Dokter Cinta

Dokter Cinta
Kesepakatan...


__ADS_3

hingga siang mereka tertidur dengan pulas..sampai Diandra terbangun karena merasa perutnya sangat lapar..


"eemmhh..."Diandra merenggangkan otot-otot nya yang terasa kaku..dia terkejut ada tangan kekar yang melingkar di pinggangnya..tapi setelah melihat orang yang ada disampingnya dia baru ingat...kalau sejak semalam dia bersama dengan pria ini..lalu dengan hati-hati Diandra melepaskan pelukan Marvel..tapi bukannya lepas malah makin erat..


"mau kemana??"gumam Marvel dengan suara serak dan berat..tapi matanya masih terpejam..


"ke kamar mandi..kebelet pipis.."Marvel langsung bangun dan beranjak dari ranjang..lalu menggendong Diandra masuk ke kamar mandi..


"cepat..katanya mau pipis??"kata Marvel tanpa dosa..


"bukankah seharusnya anda keluar dulu tuan..aku g mungkin pipis saat anda masih disini kan??"


"aku akan menunggu disini..memastikan kamu baik-baik saja.."


"hah?? apa-apaan sih..g bisa gitu doonk..keluarlah tuan..aku udah g tahan ini.."


"za udah..cepetan,atau mau aku bantu juga mengangkat kaosnya??"goda Marvel..


"berhenti bersikap konyol..kalau gitu berbalik lah.."kata Diandra dengan dongkol..dan kali ini Marvel menurutinya..setelah Diandra selesai dengan panggilan alamnya..Marvel segera menggendongnya dan membaringkannya lagi di ranjang..lalu memesan makan siang untuk keduanya..setelah itu mendekat ke arah Diandra lagi..


"buka kakimu.."


"ada apa lagi??jangan seenaknya memerintah ku tuan!!"tolak Diandra..


"aku dengar tadi kamu meringis menahan sakit saat pipis..jadi harus diolesi lagi dengan salep biar cepat sembuh.."


"aku bisa sendiri tuan..ayolah,jangan terus-terusan membuatku merasa malu..lagian ini wajar ada rasa perih dan nyeri,karena pertama kali nya buat ku.."protes Diandra..


"menurut lah Diandra.."mengecup singkat bibir seksi wanita didepannya..lalu mengelus lembut rambutnya..setelah itu beranjak dari duduknya dan sekarang sudah duduk di depan Diandra sambil mengangkat kakinya..dengan membuka paha Diandra lebar-lebar..lalu mengoleskan salep dengan lembut disana..


"tu..tuan..eemmhh...jangan mencari kesempatan..kondisikan tangan anda.."


"aku tak bisa menahan diri lagi Diandra..aku sangat menginginkanmu.."mulai merangkak dan langsung menyambar bibir Diandra..dan mulai mencium dan **********..Marvel tak bisa lagi menahan hasratnya..dia mulai turun keleher dan menyusuri setiap jengkal leher jenjang itu..Diandra tak tahan dengan sentuhan bibir dan lidah Marvel..sehingga membuatnya terbuai dan mendesah tanpa sadar..


"eemmhh..tu..tuan,,hentikan..."rengek Diandra..tapi Marvel malah sudah mulai mengangkat kaos yang di pakai Diandra..dan mulai menyecapi dua gunung kembar yang sangat menggoda iman itu...


"Diandra...aku tak bisa menahannya lagi.."suara serak dan berat milik Marvel membuat pendengaran Diandra makin meningkat..


"jangan tuan..ini salah..cukup semalam kita melakukan kesalahan..jangan lagi,milikku juga masih sakiiit..."rengekan Diandra dan sedikit isakan membuat Marvel tersadar dari khilaf nya..


"sorry.."Marvel langsung merebahkan tubuhnya di samping Diandra..dan memeluknya erat..sungguh bagian bawah nya sudah sangat tegang..hingga membuat kepalanya berdenyut karena g bisa menuntaskannya..


"apa anda tak apa??selesaikanlah di kamar mandi.."saran Diandra langsung mendapat pelototan dari Marvel..

__ADS_1


"apa aku harus melakukan itu??itu sangat memalukan.."tolak Marvel..


"lalu harus gimana??anda akan tersiksa kalau g bisa menuntaskannya.."


"huuffhh..sudahlah,jangan mengurusku..diam lebih baik kita untukmu.."bukannya diam Diandra malah tersenyum tipis..dan menatap Marvel,tanpa diduga..Diandra menelusup kan tangannya dibawah selimut..dan dengan sedikit gugup membuka sliting celana Marvel yang sudah sesak karena naga yang ada didalamnya memberontak ingin keluar..


"biarkan aku membantu..aku tak mungkin membiarkan Anda tersiksa seperti ini.."kata Diandra lirih..tau malah terdengar sangat menggoda di telinga Marvel..


"eemmhh...aku lebih suka langsung dicelup ke milikmu..lebih memuaskan.."rengek Marvel memohon..membuat Diandra melotot dengan permintaan Marvel..hingga dia meremas adik kecil Marvel..dan bukannya kesakitan..malah membuatnya semakin mendesah..


"udah dibantu masih bisa pilih-pilih.."omel Diandra kesal..


"sayaank...eemmhh..g ada salahnya berharap kan..ooh...si..apa tau kamu ikutan khilaf.."disela sela desahannya Marvel masih saja bicara ngawur...


"jangan harap.."


"eemmhh...haah..hah..lebih cepat..aku hampir keluar..."Diandra menuruti keinginan Marvel..agar tugasnya juga cepat selesai...dan benar saja..tak lama Marvel menyemburkan cairan putih susu yang kental dan sedikit lengket...disertai erangan panjang dari Marvel..


"iisshh...kenapa g bilang-bilang sih..lihatlah,jadi kemana-mana kan..."sambil meraih tisu basah yang ada di meja sebelah ranjang..dan membersihkan tangannya yang terkena cairan terlarang itu...lalu saat ingin membersihkan milik Marvel..langsung dicegah oleh pemiliknya..


"jangan..nanti dia menegang lagi,,dan akan sulit untuk menidurkannya.."sahut Marvel yang masih mengatur nafasnya yang ngos-ngosan


"nih..bersihkan sendiri.."menyodorkan tisu basah pada Marvel..dan diterima dengan baik..


"makasih..sebaiknya aku tak berada dekat denganmu..atau aku akan selalu khilaf seperti saat ini.."masih dengan posisi yang sama..belum bergerak sedikitpun..


"tapi aku tak mau melepaskan mu sebelum dapat kepastian darimu.."


"kepastian apa lagi??"


"menikahlah denganku Diandra..kamu akan menjadi wanita satu-satunya dihatiku..akan dijadikan kamu ratu seumur hidupmu.."


"aku tak ingin kamu menikajiku hanya karena sebuah kesalahan tuan..biarkan ini berlalu,dan kita akan jalani hidup kita masing-masing seperti biasanya.."


"aku tak bisa..kamu sudah mengusik hatiku Diandra...apa tak ada sedikit pun rasa dihatimu untukku..??"


"ada..rasa sebal dan kesal.."jawab Diandra ketus..


"hehehe..tak apa,yang penting udah ada rasa..kopi saja yang rasanya pahit..saat dikasih gula juga bisa manis...awalnya sebal dan kesal..aku akan membuatmu bisa menerimaku dan merubah rasa itu jadi cinta yang mendalam..."


"jangan mimpi.."


"mau dicoba??"

__ADS_1


"g.."


"huuuff..baiklah,kita bikin kesepakatan saja gimana??"tawar Marvel..


"kesepakatan??dasar otak bisnis.."


"hahaha..aku pembisnis..jadi wajar kalau isi kepalaku banyak kesepakatan yang menguntungkan.."jawab Marvel santai..


"kesepakatan apa??kalau aku g tertarik gimana??"


"itu g mungkin.."


"baiklah..katakan kesepakatan apa yang anda tawarkan..akan aku pertimbangkan dulu.."


"Ok..aku tau satu informasi yang sangat penting dan menarik..jadi setelah kamu mengetahui ini..kamu harus memberiku kesempatan untuk mengejar mu..dan kamu g boleh menghindari ku.."


"itu saja?? Ok.."jawab Diandra mantap..


"mamamu masih hidup " kata Marvel singkat dan jelas..tapi membuat Diandra terkejut luar biasa..


"apa anda serius??lalu sekarang ada dimana??kondisinya seperti apa??kenapa mama g pernah kembali lagi??"tanya Diandra bertubi-tubi sambil menggoncang tubuh Marvel..


"aku kan bilang..satu informasi..jadi g ada info lainnya lagi..kecuali kalau kamu mempunyai tawaran yang menarik untuk mengetahui info selanjutnya.."jawab Marvel santai..


"what??anda sangat licik.."


"hehe..ini namanya bisnis cerdas nona.."


"pantas saja anda cepat kaya,pasti rekan bisnis anda banyak yang tertipu dengan kelicikan anda.."


"whatever..."seolah-olah Marvel tak peduli dengan perkataan Diandra itu..Dea sengaja memprovokasi Diandra agar bisa mendapatkan apa yang dia mau..cerdas bukan..😊😊


"sial..dia menggunakan kelemahanku untuk menyerang ku..tapi aku juga penasaran..karena selama ini aku juga percaya kalau mama masih hidup..tapi aku tak bisa mencari informasi tentang itu...kalau tuan Marvel yang bertindak..pasti dia bisa mencari informasi lebih lengkap tentang mama.."batin Diandra berkecamuk kemana-mana..dia bingung dengan apa yang akan dilakukannya..


"huuh..ok,apa yang anda mau dari ku??"


"kamu.."


"maksudnya??"


"aku menginginkan mu Diandra..jadilah istriku,jangan pernah meninggalkanku dalam keadaan apapun,dan setialah selamanya padaku.."


"eemmh..itu akan kupikirkan dulu"

__ADS_1


"akan aku tunggu keputusan mu.."


lalu keheningan melanda diruangan mewah itu..Diandra bingung dengan apa yang akan dia lakukan selanjutnya...dan Marvel hanya diam menikmati pemandangan wajah cantik yang selalu membuatnya tertarik..untuk selalu ada didekatnya..sungguh gila bukan...😅😅


__ADS_2