
''Mas Langit''?.Mas kenapa Mas''?.Dara langsung berleri menghambur memeluk tubuh suaminya yang sudah meringkuk dilantai dan tidak sadarkan diri.
''Lang''?.Ya Allah Lang''?.Hazel mengusap wajahnya gusar.
"Bagai mana ini bisa terjadi"?.batin laki-laki itu menatap sahabatnya sendu.
"Kamal"?.Alex"?.Maman"?.kesini kalin"?.panggil laki-laki itu dari lantai atas.
Mambuat Maman yang sedang memasak mie instan segera berlari mencari palstik dan memasukkan mie miliknya didalam sana"Buat jaga-jaga"?.gumamnya sambil memasukkan plastik mie miliknya kedalam plastik keresek warna hijau.kemudian kakinya dengan cepat melangkah menuju lantai atas.
"Ada apa"?.tanya laki botal konyol itu yang datang belakangan.
"Ayo bantu bawa Tuan kerumah sakit,aku akan menyiapkan keperluan Tuan"?.
Semua yang ada disana menganguk, detik berikutnya langsung bergerak membantu Langit turun kebawah.
"Lah Dalah ini apa Man"?.
"Opo"?.jawabnya dengan suara tertahan karna keberatan mengangkat bobot tubuh sang bos
"Ini panas apa Man"?.Kamal melirik sahabatnya sekilas.kemudian mencoba mengeser lengannya yang panas.entah karna apa"?.
"He..he..masa depanku"?.jawabnya cengegesan.
Membuat Kamal curiga.
"Kamu bawa kopi Mal"?.bertanya tampa menatap laki-laki botak biang rusuh itu.
"Orak, aku bawa mie rebus dua bungkus trus ditambah telor empat".jawabnya berbangga diri.
"Lah, itu perut apa karung"?.Kamal tak habis pikir,padahal tadi laki-laki itu sudah menghabiskan satu mejikom nasi,seharusnya dirinya dan Alexlah yang mengeluh kelaparan,lah,malah sebaliknya, Kamal-lah yang paling kelaparan."Dasar gentong"?.kesalnya"Eh Man itu mie kamu kenak kaki Tuan"?.tunjuknya dengan bibir"Kalau sampai tuan bangun, habis kau jadi kambing guling".kesalnya.
"Eh Man jangan dilepas,gimana sih kamu"?.kesal Alex karna tiba-tiba laki-laki botak itu malah melepaakan Langit secara spontan.
"Lah piye "?.menatap sahabatnya tampa dosa."Katanya takut Tuan kenak panasnya mieku".keluhnya merasa teraniaya.
Alex mengusap wajahnya kasar"Ayo Mal, kita papah saja,susah kalau ngomong sama karung"?.kerutu Alex malas berdepat dengan laki-laki botak tukang makan itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
''Nona dirumah saja,saya akan membawa tuan kerumah sakit''?.
__ADS_1
''Aku ikut''.pinta Dara dengan linangan air mata,sungguh saat ini dirinya benar-benar kawatir.
''Tapi Nona''?.Hazel menjadi serba salah, jika dirinya membawa Dara kerumah sakit''?.laki-laki itu takut istri bosnya akan tau apa yang terjadi dengan Langit.
"Haduh bagai mana ini"?.batinya.
"Ayo Bang"?.
"Elah bocah gemblong"?.Hazel akhirnya ikut berlari mengikuti Dara yang sudah lebih dahulu turun kebawah, bahkan wanita muda itu sudah duduk tepat disebalah sang Bos.
"Ah terserah lah"?.putus asa"Jika ini saatnya semua orang tau mau bagai mana lagi"?.gumam Hazel pelan sangat pelan.
Sepanjang perjalanan Dara terus memangku kepala sang suami dan memijatnya lembut. berharap suaminya itu segera bangun dan kembali pulih.
"Mas bangun"?.pintanya masih terisak.
"Sabar Nona,sebentar lagi kita sampai"?.pinta Hazel sambil menoleh sekilas pada kusri penumpang.
"Buruan Lex"?.pinta Hazel pada sang adik.
"Iya Bang sabar ini tu udah cepet"?.
Saat sampai diparkiran rumah sakit beberapa perawat sudah berdatangan sambil membawa brangker, karna kebetulan Hazel sudah memberitahukan pihak rumah sakit bahwa mereka akan sampai beberapa saat lagi.
"Dara"?.pangil Arex saat wanita itu sudah akan berlari mengikuti perawat.
"Iya ada apa"?.jawabnya menoleh sekilas kemudian kembali melanjutkan langkahnya.
"Jangan lari-lari,sama aku aja ayo"?.Alex mengikuti Dara dari samping. laki-kaki itu sudah sangat lama tidak pernah sedekat ini dengan wanita itu.''Kamu cinta banget ya sama Tuan''?..
Pertanyaan Alex membuat Dara yang wajahnya dari tadi gusar segera menoleh''Iya''.
''Kenapa''?.pertanyaan konyol itu keluar begitu saja dari bibir Alex.
''Karna dia suami Dara''.jawab Dara pendek. kakinya terus melangkah dengan cepat menyusuri kolidor rumah sakit.
''Kenapa''?.bukankah dia selalu menyiksamu''?.
Dara menghentikan langkahnya mata wanita itu menatap Alex tajam''Dara rasa itu bukan urursan Abang''!.itu urusan rumah tangga Dara,ngak seharusnya Abang ikut campur''.
''Tapi Abang cinta sama kamu Ra''?.
__ADS_1
Dara kembali menatap wajah laki-laki disampingnya''Dara ngak bisa melarang Abang untuk mencintai Dara,kerna rasa cinta itu adalah anugrah dari Allah, tapi Abang juga harus ingat''!.Dara ini istri orang Bang''.ucapnya kembali melanjutkan langkahnya.
''Tapi rasa cinta itu bisa pudar seiring berjalannya waktu''.Alex kembali melangkah menyusul istri bosnya yang sudah mulai menjauh.
''Begitu juga dengan Abang''.menarik nafasnya panjang''Mungkin saat ini Abang begitu mencintai Dara,tapi siapa yang tau jika suatu hari Abang akan berbalik membenci Dara''.Dara menatap laki-laki disambingnya dengan tatapan lembut''Dara yakin yang ada dihati Abang itu bukan cinta, tapi rasa kasihan yang salah Abang artikan''.
''Begitu juga dengan kamu''.bisa juga kan jika rasa cintamu pada Tuan hanya sekedar rasa tangung jawab sebagai istri, bukan rasa cinta''?.
Dara sudah tidak perduli lagi,kakinya tetap melangkah hingga sampai didepan ruangan IGD.''Bagai Mana Mas Langit Bang''?.tanya remaja itu saat melihat Hazel duduk dikursi tunggu.
''Belum tau''.lirihnya gusar.
''Apa Nona malam ini sudah makan''?.
Dara menoleh.''Alex''?lirihnya yang benar-benar sudah malas berdebat, apa lagi membahas masalah yang tidak penting.
''Aku tidak lapar''.jawab Dara sambil mendaratkan bokongnya dikursi tunggu.
''Lex''?. Hazel menatap Adiknya tajam.
''Aku hanya menawarkannya makan Kak,diakan dari tadi siang sampai sekarang belum makan''.
YA memang, karna asik dengan kesedihannya hingga Dara tidak mau disuruh makan. meskipun dibujuk Mbok Jum dan juga Alex.tapi wanita itu tetap tidak mau makan. ditambah lagi kejadian tadi malam jadilah Dara sama sekali belum makan.
''Nona lebih baik anda makan dulu''.
''Dara ngak lapar Bang''?.lirihnya menatap ruangan IGD dengan perasaaan kawatir.
''Makana lah Nona,Tuan akan sangat marah jika Nona tidak makan,apa lagi sampai Nona sakit''.
Dara menoleh menatap Hazel dengan tatapan sendu''Tapi Mas Langit juga belum makan Bang''?.sudah mulai menangis''Ini semua salah Dara, coba saja Dara mau diajak Mas Langit makan malam tadi, pasti sekarang dia masih baik-baik saja''.lirihnya penuh penyesalan.
''Maaf Nona,tapi itu bukan salah Nona, tuan akhir-akhir ini memang kurang sehat.jadi saya mohon jangan menambah beban pikiran Tuan lagi''.sengajan Hazel memaksa wanita itu agar pergi dari sana,karna dirinya akan menemui dokter yang biasa menangani Langit,tapi jika Dara masih disini dirinya tidak bisa berbuat banyak, karna Langit mewanti-wanti dirinya agar menutup rahasia ini rapat-rapat.
🍓🍓🍓🍓🍓
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏
Tbc.
__ADS_1