
baby Marvel dan Diandra laki-laki...sangat menggemaskan dengan kulit yang masih merah dan terlihat rapuh..tapi semakin hari semakin membaik kondisinya..apalagi setelah disentuh maminya...baby boy yang tadinya menangis tanpa sebab langsung terdiam...mama,papa dan mertuanya sangat terharu mendengar Diandra sudah sadar...seakan gelap yang melintas sudah kembali ada cahaya yang menyinari kembali...
kondisi Diandra yang mulai membaik membuat Marvel lebih tenang dan bisa kembali normal..tidak seperti sebelumnya yang tak terurus dan lusuh...tak jarang Diandra meledeknya karena penampilannya yang berubah..meski sudah rapi kembali tapi rambut dan bulu-bulu di dagunya dibiarkan tak dicukur seperti sebelumnya...
"kok g dibersihin sekalian dagunya...kan jadi kurang rapi itu...rambutnya juga udah panjang...pergi potong dulu giiih..."tutur Diandra lembut pada sang suami yang baru saja selesai mandi..
"nanti saja saat kamu udah boleh pulang..Abang g mau ninggalin kamu sendirian disini..."tolak Marvel sambil mengambil baju ganti dilemari..
"jangan berlebihan...disini banyak orang Abang...lagian ada Nia,mama dan papa dua-duanya juga bisa jagain aku...bahkan dokter rutin lihat perkembangan kesehatan ku.."sangkal Diandra sambil melirik suaminya yang sedang berjalan kearahnya sambil berpakaian..
"patuhilah ucapanku..lagian apa salahnya seperti ini untuk sesaat... itung-itung cari gaya baru..biar lebih macho.."dengan senyum cool nya
"ooh..apa anda mau tepat pesona dengan banyak wanita tuan??"ledek Diandra..
"mana ada yang seperti itu??aku hampir gila saat kamu koma..bahkan tak bisa tidur karena takut saat kamu sadar aku tak tau...aku mengabaikan dunia hanya untuk tetap berada di sini menemanimu yang tertidur tak tentu kapan akan terbangun...bahkan makan terlupakan,kerjaan ku biarkan..mandi sekedarnya..masak iya,saat kamu udah sadar aku mau tebar pesona dengan yang lain..apa aku sebodoh itu??"panjang lebar Marvel berkata tanpa sadar Diandra melongo dibuatnya...karena baru kali ini suaminya itu ngomong bisa sebanyak itu..
"astagaaa...sejak kapan Abang bisa ngomong sebanyak itu?? sepertinya aku banyak melewatkan sesuatu saat koma!!"kekeh Diandra..membuat Marvel cemberut dibuatnya...menang suaminya itu selalu serius dalam segala hal..jadi Diandra selalu membuatnya lebih rileks dengan candaan dan rengekan manjanya...biar g terlalu tegang terus ...
"huuffhh... jangan bercanda...Abang sangat takut saat itu sayaank..jangan seperti itu lagi..Abang g suka.."Marvel telah memeluk istrinya dengan lembut..sungguh dia tak tau apa yang akan terjadi kalau istrinya sampai tak sadar lagi...dia tak ingin membayangkan hal menakutkan itu lagi...
__ADS_1
"sudah...g usah dibahas lagi...aku kan udah disini..Abang udah siapin nama buat baby boy??"Diandra mengalihkan pembicaraan agar suaminya tak sedih lagi...dan Marvel meregangkan pelukannya agar bisa menatap istri cantiknya
"kamu g ingin memberinya nama??"Marvel balik bertanya..
"Abang aja...aku percaya nama yang Abang berikan pasti do'a terbaik untuk baby kita.."senyum merekah di bibir istrinya membuat Marvel gemes ingin menerkamnya..tapi tahaaaan,,dia masih harus puasa lamaaa 😁😁
"Abang udah punya sih..tapi kamu bisa cari yang lain kalau g setuju.."balas Marvel lembut...
"siapa..??cepat katakan.."Diandra sangat penasaran dengan nama yang akan diberikan pada baby boy
"Narendra Arka Julian..gimana??"
"sangat bagus..nanti dia akan menjadi anak yang cerdas,berkuasa,bijaksana dan menjadi penerang kebaikan dalam keluarga Julian.."sahut Diandra sambil menatap baby boy yang masih terpejam...
"hehe..iya doonk..aku udah lama cari nama yang bagus...jadi tau sedikit banyak arti nama-nama gitu.."kekeh Diandra disambut senyum penuh cinta dari Marvel...
"terima kasih ya bang...udah temenin aku sejauh ini... menyempurnakan aku sebagai seorang wanita seutuhnya..dan maaf aku selalu menyusahkan Abang selama ini..."gumam Diandra lirih..sambil memeluk suaminya..
"Abang yang harusnya berterima kasih sayaank...kamu menyempurnakan hidup Abang..."bisik Marvel lembut
"berapa tahun lagi kita nambah momongan yaach??biar rame rumah kita??"ucap Diandra berbinar menatap suaminya...
__ADS_1
"no...g ada tambah-tambah lagi..aku g ingin merasakan ketakutan lagi.."tolak Marvel dengan tegas membuat Diandra cemberut
"CK..kalau g sengaja terus jadi gimana??kita kan g tau...lagian anak itu rejeki Lo bang.."sangkal Diandra
"Abang akan melakukan fasektomi biar bisa terus bikin tapi g jadi-jadi...satu aja cukup buat Abang jantungan ingin gila karena rasa takut yang berlebihan... bisa-bisanya kamu mau nambah lagi...mau jantung Abang lepas beneran dari tempatnya...??"omel Marvel sambil menatap istrinya yang cemberut karena kesal keinginannya ditolak mentah-mentah oleh suaminya..
"iya-iyaaa..gedein dulu aja babinya...kalau mau nambah nanti dipikir lagi..."goda Marvel.. sebenarnya Diandra sangat terharu dengan sikap Marvel yang terlalu mencintai nya...
"CK..aku g akan membuat kamu merawat baby boy terus menerus sampai kelelahan..akan ada banyak peraturan nanti kedepannya...dan kamu harus mematuhinya..ingat itu"ketegasan Marvel memang tak pernah bisa dibantah siapapun..apalagi itu menyangkut istrinya.. posesif..ya memang begitulah caranya mencintai istri cantiknya itu..
"CK...jangan bilang Abang akan cemburu dengan putra kita??"selidik Diandra sambil memicingkan mata dengan curiga
"tak ada pengecualian untuk rasa cemburu sayaank..termasuk putraku sendiri..Abang g mau dengar kamu kelelahsn,karena terlalu terforsir merawat baby,lalu kamu abaikan suami..jadi nanti Abang siapkan pengasuh,menambah pelayan dan tentunya ada mama dan papa dirumah..pokoknya kamu g boleh terlalu berlebihan merawat baby..karena ada banyak orang yang akan mengasuhnya.. Ok!!"sebenarnya Marvel hanya tak ingin istrinya kelelahan dan mengabaikan kesehatannya sendiri..karena dia tau pasti istrinya akan sangat lalsi dengan diri sendiri saat bersama dengan putranya nanti..
"kalau gitu kenapa kita g tiap tahun Mbah baby..kan aku g perlu merawatnya sayaank..."cibir Diandra kesal..
"hamil dan melahirkan nya itu yang membuat Abang takut dan khawatir..karena Abang tak bisa menggantikannya..rasa lelah,sakit dan hal-hal yang tak mau Abang bayangkan itu yang g mau Abang ulang lagi..jadi cukup satu kali ini saja..g ada nambah-nambah lagi... Ok.."Marvel langsung mengecup bibir strings bertubi-tubi membuat Diandra gelagapan..
"iisshh...nakal deh..inget,jangan mesum..Abang harus puasa lama loo..."sungut Diandra sedikit kesal dengan ulah suaminya...
"Abang tau...sekarang kamu makan dulu..biar ada tenaga buat marah-marah dan berdebat dengan Abang.."ledek Marvel santai sambil memencet tombol untuk memanggil petugas..
__ADS_1
setelah beberapa saat menunggu..ada beberapa petugas yang datang..petugas membawa makanan dan dokter yang harus memeriksa keadaan Diandra..lalu memberikan obat dan vitamin untuk Diandra minum setelah makan..
dengan telaten Marvel menyuapi istrinya sampai makanan yang ada di piring istrinya habis tak tersisa..meski dengan penuh bujuk rayu agar istrinya bisa menghabiskan makanannya..karena Diandra selalu mengatakan kalau makanannya hambar,lembek g ada rasanya..dan banyak lagi alasan untuk menolak melanjutkan makannya..tapi Marvel dengan seribu satu cara juga membujuk istrinya hingga membuat Diandra bisa menghabiskan makanannya itu..