Dokter Cinta

Dokter Cinta
Perdebatan...


__ADS_3

Marvel dan Diandra tertidur pulas sampai pagi menjelang..untung semalam Marvel tak lupa menutup semua tirai dan atap kamarnya..sehingga tidur mereka tak terganggu dengan sinar matahari yang masuk ke dalam kamar itu..membuat keduanya tetap tertidur pulas hingga siang menjelang..


Marvel terbangun lebih dulu dan langsung membersihkan diri..saat Marvel masih didalam kamar mandi..Diandra terbangun dan merasakan tubuhnya sangat lelah..seperti tulang-tulang nya terlepas dari tempatnya..hingga membuatnya lemas tak bertenaga..tapi ingatnya melayang mengingat kejadian tadi malam..memang dia tak bisa mengontrol tubuhnya..tapi dia benar-benar sadar dan ingat dengan semua yang dilakukannya...


"ya Tuhan....aku harus apa sekarang??mumpung dia masih mandi,aku akan kabur saja.."gumam Diandra..


dan saat dia akan beranjak dari ranjang..dia sangat terkejut,saat daerah intinya sakit luar biasa..dan membuatnya menjerit tertahan..


"aaah..."teriak Diandra..dan itu membuat Marvel yang ada di kamar mandi segera keluar..dan mendekat ke arah ranjang..


"ada apa??"tanya Marvel panik dan duduk di samping Diandra..dengan badan yang masih ada sedikit sabun yang menempel ditubuhnya..


"g apa-apa.."jawab Diandra gugup sambil menahan rasa sakit didaerah private nya..dan mengeratkan selimut ditubuhnya..


"jangan berbohong..apa ini masih sakit??"tanya Marvel sambil menyentuh daerah inti Diandra yang masih tertutup selimut..dan Diandra melotot melihat sikap Marvel..dan menahan tangan Marvel


"eemmh..g,aku hanya ingin mandi.."gumam Diandra..


"baiklah..kita mandi sama-sama.."sambil menarik selimut yang menutup tubuh Diandra..tapi Diandra menahannya..


"jangan dilepas selimutnya"cicit Diandra sambil tertunduk..Marvel malah gemas dengan sikap wanita didepannya itu..gimana bisa dia malu saat ini..padahal mereka sudah melakukan hal yang lebih panas dari saling pandang...bahkan dalam suasana kamar yang terang benderang tak menutupi keduanya saling melihat dan menikmati tubuh mereka menuju kenikmatan dunia dan melayang bersama..



"lalu gimana aku bisa menggendongku??"tanya Marvel santai..


"aku bisa jalan sendiri.."lalu bergeser sedikit dari ranjang..sambil meringis menahan sakit..saat kakinya akan diturunkan ke lantai..dia merasakan sakit yang luar biasa melanda daerah bawahnya..


"aaarrhh..ini sakit sekali..."rintih Diandra..dan Marvel langsung menyentuh punggung polosnya hendak menggendongnya..tapi Diandra menolak..


"kenapa lagi??kamu g mungkin bisa berjalan saat ini.."tutur Marvel lembut..


"aku bisa..biarkan aku mencobanya.."paksa Diandra..dan mulai menurunkan kakinya..dan Marvel hanya diam menurutinya sambil terus memperhatikan wanita yang membuatnya menggila semalam..


"brug..aahh..hiks..hiks..ini sakiiit..."rengek Diandra yang tak bisa menahan air matanya..karena merasakan sakit didaerah intinya..apalagi kakinya sangat lemas dan bergetar saat di pakai berdiri..tak bisa menopang berat badannya..untung saja Marvel segera menangkapnya..jadi Diandra tak ampai terjatuh dilantai..


"menurutlah..kita sudah melakukannya semalam..tak perlu malu lagi dengan ku..sekarang kita mandi Ok"Marvel melepas selimut yang menutupi tubuh diandra..dan menggendong nya menuju kamar mandi..Diandra tak lagi menolak dia diam dan tertunduk...sesampainya dikamar mandi..Marvel meletakkan Diandra ke bathub..dan diapun ikut masuk ke dalam bathub juga setelah melepas handuk yang melilit di pinggang nya...


Marvel menggosok punggung Diandra dengan lembut..dia melihat hampir diseluruh tubuh Diandra ada tanda merah keunguan bukti kebuasannya semalam..marvrl malah tersenyum tipis melihat hasil karyanya itu..tubuh putih nan halus seperti porselin itu menjadi seperti kulit harimau yang ada banyak totol-totol yang menghiasinya..bahkan hingga kaki Diandra juga ada tanda seperti itu..apa lagi dibagian dada..mungkin sampai 3hari g akan hilang..



"Diandra..yang semalam itu.."kalimat Marvel terpotong dengan perkataan Diandra yang menyelanya..


"tak perlu dilanjutkan..anggap saja kamu telah menolongku..jadi aku berterima kasih untuk itu..tak ada kelanjutan untuk kedepannya..kamu tak perlu merasa bersalah..semua murni kesalahanku.."


"tapi..aku telah mengambil kesucianmu..aku tak mungkin jadi pria br*Ng*ek yang akan meninggalkanmu begitu saja...kita akan menikah dalam waktu dekat.."


"tidak tuan Marvel..aku tak ingin semakin masuk ke dalam kehidupanmu..dizaman sekarang ini wanita sudah banyak yang g virgin..kamu tak perlu berkorban terlalu banyak untukku..aku tak ingin hutang Budi padamu..bukankah seperti ini hal yang sudah biasa dilakukan para remaja??"Marvel kesal dengan jawaban Diandra.. bisa-bisa nya setelah melakukan hal sebesar ini dia bilang hal biasa..tidak hanya Diandra yang kehilangan kesuciannya..tapi Marvel juga..keduanya baru melakukan itu untuk pertama kalinya..bisa dibilang mereka melepas keperawanan dan keperjakaan nya masing-masing..😊😊


"mengertilah Diandra..aku bahkan tak menggunakan pengaman,dan aku juga melepaskannya didalam..bisa jadi benih premium ku menjadi bibit unggul diladangmu..."


"omong kosong..benih premium mu tak akan tumbuh di ladang gersang tuan muda.."

__ADS_1


"kalau gitu kita akan terus menanamnya sampai dia bisa tumbuh di ladangmu.."


"itu tak akan terjadi.."


"Diandra..percayalah padaku..benihku akan tumbuh diladangmu..aku akan berusaha terus menanamnya,merawatnya,memberinya pupuk dan menyiraminya..hingga ladang gersang itu bisa menjadi ladang yang subur dan menghasilkan produk yang berkualitas.."


"sudahlah...aku tak ingin berdebat lagi.."Diandra berdiri dan mengguyur tubuhnya di bawah shower..dan Marvel pun mengikutinya sambil memeluknya dari belakang..


"aku mohon Diandra..biarkan aku bertanggung jawab atas semua perbuatan ku padamu.."bisik Marvel sambil menyandarkan dagunya ke bahu polos Diandra..dan mengeratkan pelukannya


"mau sampai berapa lama kamu akan bertahan disisiku??1th?3th?7th atau 10 th..setelah kamu merasa bosan dengan hubungan tanpa adanya dbuah hati..kamu akan mencari pengganti.."


"aku tak akan melakukan itu..aku tak buruk apapun..aku hanya butuh kamu..kalau kamu ingin anak..kita bisa lakukan pengobatan terbaik untukmu..kalau masih tak bisa,kita bisa ikut program bayi tabung..kalau masih tak bisa lagi..kita bisa adopsi anak..aku tak masalah tak punya anak Diandra.."


"orang tuamu yang akan bermasalah dengan itu..dua pasti ingin punya cucu darimu.."


"mereka sudah punya Vita..itu sudah cukup.."


"jangan menambah beban ku tuan..aku tak ingin terjebak dalam pernikahan tanpa cinta..hanya karena kesalahan yang tak terduga..tak mengharuskan kita untuk menikah.."Diandra mematikan shower dan mengambil handuk kimono yang ada di dekatnya..dan berjalan perlahan menjauh dari Marvel..dengan mengusap wajahnya dengan kasar..Marvel mengikuti Diandra dengan menggunakan handuk kimono yang lainnya..dan mengikuti langkah Diandra..


"kenapa kamu terus meragukanku Diandra??"kata Marvel lembut sambil duduk dilantai tepat didepan Diandra yang sedang duduk di depan meja rias..


"aku hanya tak ingin kecewa tuan.."


"aku tak akan mengecewakanmu..kalau kamu tak mencoba membuka hatimu untukku..bagaimana kamu tau keseriusanku padamu Diandra.."dengan menggenggam tangan Diandra yang ada di pangkuan wanita itu..


"aku lebih memilih untuk menutup hatiku tuan..biar tak merasakan sakitnya sebuah penghianatan..aku takut terluka,aku takut sakit hati,aku takut terjatuh dan tak bisa berdiri lagi..jadi aku memilih untuk menghindarinya.."


"huuh..lalu apa uang akan kamu lakukan setelah ini??"


"aku tak mengizinkanmu melupakan malam pertama kita Diandra,,bila perlu aku akan jadi pria b*e*gsek yang akan terus mengingatkan tentang malam panjang kita..aku bisa melakukan itu padamu kapanpun aku mau Diandra.."bentak Marvel dengan emosinya..


"terserah padamu..aku tak akan memperdulikanmu..aku bisa menjauh dan pergi dari kehidupanmu..sehingga bisa membuatmu melupakanku.."


"itu tak akan mungkin..apa kamu sekarang bsadar dengan semua yang kamu katakan itu Diandra..??begitu mudahnya kamu akan melupakan semua yang terjadi semalam??padahal aku telah mengambil kesucianmu yang kamu jaga selama 24th..apa kamu sama sekali tak menghargai dirimu sendiri..??"


"aku sadar...sangat sadar..aku tak peduli..aku muak dengan semua ini..menjauhlah dariku..ini hanya sebuah kesalahan tuan Marvel.."balas Diandra dengan tatapan tajamnya..


"baiklah..jika semalam kamu katakan kesalahan karena kamu terpengaruh oleh obat,sekarang karena kamu sudah sadar aku akan membuatmu merasakan apa yang telah terjadi semalam.."Marvel segera menggendong Diandra dan membantingnya diranjang empuk miliknya..hingga kimono yang dipakainya tersingkap dan menampakkan paha mulusnya..Marvel langsung menerjang dan menindih tubuh mungil dibawahnya dengan menciumi seluruh wajah Diandra dengan list..saat ini dia benar-benar road kendali..hingga membuat bibir Diandra yang diciumnya dengan liar jadi sedikit bengkak..dengan nafas memburu Diandra memberontak..


"hentikan tuan..aku tak mau melakukan ini...milikku masih sangat sakit..hiks..hiks.."Diandra menangis saat Marvel mulai melucuti kimono nya dan saat ini dia sudah polos dibawah Marvel..


saat Marvel sadar dengan perbuatannya..dia langsung menarik selimut dan menutupi tubuh polos Diandra..dan membaringkan tubuhnya disamping Diandra..dia tak tega melihat tangisan Diandra..dia juga ikut sakit di hatinya saat air mata itu terjatuh..


"maaf..maafkan aku..aku menyakitimu dengan sikap kasar ku..aku tak bermaksud begitu Diandra...aku hanya tak ingin melepaskanmu..aku tak pernah Ngin kamu meninggalkanku..maafkan aku.."


"hiks..hiks..ak..aku ha..hanya tak ingin membuat kamu makin terpuruk dengan hubungan kita ini tuan..anda memiliki segalanya..anda orang yang sempurna..jadi tak sulit untuk anda mendapatkan wanita yang lebih baik dari ku.."kata Diandra disela-sela tangisannya..


"sshhuutt...sudahlah,lebih baik kamu istirahat lagi...kamu pasti sangat lelah,,aku udah memesan salep untuk menghilangkan rasa sakit disini.."dengan nakalnya menelusup kan tangannya di daerah bawah Diandra dan itu membuat Diandra terkejut..


"tuan...jangan melewati batasan mu.."


"aku udah melewatinya semalam..jadi tak ada batasan lagi untuk kita berdua.."bisik Marvel sambil memeluk Diandra..dan tangan yang mulai nakal kemana-mana..

__ADS_1


"kondisikan tangan anda tuan.."


"kenapa kamu memanggilku tuan terus??padahal semalam kamu memanggilku Abang.."protes Marvel


"suka-suka aku lah.."


"tapi aku suka kamu panggil aku Abang..eemmh,apa yang harus aku lakukan pada mantan gilamu itu??"deg..Diandra baru ingat dengan Daniel yang ingin berbuat jahat padanya..


"tak perlu melakukan apapun.."sahut Diandra datar..ada rasa kesal terpancar di suaranya itu..


"kenapa??apa kamu masih memendam rasa padanya??sehingga membuatmu kasihan??"


"tidak..aku tak pernah mencintainya dari dulu..awalnya aku hanya menganggapnya sebagai kakakku..tapi tak taunya dia menyukaiku...karena seringnya dia menyatakan cintanya padaku.. akhirnya aku menerimanya..meski tak mencintainya..tapi ternyata dia tak tulus dengan cintanya.."cerita Diandra tentang perasaannya pada Daniel..


"bagus kalau gitu..karena hanya aku yang boleh kamu cintai..tak boleh ada nama pria lain dihati mu.."tiba-tiba suara bel berbunyi..


"siapa yang datang??"tanya Diandra kaget..


"mungkin pelayan yang mengantar makanan dan salep...diamlah disini,aku akan keluar untuk melihatnya.."Marvel beranjak dari ranjang dan berjalan santai menuju pintu..


saat dia kembali dan hendak memanggil Diandra dia kaget dengan penampilan Diandra..



"eh..kenapa kamu pakai bajuku??"


"ooh..maaf,tak ada baju ganti untukku..jadi aku pinjam bajumu dulu..apa kamu keberatan??"


"tidak..bukan itu maksudku,,ya sudah..kita sarapan dulu,kamu pasti lapar.."


"iya..setelah ini aku akan segera pulang..biar nanti Nia mrnjembut ku.."


"g usah pulang dulu.. istirahat lah disini dulu.."


"aku ada janji dengan Nia..pagi ini,.."rengek Diandra sambil duduk kembali diranjang,karena kakinya masih bergetar kalau lama dibuat berdiri..


"janji apa??penting kah??"menggendong Diandra menuju sofa..


"iya.."


"sepenting apa??"mendudukkan Diandra disofa..dan menyiapkan makanan untuknya..lalu menyuapinya..


"huuffh..kita punya program..yang sudah dijadwalkan tuan Marvel..dan saat ini jadwalnya akan dilaksanakan..makanya saya ambil shif siang..agar paginya bisa merealisasikan kegiatan yang sudah kamu jadwalkan.."


"jangan berbelit-belit kegiatan apa itu??"kata Marvel sambil menatap wajah Diandra


"eemmhh..itu..tuan g perlu tau"cicit Diandra takut..


"apa itu kegiatan sosial yang biasa kamu lakukan dengan temanmu itu??"


"tau juga ternyata...iya,itu maksudku.."kata Diandra sambil mendengus kesal..karena dia tak bisa menyembunyikan apapun dari Marvel..


"kalau gitu g perlu khawatir..biar satria yang membantu temanmu itu..

__ADS_1


"terserah tuan saja deh.."jawab Diandra pasrah..sambil terus mengunyah makanan yang disodorkan ke mulutnya..Marvel hanya tersenyum tipis melihat tingkah wanitanya itu..


__ADS_2