Dibarter Ayah Tiriku

Dibarter Ayah Tiriku
Par 89


__ADS_3

''Mama kembalikan istri Langit''.jerit laki-laki yang ada diseberang sana,membuat Ana spontan menjauhkan smartphone miliknya dari telinga.


Ana


''Apa-apa-an sih Lang"?.Mama ini lagi dirumah sakit lho''?.kesalnya,karna putranya itu sudah seperti bocah minta *****.


Langit


''Dara mana Ma,Langit mau ngomong''?.


Hadeh,Ana menarik nafasnya panjang.susah kalau Langit sudah dalam mode bucin begini,itu pikira ana.


Ana


''Dara lagi USG''.cetus Ana sebel.


Langit


''Coba Vidio Call Ma''.


Haduh''?.Ana menepuk keningnya frustasi.


Langit


''Mama buruan,bentar lagi Langit meeting, Mama mau Langit ngak konsentarasi meeting, gara-gara mikirin istri Langi''?.cerocosnya dari sebrang sana.


Ana


"Iya bentar". pasrah Ana.


Langit


"Eh,itu Bayu jelek ngapin dekat istri Langit''?.suara memekik diseberang sana membuat Ana spontan memutuskan sambungan terlfon.


''Astaga,anak itu sudah gila''.gumam Ana,jemari tangannya mengusap dadanya yang berdebar.


''Ada apa Ma''?.


Ana mengalihkan pandangan pada menantunya,kakinya melangkah mendekati Dara yang kini sudah berbaring diatas Bed.


''Biasa,suami kamu''.jawab Ana malas.


''Nah itu lihat''.Bayu menunjuk layar monitor yang ada disamping Dara.


Terlihat jelas disana bayi munggil yang sudah bergerak-gerak,ya tuhan air mata Dara menetes tanpa bisa iya tahan.


Seorang bayi tampa dosa yang dititipkan allah pada rahimnya,pada saat dirinya berada dititik terendah,bayi dalam kandungannya-lah yang menjadi penyemangat untuk dirinya.


''Ini cucu saya Dokter''?.Ana terlihat antusiasi,membuat kebahagian Dara berlipat ganda.hatinya begitu bahagia karna mertua yang awalnya meragukan anak yang dirinya kandung sebagai anak Langit,kini terlihat begitu antuasi saat melihat cucunya yang berada dilayar monitor,bahkan tangan gempal Ana mengusap lembut perut buncit Dara.

__ADS_1


''Cucu Mama begitu mirip dengan Langit".lirihnya antusiasi menbuat tangis bahagia Dara semakin pecah.


''Kok nangis"?. kenapa''?.tanya Ana menatap menantunya heran.begitu juga dengan Bayu.


''Dara bahagia Ma''.gumam Dara,disertai senyum kecil membuat Ana dan Bayu bernafas lega.


''Maafkan Mama jika selama ini Mama jahat sama kamu''?.bahkan sempat meragukan jika anak yang kamu kandung anaknya Langit,tapi melihat wajah bayimu sekarang,Mama yakin seratus persen ini anaknya langit''.ucapnya sambil menyentuh perut menantunya lembut.


''Makasih Ma''.gumam Dara,sambil meraih jemari ibu mertuanya.


''Jenis kelaminnya apa ya Dok''?.wajah wanita itu terlihat penasaran.


''Laki-laki tante,coba lihat''?.Bayu mengerak-gerakkan Transducer dipermukaan perut Dara.''Nah ini ada tit-titnya,keliatan ngak''?.Bayu terkekeh.''Udah keliatan kalau ini bibit unggul''?.tawanya pacah begitu saja,membuat wajah Dara merona merah.


''Mama istri Langit mana Ma''?.


''Allah huakbar''?.mendengar tiriakan Langit. sontak semua yang ada disana terlonjak kaget.


''Hey,Kampret.apa yang kau lakukan dengan istriku''?.kakinya melangkah cepat mendekati Bayu.


''Langit apa-apa-an kau ini''?.kesal Ana sambil menepuk lengan putranya kuat,saat melihat putra bucinnya itu hampir menarik kerah dokter yang ada didepannya.


''Mama kenapa jadi belain Bayu jelek ini sih''?.serkasnya,sambil menatap mamanya dengan sedih.kenapa Mamanya itu sekarang jadi ibu tiri yang suka sekali menyiksa dirinya"?.laki-laki itu sudah ingin menangis.


Membuat Bayu tertawa lepas.begitu juga dengan Hazel,yang sejak tadi berdiri tak jauh dari sana.


"Diam"?.bentaknya membuat tawa keduanya berhenti.


"Ya Allah Langit"?.Ana mengusap wajahnya frustasi.saat melihat Langit melempar peralatan tempur Bayu dan membantu istrinya berdiri.


"Mas kenapa sih"?.Dara malas mengikuti suaminya,wanita itu tetap diam saja diatas Bed.


"Kenapa"?.kau mau tingal disini sama Bayu jelek itu"?.ketusnya.jemari tangannya menujuk Bayu kesal.


"Kalau iya kenapa"?.lagian Bayu Kakak Dara, apa salahnya sih"?.


Ana tersentak,ternyata dokter tampan yang ada didepan dirinya Kakanya Dara"!.bukankah itu artinya Dara bukan wanita sembarangan"?.Ana kenal siapa kedua orang tua Bayu.tapi seingat dirinya Bayu anak tunggal.lalu"?.


Ah,nanti saja iya tanyakan dengan menantunya itu,yang penting sekarang masalah putra keras kepalanya dulu.


Iya juga ya"?.kenapa dirinya harus cemburu"?. bukankah sudah jelas Bayu itu Kakak satu ayahnya Dara"?.kenapa otaknya jadi keder gini.


Ah,bodolah,yang jelas dirinya tidak suka Dara dekat-dekat dengan laki-laki lain,selain dirinya.


"Udah ayok"?.pintanya seperti biasa tak mau disalahkan.


"Lepas Lang,Mama sama Dara mau belanja kebutuhan Bayi kamu"?.bentak Ana kembali menepuk kuat lengan putranya agar melepaskan Dara dari cengkraman putranya itu.


"Tapi Ma"?.memasang wajah semenyedihkan mungkin.seolah-olah disini dirinyalah yang paling teraniaya.padahal dirinya-lah yang selalu menganiaya orang.

__ADS_1


"Bodo amat, ayo sayang ikut Mama"?.kamu kalau dibiarin ngelunjak"?.ketus Ana menatap Langit tajam,jemari gempalnya mengacung-ngacung didepan Langit. membuat laki-laki itu berkali-kali mundur, takut matanya kecolok.


"Tapi Ma"?.masih mencoba protes.


"Kamu tau"!. kandungan istri kamu itu sudah tujuh bulan,itu artinya bentar lagi anakmu lahir. mau kamu pakaikan apa bayimu nanti setelah lahir"?.berkacak pinggang."Sarung"?.ketusnya dengan mata melotot.


"Ya,engak Ma".mengaruk kepalanya yang mendadak gatal."Mana mungkin Anak Langit Mahardika lahirnya langsung pakai sarung,kan ngak muat juga"?.lirihnya polos


Haduh"?.asli semua yang ada disana ikutan bengek,mendengar penuturan Langit.


Bahkan Hazel yang juga sama bodohnya seperti sang Bos,juga ikut tertawa ngakak.


"Plak"?.Ana menempeleng kepala putranya dengan kesal.


Ingin sekali dia mencuci otak Langit agar tidak goblok seperti ini.


"Sakit Ma"?.lirihnya bernada sendu, jemari tangannya mengusap kepalanya yang ditempeleng Ana.benar-benar sakit. sungguh,bagai mana tidak sakit"!. yang menempelang raksasa gitu.


"Sakit sayang"!.adunya pada Dara


Bukannya membantu,Dara malah tertawa lepas.diikuti Bayu yang dari tadi memunguti peralatan tempurnya yang berantakan.


Untung suami adiknya"!. jika tidak


Hiiiih"..sudah iya pites atau tidak iya suntik mati,laki-laki seperti Langit.


Nyebelin.


"Ayo buruan udah siang ini"?.Ana membantu menantunya turun dari bed rumah sakit.


"Langit ikut Ma"?.regeknya sudah ingin menangis.


"Astaga"?.Ana menatap putranya tajam.bisa tidak Langit iya masukkan lagi kedalam perut"?.sangking kesalnya.Ana sampai berpikir konyol."Ya sudah ayo,tapi ingat jangan bikin ribut"?.


"Iya Ma".pasrah.


"Bayu ikut Tante"?.Bayu mau cari penyakit kayaknya.


"Ngapain ikut sih"?.ketusnya sambil berbalik,matanya menatap Bayu tajam.


Namun yang ditatap hanya terkekeh geli."Kenapa ngak boleh"!. Dara adik saya,lagian Ibu juga mau ikut kali"?.balas laki-laki itu santai.detik berikutnya laki-laki tampan itu langsung melangkah mengikuti Dara,Ana,Hazel dan Langit yang bersungut-sungut tak jelas.


"Ibu Ikut Kak"?.tanya Dara antusisi"?.bahkan wanita itu spontan menoleh kebelakang,hingga hidungnya langsung menubruk dada Langit yang sejak tadi mengikuti dirinya dengan jarak yang begitu dekat.


"Plak"?.kembali Langit mendapatkan tepukan kuat dari Ana,membuat laki-laki kembali memekik lebay.


🍓🍓🍓🍓🍓


Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.

__ADS_1


Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏


Tbc.


__ADS_2