
keesokan harinya Diandra diantar oleh Marvel ke tempat kerjanya...entah kenapa badannya terasa sangat lelah,,mungkin karena dia terlalu lama digempur suaminya...
"sayaank..kamu yakin mau masuk hari ini??wajah kamu terlihat pucat.."kata Marvel saat mereka berhenti di depan rumah sakit,,susah dari tadi Marvel terus menanyakan pertanyaan yang sama...
"iya..aku g apa-apa...ini pasti karena kamu terlalu bersemangat menggempur ku tiap saat.."keluh Diandra
"hehe..maaf,kamu jam tau kalau Abang selalu lepas kendali saat bersamamu.."goda Marvel..
"sudahlah...aku turun dulu,,Abang hati-hati dijalan.."balas Diandra lembut sambil mencium punggung tangan suaminya..
"ciumannya mana??biar semangat kerjanya.."bisik Marvel..
"mesum.."gumam Diandra,tapi tetap mencium suaminya dengan penuh cinta...
"I love you.."ucap Marvel,sambil menatap wajah istri cantiknya..
"too.."sahut Diandra datar..
"sayaank...jawabnya yang bener Doong.."protes Marvel
"iya Abang...love you too.."sahut Diandra malas..dia sangat merasa kurang nyaman saat ini,,entah apa yang terjadi pada ya..tapi badannya benar-benar lemas hari ini..
"jangan terlalu memaksakan diri,,kalau ada apa-apa segera hubungi Abang.. Ok"setelah membuka pintu mobil untuk istrinya..
"siap Abang ku sayang.."sambil nyengir melihat suaminya yang masih mencemaskan nya..lalu langsung masuk ke rumah sakit tempatnya bekerja..dan Marvel terus menatap nya sampai punggung istrinya tak terlihat lagi..
"dia selalu cantik,dengan apapun yang dipakainya.."gumam Marvel lalu masuk ke mobilnya..dan menyuruh sopir melajukan mobilnya ke kantor..
Diandra memasikki ruangannya dan mendudukkan b*k*ngnya di kursi..sambil memejamkan matanya sejenak..
"ada apa denganku...??rasanya pusing dan lemas sekali..."keluh Diandra sambil memijit pelipisnya..dan saat itu Nia masuk ruangannya..
"hey..baru datang??"tanya Nia sambil duduk di depan Diandra..
"iya...kenapa?? pagi-pagi udah kesini??mau ngajakin ghibah yaach??"cibir Diandra sambil menatap Nia malas
"hehe..g laah..kamu kenapa sensi gitu sih??lagi pms yaach??"ledek Nia
"CK..aku lagi capek aja.."jawab Diandra malas..
"capek lembur sama suami tamfan yaach..??"goda Nia..
"tepat sekali..sampai remuk nih badan digempur terus..."tambah Diandra tanpa sensor..
"uuuhh..pamer,,kamu beneran g apa-apa??mau saku periksa??siapa tau kerja keras kalian jadi??"Nia hendak berdiri untuk memeriksa Diandra..tapi malah ditolak..
"g perlu..aku hanya kurang istirahat saja..karena digempur terus sama suami tamfanku.."sahut Diandra santai Dan memakai seragam kebesarannya..
"apa salahnya diperiksa sebentar.."bujuk Nia..
"aku g ingin Nia.."tolak Diandra
__ADS_1
"kamu masih takut??"selidik Nia
"g juga..aku cuma g ingin kecewa..lagian ini baru 4 bln pernikahanku Nia,,g mungkin secepat itu kan.."
"huuffhh..terserah kamu saja deh,,tapi usaha kalian mungkin saja membuahkan hasil..bukannya tuan muda pernah bilang kalau mempunyai bibit unggul..??"dengan kekehan kecil yang mengiringinya..
"aku tak meragukan nya..hanya saja lahan gersang sulit ditanami Nia.."balas Diandra
"bukankah lahannya udah dirawat,dan dipupuk dengan rajin..masih ditambah perawatan eksklusif dan suplemen yang menunjang keberhasilan benih akan tumbuh dengan cepat..jangan pesimis An,,yakinlah usaha kalian g akan sia-sia..sugesti dirimu sendiri..agar program ini berhasil..atau,kami akan kehilangan pekerjaan.."kata Nia dibuat sedih..
"jangan drama..meski kamu g kerja,kak satria g akan membuatmu kelaparan Nia..."cibir Diandra
"hahaha..aku tak pernah bisa menipumu.."tawa Nia terlepas juga
"cih..itu karena aku adalah seniormu dalam main drama..apa kau lupa??"sambil mendengus
"iya juga yaaa..sudahlah,aku cuma mau bilang,kalau nanti malam aku juga ikut ke pesta,,jadi kamu g perlu khawatir akan kesepian.."kata Nia dengan menaik turunkan alisnya
"aku tau..g mungkin kak satria jadi nyamuk sendirian diantara aku dan Abang.."
"Ok deh..aku balik dulu deh..mau kerja dulu,biar cepet selesai,trus bisa pulang buat siap-siap deh.."dengan santainya menghilang dari ruangan Diandra...dan sekarang Diandra juga mulai melakukan kerjaannya..
saat istirahat siang..Marvel mendatangi istrinya di tempat kerjanya..karena dari tadi dia cemas memikirkan istrinya yang terlihat pucat saat berangkat tadi...
"kok Abang ada diruanganku??"tanya Diandra kaget,karena saat kembali dari pemeriksaan pada pasien-pasien nya..Marvel sudah berada di dalam ruangannya..
"kejutan...Abang lagi ingin ngajakin kamu makan gado-gado.."kata Marvel santai
"iya..hari ini lagi kepengen aja.."
"baiklah..kita sekalian jemput Vita.."sambil melepas jas kedokteran nya...
"g perlu sayaank..mama udah jemput Vita tadi..trus mau diajakkin ke Bandung..karena papa ada kerjaan disana.."sambil mengecup singkat pipi istrinya dan melepas ikatan rambut sang istri...
"za udah,,kita berangkat sekarang..Abang tau beli gado-gado nya dimana??"tanya Diandra sambil mengelus lembut pipi suaminya..
"eemmhh..Abang punya restoran yang menyediakan makanan Nusantara..kita coba lihat disana ada atau g..kalau g ada,kita minta chef-nya untuk buatin khusus buat Abang .
"hehe..lagi kepengen banget yaach??sampai segitunya.."kekeh Diandra sambil mengalungkan tangannya dileher suaminya..dan Marvel mengeratkan pelukannya di pinggang sang istri
"iya..lagi ngidam kali,,jadinya pengen yang aneh-aneh.."jawab Marvel ngasal..
"eemmhh..Abang udah pengen banget yaach punya babby??"gumam Diandra lirih..
"kenapa tanya seperti itu??Abang kan udah sering bilang..kita usaha sama-sama..kapanpun momongan itu akan datang..Abang g masalah,yang penting babby nya lahir dari sini(menunjuk perut Diandra)...dari istri cantik Abang yang tercinta..udah yuuk,,Abang udah lapar..jangan sedih gitu.."hibur Marvel sambil menangkupkan tangannya di wajah mungil sang istri..
"Abang g takut kalau babbynya datang terlalu lama??"
"g masalah sayaank..yang penting kamu selalu bersamaku.."mengecup kening istrinya lembut
"kalau gitu kita harus rajin bikinnya bang..biar bisa cepet jadi.."kata Diandra berbinar
"hahaha.. serius??tapi g sekarang yaach...karena Abang sangat lapar..nanti setelah kita makan siang,,baru usaha lagi bikin babby.."goda Marvel,,membuat rona merah dipipi istrinya..
__ADS_1
"abaang...makin nakal deh...jadi makan g nih??"rengek Diandra manja..
"hahaha..jadi Doong,,padahal tadi kamu yang mulai,,kok jadi ngatain Anang yang nakal sih.."sahut Marvel sambil tertawa saat mereka keluar dari ruangan Diandra...membuat para orang-orang yang melihat itu sempat terpaku untuk sesaat..karena kecantikan dan ketampanan pasangan yang ada didepan mereka,,tapi pasangan itu cuek,dan berlalu begitu saja...dengan sesekali Diandra menyapa rekan atau keluarga pasien yang mengenalnya..dan tak jarang Marvel cemberut saat yang disapa istrinya seorang pria..
"kenapa??kok cemberut gitu??"tegur Diandra saat mereka udah berada di dalam mobil
"Abang g suka kalau kamu senyum ramah pada pria lain.."sungut Marvel kesal
"siapa maksud kamu??aku kan hanya nyapa saja Abang.."
"iya..tapi g perlu senyum semanis itu kan.."
"iya-iyaaa..senyum manisnya cuma buat Abang seorang...jadi jangan cemberut lagi.."rengek Diandra
"kamu paling bisa buat Abang tak berdaya sayaank..."kata Marvel sambil memeluk pinggang istrinya dan mengendus aroma parfum sang istri yang selalu membuatnya nyama..sedangkan Diandra hanya terkekeh..
"tuan muda selalu bersikap manja pada nyonya..sangat manis.."batin pak sopir saat sesekali melirik sekilas dari spion,,sampai akhirnya mereka sampai di restoran tempat mereka akan makan siang..
"kita sudah sampai tuan muda.."kata pak sopir..tapi malah Diandra yang jawab..
"iya pak..makasih,,bapak sekalian aja ikut masuk buat makan siang bareng.."tutur Diandra lembut dan sopan..
"tidak usah nyonya..saya makan siang nanti saja.."
"turuti saja pak..nanti bapak buka meja sendiri.."sahut Marvel datar..membuat pak sopir nya g bisa menolak lagi..hanya menganggukkan kepalanya tanda mematuhi perintah tuannya..dan mengikuti langkah majikannya masuk ke dalam restoran itu..
"Abang yakin mau pesan gado-gado aja??"tanya Diandra memastikan pesanan sang suami..mumpung pelayannya masih menunggu mereka..
"iya..kamu pesan apa aja boleh.."tambah Marvel
"disamain aja sama Abang.."ucap Diandra sambil tersenyum..
"gado-gado 2,jus alpukat 1 dan jus mangganya satu..untuk meja yang disebelah sana,hitung jadi satu sama kami.."kata Marvel datar..
"baik tuan..mohon ditunggu pesanannya.."sahut sang pelayan..lalu pergi meninggalkan meja Marvel
"Abang sering ke sini??"tanya Diandra sambil mengamati tempat itu menyeluruh
"g juga..hanya sesekali saat ada klien yang ingin mencoba makanan Nusantara..emangnya kenapa??"
"g kenapa-kenapa siih..cuma pengen tau aja..tempatnya asik loo.."
"ini konsepnya yang minta mama,,karena pernah makan ditempat yang klasik saat di Jogja..malah kepengen bikin yang mirip-mirip,,jadinya yaa seperti ini..dibuat dengan konsep alam biar bisa merasakan seperti menyatu dengan alam gitu..
"eemmhh..keren,,bisa buat foto-foto...dan pasti itu bisa juga menarik para pelanggan..."kata Diandra
"tepat sekali..disini selalu ramai,,..selain makanannya yang enak..juga tempatnya yang bagus..kalau kamu suka,kita bisa sering-sering makan disini.."
"g perlu sering-sering juga..nanti malah bosen.."
"tapi Abang tak pernah bosen kalau sering-sering lihat kamu.."goda Marvel..membuat Diandra terkekeh..lalu membantu pelayan menyajikan pesanan mereka..dan keduanya langsung makan siang bersama..dengan sederet drama kemanjaan Marvel yang entah kenapa sangat banyak maunya..dari minta disuapin..sampai tukar minuman...tapi Diandra menurutinya saya tanpa bantahan menghadapi suaminya yang makin manja
__ADS_1