Dibarter Ayah Tiriku

Dibarter Ayah Tiriku
Par 31


__ADS_3

''Kau tenang saja aku masih punya gubuk didesa''.Hazel menepuk pundak sahabatnya.''Ya sudah sana balik kekamarmu,kau sudah baikan-kan''?.


Langit menganguk.


''Sana balik''?.tangannya mengibas-ngibas.


Membuat Langit menatap anak bauhnya itu kesal''Kau kengusirku''?.


''Bukan begitu,tapi aku takut kita berdua digosupi Gay kau mau''?.bergidik.


''Enak saja''.juga ikut bergidik,tak bisa iya bayangkan jika dirinya dan Hazel''?.


''Ah kau membuat pikiranku melayang entah kemana''?.Langit bangkit berdiri,kemudian melangkah keluar kamar.


''Lah Tuan dari mana''?.Mbok Jum menatap Langit heran.


''Mana makanan Dara Mbok''?.tanpa menjawab laki-laki itu malah balik bertanya.


''Oh iya Ini''..Mbok Jum kenunjukkan nampan yang kini sedang iya bawa.


''Mama sama Papa mana Mbok''?.


''Sudah pulang''.


Yah''!.memang,kedua orang tua Langit itu sudah pulang,setelah berdebat beeberapa saat.


''Oh ya sudah,sini nampannya biar aku aja yang bawa''?.


''Lah biar Mbok aja Tuan''.wanita paruh baya itu tak enak hati''Masa iya tugas pembantu dilakukan sama majikannya''?.


''Ngak apa-apa Mbok''.Langit langsung meraih nampan dan melangkah menuju kamar miliknya.


''Sayang''?.kakinya melangkah mendekati Dara yang kini meringkuk memeluk gulingnya


''Kasian sekali dia sampai ketiduran''.gumamnya sambil mengusap kepala istrinya lembut.


''Dara bangun,makanan dulu,kau harus makan biar tenagamu kembali pulih''.pangilnya lagi, karna istrinya itu belum juga membuka matanya.


''Eh Mas,maaf tadi Dara ketiduran''?.galagapan dan langsung duduk.


''Ayo makan''?.


Kelembutan yang diberikan Langit membuat Dara semakin berpikir yang tidak-tidak,wanita itu masih selalu ingat dan akan tetap mengingat,bagai mana kejamnya Langit pada dirinya.


''Kenapa kau menatapku begitu''?.


Dara gelagapan''maaf Mas''?.boleh Dara bertanya sesuatu''?.lirihnya menunduk takut.


''Hem''?.hanya menjawab dengan gumaman.

__ADS_1


''Kenapa Mas baik sama Dara''?.apa Mas akan menghukum Dara lagi''?.mata wanita itu sudah mulai berkaca-kaca.


Langit menarik nafasnya panjang.entah kenapa setelah mengetahui Dara hamil anak darinya,hati yang awalnya yang beku kini beransur melunak.


Namun pertanyaannya apa cinta itu sudah mulai tumbuh''?.entah lah,bahkan dirinya sendiri tidak tau apa jawabannya,yang jelas semenjak satu minggu mengurus Dara dirumah sakit,Langit merasa hatinya tidak rela jika harus jauh,apa lagi berpisah dari wanita yang dibelinya itu.entah karna apa''?.


''Makan lah,aku akan keluar sebentar,jangan berpikir yang macam-macam kau belum pulih total''.mengusap kepala istrinya lembut kemudian melangkah menuju ruang kerja miliknya.


''Ada apa denganku''?.gumamnya pelan.tangannya meraih laptop dan mulai mengerjakan pekerjaannya yang tertunda.


''Hazel''?.pankiknya dengan kepala yang menyembul dibalik pintu ruang kerja.


''Iya Tuan''?.Hazel yang hanya mengunakan celana bokser dengan cepat melangkah mendekati bosnya itu''Ada apa Tuan''?.


''Masuk dulu,ada yang perlu kutanyakan padamu''.


Hazel langsung duduk menatap bosnya heran''Ada apa Tuan''?.


''Kau jangan tegang begitu''!. aku hanya ingin bertanya padamu,kenapa pembangunan hotel didesa sebelah belum dilanjutkan lagi''?.mata laki-laki itu masih lekat menatap Laptop miliknya.


''Maaf Tuan,masyarakat yang memiliki tanah disana komplain dan tidak mau menjual tanah mereka''.


Langit mengernyit''Kok bisa''?.bukannya masalah ini seharusnya sudah lama selesai ya''?.


''Itu dia Tuan, saya curiga disini ada yang menggunting dalam lipatan''.


Kening Langit semakin mengernyit''Maksud kamu''?.tatapan matanya menatap Hazel tajam,jemari laki-laki itu sejak tadi mengetuk-ngetuk meja.


Langit mengepalkan tangannya dengan penuh amarah.


"Ada yang ingin bermain-main denganku".gumamnya pelan.dengan gigi yang bergemeletuk.wajar dirinya marah karna peroyek ini sudah sangat lama terbengkalai, bahkan dirinya sudah terlalu banyak mengeluarkan uang disana.


Yah Langit memang sepintar itu untuk mendapatkan kebahagiannya sendiri, laki-laki itu sudah menyiapkan sedikit usaha miliknya, hotel yang dirinya bangun tidak memakai uang Mamanya sedikitpun,itu adalah murni hasil jerih payahnya sendiri.


"Ikut aku sekarang,bawa dua orang bodyguard".


"Kita mau kemana Tuan"?.tanya Hazel.kaki laki-laki itu mengikuti langkah Langit yang sudah keluar ruang kerja.


"Kita kedesa sebelah sekarang".


Begitu lah Langit,laki-laki itu selalu tanggap dengan apa pun masalah yang dirinya hadapi.


"Baik tuan"?.


"Sayang apa kau sudah makan"?.kembali dirinya mendekati sang istri saat sudah berada dikamar.


"Sudah".menatap suaminya heran."Mas mau kemana"?.bertanya,karna kini laki-laki dewasa itu sibuk memasukkan semua keperluannya didalam tas,mulai dari baju,handuk,dan juga perlengkapan mandi.


"Mas ada pekerjaan diluar".menatap istrinya sekilas"Kau jangan kemana-mana,tetaplah disini,karna disini lebih aman untukmu".

__ADS_1


"Tapi Dara boleh bertemu Ibu Mas"?.


"Tunggu Mas pulang,kita akan pergi bersama-sama disana".kakinya melangkah mendekati istrinya,jemari tangannya mengusap kepala Dara lembut"Mas hanya pergi sebentar".satu kecupan mendarat dipuncak kepala istrinya itu,sebelum akhirnya Langit melangkah menuju kamar mandi.


"Ah tuhan".aku tidak boleh baper lagi".gumam Dara pelan.kepalanya mengelang lirih"ngak boleh,dia hanya mempermainkan perasaanku saja".


Tatapan mata Dara menatap laki-laki yang baru saja keluar dari kamar mandi tampa berkedip.


''Kau kenapa''?.


Dara gelagapan dengan cepat wanita itu menunduk disertai gelengan kepala''Maaf''?.lirihnya pelan.


Langit menarik sudut bibirnya membentuk senyuman,kaki laki-laki dewasa itu melangkah mendekati sang istri''Sini lihat''.tangannya meraih jemari sang istri''Kau boleh menyentuhnya kapanpun kau mau''.


Mata wanita itu berkaca-kaca bahkan jemarinya sampai bergetar.


''Kau kenapa sampai bergetar begitu,aku suamimu,halal bagimu menyentuhku''.


"Ah''. dia hanya bersandiwara".batin Dara,telapak tangan wanita itu kini masih mendarat didada bidang sang suami.


"Kenapa kau suka sekali berprasangka buruk pada suamimu sendiri"?.menatap istrinya lekat.


Membuat yang ditatap semakin kelabakan"Aku-aku,mau kekamar mandi".


Langit terkekeh,senyum dan tawa yang tulus membuat Dara lagi-lagi mematung,belum pernah dirinya melihat tawa dibibir suaminya itu saat berdekatan dengan dirinya.


"Ayo aku bantu".tampa bisa Dara menolak laki-laki itu langsung mengangkat tubuh sang istri menuju kamar mandi.


"Kau mau apa buang air kecil atau apa"?.pertanyaan Langit membuah wajah Dara bersemu merah.


"Aku mau baung air kecil".sungguh saat ini dirinya benar-benar malu.


"Eh jangan aku bisa sendiri".Langit tak menjawab,laki-laki itu langsung meletakkan tubuh istrinya ditoilet.


"Mas boleh keluar".wajah wanita itu semakin memerah.


"Kenapa"?.keningnya berkerut.


"Dara malu Mas"?.


Mendengar itu semua Langit langsung tertawa lepas.ada gunanya juga dirinya ada didekat Dara sekarang,hati yang tadinya memburuk kini kembali tenang,saat melihat kepolosan sang istri"Aku bahkan sudah melihat semuanya".bibirnya tersenyum mengoda.


"Oh asataga dia ini kesambet apa"?.sampai bisa semanis ini"?.


🍓🍓🍓🍓


mohon dukungannya like vote hadiah and komen.


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏

__ADS_1


Tbc.


__ADS_2