
setelah keduanya selesai mandi...langsung dilanjutkan dengan sarapan,karena Marvel telah memesan makanan untuk mereka berdua..
"apa kamu tak berniat memberiku pakaian??atau aku harus turun ke apartemenku dengan menggunakan kemejaku ini??"Diandra memang memakai kemeja Marvel,,
"hehe..itu gaunmu ada di meja sebelah kasur,gantilah..sebelum aku khilaf lagi..karena terlalu lama melihatmu memakai bajuku tanpa Daleman.."goda Marvel..
"kamunya aja yang mesum..."Diandra langsung berlari ke kamar mandi untuk ganti pakaian..setelah beberapa saat,Diandra keluar dengan wajah ditekuk..
"ada apa lagi??"tanya Marvel bingung dengan penampakan wajah yang cemberut dari wanitanya..
"bisakah kamu memberiku baju yang sedikit normal??"
"maksudnya apa??kamu cocok kok pakai baju ini..terlihat sangat anggun.."balas Marvel tak menghiraukan protestan Diandra..
"ini bukan gayaku Marvel...kamu selalu memilihkan baju dengan Krah tinggi,lengan panjang,bawahnya hingga melewati lutut..."
"biasakan..aku g suka ada pria yang melihat kulit mulusmu,,karena semua yang ada pada dirimu..hanya untukku.."
"dasar posesif.."
"emang..."
"nyebelin.."
"g masalah.."
"iisshh..serah deh,aku pinjam ponsel.."
"buat apa lagi??"
"aku ingin hubungi Nia..tapi g inget no.nya"
"mau apa ganggu temanmu ini??"
"aku menghilang tak ada kabar..pasti dia akan cemas.."
"aku udah suruh satria buat kasih tau temanmu....tenang saja..apa acara mu hari ini..??"
"kerja lah...dan malamnya mau ketemu papa..ingin memastikan apa yang kamu katakan.."
"biar aku antar..sekalian perkenalan dengan camer.."
"tidak...aku ingin berbicara dengan tenang dengan papaku,,mengertilah..."
"huuffhh...jangan berfikir untuk lari dariku.."
"emang aku bisa lari kemana lagi??bukankah kamu penguasa,apapun yang kamu inginkan pasti kamu dapatkan..bahkan informasi yang aku cari selama bertahun-tahun bisa dengan cepat kamu dapatkan.."
"pintar...meskipun kamu sembunyi dilubang semut,aku akan tetap bisa menemukanmu.."
"yaa-yaa-yaa...sultan mah bebas.."
"jadi mau kerja??biar aku antar.."
"aku bisa sendiri...g perlu diantar..lagian tempatku kerja juga g jauh..cukup dengan jalan kaki saja.."tolak Diandra..
"g ada penolakan..dan ingat,nanti malam saat bertemu papamu,bilang sekalian kalau kita akan menikah secepatnya..besok aku akan menemui papamu bersama keluargaku..."menggandeng Diandra keluar dari apartemen mewah itu...
"tapi aku belum menyetujuinya..."
"kalau gitu segera setujui...jangan membuatku kehilangan kesabaranku...kamu tau aku bisa lakukan apapun...dan sampai kapanpun aku tak akan melepaskanmu dari genggamanku..."bisik Marvel..membuat Diandra terpaku..
"orang tuamu belum tau tentang ku...bukankah itu akan bermasalah dikemudian hari..kamu orang berada,pasti butuh penerus untuk perusahaan kalian.."berjalan beriringan menuju tempat kerja Diandra..
"jangan berfikir terlalu jauh...udah ada Vita..lagian Vita juga sangat menyayangi mu..kita bisa jadi orang tuanya kan!!"menggenggam erat tangan Diandra..
"Marvel....apa kamu serius dengan semua ini??"
"sangat serius...kamu tau aku tak pernah bercanda saat mengambil keputusan..apalagi keputusan masa depan..."
"baiklah..aku setuju menikah denganmu..tau setelah aku melihat keadaan mamaku.."
__ADS_1
"Ok.." menarik Diandra ke pelukannya...
"lepas...kita jadi tontonan banyak orang.."
"biarkan saja...aku bahkan ingin melahapmu saat ini juga...wangi tubuhmu membuatku candu...apa parfummu..??"melepaskan pelukannya dan menatap Diandra dengan lembut
"bukankah aku nginap ditempat mu?? berarti aku tak memakai parfum..."
"tapi aku suka bau ini..wanginya menenangkan.."mengendus-endus bahu Diandra..
"hentikan...itu sangat geli..."
"aku tak bisa berhenti..bisakah kita lanjut diruanganmu..??"
"haah..??kau gila..!" jawab Diandra kesal..dan langsung berlari meninggalkan Marvel yang tersenyum melihat kepergian Diandra memasuki rumah sakit..
"kita berangkat sekarang tuan??"tawar satria yang ternyata sedari tadi udah ada disekitar rumah sakit untuk menunggu big bosnya itu..
"heemmhh.."langsung menuju mobil yang telah dibukakan oleh satria..
"kita mau ke mana tuan??"
"kantor,jangan lupa..nanti siapkan semua berkas-berkas untuk pernikahanku dan Diandra..aku mau secepatnya siap.."
"tu..tuan akan menikah dengan nona Diandra??"
"kenapa??apa ada yang aneh??"
"ti...tidak tuan"jawab satria gugup..
"heemmhh..apa sudah kau cari tau semuanya tentang calon istriku??"
"sudah.."
"dari siapa?? terpercaya atau tidak??"
"dari nona Kania.."
"nona Diandra itu sangat manja dan ceroboh..bahkan dia tak bisa melakukan pekerjaan rumah sama sekali,,kalau dia memaksakan diri untuk melakukan itu..pasti akan ada luka yang terdapat di tubuhnya..dan itu sering terjadi karena nona Diandra tak ingin merepotkan orang lain..selain itu dia juga sangat suka dengan anak kecil..bahkan selalu ingin menjadi anak kecil..katanya kalau jadi anak-anak tidak perlu memikirkan masalah kehidupan yang memusingkan..maka dari itu dia sangat suka karakter kartun,..lebih suka film komedi..biar bisa bikin happy.."dan masih banyak laporan yang dikatwkan oleh satria kepada Marvel...dan itu semua dikorek dari Kania..bahkan satria rela menghabiskan banyak waktu bersama dengan Kania untuk mendapatkan informasi sebanyak mungkin tentang Diandra dari sumber terpercaya..
"apa yang membuatnya enggan untuk menikah??"
"itu karena dia takut ditinggalkan oleh orang yang dicintainya...karena prinsip hidupnya menikah hanya untuk sekali seumur hidupnya..."
"kamu akan dapatkan bonus bukan ini.."
"terima kasih tuan.."keduanya udah sampai dikantor..bahkan semua karyawan kaget dengan kedatangan bos besarnya yang tak pernah ke kantor...malah seperti sidak dadakan..semua karyawan berbaris sepanjang lobi kantor itu..dan mengucapkan salam hormat untuk pemimpin perusahaan besar itu...tak ada yang ditanggapi berlebihan...bahkan tak ada sedikitpun yang dilihat oleh Marvel..sombong,dingin, arrogant dan tak tersentuh itulah hal mutlak yang ada disitu Marvel..tak ada yang berani mengganggu nya atau hanya sekedar menegurnya..
Marvel sedang melakukan apa yang ingin dia lakukan dikantor..sedangkan Diandra yang udah masuk ke ruangannya segera diberondong banyak pertanyaan oleh Nia..
"Diandraaaa...ooh.. syukurlah kamu g apa-apa..masih utuh kan??ada yang lecet??atau luka??atau hilang??"memutar-mutar tubuh Diandra untuk memeriksa nya...
"hentikan..aku pusing kalau kayak gini...kita kerja dulu,nanti akan aku ceritakan semuanya.."
"Ok..aku akan segera menyelesaikan pekerjaanku.."Nia langsung berlari dan melanjutkan kerjanya dengan serius..biar segera bisa menemui Diandra..begitu juga dengan Diandra...dan setelah semua pekerjaan mereka selesai..saat ini mereka udah diruangan Diandra
"cepat katakan..apa yang terjadi malam itu??kenapa kamu menghilang tanpa kabar..aku sangat khawatir,bahkan papamu meneleponku berkali-kali untuk menanyakan keberadaanmu,karena pengawal nya tak bisa menemukan keberadaanmu..papa dan mama bahkan sangat khawatir memikirkanmu.."
"iya-iyaaa maaf,,ponselku mati,dan aku tak membawa charger...mau menelepon mu aku g ingat no.kamu.."
"cepat ceritakan.."tuntut Nia..
"iya-iyaaa..tau jangan memotong ceritaku sebelum semuanya selesai.."
"baiklah.."jawab Nia..lalu Diandra menceritakan semuanya dari A-Z tak ada yang terlewati..bahkan tentang malam pertamanya,tentang mamanya yang masih hidup,dan tentang lamaran Marvel untuk menjadikannya istri...awalnya Nia marah saat tau Daniel akan melecehkan nya tapi ekspresi nya berubah saat tau kalau Marvel yang menolongnya..bahkan sempat bersemu merah diwajahnya..terkejut saat mengetahui mama Diandra masih hidup dan terakhir bahagia saat mendengar keputusan mereka yang akan menikah dalam waktu dekat..Nia memang sangat mendukung Diandra dengan Marvel..karena pria yang cocok untuk Diandra memang hanyalah Marvel..dengan begitu Diandra bisa aman dan pastinya dengan sifat bossy bos besar itu bisa membuat Diandra yang keras kepala jadi tunduk dan tidak banyak ulah lagi..dan satu lagi yang penting..bisa mengurangi cedera pada tubuh Diandra yang ceroboh itu dengan sifat posesif sang big bos..
"sudah puas kan??sekarang apa ada yang mau kamu ceritakan nona??gimana keadaan kamu setelah menghabiskan waktu bersama asisten Marvel yang hemat bicara itu??"ledek Diandra..
"kau ini... bisa-bisa nya mengatakan itu..dia Dangan membosankan.."
"ohya??bukankah dia sangat cocok untuk jadi pasanganmu??dia tampan,kerjaannya mapan,dan satu yang pasti..tak banyak bicara seperti mu..kalian sangat melengkapi..ayoo ceritakan padaku.."ledek Diandra sambil terkekeh kecil
__ADS_1
"Ok-ok..dengarkan.."Nia langsung menceritakan tentang kisah si cerewet dan si pendiam..
flashback on
malam di pesta Nia keluar dari toilet dan kembali ke aula,tapi yang dilihat Diandra sedang ditarik oleh si kudaniel..membuat Nia buru-buru ingin mendekat ke Diandra dan menolongnya..tapi saat udah dekat..ada yang datang dan menolong Diandra..siapa lagi kalau bukan Marvel..dan langsung mengajak Diandra berdansa..namun sebelum Diandra dan Marvel selesai berdansa...Nia dikejutkan dengan suara yang memanggil namanya..
"nona Kania..saya asisten tuan Marvel..dan saya diminta untuk mengantarkan anda untuk berganti gaun.."ucap satria sangat formal..
"eeh..itu tidak perlu..saya akan menunggu Diandra saja,dan nanti akan langsung pulang ke rumah.."sahut Nia..
"tuan bilang,nona Diandra akan diantarkan oleh tuan..jadi biar saya yang mengantar anda.."tambahnya lagi meyakinkan Nia..setelah menimbang-nimbang kalau Diandra aman bersama Marvel.. akhirnya Nia setuju untuk menuruti keinginan satria..
mereka berada dimobil satria menuju rumah Nia..dan saat diperjalanan satria terus menanyakan tentang Diandra..
"nona Kania..bolehkah saya bertanya??"
"tentu.."
"apa anda sudah berteman lama dengan nona Diandra??"
"ya..cukup lama dari SD..ada apa??"
"aahh..tidak,hanya ingin tau saja.. seperti nya anda lumayan dekat dengan nona Diandra.."
"katakan..apa sebenarnya yang ingin anda tau tentang Diandra??dan apa alasannya..??jangan bertele-tele g jelas.."
"eeh..itu..sebenarnya.."
"aku g suka orang yang g jelas.."sahut Nia ketus..
"huuffhh..baiklah..maaf sebelumnya,sebenarnya saya dapat tugas dari tuan muda untuk mencari tau semuanya tentang nona Diandra,karena tuan muda ingin mendekatkan diri dengannya.."menjawab dengan setenang mungkin..
"apa maksudnya mendekatkan diri??apa tuan mu ingin mempermainkan nya??"menatap satria dengan penuh selidik..
"Bu..bukan begitu..tapi tuan ingin menjalin hubungan yang lebih baik dengannya.."gugup,tapi masih fokus dengan jalan yang ada didepannya,karena dia sedang menyetir..
"katakan yang jelas..apa tuanku suka dengan Diandra??"tanya Nia tegas..dia sudah sangat kesal karena satria bicara muter-muter g jelas maksudnya..
"aaah..iya itu maksud saya..."kata satria sedikit tegang menghadapi wanita disampingnya yang lumayan galak..bukannya takut,tapi satria 11-12 dengan Marvel yang tak pernah berurusan dengan wanita..dia juga selalu profesional dalam bekerja..jadi selalu bersikap formal dengan siapapun..membuat itu jadi kebiasaannya saat menghadapi seseorang..
"mau tanya gitu saja kok muter-muter g jelas.."gumam Nia ketus..
"jadi??apa saya bisa mengetahui tentang nona Diandra??"
"haaiissshh..karena aku orang yang baik hati..jadi akan mempermudah pekerjaanmu..katakan apa yang ingin kamu ketahui??tapi ingat..ini aku beritahukan hanya padamu..aku tak pernah membocorkan informasi tentang Diandra pada siapapun sebelumnya..hanya karena aku percaya dengan tuan muda mu pasti bisa membuat Diandra bahagia..jadi aku membantumu.."terang Nia..
"baiklah nona Kania,saya mengerti..saya ingin tau apa saja yang nona Diandra suka dan tidak suka??kebiasaan baik dan buruknya.."
"Diandra orang yang sangat baik..dia sangat tulus pada setiap orang..baik yang dikenal ataupun tak dikenalnya....hatinya sangat bersih,tak pernah ada dendam dan kebencian..saat dia sedih dia selalu menutupinya dengan senyuman agar orang-orang disekitarnya tak mengetahi kesedihannya..dia tidak seperti yang terlihat diluar..liar, bar-bar dan menyebalkan...kenyataannya dia wanita yang lembut,penuh kasih dan selalu pengertian..tapi dia tak ingin menunjukkan itu kepada semua orang..entah apa alasannya..dia suka anak-anak sampai dia juga sangat ingin menjadi anak-anak kembali.. katanya; anak-anak tak perlu memikirkan masalah kehidupan..tak pernah bersedih dan selalu dimanja...anda tau,dia sangat butuh kasih sayang dari orang-orang disekitarnya..tapi dia selalu bersikap sok tangguh..hehe..aku kadang kasihan melihatnya..tapi dia tak ingin dikasihani..dia sangat benci pandangan mengasihani..jadi dia selalu berusaha untuk menguatkan diri..meski aku dekat dengannya..aku tak pernah melihatnya menangis..karena saat dia ingin menangis dia memilih untuk menyendiri..ada satu hari dalam satu bulan dia akan menangis semalaman..dan hati itu tepat tanggal kecelakaan mamanya..setelah itu dia akan kembali menjadi Diandra yang seperti anda lihat biasanya.."Nia terdiam sebentar..untuk minum menyegarkan tenggorokan nya yang kering..
"dia selalu membantu pasien yang kesulitan membayar pengobatannya dirumah sakit..tapi tanpa sepengetahuan orang yang dibantunya..karena dia g mau mendapat pujian,sanjungan atau imbalan apapun..dia rutin melakukan kegiatan sosial..berbagi dengan orang-orang yang tidak mampu..pemulung dan anak yatim..bahkan dia mendirikan sebuah sekolah gratis untuk anak-anak didaerah kumuh,mendatangkan guru khusus untuk mendidik mereka..tiap bulan rutin dilakukan pemeriksaan kesehatan dan pembagian obat yang dibutuhkan..dan membuka pos kesehatan darurat untuk meninjau terus kesehatan mereka tiap harinya... ibu-ibu diberi pelatihan,dari mulai memasak,membuat kue,menjahit,menyulam,membuat kerajinan dan masih banyak lagi..dan hasil dari pekerjaan mereka akan dilihat dan dijual kembali,dia membuka sebuah galeri khusus untuk menampung hasil kerajinannya, baju-baju yang dibuat..sedangkan masakan dan kue-kue..dijual di toko yang dia siapkan dipasar tradisional,..hasilnya akan diberikan kepada mereka untuk menambah penghasilan.. bapak-bapak nya juga diberi pelatihan..dari mulai servis barang elektronik,pertukangan,dan menggali potensi yang ada pada diri mereka..diasah agar bisa dimanfaatkan untuk mencari pekerjaan yang lebih baik dan bisa menafkahi keluarganya.."
"apa ada donatur yang membantu nona Diandra??dan sedang berapa lama nona Diandra melakukan itu??"tanya satria ingin tau dari mana dana yang didapatkan untuk membantu orang-orang itu..karena satria tau itu tidaklah mudah,pasti banyak dana yang harus digelontorkannya untuk membantu orang sebanyak itu..
"tidak ada..hanya Diandra yang menjadi donatur..dia tinggal mengeluarkan uang,dan pekerjaan lainnya diberikan kepada ahlinya..Diandra udah melakukan ini sejak dia pergi dari rumahnya..awalnya dia memakai tabungannya saja..tapi lama-lama tabungan itu habis juga..semua biaya hidupnya ditanggung papanya,dia tak ingin membuat papanya bertanya karena pengeluarannya yang terlalu banyak,jadi dia mencari cara agar tak menggunakan uang dari papanya..sehingga jalan satu-satunya adalah turun ke jalanan.."
"maksudnya balap liar itu??"
"yaa..Diandra bisa mendapat banyak uang dari jalanan..dengan memanfaatkan keahliannya dalam mengendarai mobil,..dalam sekali tanding,dia bisa menghasilkan 50-100jt dari jalanan..tapi orang yang melihat akan beranggapan kalau dia adalah wanita malam yang nakal,tak tau aturan.."
"apa itu cukup untuk membantu orang??"
"mereka sekarang sudah hidup berkecukupan..jadi tak terlalu banyak lagi kami mengeluarkan uang untuk membantunya..tapi dulu saat awal-awal membantu..tiap malam Diandra harus turun ke jalanan agar mendapatkan lebih banyak..dia tak pernah ragu dalam menolong orang..tapi dia tak bisa menolong dirinya sendiri.."
"maksudnya..??"
"Diandra takut jatuh cinta..dia tak ingin menikah..karena takut disakiti dan dikhianati..dia tak ingin kehilangan dan ditinggalkan.."
"eemmh..baiklah,untuk hari ini cukup sampai disini nona Kania..lain kali kita lanjutkan.mkatena kita sudah sampai didepan rumah anda.."
"baiklah..terima kasih.."sahut Nia lalu turun dari mobil dan masuk ke rumahnya..
__ADS_1
"nona Diandra memang sangat luar biasa..tuan tak salah memilihnya sebagai nyonya muda dikemudian hari..."gumam satria sambil menjalankan mobilnya..satria telah merekam semua yang dia dapatkan..jadi bisa dia laporkan tanpa harus takut ada yang terlupakan...