
pagi harinya...Marvel dan Diandra masih tertidur dengan pulas nya....Diandra mengerjab-ngerjabkan mata mengumpulkan nyawa yang belum terkumpul sempurna...sambil menatap Marvel yang dengan damai memeluknya erat... seolah-olah sangat takut kehilangan dirinya...
"astaga...erat banget sih meluknya..takut banget kalau aku kabur..."dumel Diandra...
"banget-banget takutnya..kamu tau,sebelum aku kenal kamu,tidurku g pernah nyenyak karena banyak beban kerjaan yang aku fikirkan...saat kenal kamu,tetep g bisa tidur dengan nyenyak..karena terus mikirin kamu..saat kita habiskan malam bersama..aku sangat nyenyak saat bisa tidur sambil peluk kamu...dan setelah itu,aku sangat ingin cepat-cepat menikah denganmu.."sambil mengendus-endus leher Diandra..
"eemmhh...jadi aku kamu jadikan teman tidurmu,biar bisa mendapatkan tidur yang berkualitas??"kata Diandra pura-pura marah..
"g gitu sayaank...intinya aku g bisa jauh-jauh lagi dari kamu.."
"cih.. pagi-pagi udah gombal..bikin mual.."cibir Diandra..padahal dalam hati terkekeh geli mendengar gombalan suami dinginnya itu..
"sini..biar aku kasih obat mual...aku punya obat yang sangat manjur buat hilangin rasa mual.."sahut Marvel sambil menatap Diandra lembut
"aku seorang dokter...tau banyak tentang macam-macam obat dan fungsinya.."elak Diandra
"tapi ini sangat ampuh sayaank..g ada dijual di apotek atau toko manapun.."
"haah??obat apa siih??"tanya Diandra penasaran..
"obat mual itu ciuman dan sentuhan lembut dari suami sayaank...coba deh,pasti manjur pakek bangeeet..."tanpa aba-aba Marvel sudah menerjang sang istri yang masih terbengong karena ucapan suaminya yang sedikit konyol..membuat Diandra makin kaget..tapi juga menikmati apa yang diberikan oleh Marvel padanya... itung-itung morning kiss๐ ๐
"kebiasaan...kamu asal berjuang aja deh..."dumel Diandra...
"tapi kamu juga menikmatinya sayaank...biasakan,tiap pagi beri aku morning kiss..buat amunisi tenaga ku...agar bisa lebih bersemangat saat bekerja...kalau udah g ada si bulan..amunisinya ditambah..g hanya morning kiss tapi juga ngadon dedek bayi.."sambil tersenyum nakal menatap sang istri yang melongo dibuatnya...
"dasar mesum,cabul..nakalnya g habis-habis..g ada puasnya kamu mau
menggempur aku..."kata Diandra kesal sambil memukuli suaminya dengan bantal..Marvel malah tertawa lepas..sambil memegang tangan istrinya dan mengukungnya dibawah tubuhnya...
"jangan menggodaku...imanku tak sekuat baja saat berurusan denganmu..."sambil ******* bibir Diandra dengan lembut..tanpa nafsu,hanya ada cinta dan kasih sayang yang tersalurkan dari ciuman itu...membuat Diandra terbuai dengan perlakukan Marvel..hingga dia juga membalas ciuman itu,membuat keduanya makin terbuai...
"mau mandi..."rengek Diandra setelah mereka selesai berciuman panas..
"kita bareng aja..."Marvel beranjak dari ranjang menuju ke kamar mandi...tak Diandra malah pergi ke ruang ganti buat siapin semua keperluan Marvel..setelah itu baru menyusul Marvel ke kamar mandi...
"eeh..kamu nungguin aku??"tanya Diandra saat melihat Marvel belum mandi..
"aku kan udah bilang..kita mandi bareng...dari mana??lama banget.."membantu Diandra melepas baju tidurnya...
"tadi siapin keperluan kamu dulu..biar setelah mandi kamu bisa langsung ganti baju.."
__ADS_1
"istri idaman...makin cinta deeh.."goda Marvel..sambil mengedipkan sebelah matanya..
"CK..pria genit.."cibir Diandra sambil melangkahkan kakinya menuju ke bathub..dan diikuti oleh Marvel..mereka mandi bersama tanpa gangguan..tanpa drama dan keusilan...setelah selesai..Diandra membantu suaminya bersiap...
"acara kamu hari ini apa??"tanya Marvel..
"eemmhh..biasa,aku ke rumah sakit..siangnya jemput Vita dan langsung ke butik untuk pengukuran baku yang akan dipesan Vita nanti...setelah itu anterin Vita pulang,dan balik lagi ke rumah sakit buat selesaikan kerjaan.."jawab Diandra santai..
"oooh...siang langsung pulang aja..g udah balik lagi..mulai hari ini kamu kerjanya tiap pagi sampai siang aja.."
"eeh..kenapa??g bisa gitu doonk..."
"bisa aja,kalau aku yang minta harus bisa..dan g ada penolakan..lagian buat apa sih kamu kerja??"
"huuuffh..itu udah tugas seorang dokter untuk mengobati dan menolong orang sayaaank...lagian kerjaanku juga g terlalu berat kok.."
"tetap aja..perbanyak waktu mu dengan keluarga..aku h mau kamu kelelahan...nanti siang kita ke dokter kandungan buat ikut program hamil.."
"cepet banget siih??"
"makin cepet makin baik..kita bisa ikut mencoba beberapa program hamil....jangka waktunya tiga bulan,kalau g berhasil kita bisa cari program yang lain..begitu seterusnya...sampai kita berhasil..."jawab Marvel antusias...
"satu tahun g berhasil..kita akan program bayi tabung...yang penting kamu yakin dulu..kalau semua itu mungkin terjadi..selama kita berusaha dan berdo'a g ada yang g mungkin didunia ini...usaha tidak akan membohongi hasil sayaank..sugesti dirimu sendiri..biar kamu bisa cepat hamil..."
"kamu sangat ingin punya anak??"
"bukan aku...tapi kamu..aku bisa merasakan kalau kamu juga sangat menginginkan anak yang lahir dari rahimmu sendiri...dan aku akan mewujudkan itu..."sambil mengelus lembut rambut istrinya...
"terima kasih...aku mencintaimu..."bisik Diandra lirih.. tapi itu masih terdengar oleh Marvel..
"apa kamu bilang sesuatu??"goda Marvel...
"g...kamu salah dengar.."elak Diandra..
"benarkah??tapi telingaku tidak tuli sayaaank.."
"siapa juga yang bilang kamu tuli...?aku cuma bilang kamu salah dengar..!!"
"ucapkan lagi..aku ingin mendengarnya dengan jelas .biar g salah dengar lagi..."bisik Marvel dengan nada menggoda..
"bilang apa siiih...??g ada yang bicara sayaank.."
__ADS_1
"Diandra...jangan mengelak lagi..."
"aku g mengelak...kamu aja yang maksa.."
"CK..menyebalkan.."dengus Marvel kesal...lebih tepatnya pura-pura kesal...
"hahaha..jangan cemberut dipagi hari..itu tidak baik untuk kesehatan..."
"g ada hubungannya sayaank..."
"ada...kalau dari pagi udah cemberut,sampai nanti bawaannya marah terus...makin menambah keriput diwajahmu...emang kamu mau kalau semua orang mengira aku menikah dengan Om-om..??"
"apaan sih...aku tak setua itu juga sayaaank...jarak usia kita juga g jauh kok.."
"tetap aja...wajahku yang seperti ABG ini terlalu imut dan tidak sesuai dengan usiaku yang sesungguhnya..."
"cih...narsis.."
"tapi kamu suka kann???"ledek Diandra..
"dikit..."
"serius cuma sedikit??gimana kalau kita batalin aja acara honeymoon kita sayaaank??"ancam Diandra..
"eeeh...kok gitu siiih...??ancaman kamu g lucu sayaaank.."
"mana ada ancaman lucu..??yang lucu itu candaan...!!"
"iya...itu maksudnya..."sambil memeluk Diandra posesif...
"kan kamu sendiri yang bilang kalau sukanya sama aku cuma dikit..."
"g jadi...sukanya buanyaaak...sebanyak ikan di laut,seluas langit diangkasa..sedalam samudra sayaank.."
"hahaha...jadi jangan macam-macam kedepannya,atau akan aku musnahkan ikan dilautan,akan ku tutup langit di angkasa..dan ku kuras samudra.."
"hehehe...g akan macam-macam..satu macam aja g akan habis dimakan tiap hari..."
"udah ah...kita turun sekarang...nanti kita kesiangan.."
"siaaap nyonya Marvel..."jawab Diandra sambil memberi hormat...dan itu membuat Marvel tertawa lepas...dan menggandeng istrinya keluar kamar untuk sarapan bersama keluarganya...
__ADS_1