
Tini yang sejak tadi tidur perlahan megerjapkan matanya saat mendengar suara brisik dari kamar rawat miliknya.
''Ibu sudah bangun ya''?.Dara melangkah mendekati Ibunya,senyum manis terbit dibir tipisnya memperlihatkan lesung pipinya.
''Iya Nak,ada apa ya''?.Tini menoleh kekiri dan kekanan matanya mengerjap untuk memperjelas penglihatannya.
''Mas Anggara''?.desisnya pelan.
''Martini''?.Anggara yang melihat mantan istrinya berbaring disana melangkahkan kakinya dengan canggung dan sungkan.
Sungguh sejak tadi laki-laki peruh baya itu sudah mulai curiga,hati kecilnya tidak bisa dibohongi,entah kenapa sejak tadi malam jantungnya dek-dekan tampa sebab.dan sekarang dirinya sudah tau apa jawabannya.
''Papa kenal''?.tanya Bayu,bahkan kini laki-laki itu juga ikut melangkah mendekati Tini dan sang sang Papa
Anggara gelagapan,detik berikutnya terdengar tarikan nafasnya yang berat.
''Papa kenal''?.kembali Bayu bertanya karna sejak tadi dirinya belum mendapatkan jawaban.
''Dia mantan istri Papa''?.
''Maksudnya''?.kening Bayu mengernyit binggung,apa maksud dari Papanya''?.bukankah istri Papanya hanya Mamanya seorang''?.
Lalu sekarang''?.
Sementara Dara''?.
Wanita itu hanya mempu terdiam dengan ribuan pertanyaan dikepalanya.
''Dia istri kedua Papa''?.
Ingin sekali Bayu menghadiahi Papanya itu satu bogam mentah,pantas saja selama ini Mamanya selingkuh,ternyata Papanya yang duluan selingkuh.
__ADS_1
Bener-benar.
''Wah, ternyata Papa tidak lebih rendah dari Pada Mama,Bayu kecewa sama Papa''?.detik berikutnya laki-laki itu langsung pergi melangkah keluar dari kamar inap Tini.
''Ada apa ini Bu''?.Dara menatap ibunya dengan mata berkaca-kaca.''Kenapa Ibu membohongi Dara''?.pecah sudah tangisan yang dirinya tahan dengan susah payah.
''Maafkan Ibu Nak''?.Tini Ikut terisak melihat putrinya yang rapuh dan terpukul dengan kenyataan yang ada.dirinya sengaja berbogong dengan mengatakan jika dirinya istri pertama, itu semua iya lakukan agar anaknya tidak sedih dan merasa rendah karna lahir dari rahim seorang pelakor.
''Dia putri kita''?.tanya Anggara, jemari tangannya menunjuk Dara yang menatap keduanya nanar.detik berikutnya wanita hamil itu berlari keluar dari ruangan.
''Dara mau kemana sayang''?.jerit Tini yang sama sekali tidak diindahkan Dara.
''Nona mau kemana''?.Alex dengan sigap mengikuti langkah wanita yang masih menangis itu.''Nona jangan berlari, Nona sedang hamil''?.
''Bay''?.Dara berdiri tepat didepan Bayu,sambil berusaha menahan tangisnya,dirinya tidak ingin terlihat menyedihkan didepan laki-laki ini.
Bayu menoleh,terlihat jelas jika sekarang mata laki-laki itu memerah menehan air matanya agar tidak sampai menetes.
Saat Bayu berdiri hendak pergi, Dara langsung menubruk tubuh tegap laki-laki yang selalu menbuatnya nyaman,pantas saja selama ini dirinya selalu merasa dekat dan aman jika berada didekat Bayu,ternyata Bayu adalah Abangnya dari istri pertama Papanya.
Hidup memang sulit untuk ditebak,disaat dirinya harus hidup dalam penderitaan dan tekanan, sememtara Bayu hidup dalam kemewahan dan serba berkecukupan.
Dara tidak tau jika selama ini Bayu hidup dalam bayang-banyang masa lalu keluarganya, bayang-bayang yang membuat laki-laki itu sampai sekarang masih menutup hatinya untuk wanita, namun saat bertemu Dara, entah kenapa dirinya merasakan ada perasaan lain,perasaan ingin melindungi,dan entahlah''!.yang jelas dirinya merasa dekat dengan sorang Dara padahal sudah jelas mereka berdua baru saja saling mengenal.
''Woy lepas,apa yang kau lakukan dasar wanita ini''.
Pelukan yang tadinya erat kini terpaksa dilepas.
Keduanya menoleh pada sumber suara.
''Apa yang kalian lakukan''?.bentaknya sambil berkacak pinggang.mata laki-laki itu menatap Dara dan Bayu bergantian.ada kekecewaan disana,namun Langit masih berusaha untuk kuat, sekuat baja.meskipun hatinya tidaklah sekuat itu.
__ADS_1
''Ck''.Bayu hanya berdecak.
''Kau dibiarkan lama-lama makin kurang ajar ya''?.Langit sudah melangkah mendekat.
''Buk''.satu hantaman mendarat indah dirahang Bayu,membuat laki-laki tegap itu terhuyung kesamping.
''Buk''.Bayu yang kini sedang tidak baik-baik saja langsung membalas apa Langit yang lakukan.
''Sudah-sudah''.Dara mencoba untuk melerai.
Begitu juga dengan Alex,bahkan berkali-kali laki-laki itu terkena pukulan keduanya.
''Nona lebih baik kita pergi saja dari sini''.lelah melerai,namun kedua laki-laki itu tak juga berhenti.alhasil karna kesal Alex membawa istri bosnya itu pergi dari sana.dirinya takut jika Dara masih disana wanita itu bisa saja terkena pukulan seperti dirinya.
Dan sudah bisa dipastikan,jika Dara yang terkena pukulan wanita itu pasti akan pingsan. bahkan bisa lebih parah, jika sampai pukulan keduanya mendarat diperut Dara.
"Hey mau kau bawa kemana istriku"?.Langit yang sejak tadi terus adu jontos dengah Bayu akhirnya terhenti dan melangkah dengan cepat mengejar istrinya.
"Mau kemana kalian"?.menatap Alex dan Dara tajam.
"Saya hanya mau membawa Nona menjauh, agar tidak sampai kena pukulan seperti saya tuan"?.lirih Alex memelas,dirinya sudah kapok dipukul Langit.apa lagi laki-laki itu masih terlihat menahan emosi.
"Ck"?.Ayo ikut aku"?.dengan cepat dirinya menarik istrinya dan membawanya melangkah menuju mobil.
''Mas lepas''?.
🍓🍓🍓🍓🍓🍓
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Maaf masih banyk typo.🙏🙏🙏
__ADS_1
Tbc.