
tiada hari tanpa bercinta...acara honeymoon mereka sukses...dan Marvel menang banyak dari sana...bahkan Diandra dibuat tak berdaya karena ulahnya yang tak pernah puas menerjang pertahanan sang istri...tapi apa mau dikata,Diandra juga menikmati setiap sentuhan yang diberikan suaminya itu...meski membuat dia berpeluh keringat dan mengerang nikmat...tapi kepuasan suami adalah tujuannya...hingga acara honeymoon satu Minggu telah terlewati dengan sempurna...semua agenda acaranya telah terlaksana,dan sekarang jadwalnya mereka pulang kembali...Diandra sudah bersiap dan Marvel telah memeluk pinggangnya dengan erat...mereka masuk ke mobil yang telah datang menjemput untuk berangkat menuju bandara...
"sayaaank...aku ngantuuuk, istirahat ku tadi kamu ganggu dipagi hari.."rengek Diandra..
"hehe...tidurlah,,sekarang aku g akan mengganggu mu lagi..."kata Marvel lembut...lalu Diandra merebahkan kepalanya di paha sang suami sebagai bantalnya..dan mulai memejamkan matanya...tak lama Diandra telah tertidur dengan damai dipangkuan Marvel...
"seperti nya aku terlalu bersemangat untuk memakanmu...hingga membuatmu kurang beristirahat..."gumam Marvel sambil tersenyum melihat wajah teduh sang istri yang ada di pangkuannya...
"kita sudah sampai tuan muda.."kata sopir
"baiklah..angkat semua barang bawaan ku..."
"baik tuan muda..."lalu segera melaksanakan tugas mereka masing-masing...Marvel menggendong Diandra masuk ke jet pribadi nya..dan merebahkan tubuh mungil sang istri ke ranjang empuk yang tersedia..dan diapun juga ikut berbaring di ranjang yang sama...dan memeluk mesra sang istri yang masih terlelap...
"mau dalam keadaan apapun kamu tetap saja cantik dan menggemaskan sayaank..."gumam Marvel..
Diandra tertidur pulas saat di perjalanan..bahkan sampai mereka di mansion masih saja tak bergeming...membuat Marvel terkekeh geli melihat tidur istrinya yang tak terganggu meski udah berpindah-pindah tempat...mungkin karena selama satu Minggu ini Diandra kurang tidur karena harus melayaninya...
setelah m letakkan sang istri diranjangnya dan dia pergi membersihkan diri...lalu langsung ke ruang kerjanya untuk menyambut setumpuk berkas yang harus dia tanda tangani...
"waaah... sepertinya aku harus bekerja lembur hari ini sat??"
"begitulah tuan muda..."
"apa semua ini sudah kamu periksa dengan teliti??"
"sudah tuan muda..anda tinggal tanda tangan saja..."
"bagus..bulan ini kamu dapat bonus tambahan sat..."
"terima kasih tuan muda,kalau begitu saya pamit undur diri,karena masih ada meeting dengan klien.."
"pergilah..."jawab Marvel datar dan mulai berkutat dengan kerjaannya...
saat siang menjelang Diandra terbangun karena merasa perutnya sangat lapar...dia mengerjapkan matanya beberapa kali,,dia baru sadar kalau udah berada di kamar pribadi milik Marvel..
"eemmhh...jadi aku udah sampai dimansion..astagaaa kebo banget tidurku ini..."dumel Diandra...lalu langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri..setelah rapi dan wangi...dia mencari suaminya diruang kerjanya...tanpa mengetuk pintu,dia langsung nyelonong masuk aja...
"sudah bangun sayaank??"tanya Marvel lembut..sambil berdiri dari tempat duduknya...
"menurutmu??kenapa g bangunin aku sih abaang...!!"rengek Diandra..
"aku g tega bangunin kamu...jadi aku biarkan saja kamu tidur sampai puas...mau makan siang bareng??"tawar Marvel lagi..
"he'eh...aku lapar banget..."sambil memegangi perutnya yang dari tadi dipeluk suaminya...
"hehe..baiklah,,mau makan diluar,atau dibawah saja???"
"dibawah saja...aku udah g tahan laparnya..."rengek Diandra sambil menarik tangan sang suami untuk segera turun kemeja makan...
"pelan-pelan..nanti jatuh sayaank...hangat terburu-buru gitu..."tegur Marvel sambil tersenyum menatap tingkah istrinya yang kekanakan...
"iya-iyaaa..tapi apa bibik udah siapin makan siangnya??"tanya Diandra
__ADS_1
"tentu saja sudah...tadi aku udah pesen pada bibik untuk siapkan jajan siang lebih awal.."
"Abang memang yang terbaik..."puji Diandra tulus dari hatinya..
"jelas... sekarang duduk yang tenang,biar bibik sajikan makanannya..."tutur Marvel lembut..Diandra hanya mengangguk sambil tersenyum manis..
"baik...."kata Diandra semangat sambil melihat para pelayan menyajikan menu makan siang hari ini..
"dimana papa,mama dan Vita??"tanya Marvel pada para pelayan...
"tadi pagi tuan dan nyonya besar berpesan,kalau mereka akan makan siang bersama klien...dan nona Vita juga diajak sekalian..."
"baiklah...kalian boleh kembali.."jawab Marvel datar..
"baik tuan muda..."jawab para pelayan serempak..sedangkan Diandra udah mulai memakan makanannya dengan lahap...karena udah kelaparan Sedati tadi...
"hati-hati sayaank...jangan terburu-buru begitu..nanti kamu kesedak.."kata Marvel lembut sambil menatap wajah sang istri yang dengan lahap memakan makanannya...
"heemmhh...Abang g makan??atau jadi g selera makan karena melihat cara makan ku yang g elegan??"tanya Diandra cuek..
"hehe...Abang belum terlalu lapar,,..tadi pagi udah sarapan cukup banyak..."
"ini udah jam makan siang Abang..cepat makan,,nanti keburu aku habisin semua..."
"g masalah...biar bibik buatkan lagi nanti,Abang takut kamu masih kurang..."
"makanku g sebanyak itu juga kali bang..."
"hahaha... iya-iyaaa...habiskan semuanya..setelah itu kamu yang aku habisin.."goda Marvel..
"astagaaa... berhati-hatilah...Abang hanya bercanda sayaank..."sambil menyodorkan minum pada sang istri..
"bercandanya g lucu bang..."gerutu Diandra kesal..
"hehe...iyaaa,,maaf..setelah makan ikut Abang diruang kerja..."
"mau apa??"
"ada hadiah buat istriku tercinta..."
"serius??apa..??"
"nanti saja..kamu pasti suka...jadi selesaikan makannya...biar cepet tau apa hadiahnya..."
"awas kalau aku g suka hadiahnya..Abang libur jarah selama satu bulan.."ancam Diandra..
"g bisa gitu dooong...kita sedang program hamil..jadi harus rajin bikin dedek bayinya...biar program nya sukses...emang kamu mau, rekan-rekan dokter kamu terancam dipecat karena program hamil nya gagal..??"
"g seru ah...ancamannya menyangkut kesejahteraan orang..."
"hehehe...demi mendapatkan kesejahteraan ku..aku rela mengorbankan apapun sayaank.."
"itu namanya semena-mena Abang...g baik tau, memanfaatkan kuasa untuk menekan orang.."
__ADS_1
"g masalah kalau untuk menekan istri sendiri..apalagi menekan untuk mengakses kan program hamil kita..."
"CK..selalu saja ada jawaban untuk memojokkan ku.."
"ngapain juga dipojokkan??emang kamu suka dipojokkan??"goda Marvel..
"abaaang...iiiihhh...nyebelin deh...aku kenyang,mana hadiahnya??"
"hahaha...ayo..ikut Abang dulu ke ruang kerja buat ambil hadiahnya..."mengajak Diandra ke ruang kerjanya..
"baiklah-baiklah...sesuai keinginan anda tuan muda..."
"kalau tuan muda ini ingin memakanmu gimana??"goda Marvel..
"tar aja...ini masih kekenyangan...nanti muntah Abang..."
"beneran yaach...nanti dapat bonus jatahnya...??"
"iya...Abang nih mintanya jataaah terus,,g capek apa??"
"g ada capek-capeknya sayaank...malah makin semangat setelah dapat jatah dari kamu..."masuk ke ruang kerja dan berjalan menuju rak buku yang ada di belakang meja kerjanya...untuk mengambil berkas yang entah berkas apa itu...
"Abang habis ini masih ada kerjaan lagi??"
"ada dikit..kenapa??kamu mau ke suatu tempat??"sambil menyodorkan sebuah berkas ke pangkuan Diandra..
"g siiih...cuma tanya doang..!!ini apa bang??" tanya Diandra saat menerima berkas dari Marvel..
"bukalah..."kata Marvel santai sambil menandatangani berkas-berkas yang tadi tertunda karena menemani istrinya makan..
"ini...surat adopsi Vita??dan ini....surat pengalihan harta dan saham Abang kan??"tanya Diandra bingung
"iya...kamu tinggal tanda tangani semuanya...dan semua akan menjadi milikmu..."
"maksudnya??"masih mode bingungnya...
"sayaaank...setelah kamu tanda tangani berkas ini..semua harta benda dan saham yang ku miliki akan menjadi milikmu..,"
"eeehh...tapi aku tak perlu itu semua Abang.."kata Diandra lembut sambil menatap wajah sang suami..Diandra bukan wanita matre yang menginginkan Hatta suaminya..bahkan dia g tau seberapa kayanya sang suami..dia tak peduli akan hal itu..
"aku tau...tapi..ini perlu sayaank...kamu tau,suamimu ini bukan orang biasa,banyak sekali musuh yang akan menyerangnya dari berbagai sudut...Abang g mau karena jebakan musuh Abang..nanti kamu kecewa pada Abang,dan mungkin dengan begini Abang tak akan khawatir tentang kesejahteraan istriku ini..."
"tapi..aku seperti menjadi wanita matre Abang..baru menikah,udah kuras habis harta Abang..nanti apa yang difikirkan papa dan mama padaku bang.."
"kamu tenang saja...Abang udah kasih tau mereka,dan mereka mendukung penuh semua keputusan Abang..semua ini adalah aset Abang pribadi..bukan milik papa,mama ataupun haknya Vita..jadi kamu g boleh ragu sama Abang..harus percaya sama Abang....semuanya udah jadi milik kamu..Abang hanya jadi pekerja kamu sayaaank..."
"lalu...apa yang harus aku lakukan dengan ini semua??"
"hahaha...terserah mau kamu apain..yang pasti kamu tinggal nikmatin aja...biar Abang yang kerja...hasilnya semuanya buat kamu..."
"Abang g takut aku membawa kabur semua ini??"
"g..karena kemanapun kamu akan lari..Abang akan selalu mengejarmu sampai ketemu..."
__ADS_1
"hahaha...aku jadi milyarder mendadak ini..."teriak Diandra sambil terkekeh..
"tentu saja...dan tuan muda ini jadi jatuh miskin..."kata Marvel sok sedih...lalu keduanya tertawa terbahak-bahak...