


Tbc.


__ADS_2