Dibarter Ayah Tiriku

Dibarter Ayah Tiriku
Par 40


__ADS_3

''Sontoloyo,ini gimana ceritanya sih Man''?.Kamal menatap Maman yang sibuk dengan bungkusan mie yang sudah mengembang.


''Enak Mal''.tampa perduli dengan ocehan Kamal, laki-laki konyol itu hanya sibuk memakan mie mengunakan pelastik.


''Elah,emang dasar kau ini,ku doakan kau keselek kuah mie''.setelah mengatakan itu semua Kamal yang sejak tadi menunggu Maman memakan mie didalam mobil keluar dan melangkah menuju rumah sakit.


''Uhuk...uhuk''.


Baru saja kakinya menginjak tras rumah sakit terdengar Maman yang batuk-batuk.


''Hah''?.apes aku punya rekan kerja kayak gini''.kesalnya dan kembali melangkah melihat apa yang terjadi pada laki-laki rakus itu.


''Air-air''.pinta Maman membuat Kamal menahan tawanya.


"Makanya man, kalau makan itu baiknya-nya jangan terlalu rakus"?.gerutunya namun tak hayal tangannya meraih botol air mineral"Ini".


Maman langsung meneguk air yang ada dibotol hingga habis setengah"Ini semua gara-gara kamu nyumpahin aku"!.kesalnya dengan wajah memerah."Sakit banget tau ngak"?.keluhnya membuat Kamal tertawa lepas sambil berlalu.


''Eh Nona mau kemana''?.sapa Kamal saat melihat istri bosnya itu kini melangkah dengan gontai diikuti Elex dari samping.


''Mau kekantin,apa kau mau ikut''?.tawar wanita itu yang memang sengaja melakukannya, dirinya tidak mau jika makan berdua saja dengan Alex,wanita itu takut akan terjadi fitnah.


''Boleh Nona''?.matanya berbinar, karna kebetulan malam ini perutnya begitu lapar dan matanya benar-benar mengantuk. tapi mau bagai mana lagi,yang namanya tugas tatap harus iya laksanakan.


Akhirnya ketiganya melangkah menju kantin.


Sementara Alex laki-laki benar-benar tidak mempermasalahkan jika Maman ikut dirinya dan Dara.dirinya bukanlah laki-laki yang suka menghalalkan segala cara untuk mencapai suatu tujuan.


''Nona pesan apa''?.tanya Alex menatap Dara sekilas.


''Apa saja''.jawab wanita itu masih tetap menunduk.


''Kau apa Mal''?.kini tatapan Elex mengarah pada Kamal yang sibuk melihat tulisan yang ada didinding.


''Ayam bakar lengkap sama nasinya deh''.perutku lapar sekali''.pintanya yang dianguki Alex.


''Aku sama kayak Kamal''.kedatangan seseorang yang tidak diharapkan membuat Kamal dan Alex melongo.


''Ya Allah, ntu perut apa karung sih Man''?.Kamal melirik perut sahabatnya yang sudah mulai membuncit.seperti orang hamil empat bulan.

__ADS_1


''Ya perutlah, kalau karung ngapain aku bawa kemana-mana''?.santai laki-laki itu berbicara sambil mendaratkan bokongnya dikursi yang ada disamping Kamal''Punyaku dua porsi ya Lex''?.pintanya santai.


''Lah,udah bagus dibeliin malah ngelunjak''?.kesal Kamal menatap rekan kerjanya itu kesal.''Ngak usah didengerin Lex, bisa bangkrut kamu kalau ngikutin kemauan dia''.ucap Kamal yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari Maman.


''Elah jadi teman ngak ada rasa ibanya sama aku''.


Jika dikantin terjadi perdebatan, berbeda dengan dua orang yang ada didalam ruangan seorang dokter. kini Hazel sedang berbincang serius dengan dokter Bara yang biasa menangani sahabat sekaligus bosnya itu.


''Bagai mana keadaan bos saya Dokter''?.tanya Hazel dengan wajah panik.


''Jangan panik, dia sudah lebih baik sekarang,kenapa kau sampai telat memberikannya obat''?.tanya laki-laki itu menatap Hazel.


''Maafkan saya Dokter, tadi tuan Langit baru saja pulang dari rumah kedua orang tuanya,saya tidak tau apa yang sebenarnya terjadi,karna kebetulan saya tidak ikut kesana. tapi tiba-tiba Nona mengedor pintu kamar saya dan meminta saya kekamarnya,saat sampai ,tuan sudah saya lihat dalam keadaan pingsan dan tergeletak dilantai''.jelas laki-laki itu panjang lebar.


''Saya rasa Pak Langit lagi banyak masalah, selain pengaruh dari obat yang dia konsumsi sekarang ini Pak Langit sedang banyak beben pikiran, jadi wajar jika kondisinya sekarang jadi drop''.


''Jadi tidak ada yang perlu dikawatirkan-kan dok''?.tanya Hazel memastikan.


''Untuk saat ini semuanya masih baik-baik saja, tapi jangan sampai lenggah lagi Pak hazel,karna itu semua bisa membahayakan nyawanya''.


''Baik Dok saya mengerti''.


Setelah berbincang beberapa saat akhirnya Hazel berpamitan keluar dari ruangan dokter Bara.


''Oh, Hazel bagai mana keadaan putraku''?.tanya Ana menatap Hazel sekilas kemudian kembali pokus pada smerphone ditangannya.


''Tuan baik-baik saja Nyo,hanya kelelahan dan banyak pikiran saja hingga kondisinya jadi drop''.


Ana tersenyum sinis''Jangan berbohong lagi denganku Hazel,aku sudah tau semuanya''.


Jawaban wanita itu mambuat Hazel tersentak''Maksud Nyonya''?.


''Yah aku sudah tau, jika Langit sekarang kecanduan obat-obatan''.jawabnya santai kakinya kini melangkah mendekati ranjang sang putra,tangan gempalnya mengusap kepala putranya lembut''Mana wanita itu''?.tanya Ana sambil menatap Hazel sekilas.


''Ada Nyonya''.


''Hem aku tau dia dimana dikantin bukan''?.


Lagi-lagi ucapan Ana membuat Hazel tersentak.

__ADS_1


"Bagai mana Nyonya tau"?.batinya gusar.


"Kau heran kenapa aku bisa tau semuanya"?.Ana menatap Hazel sinis"Kau lupa siapa aku"?.tanya wanita gempal itu dengan nada sombong.


"Ya aku lupa anda siapa Nyonya Ana"?.batin Hazel lagi dengan hati kesal.namun masih berusaha bersikap tenang.


"Langit putra kandungku,tapi kenapa seolah-olah kau ingin menjauhkanku darinya"?.tatapan mata wanita itu tajam mengarah pada Hazel.


"Maaf Nyonya''!.bukan itu maksud saya,saya hanya menjalankan perintah Tuan"?.


"Mati lah aku Langit,ayo bangunlah tolong aku"?.batin laki-laki itu berharap Bosnya segera membuka mata dan menyelamatkan dirinya dari wanita gendut yang menyeramkan didepannya.


"Hem"?.kau terlalu patuh padanya"kembali menatap sang putra"Dia putraku satu-satunya aku ingin yang tebaik untuk putraku".


"Nyonya boleh saya bicara"?.


Ana menganguk


"Kenapa Nyonya tidak membiarkan Tuan memilih pendamping hidupnya sendiri"?.


Ana menatap Hazel tajam"Siapa maksudmu''?. wanita pilihan Langit"?.sengitnya"Wanita murahan itu"?.ketusnya.


Membuat Hazel menarik nafasnya panjang, susah kalau bicara sama manusia batu seperti ini,itu pikir Hazel.


''Ya sudah nya,tapi saya hanya ingin mengatkan,Tuan akhir-akhir ini saya lihat lebih bahagia dari sebelumnya,selama hidup dengan Nona Dara,malah sebaliknya Nona Dara yang menderita, karna selalu disiksa oleh Tuan,itu semua karna tekanan yang selalu nyonya berikan dan juga pengaruh obat setan yang rutin tuan konsumsi".Hazel berbicara tampa mau menatap wajah Ana"Anda tau apa alasan Tuan hingga mengkonsumsi obat-obatan"?.habis sudah kesabaran Hazel.


Ana diam mematung.


"Itu semua karna keegoisan Anda Nyoya,hingga Tuan mencari ketenangan dengan caranya sendiri".


"Berani kamu sama saya"?.


Hazel tak lagi menjawab, karna laki-laki itu kini sudah melangkah keluar dari ruangan inap sang bos.


''Nona''?.


🍓🍓🍓🍓🍓


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.

__ADS_1


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏


Tbc.


__ADS_2