
Dara menyandarkan kepalanya dikaca jendela mobil,tatapan matanya sendu, entah bagai mana keadaan bayi yang ada dikandungannya sekarang''?.karna sejak kembali kekota tak pernah sekalipun kandungannya diperiksa.
''Sudah sampai Mbak''.pangilan dari supir taksi membuat lamunan wanita itu buyar.
''Tunggu sebentar ya Pak,saya gambil uang dulu''?.
''Baik Mbak, jangan lama-lama ya''?.
''Baik Pak''.Dara melangkahkan kakinya memasuki rumah Langit,walau bagai mana pun keras dan tempramentalnya Langit, namun hanya ini tempat yang bisa dirinya kunjungi, ingin kerumah sakit, tapi hatinya masih kecewa dan sakit pada ibunya Tini.
''Mbok''?.pangil Dara saat melihat Mbok Jum kini sibuk membuat cemilan untuk pekerja dirumah itu.
''Eh, iya Non''?.Mbok Jum melangkah cepat mendekati majikannya''Ono Opo''?.
''Mbok,Dara boleh pinjem uang dulu ngak''?.lirihnya sungkan.menikah dengan laki-laki kaya tidak menjamin seseorang akan berlimpah uang atapun berlian,contohnya Dara,sejak menikah dengan Langit hingga sekarang,suaminya itu tak pernah sekalipun memberikan dirinya uang,laki-laki itu hanya mencukupi kebutuhannya saja, pakaian,bedak dan lain sebagainya.namun uang''?.Dara tidak pernah mendapatkan apa yang seharusnya seorang istri dapatkan.
''Boleh to''?.Mbok Jum berlari memasuki kamarnya untuk mengambil uang,tak lama kemudian wanita subur itu kembali melangkah dengan terhopoh-gopoh.''Ini Non''.menyodorkan uang tiga ratus ribu pada majikannya itu.
''Makasih ya Mbok,nanti Dara ganti''.wanita itu langsung melangkah kembali menuju taksi yang membawanya tadi.
''Maaf ya Pak,lama nunggu y''?.
''Engak,apa-apa Mbak''.
''Oh ya,berapa Pak''?.Dara menundukkan kepalanya agar bisa melihat wajah lawan bicaranya.
''Seratus Mbak''?.
''Ini''?.dara menyodorkan uang pecahan dua ratus ribu pada supir taksi''sisanya buat bapak''.setelah mengatakan itu semua Dara langsung melangkah kembali memasuki rumah, tampa memperdulikam teriakan supir taksi yang memangil dirinya.
''Mbok,ada makanan tidak perut Dara lapar Mbok''.
Mbok Jum yang sedari tadi sibuk kembali menoleh.matanya menyipit menatap majikannya itu.''Non belum makan''?.
Dara mengelang lemah.
''Ya Allah,kasiannya''?.Mbok Jum menatap Dara iba,detik berikutnya wanita subur itu langsung bergegas menyiapkan makanan untuk istri majikannya itu.
''Ini Non,silahkan dimakan''.
''Makasih Bik''.akhirnya tepat pukul lima sore itu Dara bisa makan,entahlah,bagai mana bisa dirinya tidak menyukai kampungnya Nenek Sutinah.disana dirinya tidak pernah telat makan,apa lagi sampai tidak makan.sperti ini,meskipun makan dengan lauk dan ikan seandannya tapi Dara benar-benar menyukai itu dan dirinya bahagia ada disana.
__ADS_1
Mengingat bagai mana hidupnya,mata wanita itu berkaca-kaca.namun dengan cepat dihapusnya dan kembali menyuapkan makanan kedalam mulutnya,dengan dada sesak.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
''Dara''?.Dara''?.
''Non,tuan sudah pulang''?.
''Biarkan saja Bik''.jawab Dara singkat,dan kembali menyantap makanannya,dirinya harus menyiapkan banyak tenaga untuk menghadapi Langit.apa lagi sekarang dirinya sedang mengandung,jika berharap Langit akan mengasihani bayinya apa lagi dirinya, itu sepertinya mustahil.karna laki-laki itu bisanya hanya memerintah tanpa mau diperintah.
''Maman''?.pekik Langit membahana.
''Iya Tuan,ada apa''?.Maman berdiri didepan Langit sambil mengusap matanya yang masih mengantuk.
''Apa istri saya sudah pulang''.
Maman yang sejak tadi tiduran dipos jelas binggung mau menjawab apa''?.alhasil laki-laki itu hanya mengelang saja.''Belum Tuan''?.
''Unluky''?.
laki-laki itu mengumpat kesal. jemari tangannya terkepal''Arrrrggggg''?.kenapa wanita selalu membuat ku susah''.jeritnya penuh amarah.
Kakinya melangkah mendekati Guci yang baru saja diganti satu minggu yang lalu dan''?.
''Astaufirullah,Tuan''???.Mbok Jum yang sedari tadi mengintip dipintu dapur,dengan cepat berlari mendekati majikannya itu.''Sabar to Tuan''!.kenapa marah-marah terus''?.Mbok Jum mengusap punggung kokoh majiakannya itu dengan lembut.
''Aaaarrrggg''??.Langit menunduk sambil mencengkram rambutnya kuat.
''Sabar Nak''?.jangan terus siksa istrimu seperti ini''?.Mbok Jum meneteskan air mata.''Dia itu sedang hamil,kenapa kau tega tidak memberikannya makan''?.
Pertanyaan Mbok Jum membuat Langit seketika mendongak,sepertinya laki-laki itu baru menyadari apa kesalahannya.kerna pertengkaran mereka tadi siang membuat dirinya melupakan sesuatu,ya tuhan''?.tujuan dirinya datang kerumah sakit untuk membawa istrinya itu makan siang,namun karna rasa kesalnya yang mengunung saat melihat istrinya dipeluk laki-laki lain,hingga akhirnya dirinya melupakan apa tuan awal dirinya kerumah sakit.
''Ya tuhan''!.kenapa aku jadi kacau begini''?.gumamnya pelan.''Sekarang Dara pergi lagi Mbok''.lirihnya dengan tatapan sendu.
''Dara tidak pergi,dia lagi makan didapur,istrimu kelaparan''?.
Belum sempat Mbok Jum selesai bicara Langit sudah berlari menuju Dapur,membuat Mbok Jum mengelangkan kepalanya.
''Sayang''?.pangil Langit saat melihat istrinya hanya duduk diam sambil menyuapkan makanan kedalam mulutnya.
''Sayang,suapi Mas doang.Mas juga lapar,belum makan dari tadi''.
__ADS_1
Dara tersenyum kecut,sudah berbuat salah, namun suaminya tidak pernah meminta maaf.
''Sayang,ayolah,kau tidak mau-kan Mas mati kelaparan''.
Ini yang hamil sebenarnya nya siapa''?.Dara atau Langit''?.kenapa yang manja justru Langit.
Hadeh''?.
Ingin sekali Dara menempelang kepala laki-laki itu agar tidak hilang ingatan dan kembali gila lagi.
''Sayang,kok diam sih,Mas lapar tau''?.wajahnya sudah mulai masam.
''Mas kan punya tangan, kenapa harus Dara yang suapi''?.lagian Dara sudah selesai''.setelah berkata begitu Dara langsung meraih gelas dan minum.detik berikutnya wanita itu langsung melangkah memasuki kamar.
''Ck''.marah lagi,sialan''?.gerutunya pelan,tangannya dengan cepat meraih piring sendok dan makan sambil bersungut-sungut.
''Uhuk..uhuk''.
''Nah,makanya,kalau makan itu jangan ngedumel to,kan jadi keselek''?.kini malah Mbok Jum yang bersungut-sungut.
''Jangan marah terus Mbok,nanti cepat tua''?.celetuknya dengan tatapan kesal.
Mbok Jum tidak menjawab,wanita paruh baya itu hanya melirik Langit sekilas,sambil mengelangkan kepalanya.
''Ketingian ego''.gerutunya pelan,sangat pelan. agar majikannya itu tidak sampai mendengar.
''Wih makan''.Hazel langsung duduk didepan Langit dan meraih piring,detik berikutnya laki-laki itu langsung makan dengan lahap.
''Sudah berapa hari kau tidak makan Hazel''?.ketusnya kesal,karna makanan miliknya diembat Hazel hingga hampir habis.
''Dari tadi siang Tuan,perut saya lapar sekali''?.Hazel terus makan hingga selesai.
''Ck''.Langit berdecak,saat melihat asistennya itu makan tanpa perasaan,hingga menghabiskan makanan yang ada diatas meja. setelah habis laki-laki itu langsung pergi meningalkan dirinya dengan sejuta umpatan.
Akhirnya karna kesal Langit langsung mencuci tangannya dan melangkah dengan gontai menuju kamar miliknya.
🍓🍓🍓🍓🍓
Mohon dukungannya like vote hadiah and komen.
Maaf masih banyak typo.🙏🙏🙏
__ADS_1
Tbc.